Beli Rumah, Lebih Baik DP Besar atau Cicilan Besar?

ilustrasi kondisi keuangan

Beli Rumah, Lebih Baik DP Besar atau Cicilan Besar?

gardens.id – Memiliki tempat tinggal pribadi adalah harapan semua orang, khususnya bagi yang sudah berkeluarga. Rumah berfungsi sebagai tempat berteduh serta tempat berkumpul bersama keluarga yang aman dan nyaman. 

Namun, kenyataannya membeli rumah itu tidak mudah. Salah satu faktornya yaitu masalah finansial, ditambah dengan harga properti yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Tetapi kini membeli rumah semakin mudah dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). KPR merupakan sebuah program untuk mencicil rumah dalam jangka waktu dan jumlah bunga tertentu. 

Dengan KPR, Anda bisa memilih membayar down payment besar atau cicilannya yang besar. Manakah yang lebih baik? Berikut ini penjelasannya:

  • Plus Minus Down Payment (DP) Besar

Pilihan pertama adalah membayar uang muka atau DP dalam jumlah besar lalu membayar cicilan dalam jumlah kecil. Biasanya bank atau developer akan mensyaratkan DP KPR senilai 5-30% dari harga rumah. 

Semakin besar jumlah DP yang dibayarkan, maka cicilan serta bunga yang harus dibayar setiap bulannya pun semakin kecil sehingga pelunasan rumah pun menjadi lebih cepat. Selain itu, dengan membayar DP dalam nominal yang besar maka pengajuan KPR pun akan cenderung untuk lebih mudah disetujui oleh bank. 

Namun, ketika Anda memilih untuk membayar DP lebih besar, maka Anda harus menabung dulu sehingga pembelian rumah pun menjadi semakin lama. Semakin lama waktu yang dihabiskan untuk menabung tidak menutup kemungkinan kalau harga rumah yang Anda inginkan pun semakin tinggi.

  • Plus Minus Cicilan Besar

Pilihan kedua adalah membayar uang muka atau DP dalam jumlah lebih kecil, tetapi cicilannya besar. Berbanding terbalik dengan pilihan pertama (DP besar), Anda bisa membeli rumah dengan lebih cepat. Anda tidak perlu lama-lama menabung karena jumlah DP yang dibayarkan kecil. 

Dengan begitu, Anda dapat menghindari kemungkinan naiknya harga rumah. Tetapi di sisi lain, Anda diharuskan untuk membayar cicilan dan bunga yang lebih besar setiap bulannya. Pelunasan rumah pun akan memakan waktu yang lebih panjang. Selain itu, pembayaran DP yang kecil membuat bank cenderung lebih lama untuk menyetujui proses pengajuan KPR  Anda.

Dapat dikatakan bahwa kedua pilihan ini, DP besar atau cicilan besar memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Perhatikan kondisi keuangan Anda sebelum menentukan pilihan. Anda bisa memilih untuk membayar DP besar jika memiliki tabungan yang cukup banyak. Atau Anda bisa memilih cicilan besar untuk cepat dapat rumah, tapi pastikan juga Anda sanggup untuk membayar cicilannya setiap bulan.

Wujudkan rumah impian Anda bersama keluarga di Gardens at Candi Sawangan. Gardens selalu berinovasi untuk menghadirkan hunian dengan konsep serta desain terbaik yang mengikuti perkembangan zaman. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. 

Tak hanya itu, perumahan Gardens juga bertempat di lokasi yang strategis, dilengkapi fasilitas yang memadai, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman. Ada berbagai promo menarik menunggu Anda! Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Sumber: rumah123.com, 99.co, glints


5 Inspirasi Dekorasi Halaman Rumah

5 Inspirasi Dekorasi Halaman Rumah

Halaman rumah yang asri dan indah tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi penghuninya. Selain untuk memanjakan mata, meningkatkan kreativitas dan melepas kepenatan, halaman rumah juga berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang berperan dalam memperbaiki kualitas udara di sekitar rumah. 

Sebelum memulai mendekorasi, sebaiknya Anda terlebih dahulu menentukan konsepnya, memilih tanaman, serta menyusun anggaran. Berikut ini beberapa inspirasi dekorasi halaman rumah yang dapat Anda coba:

1. Japanese Zen

Ingin menciptakan ketenangan di dalam rumah? Anda bisa mencoba dekorasi halaman yang satu ini, Japanese zen. Konsep Japanese zen garden berasal dari taman yang ada di kuil-kuil Buddha di Jepang. Zen garden pada dasarnya merupakan taman kering yang berfungsi untuk relaksasi, meditasi, dan kontemplasi. 

Dalam bahasa Mandarin, zen artinya ‘keadaan meditasi’. Elemen yang ada pada zen garden biasanya didominasi oleh batu alam, kerikil, dan pasir. Pada zen garden, batu merepresentasikan pulau-pulau dan pasir yang diberi bentuk garis-garis melengkung menyerupai ombak menggambarkan lautan. 

Tak hanya bebatuan dan pasir, Anda juga bisa menambahkan tumbuhan hijau seperti lumut atau rumput semak untuk menambah warna, serta kolam kecil untuk menambah tranquility.

2. Tropical

Ciptakan suasana Pulau Dewata di rumah dengan dekorasi halaman bergaya tropis. Jika Anda tinggal di daerah perkotaan yang cenderung panas dan lembab, taman berkonsep tropis bermanfaat memberikan lebih banyak udara segar serta membuat rumah menjadi lebih sejuk. Untuk mengikuti nuansa hutan hujan tropis, 

Anda bisa menghiasnya dengan berbagai tanaman hijau berdaun lebar seperti Monstera, Philodendron, Kadaka, Sansevieria, kaktus, serta rerumputan hias untuk menutupi tanah. Atau apabila lahannya cukup luas, Anda bisa menambahkan pohon palem dan pohon pisang. Lengkapi juga dengan elemen air berupa kolam ikan atau air terjun kecil.

3. Mediterranean

Taman atau halaman bergaya Mediterania berasal dari suasana pedesaan di Prancis, Yunani, Spanyol dan Italia. Taman dengan dekorasi ala Mediterania ini menciptakan kesan yang elegan, klasik juga artistik. Pada umumnya, taman yang mengusung konsep Mediterania menggabungkan unsur warna tanah yang cerah (krem, koral, terakota), jalan setapak berkerikil atau berbatu, ubin berpola, dan pagar tanaman. 

Selain itu, taman Mediterania juga khas dengan bunga Lavender, Bougenville, Succulents, atau tanaman herbal seperti Rosemary dan Sage. Anda juga bisa menambah dekorasi berupa kursi-kursi kayu atau kolam ikan sebagai tempat bersantai bersama keluarga.

4. Bohemian

Dekorasi halaman selanjutnya yang patut dicoba adalah ala Bohemian. Selain sebagai ruang terbuka hijau, taman bergaya Bohemian juga cocok digunakan untuk berkumpul bersama keluarga. 

Gabungan antara detail warna-warni perabotan (karpet permadani, bantal, kursi, hammock) dan warna hijau tanaman yang menarik dapat memanjakan kedua mata serta memberikan energi positif. Anda dapat pula menambahkan dekorasi berupa lampu-lampu gantung untuk penerangan di malam hari.

5. Modern Minimalist

Gaya minimalis pada halaman rumah cocok untuk Anda yang menyukai kesederhanaan. Terutama apabila lahannya terbatas, penerapan taman bergaya minimalis ini lebih mudah. Taman berkonsep minimalis biasanya didominasi dengan rerumputan yang dikombinasikan dengan bebatuan dan jalan setapak. Jika di sekitar taman ada dinding, Anda bisa menambahkan dekorasi berupa tanaman merambat atau pot-pot tanaman yang digantung.

Itulah beberapa ide dekorasi halaman atau taman yang bisa Anda terapkan di rumah. Selain memperindah hunian, taman sebagai area terbuka hijau juga bermanfaat untuk memperbaiki kualitas udara. Wujudkan rumah impian Anda dan keluarga bersama Gardens at Candi Sawangan. Anda tak perlu khawatir karena ada berbagai pilihan tipe rumah yang sudah dilengkapi dengan ruang terbuka hijau. 

Cocok sekali untuk para milenial yang baru mulai berkeluarga. Tak hanya itu, perumahan gardens juga bertempat di lokasi yang strategis, dilengkapi fasilitas yang memadai, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Sumber: Pretty Purple Door, Prospeku, Garden Center, Garden Design, archify, Homes and Gardens, HOMEBASE


Bagaimana Cara Menghitung Cicilan KPR?

gardens.id – Memiliki rumah pribadi pastinya menjadi harapan semua orang, khususnya bagi mereka yang sudah berkeluarga. Namun, sayangnya membeli rumah pertama agaknya merupakan hal yang sulit untuk diwujudkan. 

Selain kesulitan dalam mengumpulkan dana yang dibutuhkan, harga properti yang terus meningkat setiap tahunnya juga menjadi alasan utama mengapa membeli rumah terasa begitu sulit. Namun, kini membeli rumah semakin mudah dengan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Pada dasarnya, KPR adalah salah satu produk pembiayaan atau pinjaman dari perbankan untuk pembelian rumah.

Dengan program KPR ini Anda dapat membeli rumah dengan mencicil dalam jangka waktu dan bunga tertentu. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda mengajukan KPR ke bank. Yang terpenting adalah Anda harus sanggup membayar cicilannya setiap bulan agar tidak terjadi gagal bayar. 

Jumlah cicilan yang harus dibayarkan tergantung pada penghasilan/gaji, harga rumah, uang muka atau down payment (DP), suku bunga KPR, dan jangka waktu pembayaran (tenor). Pastikan besar cicilan KPR dan cicilan lainnya tidak melebihi 30% dari pendapatan Anda per bulan. 

Lalu, bagaimanakah cara menghitung cicilan KPR itu? Berikut ini penjelasannya:

Pertama, Anda harus menghitung uang muka atau down payment. Berdasarkan peraturan Bank Indonesia, uang muka KPR untuk rumah pertama itu sebesar 15%. Misalnya, harga rumah sebesar Rp 600.000.000 jadi perhitungannya adalah:

Uang muka = 15% x Harga Rumah

                    = 15% x Rp 600.000.000

                    = Rp 90.000.000

Jadi, dapat diketahui bahwa jumlah uang muka yang harus Anda bayarkan sebesar Rp 90.000.000

Kedua, untuk menghitung cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulannya, Anda harus mengetahui besaran pinjaman KPR yang diajukan, bunga KPR yang ditetapkan oleh bank, dan jangka waktu pembayaran (tenor). Misalnya:

Besaran pinjaman KPR = Rp 600.000.000

Bunga KPR = 8,4% per tahun (selama 5 tahun pertama), berarti 0,7% per bulan

Tenor = 10 tahun atau sama dengan 120 bulan

Cicilan pokok = Harga Rumah : Tenor

                      = Rp 600.000.000 : 120 bulan

                      = Rp 5.000.000 per bulan

Nominal bunga KPR = Harga Rumah x Bunga KPR

                      = Rp 600.000.000 x 0,7%

                      = Rp 4.200.000 per bulan

Dengan pinjaman KPR sebesar Rp 600.000.000 serta bunga KPR sebesar 8,4%, maka dapat diketahui jumlah cicilan yang harus Anda bayarkan di setiap bulannya adalah Rp 9.200.000 (cicilan pokok dijumlahkan dengan nominal bunga KPR). Ketika jangka waktu bunga KPR di 5 tahun pertama sudah selesai, cicilan setiap bulannya akan berubah sesuai dengan pergerakan bunga pasar.

Itulah cara menghitung cicilan KPR. Menghitung jumlah cicilan yang harus dibayarkan sebelum membeli rumah dengan KPR itu penting untuk dilakukan. Dengan begitu Anda dapat menyesuaikan dengan kondisi finansial. 

Wujudkan rumah impian Anda bersama keluarga di Gardens at Candi Sawangan. Gardens selalu berinovasi untuk menghadirkan hunian dengan konsep serta desain terbaik yang mengikuti perkembangan zaman. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. 

Tak hanya itu, perumahan Gardens juga bertempat di lokasi yang strategis, dilengkapi fasilitas yang memadai, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman. Ada berbagai promo menarik menunggu Anda! Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.