Update 2026: Morizono Hadirkan Ready Stock Hunian Jepang Terbaru di Sawangan, Serah Terima Tahap Pertama Sudah Rampung
Berita Gardens
Sep 3, 2026

Update 2026: Morizono Hadirkan Ready Stock Hunian Jepang Terbaru di Sawangan, Serah Terima Tahap Pertama Sudah Rampung

Setelah sebelumnya diumumkan akan menghadirkan ready stock menjelang akhir 2026, Morizono di Gardens at Candi Sawangan kini mencatat kemajuan nyata: serah terima tahap pertama telah rampung pada November–Desember 2025, dan tahap berikutnya ditargetkan berlangsung sepanjang 2026. Update ini menjadi kabar baik bagi calon pembeli yang sempat menunggu kepastian jadwal huni kini unit-unit hunian bernuansa Jepang tersebut sudah nyata berdiri dan sebagian sudah dihuni, bukan sekadar rencana di atas kertas.

Update Status Serah Terima Morizono

Morizono merupakan bagian dari kawasan hunian terintegrasi Gardens at Candi Sawangan, yang dikembangkan di lahan seluas 250 hektare dan kini dihuni lebih dari 1.700 kepala keluarga. Proses serah terima tahap pertama yang rampung pada akhir 2025 menjadi bukti konkret bahwa pembangunan Morizono berjalan sesuai komitmen, sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap konsistensi Gardens at Candi Sawangan dalam merampungkan setiap tahap pengembangannya.

Spesifikasi Lengkap Tipe Unit Morizono

Morizono menghadirkan beberapa pilihan tipe unit dengan spesifikasi sebagai berikut:

TipeUkuran KavlingLuas Tanah/BangunanDaya ListrikKonfigurasi
Sumire6×14LT 84 / LB 882200W2 lantai, 3 KT, 2 KM, 2 carport
Ayame7×14LT 98 / LB 1092200W2 lantai, 3 KT, 2 KM, 2 carport
Kaede8×14LT 112 / LB 1292200W2 lantai, 3 KT, 3 KM, 2 carport
ShopHouse5×15 (2 lantai), 5×15 (3 lantai), 6×15 corner (3 lantai)Bervariasi3500WRuko multifungsi

Ketiga tipe hunian keluarga (Sumire, Ayame, Kaede) menawarkan gradasi ukuran yang jelas, memudahkan calon pembeli memilih sesuai kebutuhan ruang dan anggaran, sementara varian ShopHouse membuka peluang bagi penghuni yang juga ingin menjalankan usaha di dalam kawasan tempat tinggal.

Kualitas Konstruksi: Lebih dari Sekadar Desain Jepang

Salah satu hal yang membedakan Morizono bukan hanya tampilan eksteriornya yang bernuansa Jepang, melainkan standar konstruksi yang diterapkan di baliknya. Pondasi Morizono menggunakan sistem foot plate dengan minipiles, memakai hingga 14 tiang pancang sedalam sekitar 12 meter untuk memastikan kestabilan struktur jangka panjang. Struktur bangunan menggunakan cast concrete K-250, dengan dinding dari bata merah dan light brick, serta mengikuti standar SNI dan ASCE di bawah pengawasan tim ahli dari Sumitomo Forestry Jepang.

Detail teknis lain yang jarang ditemukan di hunian sekelas termasuk pipa anti-rayap serta jalur kabel dan AC yang disembunyikan secara rapi dalam struktur bangunan — memberikan tampilan interior yang lebih bersih sekaligus meminimalkan risiko kerusakan instalasi di kemudian hari.

Sertifikasi EDGE Advanced: Hemat Energi, Air, dan Emisi Karbon

Morizono telah mengantongi sertifikasi EDGE Advanced, standar bangunan hijau internasional yang mengukur efisiensi penggunaan sumber daya. Berdasarkan sertifikasi ini, hunian Morizono tercatat mampu menghemat 68% konsumsi energi, 25% penggunaan air, dan menekan 24% embodied carbon dibandingkan bangunan konvensional. Bagi penghuni, ini berarti potensi penghematan tagihan listrik dan air bulanan yang nyata, sekaligus kontribusi terhadap gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Smart Home System Terintegrasi

Setiap unit Morizono dilengkapi dengan ekosistem smart home yang cukup lengkap, meliputi solar panel, smart door lock, smart CCTV (indoor dan outdoor), smart light switch, voice assistant (Alexa), smart doorbell, smart motion sensor, smoke sensor, hingga smart contact sensor. Kombinasi ini menjadikan Morizono bukan hanya unggul dari sisi estetika, tetapi juga dari sisi keamanan dan kenyamanan sehari-hari penghuni.

Filosofi di Balik Desain: The Art of Japanese Living

Morizono dirancang berdasarkan filosofi Teioku Ichinyo — prinsip harmoni antara manusia, ruang, dan alam yang menjadi akar dari konsep “The Art of Japanese Living”. Desain kawasan ini digarap oleh arsitek Takahiro Fuwa, bekerja sama dengan Sumitomo Forestry Co., Ltd., perusahaan konstruksi dan kehutanan asal Jepang yang telah berdiri sejak 1691 dan tercatat di Bursa Efek Tokyo — salah satu nama paling dipercaya di industri konstruksi berkelanjutan global.

Fasilitas Kawasan dan Akses Lokasi

Penghuni Morizono dapat menikmati fasilitas kawasan seperti shophouse, clubhouse, mushola, keamanan 24 jam dengan CCTV monitoring, serta area bermain anak. Dari sisi akses, Morizono berada dekat dengan dua pintu Tol JORR 2 dan Tol Depok–Antasari, serta dikelilingi fasilitas pendukung seperti sekolah, universitas, area komersial, dan rumah sakit di dalam ekosistem kawasan Gardens at Candi Sawangan yang lebih luas.

Kapan Serah Terima Tahap Berikutnya?

Setelah suksesnya serah terima tahap pertama pada akhir 2025, Morizono menargetkan kelanjutan proses serah terima sepanjang 2026. Bagi calon pembeli yang tertarik dengan unit ready stock atau ingin mendapatkan update jadwal serah terima tahap selanjutnya, disarankan menghubungi langsung tim marketing untuk informasi ketersediaan unit terkini.

FAQ Seputar Update Morizono 2026

1. Apakah serah terima tahap pertama Morizono sudah selesai? Ya, serah terima tahap pertama Morizono telah rampung pada November–Desember 2025.

2. Apa saja pilihan tipe unit yang tersedia di Morizono? Morizono menawarkan tiga tipe hunian keluarga — Sumire (6×14), Ayame (7×14), dan Kaede (8×14) — serta varian ShopHouse untuk kebutuhan hunian sekaligus usaha.

3. Apa itu sertifikasi EDGE Advanced dan kenapa penting? EDGE Advanced adalah standar bangunan hijau internasional. Di Morizono, sertifikasi ini membuktikan penghematan 68% energi, 25% air, dan 24% embodied carbon dibanding bangunan konvensional — berdampak langsung pada efisiensi tagihan bulanan penghuni.

4. Siapa yang merancang konsep Morizono? Morizono dirancang oleh arsitek Takahiro Fuwa bekerja sama dengan Sumitomo Forestry Co., Ltd., perusahaan asal Jepang yang berdiri sejak 1691 dan tercatat di Bursa Efek Tokyo.


Ingin tahu ketersediaan unit ready stock Morizono terkini atau update jadwal serah terima tahap berikutnya? Hubungi tim marketing Gardens at Candi Sawangan atau kunjungi Gardens.id untuk informasi lengkap dan jadwal survei lokasi.

Menjelang penghujung tahun 2026, mencari rumah tidak selalu harus dimulai dari gambar desain atau menunggu pembangunan dalam waktu panjang.

Bagi sebagian keluarga, kepastian untuk melihat rumah yang sudah terbangun dan mempersiapkan perpindahan lebih cepat justru menjadi pertimbangan utama.

Menjawab kebutuhan tersebut, Morizono di Gardens at Candi Sawangan menghadirkan new ready stock hunian bergaya Jepang untuk calon penghuni yang ingin merasakan langsung kualitas rumah sebelum mengambil keputusan.

Kehadiran stok baru ini menjadi kelanjutan perjalanan Morizono setelah proses serah terima unit kepada konsumen mulai dilakukan sejak akhir 2025. Pengembangan tahap berikutnya kemudian dilanjutkan dengan target ketersediaan unit pada 2026.

Bukan hanya soal rumah yang lebih cepat untuk ditempati. Morizono menawarkan pengalaman tinggal melalui konsep “The Art of Japanese Living” yang membawa prinsip desain Jepang ke dalam kebutuhan keluarga modern di Sawangan, Depok.

Ada perbedaan pengalaman ketika membeli rumah yang masih dalam tahap pembangunan dengan membeli rumah ready stock. Pada unit yang sudah tersedia, calon konsumen memiliki kesempatan lebih besar untuk melihat kondisi fisik rumah secara langsung. Proporsi ruang dapat dirasakan. Pencahayaan dapat dilihat pada waktu berbeda. Sirkulasi udara dapat dirasakan. Lingkungan sekitar rumah juga sudah lebih mudah dibayangkan sebagai tempat tinggal sehari-hari.

Hal-hal seperti ini menjadi penting bagi keluarga yang sudah memiliki rencana untuk pindah dalam waktu dekat. Karena itulah hadirnya new ready stock Morizono menjelang akhir 2026 memberikan pilihan baru bagi masyarakat yang sedang mencari rumah siap huni di kawasan Sawangan dan Depok.

Alih-alih hanya membayangkan bagaimana rumah akan terlihat nantinya, calon penghuni dapat datang dan merasakan langsung pengalaman berada di dalam Morizono.

Morizono Membawa Konsep Japanese Living ke Sawangan

Morizono dikembangkan dengan konsep The Art of Japanese Living. Namun gaya Jepang di Morizono bukan sekadar penggunaan fasad minimalis. Konsepnya berangkat dari cara ruang dirancang agar kehidupan di dalam rumah terasa lebih tertata, fungsional, dan dekat dengan alam.

Situs resmi Morizono menjelaskan bahwa desain kawasan terinspirasi filosofi Jepang Teioku Ichinyo, yaitu keharmonisan antara rumah dan alam. Ruang-ruang dirancang untuk menciptakan keseimbangan dan kenyamanan bagi penghuninya.

Pendekatan ini juga terlihat pada bagaimana rumah memanfaatkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara. Bukaan serta tata ruang dirancang agar cahaya dapat masuk dengan baik dan udara dapat bergerak lebih alami di dalam rumah. Hasilnya adalah rumah yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga dirancang berdasarkan pengalaman tinggal sehari-hari.

Dirancang oleh Arsitek Jepang Takahiro Fuwa

Karakter Jepang pada Morizono juga hadir dari proses desainnya.
Hunian ini dirancang oleh arsitek asal Jepang Takahiro Fuwa dalam pengembangan yang melibatkan PT Graha Perdana Indah bersama Sumitomo Forestry Indonesia.

Konsep tersebut sebelumnya menghadirkan elemen seperti tatami sebagai ruang multifungsi dan engawa yang menghubungkan bagian rumah dengan area taman belakang.

Elemen-elemen tersebut memperlihatkan salah satu prinsip utama rumah Jepang:
setiap ruang memiliki fungsi, tetapi tetap dapat beradaptasi dengan kehidupan penghuninya. Untuk keluarga modern, fleksibilitas seperti ini menjadi semakin relevan. Satu area dapat digunakan sebagai tempat berkumpul keluarga, ruang bermain anak, ruang membaca, hingga area untuk bekerja dari rumah sesuai kebutuhan.

Pilihan Tipe Rumah Morizono

Morizono memiliki beberapa pilihan hunian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

Sumire 6×14
Sumire menjadi salah satu pilihan Morizono dengan ukuran lahan 6×14 meter. Rumah dua lantai ini memiliki 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi, sehingga dapat menjadi pilihan bagi keluarga muda yang ingin memiliki ruang cukup tanpa harus memilih ukuran rumah terlalu besar.

Ayame 7×14
Untuk kebutuhan ruang yang lebih luas, terdapat Ayame 7×14. Rumah dua lantai ini menawarkan 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi. Ayame memberikan keleluasaan lebih bagi keluarga yang membutuhkan pembagian ruang privat dengan lebih nyaman. Tipe ini juga telah dipasarkan sebagai salah satu pilihan yang ready to move in, sehingga menarik untuk calon pembeli yang ingin melihat langsung rumah yang telah tersedia.

Kaede 8×14
Kaede menghadirkan ukuran yang lebih besar dengan dimensi 8×14 meter. Rumah dua lantai ini memiliki 3 kamar tidur dan 3 kamar mandi, dengan ruang yang lebih lapang untuk mendukung kebutuhan keluarga. Pilihan beberapa tipe tersebut memberikan fleksibilitas bagi calon penghuni untuk menentukan rumah berdasarkan kebutuhan ruang, bukan hanya berdasarkan tampilan fasad.

Rumah Jepang yang Tetap Menjawab Kebutuhan Modern

Morizono mungkin membawa filosofi hidup Jepang, tetapi teknologi di dalam rumah dirancang untuk kehidupan modern. Hunian Morizono dilengkapi berbagai fitur smart home. Dalam informasi produk Gardens, fitur smart home kawasan mencakup berbagai perangkat yang membantu keamanan serta pengelolaan rumah, seperti smart door lock, CCTV, sensor dan sistem rumah pintar lainnya.

Morizono juga menghadirkan solar panel sebagai bagian dari pendekatan hunian yang lebih efisien. Situs resminya menempatkan solar panel, smart door lock dan smart CCTV sebagai beberapa fitur teknologi yang tersedia pada hunian.

Jadi, konsep Jepang di Morizono tidak berarti kembali ke cara hidup tradisional. Sebaliknya, prinsip kesederhanaan dan efisiensi Jepang dipertemukan dengan teknologi yang relevan untuk kehidupan sekarang.

Efisiensi Energi Menjadi Bagian dari Desain

Rumah masa kini semakin dituntut untuk tidak hanya menarik, tetapi juga lebih bijak dalam penggunaan energi. Morizono membawa pendekatan tersebut melalui desain bangunan dan teknologi pendukungnya. Pengembangan Morizono telah mendapatkan EDGE Advanced, dengan capaian efisiensi yang dipublikasikan meliputi penghematan energi 68%, air 25%, dan embodied carbon pada material 24%.

Pendekatan efisiensi ini menjadi relevan untuk keluarga yang melihat rumah sebagai keputusan jangka panjang. Sebab biaya sebuah rumah tidak berhenti ketika transaksi selesai. Penggunaan listrik, air, perawatan dan kebutuhan sehari-hari akan terus menjadi bagian dari kehidupan setelah rumah ditempati. Karena itu, desain yang mempertimbangkan efisiensi sejak awal memiliki nilai yang semakin penting.

Ready Stock Memberikan Kepastian Lebih Besar

Membeli properti merupakan keputusan besar. Wajar jika calon pembeli ingin memiliki gambaran sejelas mungkin sebelum menentukan pilihan. Di sinilah rumah siap huni atau ready stock memiliki daya tarik tersendiri.

Calon penghuni dapat melihat kualitas penyelesaian bangunan. Merasakan dimensi kamar. Mencoba alur dari ruang keluarga menuju area lainnya. Melihat pencahayaan di dalam rumah. Hingga mengamati langsung suasana lingkungan cluster. Morizono telah memasuki fase yang berbeda dibanding ketika pertama kali diperkenalkan pada 2024.

Pada akhir 2025, proses serah terima tahap awal sudah dimulai. Artinya, Morizono kini bukan hanya konsep yang dapat dilihat melalui gambar pemasaran, tetapi telah berkembang menjadi lingkungan tempat penghuni benar-benar mulai menjalankan kehidupan sehari-hari.

Tinggal di Dalam Kawasan Gardens at Candi Sawangan

Keunggulan memilih rumah tidak hanya ditentukan oleh apa yang berada di dalam pagar cluster. Lingkungan yang lebih besar juga memiliki pengaruh terhadap pengalaman tinggal. Morizono merupakan bagian dari Gardens at Candi Sawangan, Kawasan sekitar 250 hektare di Sawangan, Depok. Kawasan Gardens dikembangkan dengan berbagai fasilitas yang mendukung kehidupan keluarga, mulai dari ruang hijau, clubhouse, kolam renang, gym, padel, area komersial hingga fasilitas pendukung lainnya.

Gardens juga telah berkembang sebagai lingkungan yang dihuni sekitar 1.700 keluarga, sehingga calon penghuni tidak masuk ke dalam kawasan yang baru mulai terbentuk dari nol.

Bagi pencari rumah ready stock, kondisi kawasan seperti ini menjadi relevan. Rumah sudah tersedia. Lingkungan sudah berkembang. Komunitas juga sudah terbentuk. Dan berbagai fasilitas dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Selain desain rumah, lokasi menjadi salah satu pertimbangan terbesar dalam memilih properti. Morizono berada di kawasan Sawangan, Depok, yang memiliki konektivitas menuju berbagai wilayah di Jabodetabek. Gardens at Candi Sawangan memiliki akses menuju jaringan Tol Depok–Antasari dan JORR 2, yang mendukung perjalanan menuju Jakarta Selatan serta kawasan lainnya.

Di sekitar kawasan juga berkembang berbagai kebutuhan keluarga seperti sekolah, pusat perbelanjaan, rumah sakit, fasilitas olahraga dan area komersial. Dengan demikian, mencari rumah di Sawangan bukan lagi hanya soal mencari alternatif tempat tinggal di luar Jakarta. Pertimbangannya berkembang menjadi bagaimana memperoleh lingkungan hidup yang lebih lengkap tetapi tetap memiliki konektivitas dengan pusat aktivitas kota.

Menutup 2026 dengan Rumah Baru, Bukan Sekadar Resolusi Baru

Menjelang akhir tahun biasanya menjadi waktu ketika banyak keluarga mulai mengevaluasi rencana yang ingin diwujudkan pada tahun berikutnya. Termasuk soal rumah. Ada yang ingin berhenti berpindah kontrakan. Ada keluarga yang membutuhkan ruang lebih besar setelah memiliki anak. Ada pula yang ingin berpindah dari kawasan padat menuju lingkungan dengan ruang lebih terbuka.

Namun rencana memiliki rumah sering kali berhenti karena satu pertanyaan:
“Kapan rumahnya bisa ditempati?” Kehadiran new ready stock Morizono menjelang akhir 2026 memberikan jawaban yang lebih konkret. Calon penghuni tidak hanya melihat rencana. Mereka dapat datang, melihat rumahnya, merasakan ruangnya dan mulai membayangkan kehidupan di dalamnya.

Saatnya Melihat Langsung Morizono

Rumah dengan konsep Jepang memiliki daya tarik visual yang kuat. Namun memahami Morizono sebaiknya tidak hanya melalui foto. Konsep pencahayaan alami baru terasa ketika berdiri di dalam rumah. Proporsi ruang baru dapat dinilai ketika berjalan dari satu ruangan ke ruangan lainnya. Hubungan rumah dengan taman serta lingkungan cluster juga akan lebih mudah dipahami ketika melihatnya secara langsung.

Karena itu, hadirnya rumah ready stock Morizono di Gardens at Candi Sawangan menjadi kesempatan bagi calon penghuni untuk mengambil keputusan berdasarkan sesuatu yang nyata. Bukan hanya memilih rumah bergaya Jepang.

Tetapi memilih bagaimana keluarga ingin menjalani kehidupan berikutnya.

Morizono The Art of Japanese Living. Menjelang akhir 2026, rumah yang sebelumnya hanya ada dalam rencana kini bisa semakin dekat untuk menjadi tempat pulang.