Dalam dunia tanaman hias, popularitas beberapa spesies seringkali melonjak naik dan menjadi incaran banyak orang. Salah satu bintang yang terus bersinar dan memikat hati para pecinta home decor adalah jenis tanaman philodendron. Tanaman ini bukan sekadar hiasan biasa; ia membawa keindahan alami dan sentuhan eksotis yang mampu mengubah suasana ruangan menjadi lebih segar dan menenangkan.

Asal nama “philodendron” sendiri begitu puitis, diambil dari bahasa Yunani, yaitu kata ‘philo’ yang berarti cinta, dan ‘dendron’ yang berarti pohon. Oleh karena itu, philodendron sering diartikan sebagai “pohon cinta”. Penamaan ini sangat tepat, mengingat bentuknya yang memukau dan lekukan daun serta batangnya yang indah, bahkan seringkali memiliki gradasi warna yang beragam. Tidak mengherankan jika banyak individu, terutama kaum wanita, tertarik untuk membudidayakan jenis tanaman philodendron ini di rumah mereka sebagai elemen dekorasi yang menawan.
Artikel ini akan membawa Anda menjelajahi berbagai variasi jenis tanaman philodendron yang ada, mengapa ia begitu digemari, faktor-faktor di balik harganya yang terkadang fantastis, serta panduan praktis untuk merawatnya agar selalu tumbuh subur dan memanjakan mata.
Baca Juga: 15 Tanaman Hias Depan Rumah Cantik dan Mudah Dirawat
Mengapa Philodendron Begitu Populer?
Popularitas jenis tanaman philodendron dalam beberapa tahun terakhir ini memang tidak terbantahkan. Tanaman ini berhasil mencuri perhatian banyak kalangan, mulai dari kolektor tanaman berpengalaman hingga pemula yang baru ingin memulai hobi bercocok tanam. Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada lonjakan popularitasnya adalah keindahan visual yang luar biasa, keragaman spesies yang tidak terbatas, serta kemudahan perawatannya.
Secara visual, philodendron menawarkan spektrum bentuk, ukuran, dan warna daun yang sangat kaya. Ada yang berdaun hati, berjari-jari, berlubang alami, hingga memiliki gradasi warna yang unik seperti merah muda, kuning, atau bahkan kehitaman. Keunikan ini membuat setiap jenis philodendron seolah memiliki karakternya sendiri, mampu menjadi statement piece di sudut ruangan mana pun.
Selain itu, sifat adaptif jenis tanaman philodendron terhadap berbagai kondisi lingkungan menjadi nilai tambah yang signifikan. Tanaman ini dikenal tangguh dan tidak mudah layu, bahkan bagi mereka yang mungkin memiliki jadwal sibuk dan terkadang lupa menyiram. Kemampuannya untuk beradaptasi dengan suhu ruangan, baik di dalam maupun di luar, menjadikan philodendron pilihan ideal untuk berbagai jenis hunian dan gaya hidup. Kombinasi antara estetika yang menawan dan perawatan yang tidak merepotkan inilah yang membuat jenis tanaman philodendron terus menjadi primadona di pasar tanaman hias.
Mengenal Ragam Jenis Philodendron yang Memukau
Dari hutan tropis hingga ruang tamu Anda, jenis tanaman philodendron hadir dalam berbagai bentuk dan warna yang menawan. Beragam spesies ini menawarkan pilihan tak terbatas untuk mempercantik hunian Anda. Mari kita kenali varietas-varietas yang paling digemari dan sering dicari di Indonesia.
1. Philodendron Monstera (Janda Bolong)
Philodendron Monstera, atau yang akrab disapa “Janda Bolong,” adalah salah satu jenis tanaman philodendron yang paling ikonik dan banyak dicari di Indonesia. Keunikan utamanya terletak pada daunnya yang memiliki lubang-lubang dan belahan alami, bukan karena serangan hama seperti yang sering disalahpahami.
Ada beberapa varietas Monstera yang populer, dengan Monstera deliciosa dan Monstera obliqua sebagai yang paling terkenal. Monstera deliciosa umumnya memiliki daun yang lebih besar dengan lubang vertikal yang jelas, sementara Monstera obliqua cenderung memiliki daun yang lebih kecil dan bulat dengan lubang yang lebih banyak dan tak beraturan. Tampilannya yang eksotis menjadikannya pilihan utama untuk dekorasi interior modern.
2. Philodendron Selloum (Philodendron Jari)
Jenis tanaman philodendron ini memiliki bentuk daun yang sangat khas, menyerupai jari-jari manusia yang terpisah satu sama lain, sehingga sering dijuluki “philodendron jari.” Daunnya yang besar dan berlekuk-lekuk memberikan kesan dramatis dan tropis pada ruangan.
Selain menjadi tanaman hias dalam pot di rumah, Philodendron Selloum juga sering digunakan sebagai elemen dekorasi dalam acara-acara besar, termasuk pelaminan pengantin, karena bentuknya yang sangat estetik dan menarik perhatian.
3. Philodendron Imperial Red Cardinal
Philodendron Imperial Red Cardinal memukau dengan gradasi warna daunnya yang hijau kemerahan. Tanaman ini sempat menjadi sangat fenomenal dan memiliki harga jual yang fantastis di awal tahun 2000-an, bahkan bisa mencapai ratusan ribu rupiah per potnya.
Popularitasnya tidak hanya karena tampilan warnanya yang cantik dan mewah, tetapi juga karena kemampuannya beradaptasi dengan suhu ruangan, menjadikannya pilihan yang relatif mudah dirawat dan tidak mudah mati.
4. Philodendron Moonlight (Lemon Orange Juice)
Dikenal juga dengan julukan “philodendron lemon orange juice,” jenis tanaman philodendron ini menonjolkan daun panjang lonjong dengan warna hijau muda kekuningan yang cerah. Tekstur daunnya tipis dan lembut, tidak kaku.
Philodendron Moonlight sangat tahan terhadap perubahan cuaca, baik panas maupun dingin, sehingga sangat fleksibel untuk diletakkan di dalam maupun di luar ruangan, menjadikannya pilihan populer untuk menambah aksen cerah pada taman atau sudut rumah.
5. Philodendron Congo Rojo
Philodendron Congo Rojo sangat digemari karena perawatannya yang terbilang mudah. Daunnya yang tebal dan batangnya yang kuat membuatnya mampu bertahan hidup bahkan jika Anda sesekali lupa menyiramnya.
Dengan ukuran daun yang cukup besar, jenis tanaman philodendron ini idealnya diletakkan di dalam pot besar di atas lantai sebagai focal point, meskipun varietas yang lebih kecil kadang juga digantung.
6. Philodendron Scandens Medio Pictum (Sirih Belanda Varigata)
Meskipun namanya agak sulit diingat, Philodendron Scandens Medio Pictum lebih dikenal sebagai “Sirih Belanda Varigata.” Keunikannya terletak pada bentuk daunnya yang menyerupai hati dengan batang kecoklatan dan gradasi dua warna, yaitu hijau tua dan hijau muda kekuningan. Corak ini menciptakan tampilan yang sangat unik dan cantik, sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias gantung.
7. Philodendron Crocodile
Dinamakan Philodendron Crocodile karena bentuk daunnya yang menyerupai ekor buaya dengan tekstur yang berkerut dan urat daun yang jelas. Jenis tanaman philodendron ini sangat mudah dirawat, hanya memerlukan penyiraman satu kali sehari dan penggantian media tanam setiap enam bulan sekali.
Popularitasnya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga meluas hingga ke negara-negara Eropa, menjadikannya pilihan universal untuk mempercantik ruangan.
8. Philodendron Red Leaf (Pink Princess)
Sesuai namanya, Philodendron Red Leaf memiliki daun berwarna kemerahan hingga merah muda yang cantik, sehingga kerap dijuluki “philodendron the pink princess.” Daunnya panjang lonjong dengan ujung meruncing.
Yang menarik, warna daunnya dapat berubah-ubah menyesuaikan suhu udara dan intensitas sinar matahari, menunjukkan adaptasi yang unik.
9. Philodendron Ring of Fire
Nama “Ring of Fire” diberikan pada jenis tanaman philodendron ini karena corak daunnya yang tidak hanya hijau, tetapi juga dihiasi gradasi warna putih dan kuning yang menyerupai jilatan api. Bentuk daunnya panjang lonjong dengan sisi yang meliuk tidak beraturan, menambah keunikan visual pada tanaman ini.
10. Philodendron Epipremnum Aureum (Sirih Gading)
Philodendron Epipremnum Aureum, atau lebih dikenal sebagai “Sirih Gading” di Indonesia, adalah jenis tanaman philodendron yang sangat populer. Ciri khasnya adalah daun berbentuk hati dengan batang yang lunak.
Sirih Gading sangat diminati karena fleksibilitasnya; ia bisa ditanam dalam pot biasa atau sebagai tanaman gantung, di mana juntaian daunnya yang menjuntai ke bawah akan terlihat sangat cantik.
11. Philodendron White Knight
Philodendron White Knight adalah varietas favorit banyak kolektor. Keunikan daunnya tak diragukan lagi; ia memiliki bercak putih setengah atau bahkan sepenuhnya putih di antara warna hijau gelapnya.
Sebagai tanaman ‘pemanjat’ yang tumbuh lambat, ia tidak memerlukan sanggahan khusus. Daunnya cenderung berukuran ‘remaja’ dan tidak tumbuh terlalu besar, menjadikannya ideal untuk ruang terbatas.
12. Philodendron Erubescens
Jenis tanaman philodendron ini diburu banyak orang karena warna daunnya yang cenderung merah muda saat muda. Namun, Erubescens tergolong tanaman yang tumbuh sedikit lambat dan “rewel” dibandingkan jenis lain. Ia tidak menyukai suhu dingin dan membutuhkan sinar matahari tidak langsung yang cerah. Daunnya bahkan bisa kembali hijau jika perawatan tidak optimal, menunjukkan sensitivitasnya terhadap lingkungan.
13. Philodendron Jose Buono
Philodendron Jose Buono termasuk salah satu jenis tanaman philodendron termahal. Ia memiliki daun besar berbentuk ‘dayung’ kapal dengan perpaduan warna hijau dan putih pada daun tebalnya.
Jose Buono dapat tumbuh cukup besar di luar ruangan dan menyukai sinar matahari langsung. Perawatannya juga relatif mudah, hanya sesekali membutuhkan penyiraman.
14. Philodendron Mamei
Philodendron Mamei adalah tanaman merambat yang menyukai iklim tropis. Daunnya besar, berbentuk hati, dengan sentuhan warna keperakan yang seolah-olah “dicat” secara artistik.
Jenis tanaman philodendron ini cocok untuk pemula karena perawatannya yang mudah dan praktis. Ia ideal sebagai tanaman hias indoor yang membutuhkan cahaya tidak langsung, dan cukup disiram sekali sehari.
15. Philodendron Tortum
Banyak yang mungkin tidak menduga bahwa tanaman unik ini termasuk dalam keluarga Philodendron. Philodendron Tortum memiliki pola pertumbuhan menyerupai pohon palem dengan daun tipis, berpilin, dan terstruktur unik. Ia sangat menyukai kelembapan ekstra dan cocok sebagai tanaman dalam ruangan. Meskipun dijual dengan harga tinggi, Tortum tidak terlalu sulit untuk ditemukan oleh para kolektor.
16. Philodendron Callosum
Philodendron Callosum adalah tanaman merambat lain yang tidak biasa, ditandai dengan daun berkulit tebal, bertekstur kasar, bergelombang, dan sedikit kaku. Bentuk daunnya memanjang dan melengkung, menjadi keunikan tersendiri.
Perawatannya mudah dengan standar perawatan philodendron pada umumnya. Namun, perlu hati-hati dengan “getah” lengketnya yang tidak berbahaya bagi manusia, tetapi bisa merusak furnitur di sekitarnya.
17. Philodendron Billietiae
Jika Anda menyukai daun yang panjang dan tidak terlalu besar, Philodendron Billietiae adalah pilihan yang patut dipertimbangkan. Daunnya memiliki kulit tebal bergelombang yang dapat tumbuh hingga lebih dari 10 cm.
Bagian tengahnya sedikit pucat dan urat horizontalnya menciptakan kontras menarik dengan warna hijau tua daunnya. Perawatannya memang sedikit lebih rumit, namun masih bisa dijangkau oleh penggemar tanaman. Warna hijau tua ini dapat memudar jika tidak mendapatkan cahaya yang cukup.
18. Philodendron Black Cardinal
Jenis tanaman philodendron ini dikenal dengan warna daun dominan merah hingga kehitaman yang mengkilap, memberikan kesan elegan. Philodendron Black Cardinal memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap suhu ruangan yang dingin, menjadikannya sangat cocok ditempatkan di area ber-AC atau ruangan dengan suhu rendah. Kisaran harganya umumnya bervariasi antara Rp70.000 hingga Rp900.000.
19. Philodendron Bipinnatifidum
Philodendron Bipinnatifidum sering disebut juga Philodendron Selloum atau lacy tree philodendron, dan di Indonesia dikenal sebagai “philo jari” karena daunnya yang bergerigi membentuk seperti jari manusia. Tanaman ini asli dari Amerika Selatan dan telah diakulturasi secara global sebagai tanaman lanskap di daerah tropis, subtropis, dan panas. Daunnya rimbun dan lebat.
Tanaman ini dapat hidup 15 hingga 20 tahun dan akan berbunga jika mendapat cukup cahaya dan nutrisi. Meskipun bunganya indah, daya tarik utamanya tetap pada bentuk daunnya yang unik.
Philodendron Sultan: Mengapa Harganya Selangit?
Setelah melihat begitu banyak variasi jenis tanaman philodendron, sebagian dari Anda mungkin terkejut dengan fakta bahwa beberapa di antaranya memiliki harga yang sangat fantastis, bahkan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Fenomena “philodendron sultan” ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor yang berkontribusi pada tingginya nilai jual spesies-spesies tertentu:
Pertama, kelangkaan. Beberapa jenis tanaman philodendron adalah varietas hibrida atau mutasi genetik alami yang sangat langka dan sulit ditemukan di alam liar. Contohnya Philodendron Minima Variegata yang disebutkan dapat dibanderol hingga Rp114 juta, atau Half Moon Philodendron Pink Princess yang mencapai Rp22,5 juta. Kelangkaan ini secara otomatis meningkatkan nilai kolektor.
Kedua, keunikan dan keindahan yang eksklusif. Varietas-varietas mahal seringkali memiliki ciri khas yang sangat spesifik dan mencolok, seperti variegata (pola warna belang) yang sempurna, bentuk daun yang tidak biasa, atau warna yang langka dan stabil. Philodendron Florida Beauty, misalnya, dihargai per daunnya (Rp2 juta per daun) karena perpaduan warna hijau terang dan gelap abstrak yang unik. Keunikan visual ini menjadi daya tarik utama bagi para kolektor yang mencari keistimewaan.
Ketiga, permintaan tinggi dari pasar kolektor. Ketika sebuah jenis tanaman philodendron menjadi tren di kalangan kolektor atau influencer tanaman hias, permintaan akan melonjak drastis sementara pasokannya terbatas. Hal ini menciptakan pasar lelang atau penjualan dengan harga premium.
Keempat, kesulitan dalam budidaya atau reproduksi. Beberapa spesies langka mungkin sulit untuk diperbanyak secara massal atau membutuhkan kondisi pertumbuhan yang sangat spesifik, membuat jumlah tanaman yang tersedia di pasar menjadi sangat terbatas.
Meskipun harganya fantastis, minat terhadap jenis tanaman philodendron langka ini terus meningkat, menunjukkan bagaimana dunia botani dapat menjadi ranah investasi dan koleksi yang serius bagi para penggemarnya.
Panduan Merawat Philodendron agar Tumbuh Subur
Setelah mengenal berbagai jenis tanaman philodendron yang memukau, penting juga untuk memahami bagaimana merawatnya agar tetap cantik dan sehat. Kabar baiknya, philodendron dikenal sebagai tanaman yang relatif mudah dirawat, cocok bahkan untuk pemula. Kunci utamanya adalah memahami kebutuhan dasar mereka.
1. Kebutuhan Cahaya Optimal
Jenis tanaman philodendron sangat menyukai area yang terang namun tidak terpapar sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari langsung yang berlebihan, terutama di iklim tropis seperti Indonesia, dapat menyebabkan daun menguning atau terbakar.
Sebaliknya, jika tanaman kekurangan cahaya, batangnya bisa berkerut dan tumbuh memanjang (‘etiolated’) sebagai upaya mencari sumber cahaya. Idealnya, tempatkan philodendron di dekat jendela dengan tirai tipis atau di area yang mendapat cahaya tidak langsung sepanjang hari. Rotasi tanaman sesekali juga membantu semua sisi mendapatkan cahaya yang merata.
2. Frekuensi Penyiraman yang Tepat
Penyiraman yang tepat adalah krusial. Jenis tanaman philodendron membutuhkan kelembapan yang konsisten tetapi tidak suka media tanam yang terlalu basah atau becek, yang bisa menyebabkan akar busuk.
Untuk philodendron indoor, penyiraman dapat dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu, pastikan media tanam sudah terasa kering di bagian atas sebelum disiram kembali. Untuk philodendron outdoor yang terpapar kondisi lebih ekstrem, penyiraman mungkin perlu dilakukan setiap hari, terutama saat cuaca panas. Selalu periksa kelembapan tanah dengan jari sebelum menyiram. Pastikan pot memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air.
3. Pentingnya Pemberian Pupuk
Meskipun philodendron dikenal tangguh, pemberian pupuk secara teratur sangat penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal dan menjaga daun tetap subur serta berwarna cerah. Pupuk cair yang diformulasikan untuk tanaman daun sangat direkomendasikan. Aplikasi pupuk dapat dilakukan sekitar lima kali dalam setahun, atau sesuai petunjuk pada kemasan pupuk. Pemberian nutrisi tambahan ini akan membantu philodendron mengembangkan daun-daun baru dengan optimal dan mempertahankan keindahannya.
4. Cara Mudah Memperbanyak Philodendron
Jenis tanaman philodendron juga relatif mudah untuk diperbanyak, memberikan kesempatan bagi Anda untuk memiliki lebih banyak tanaman atau berbagi dengan sesama pecinta tanaman. Ada tiga metode utama yang bisa Anda coba: stek benggol, stek batang, dan pemisahan akar.
Stek batang adalah metode yang paling umum dan mudah dilakukan. Caranya adalah dengan memotong bagian batang yang memiliki setidaknya satu buku (titik tumbuhnya daun atau akar). Pastikan ada daun yang menempel pada potongan. Kemudian, letakkan potongan tersebut di dalam wadah berisi air bersih atau langsung tanam di media tanam yang lembap. Jika di air, ganti air secara rutin dan tempatkan di tempat hangat agar akar cepat tumbuh. Jika langsung di tanah, disarankan untuk mengoleskan fungisida pada bekas potongan untuk mencegah infeksi. Setelah akar cukup panjang, bibit baru siap dipindahkan ke pot individu.
Manfaat Memelihara Philodendron di Hunian Anda
Memiliki jenis tanaman philodendron di rumah tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga membawa berbagai manfaat signifikan bagi suasana hunian dan kesejahteraan penghuninya. Salah satu manfaat yang paling utama adalah kemampuannya untuk mempercantik estetika ruangan. Dengan bentuk daun yang unik, warna yang beragam, dan kemampuan untuk ditempatkan dalam berbagai konfigurasi (pot lantai, gantung, atau merambat), philodendron secara instan meningkatkan daya tarik visual interior maupun eksterior.
Selain keindahan, tanaman hias seperti philodendron juga dikenal karena perannya dalam meningkatkan kualitas udara. Melalui proses fotosintesis, tanaman memproduksi oksigen dan menyerap karbon dioksida. Meskipun efeknya pada skala besar mungkin tidak drastis, keberadaan beberapa pot philodendron dapat membantu menyegarkan udara di dalam ruangan, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat.
Secara tidak langsung, merawat jenis tanaman philodendron juga dapat memberikan manfaat terapeutik. Aktivitas berkebun dan berinteraksi dengan tanaman terbukti dapat mengurangi stres, meningkatkan mood, dan memberikan rasa tenang. Melihat pertumbuhan tanaman yang subur dan hijau dapat menjadi terapi visual yang menenangkan setelah hari yang panjang.
Terakhir, philodendron memberikan kesempatan bagi Anda untuk mengekspresikan kreativitas dan hobi. Dari pemilihan jenis yang sesuai dengan gaya rumah, pemilihan pot yang estetik, hingga eksperimen dengan penempatan dan dekorasi, philodendron dapat menjadi kanvas hidup bagi minat Anda pada home decor dan botani.
Dengan segala kelebihan yang ditawarkan, baik dari segi estetika, kualitas udara, hingga dampak positif pada kesehatan mental, jenis tanaman philodendron memang merupakan investasi yang sangat berharga bagi setiap hunian. Pilihlah variasi yang paling memikat hati Anda dan mulailah perjalanan Anda dalam merawat “pohon cinta” ini.








