Gardens at Candi Sawangan, Kawasan Ramah Komunitas Olahraga di Depok
Community
Sep 6, 2026

Gardens at Candi Sawangan, Kawasan Ramah Komunitas Olahraga di Depok

Olahraga kini tidak lagi sekadar aktivitas untuk menjaga tubuh tetap bugar. Di tengah berkembangnya running culture, jogging, komunitas lari, padel, yoga, cycling hingga berbagai aktivitas olahraga rekreasional, olahraga juga menjadi cara baru untuk bertemu orang lain, membangun relasi, dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Fenomena tersebut semakin terlihat di Indonesia pada 2026. Kementerian Pemuda dan Olahraga mencatat bahwa lari semakin berkembang menjadi bagian dari gaya hidup anak muda dan ruang bertemunya berbagai komunitas. Padel juga terus mendapatkan perhatian sebagai salah satu olahraga rekreasional yang sedang tren.

Perubahan gaya hidup ini ikut mengubah cara masyarakat melihat sebuah kawasan hunian. Rumah yang nyaman tetap penting. Namun bagi keluarga modern, lingkungan di luar rumah juga semakin diperhitungkan.

Apakah ada ruang untuk berjalan dan berlari? Apakah anak bisa aktif di luar rumah? Apakah ada aktivitas komunitas? Bisakah penghuni berolahraga tanpa harus selalu pergi jauh?

Konsep tersebut mulai terasa di Gardens at Candi Sawangan, sebuah Kawasan hunian 250 ha di Sawangan–Bojongsari, Depok, yang tidak hanya menyediakan hunian tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya berbagai komunitas olahraga dan active lifestyle.

Olahraga Menjadi Cara Baru Membangun Komunitas

Dulu, olahraga sering dianggap sebagai aktivitas individual. Datang ke tempat olahraga, berlatih, kemudian pulang. Sekarang polanya mulai berbeda. Lihat saja perkembangan run club. Komunitas lari semakin mudah ditemukan di berbagai kota dan aktivitasnya tidak berhenti pada mengejar kecepatan atau jarak.

Lari menjadi ruang untuk bertemu teman, membangun networking, dan menjadi bagian dari komunitas dengan minat yang sama. Fenomena run club bahkan semakin populer di kalangan generasi muda Indonesia sepanjang 2026.

Survei mengenai event lari di Indonesia juga memperlihatkan sisi sosial tersebut. Banyak peserta datang bersama teman dan motivasi mengikuti event tidak semata-mata kompetisi, tetapi juga untuk bersenang-senang dan menikmati pengalaman bersama. Karena itu, lingkungan yang memberikan ruang bagi aktivitas fisik memiliki fungsi yang lebih luas.

Dari Padel hingga Jogging, Active Lifestyle Semakin Dekat dari Rumah

Salah satu tren olahraga yang sedang kuat saat ini adalah padel. Popularitasnya tidak hanya didorong oleh permainannya yang relatif mudah dipelajari, tetapi juga karakter permainannya yang sosial. Padel umumnya dimainkan secara berpasangan sehingga interaksi menjadi bagian penting dari olahraga tersebut.

Gardens at Candi Sawangan merespons perkembangan gaya hidup ini melalui kehadiran The Good Padel Club Sawangan.
Fasilitas tersebut menghadirkan empat lapangan ganda indoor dan menjadi bagian dari pengembangan fasilitas gaya hidup di kawasan Gardens.

Kehadirannya tidak hanya relevan bagi penghuni. Lokasinya juga dapat menjadi titik bertemunya komunitas padel Depok, Sawangan, Bogor, Jakarta dan kawasan sekitarnya, sekaligus memperkuat posisi Gardens sebagai destinasi olahraga dan gaya hidup di selatan Depok.

Namun aktivitas olahraga di Gardens tidak berhenti pada padel. Berbagai kegiatan seperti jogging, Poundfir, Aerobik, roller skate, push bike, yoga hingga pilates telah menjadi bagian dari kolaborasi dan aktivitas komunitas yang berlangsung di kawasan.

Artinya, konsep hidup aktif dapat menyentuh kelompok usia dan minat yang berbeda. Anak-anak dapat mencoba push bike atau roller skate. Orang dewasa dapat mengikuti yoga, pilates, jogging atau padel. Sementara keluarga dapat menikmati aktivitas outdoor bersama tanpa harus selalu mencari tempat rekreasi jauh dari rumah.

Padel Battle: Ketika Olahraga Mempertemukan Antarcluster

Salah satu contoh terbaru bagaimana olahraga dapat menghidupkan komunitas Gardens terlihat dalam aktivitasnya bahkan ikut melibatkan UMKM lokal, sehingga event olahraga tidak hanya menghasilkan aktivitas fisik tetapi juga membangun interaksi sosial dan membuka ruang ekonomi bagi komunitas di dalam kawasan.

Inilah salah satu perbedaan antara sekadar menyediakan fasilitas olahraga dan benar-benar membangun kawasan ramah komunitas olahraga. Fasilitas menjadi tempatnya, tetapi komunitaslah yang membuat kawasan tersebut hidup.

Car Free Day Membawa Aktivitas ke Ruang Terbuka

Budaya hidup aktif juga dapat dibentuk dari kebiasaan sederhana. Salah satunya adalah membuat masyarakat memiliki alasan untuk keluar rumah, berjalan kaki, berolahraga dan menikmati ruang publik.

Di Gardens at Candi Sawangan, aktivitas Car Free Day menjadi salah satu ruang bagi kegiatan tersebut. Car Free Day Gardens telah menghadirkan berbagai kegiatan seperti Pound Fit, yoga, push bike, roller skate, bazaar hingga fun games. CFD tersebut juga telah menjadi aktivitas Minggu pagi yang menarik perhatian masyarakat Bojongsari dan sekitarnya.

Bagi sebuah kawasan hunian, aktivitas semacam ini memiliki nilai yang cukup besar. Jalan yang biasanya menjadi jalur kendaraan dapat berubah menjadi tempat masyarakat berjalan kaki, anak bermain, komunitas olahraga berkumpul dan keluarga menikmati pagi bersama. Kawasan tidak hanya menjadi jalur dari rumah menuju pintu keluar. Ruang di antaranya ikut menjadi bagian dari pengalaman tinggal.

Jogging Track dan Ruang Terbuka Mendukung Gaya Hidup Aktif

Aktivitas komunitas tentu membutuhkan lingkungan yang mendukung. Gardens at Candi Sawangan dikembangkan sebagai Kawasan 250 hektare dengan konsep yang menggabungkan kawasan hunian, fasilitas, area komersial dan ruang terbuka.

Gardens juga menempatkan Good Health and Well-being sebagai bagian dari arah pengembangan kawasan, termasuk mendorong aktivitas fisik melalui jalur berjalan kaki. Sekitar 40 persen kawasan juga dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau.

Keberadaan ruang seperti ini penting dalam membangun active lifestyle. Sebab gaya hidup sehat tidak selalu dimulai dari olahraga intensif. Berjalan kaki pagi hari, jogging setelah bekerja, bersepeda bersama keluarga, atau mengajak anak bermain di luar rumah juga menjadi bagian dari kehidupan yang lebih aktif. Semakin dekat ruang tersebut dari rumah, semakin mudah aktivitas sehat menjadi bagian dari rutinitas.

Rumah Bukan Lagi Satu-satunya Pertimbangan

Saat mencari rumah di Sawangan Depok, calon penghuni kini dapat mempertimbangkan lebih dari luas bangunan, jumlah kamar, dan desain fasad. Lingkungan tempat rumah berada juga memiliki pengaruh besar terhadap pengalaman tinggal.

Bayangkan perbedaannya. Pada satu kawasan, penghuni harus selalu menggunakan kendaraan untuk berolahraga, membawa anak bermain atau bertemu teman. Sementara di kawasan lain, aktivitas tersebut tersedia lebih dekat dari rumah.

Ada jogging track untuk lari pagi.
Ada aktivitas komunitas pada akhir pekan.
Ada tempat anak bermain dan berolahraga.
Ada padel untuk bertemu teman.
Ada yoga atau pilates untuk menjaga kebugaran.

Perbedaan semacam ini kemudian memengaruhi bagaimana sebuah rumah digunakan dan bagaimana kehidupan keluarga berkembang di sekitarnya.

Healthy Lifestyle Bertemu Community Living

Konsep healthy lifestyle dan community living sebenarnya saling berhubungan. Seseorang lebih mudah mempertahankan kebiasaan aktif ketika memiliki lingkungan yang mendukung. Begitu juga komunitas.

Hubungan antarwarga lebih mudah terbentuk ketika tersedia aktivitas yang secara alami mempertemukan mereka. Olahraga memiliki dua fungsi tersebut sekaligus. Seseorang dapat menjaga kebugaran sambil bertemu tetangga. Anak dapat memiliki teman baru melalui aktivitas yang sama. Orang tua dapat memperluas lingkungan sosial melalui komunitas.

Dan sebuah kawasan perlahan memiliki identitas yang tidak hanya dibentuk oleh bangunan, tetapi juga oleh orang-orang serta aktivitas di dalamnya. Itulah mengapa fenomena olahraga sosial seperti running club dan padel menarik untuk diperhatikan.

Keduanya memperlihatkan bahwa masyarakat urban kini tidak hanya mencari tempat berolahraga. Mereka juga mencari sense of belonging atau rasa menjadi bagian dari sebuah komunitas.

Kawasan yang Hidup Juga Membuka Ruang Kolaborasi

Komunitas yang aktif dapat memberikan dampak lebih luas daripada kegiatan olahraga itu sendiri. Ketika sebuah kegiatan menghadirkan puluhan hingga ratusan peserta, orang-orang membutuhkan makanan, minuman, tempat berkumpul, perlengkapan olahraga dan berbagai layanan pendukung. Event komunitas kemudian dapat membuka peluang kolaborasi dengan tenant, UMKM, brand olahraga hingga pelaku usaha lokal.

Kegiatan Car Free Day tersebut juga menjadi ruang bagi UMKM di lingkungan kawasan. Hal ini menunjukkan bagaimana komunitas dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas kawasan. Semakin sering masyarakat memiliki alasan untuk berkumpul, semakin besar pula peluang terciptanya interaksi antara hunian, olahraga, lifestyle dan aktivitas komersial.

Dari Residential Area Menuju Active Community

Gardens at Candi Sawangan saat ini telah berkembang menjadi township dengan komunitas penghuni yang cukup besar. Data Gardens pada pertengahan 2025 mencatat lebih dari 1.700 keluarga telah tinggal di kawasan tersebut. Jumlah penghuni menjadi fondasi.

Tetapi kualitas sebuah komunitas tidak hanya ditentukan oleh berapa banyak orang yang tinggal di dalamnya. Yang lebih menarik adalah bagaimana masyarakat tersebut saling terhubung. Di sinilah kegiatan olahraga memiliki peran. Padel dapat mempertemukan warga antarcluster.

CFD membuka kawasan bagi aktivitas bersama. Jogging dan cycling mendorong masyarakat menggunakan ruang terbuka. Yoga dan pilates menghadirkan pilihan aktivitas dengan karakter berbeda. Roller skate dan push bike memberikan ruang aktivitas bagi generasi yang lebih muda.

Satu per satu, kegiatan tersebut membangun sesuatu yang lebih besar daripada sekadar kalender event.

Gardens at Candi Sawangan: A Home Where Life Begins

Sebuah rumah merupakan tempat kehidupan dimulai. Namun kehidupan keluarga tidak berhenti di balik pintu rumah.

Ia berkembang ketika anak memiliki ruang untuk bermain, ketika keluarga dapat menikmati akhir pekan bersama, ketika penghuni mengenal tetangganya, dan ketika masyarakat memiliki aktivitas yang membuat mereka merasa menjadi bagian dari lingkungan tersebut.

Konsep inilah yang membuat keberadaan komunitas olahraga menjadi relevan bagi Gardens at Candi Sawangan. Di tengah tren padel, running culture, healthy lifestyle dan olahraga berbasis komunitas, Gardens memiliki ruang untuk berkembang bukan hanya sebagai kawasan hunian di Sawangan, tetapi sebagai active community destination di Depok.

Tempat orang datang bukan hanya untuk pulang ke rumah. Tetapi juga untuk bergerak, bertemu, berolahraga, berinteraksi dan tumbuh bersama. Karena pada akhirnya, kawasan yang baik bukan hanya menyediakan tempat untuk tinggal.
Kawasan yang baik menyediakan ruang agar kehidupan di dalamnya benar-benar tumbuh.

FAQ Seputar Komunitas Olahraga di Gardens at Candi Sawangan

Apakah ada lapangan padel di Gardens at Candi Sawangan?
Ya. Gardens at Candi Sawangan berkolaborasi dengan The Good Padel menghadirkan fasilitas padel di Sawangan dengan empat lapangan ganda indoor.

Apa saja aktivitas olahraga yang pernah berlangsung di Gardens?
Berbagai aktivitas yang telah berlangsung atau menjadi bagian dari kolaborasi komunitas Gardens antara lain padel, jogging, bersepeda, yoga, pilates, roller skate, push bike dan Pound Fit.

Apakah ada Car Free Day di Gardens at Candi Sawangan?
Ada. Car Free Day Gardens menjadi ruang aktivitas komunitas dengan berbagai kegiatan olahraga, permainan dan bazaar yang berlangsung di kawasan.

Mengapa Gardens cocok untuk masyarakat dengan active lifestyle?
Selain menyediakan fasilitas olahraga dan ruang terbuka, Gardens juga memiliki aktivitas komunitas yang mendorong penghuni untuk berinteraksi dan menjalani gaya hidup aktif. Kombinasi fasilitas, ruang terbuka dan komunitas menjadi bagian penting dari konsep kawasan tersebut.