Plafon Rumah

Pahami Jenis Plafon Rumah Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Salah satu elemen terpenting dalam desain interior rumah yaitu plafon. Dikenal juga sebagai langit-labfit yang berfungsi sebagai pembatas atap dan ruangan. Namun, jangan sampai Anda salah memilih plafon rumah tersebut.

Oleh karena merupakan salah satu unsur terpenting dalam dekorasi rumah, Anda harus mengetahui mana plafon yang tepat untuk rumah Anda sendiri. Dalam memilihnya pun tidak dapat sembarangan karena mempengaruhi harga serta tampilan rumah Anda.

Agar Anda tidak salah memilih, yuk simak beberapa jenis plafon rumah yang dapat Anda jadikan refensi di bawah ini.

8 Jenis Plafon Rumah yang Umum Digunakan

Simak beragam jenis plafon yang dapat Anda gunakan dalam rumah Anda di bawah ini!

Baca juga: 11 Warna Cat Rumah yang Sejuk dan Bikin Nyaman

1. Plafon Triplek

plafon triplek
Plafon triplek (Foto: interiordesign.id)

Kayu triplek merupakan jenis plafon yang umum digunakan rumah-rumah di Indonesia. Umumnya, perumahan yang mengadopsi konsep minimalis menggunakan plafon jenis ini.

Selain itu, plafon triplek ini disukai oleh para konstruksi rumah karena dalam proses instalasinya relatif mudah dibandingkan jenis lainnya.

Jika ditinjau dari ketersediaanya, plafon triplek merupakan salah satu jenis plafon yang stabil persediaannya dan dapat diperoleh dengan mudah.

Kisaran harga plafon triplek yaitu antara Rp40.000 – Rp250.000 per lembar. Tergantung pula jenis yang digunakannya.

Kelebihan Plafon Triplek:

  • Pemasangan mudah
  • Ketersediaannya banyak
  • Harga terjangkau
  • Cukup kuat

Kekurangan Plafon Triplek:

  • Harus dilakukan pengecatan ulang
  • Kurang tahan terhadap air
  • Tidak tahan api
  • Sambungan terlihat jelas

2. Plafon PVC

plafon pvc
Plafon PVC (Foto: justdial.com)

Polyvinyl chloride atau PVC merupakan bahan plafon yang digunakan sama dengan pipa saluran air. Tentunya plafon jenis ini memiliki daya tahan yang cukup tinggi jika dibandingan dengan jenis lainnya.

Tidak heran jika plafon PVC menjadi salah satu jenis plafon favorit karena daya tahannya yang kuat, ringan, dan memiliki motif yang cukup beragam.

Di pasaran, kisaran harga plafon PVC yaitu Rp25.000 – Rp65.000 per lembar tergantung jenis plafonnya.

Kelebihan Plafon PVC:

  • Anti rayap dan jamur
  • Tahan lama
  • Anti bocor
  • Desain yang fleksibel
  • Harga cukup terjangkau
  • Mudah dibersihkan
  • Desain yang elegan

Kekurangan Plafon PVC:

  • Sambungan mudah terlihat
  • Melapaskan gas beracun klorin dalam waktu lama
  • Jika rusak harus digantu baru
  • Tidak bisa dicat ulang

3. Plafon Gypsum

plafon gypsum
Plafon gypsum (Foto: hpdconsult.com)

Gypsum adalah salah satu bahan plafon yang banyak digunakan oleh masyarakat. Plafon ini memiliki model desain yang menarik, simple, dan mudah untuk mendapatkannya.

Dari segi pemasangannya, plafon gypsum tergolong relatif mudah dan dapat ditutup sempurna yang menghasilkan tampilan yang rapi.

Anda dapat memilih motif plafon gypsum sesuai dengan konsep rumah Anda sehingga tampilannya menjadi lebih seragam.

Kisaran harga plafon gypsum yang ada di pasaran yaitu Rp60.000 – Rp90.000 per lembar.

Kelebihan Plafon Gypsum:

  • Tahan terhadap api
  • Rapi dan halus
  • Ringan dan fleksibel
  • Aman untuk kesehatan

Kekurangan Plafon Gypsum:

  • Tidak tahan lama
  • Tidak terlalu tahan terhadap air
  • Perawatannya yang cukup sulit
  • Tidak tahan udara lembab

4. Plafon Eternit

plafon eternit
Plafon eternit (Foto: harga.web.id)

Tampilan dari plafon eternit secara umum lebih mirip dengan plafon kayu, namun kualitasnya menyerupai plafon gypsum.

Daya tahan plafon eternit tergolong cukup baik karena terbuat dari bahan serat asbestosis yang cukup tahan terhadap air dan api.

Namun, dari segi kesehatan, plafon eternit tergolong kurang baik yang dapat mengganggu saluran penapasan hingga menimbulkan kanker.

Kisaran harga plafon eternit yang dijual di pasaran yaitu Rp60.000 – Rp90.000 per lembar.

5. Plafon Rumah Metal

plafon rumah metal
Plafon metal (Foto: indiamart.com)

Seperti namanya, plafon jenis ini terbuat dari bahan metal tipis yang telah diproses serta diembos dan dicetak ke dalam berbagai motif ukiran.

Plafon rumah dari bahan metal memiliki fleksibilitas yang cukup karena dapat diukir sesuai keinginan.

Umumnya masyarakat memilih jenis plafon ini karena memiliki beberapa keunggulan seperti tahan air, rayap, dan lain-lain.

Saat ini, kisaran harga plafon metal yang tersedia yaitu mulai Rp90.000 per lembar.

Kelebihan Plafon Metal:

  • Kuat dan tahan lama
  • Tampilan yang fleksibel dan indah
  • Mudah dibersihkan
  • Anti air dan rayap

Kekurangan Plafon Metal:

  • Harganya yang relatif mahal
  • Pemasangannya cukup sulit
  • Harus disesuaikan dengan bentuk rumah

6. Plafon Rumah GRC

plafon rumah grc
Plafon GRC (Foto: archiexpo.com)

Glassfiber Reinforced Cement atau biasa dikenal dengan GRC merupakan jenis plafon yang bahan dasarnya mirip dengan material eternit.

Perbedaan yang umum dengan plafon eternit ialah plafon GRC memiliki ukuran yang lebih besar serta lebar sekitar 120 x 240 cm.

Pemasangan plafon jenis ini dapat dilakukan pada rangka besi dan juga kayu. Namun, pengaplikasian plafon GRC terbilang cukup rumit sehingga harus membutuhkan orang yang memang ahli dibidangnya.

Kisaran harga plafon GRC yang umum di pasaran yaitu Rp60.000 – Rp140.000 per lembar.

Kelebihan Plafon GRC:

  • Tahan air dan api
  • Mudah dibentuk (fleksibel)
  • Aman bagi kesehatan
  • Cukup awet

Kekurangan Plafon GRC:

  • Harganya yang relatif mahal
  • Mudah retak
  • Pemasangan cukup rumit

Baca juga: 4 Bagian Desain Rumah Modern Minimalis yang Wajib Diperhatikan

7. Plafon Kayu

Plafon rumah kayu
Plafon kayu

Kayu merupakan bahan yang cukup sering digunakan sebagai plafon. Plafon kayu merupakan plafon yang terbuat dari kayu dengan bentuk lembaran-lembaran dan terdiri dari berbagai macam kayu.

Plafon rumah yang satu ini tergolong plafon yang paling sehat bagi tubuh karena dapat menghasilkan ion negatif.

Beberapa kayu yang umum digunakan untuk plafon yaitu kayu jati, kayu ulin, kayu merbau, dan lain-lain.

Kisaran harga plafon kayu yang ada di pasaran yaitu Rp190.000 – Rp450.000 per meter persegi tergantung dengan jenis dan kualitasnya.

Kelebihan Plafon Kayu:

  • Kuat dan tahan lama
  • Tampilan yang mewah dan indah
  • Mudah dipasang
  • Dapat menstabilkan suhu ruangan
  • Memberikan nuansa alami

Kekurangan Plafon Kayu:

  • Risko timbulnya jamur
  • Mudah terbakar
  • Harganya yang mahal
  • Membutuhkan perawatan khusus

8. Plafon Rumah Akustik

plafon rumah akustik
Plafon akustik (Foto: jacklauriegroup.com)

Tidak hanya plafon kayu yang dapat meredam suara, plafon akustik juga memiliki kemampuan senada. Apalagi tampilannya yang memukau yang dapat memberikan kesan tenang dan sejuk.

Pemasangan plafon akustik dapat dilakukan pada bangunan yang terbuat dari material metal dan juga kayu. Sehingga fleksibel terhadap segala macam bangunan atau rumah.

Kisaran harga untuk plafon akustik saat ini yaitu mulai dari Rp220.000 per meter persegi.

Kelebihan Plafon Akustik:

  • Memberikan nuansa mewah
  • Pengaplikasian yang cukup mudah
  • Dapat meredam suara dengan baik
  • Kualias daya tahan yang baik

Kekurangan Plafon Akustik:

  • Harganya yang cukup mahal
  • Tidak tahan air
  • Sulit untuk mendapatkannya

Nah, demikian pembahasan mengenai jenis-jenis plafon rumah yang dapat Anda gunakan pada hunian Anda. Semoga artikel ini bermanfaat!

Similar Posts