10 Tanaman Hias Gantung yang Cantik untuk Rumah Anda

Ada banyak cara untuk membuat rumah Anda memiliki suasana yang indah, asri, dan nyaman untuk ditinggali. Salah satunya adalah menghiasi dengan tanaman hias gantung yang cantik.

Tanaman hias ini pada umumnya merupakan jenis tanaman hias yang biasa digunakan oleh penghuni rumah untuk menambah kesan indah dalam rumah. Namun pebedaannya adalah pada penyajiannya yang digantung.

Apabila Anda memahami berbagai jenis-jenis tanaman hias, maka Anda dapat menentukan tanaman mana yang paling cocok untuk digunakan pada hunian Anda. Hal ini tentu membuat rumah Anda semakin hijau dan menambah kenyamanan bagi penghuni rumah.

Ingin tahu tanaman hias gantung apa saja yang cocok bagi hunian Anda? Simak selengkapnya artikel berikut ini!

Baca juga: 11 Tanaman Rumah Penghasil Oksigen Terbanyak

1. Bunga Anggrek

Bunga anggrek gantung
Bunga anggrek gantung

Salah satu jenis tanaman yang paling digemari sebagai tanaman hias adalah bunga anggrek. Tampilannya yang elegan dan menarik membuat tanaman hias satu ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias gantung baik outdoor maupun indoor.

Ada berbagai jenis bunga anggrek yang dapat Anda jadikan pilihan. Umumnya, masa mekar rata-rata bunga anggrek berkisar antara waktu 6 minggu.

Jika Anda ingin membudidayakan, maka caranya tergolong cukup mudah. Anda dapat menanam bunga anggrek pada suhu temperatur normal. Setelah itu Anda perlu merawat seadanya hingga bunga anggrek ini mekar.

2. Portulaca (Portulacaceae)

Tanaman hias gantung portulaca
Tanaman hias gantung portulaca (Foto: pinterest)

Dikenal juga sebagai Moss Rose, portulaca menjadi salah satu alternatif bagi Anda yang menginginkan tanaman gantung hias yang cantik.

Bentuknya yang menarik serta warnanya yang elegan memberikan kesan indah pada rumah Anda baik di dalam maupun di luar rumah. Apalagi jenis tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang intens untuk tetap terus disiram.

Bagi Anda yang pemula dalam menentukan tanaman hias, maka portulaca ini merupakan salah satu pilihan Anda. Ada berbagai pilihan seperti kelopak ganda dan juga kelopak tunggal.

3. Sirih Gading

Sirih gading
Sirih gading (Foto: vecteezy.com)

Tanaman hias merambat satu ini dapat Anda jadikan pilihan untuk memberikan kesan indah dan elegan pada hunian Anda. Sirih gading banyak digemari karena tampilannya yang indah dengan karakteristiknya yang mudah dirawat.

Sirih gading yang memiliki daun berwarna hijau kekuning-kuningan ini dapat tumbuh pada pot yang berisi tanah maupun air. Tentunya Anda dapat menggunakan jenis tanaman hias ini untuk digantung di pot gantung yang cantik.

4. Morning Glory

Tanaman hias morning glory
Tanaman hias morning glory (Foto: gardendesign.com)

Warna biru yang cantik dan mungil pada tanaman hias merambat ini merupakan salah satu pilihan yang dapat Anda gunakan. Umumnya morning glory dibiarkan menjalar pada dinding rumah dan pinggiran jendela.

Anda tidak diwajibkan untuk menggunakan pot jika ingin merawat tanaman morning glory tersebut. Selain itu, perawatannya pun cukup mudah. Anda hanya cukup menyiraminya sekali atau dua kali dalam seminggu.

5. Tradescantia

Tanaman hias gantung tradescantia
Tanaman hias gantung tradescantia (Foto: eeg.nl)

Tanaman hias gantung yang satu ini berasal dari Amerika Tengah yang memiliki ciri daun yang unik dengan corak belang-belang.

Kombinasi warna corak ungu, hijau, dan putih memberikan kesan elegan dan unik yang menjadi ciri khas dari tanaman hias ini.

Keunikan tersebut dimanfaatkan oleh banyak orang untuk dijadikan tanaman hias yang dapat ditaruh di luar maupun di dalam ruangan. Meskipun demikian, Anda perlu tetap menyiraminya yang cukup agar tanaman tradescantia ini tetap cantik.

6. Lobelia

Tanaman gantung hias lobelia (Foto: plants.ces.ncsu.edu)

Bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk merawat tanaman di rumah, maka lobelia dapat menjadi pilihan. Anda tidak perlu melakukan perawatan yang intens karena tanaman ini dapat tumbuh di berbagai kondisi musim.

Anda dapat menggunakan pot gantung yang unik agar tanaman lobelia ini menjadi lebih menarik perhatian. Untuk tampilan yang lebih cantik, Anda dapat gantung tanaman lobelia di teras depan rumah Anda.

7. Dischidia Geri

Tanaman dischidia geri
Tanaman dischidia geri (Foto: thebelmontrooster.com)

Tanaman hias gantung yang panjang satu ini merupakan tanaman yang cukup banyak diminati oleh masyarakat. Daunnya yang cukup lebat dengan menjuntai panjang memberikan kesan indah pada tanaman ini.

Dischidia geri cocok untuk diletakkan di dalam ruangan yang dapat menambah kesan asri dan kesegaran pada interior ruangan Anda. Anda hanya perlu merawat dengan menyirami tanaman ini secara berkala.

8. Ripple Peperomia

Ripple peperomia
Ripple peperomia (Foto: costafarms.com)

Bagi Anda yang menginginkan tanaman hias gantung yang tidak terlalu mencolok namun tetap indah, Anda dapat memilih ripple peperomia.

Tanaman hias ini memiliki daun yang berbentuk hati dengan berbagai jenis warna seperti merah, hijau, abu-abu, hingga krem.

Anda dapat menaruhnya di teras rumah atau ruangan-ruanga yang sering dikunjungi oleh orang agar keindahannya mudah dilihat. Daunnya yang berbentuk hati dan bertekstur ini merupakan ciri khas dari ripple peperomia.

9. English Ivy

English ivy
English ivy (Foto: apartmenttherapy.com)

Jika Anda memiliki sedikit ruangan yang lebih luas, Anda dapat memilih tanaman english ivy untuk dijadikan dekorasi rumah.

Daunnya yang tumbuh indah dan sangat panjang menambah kesan rimbun ruangan Anda yang memberikan kenyamanan pada seluruh penghuni.

Karakteristik tanaman english ivy ini lebih menyukai cahaya yang sedang sehingga sangat cocok diletakkan di tempat yang teduh. Namun, english ivy juga dapat berdaptasi dengan kondisi cahaya yang rendah.

10. Oxalis Triangularis

Tanaman oxalis triangularis
Tanaman oxalis triangularis (Foto: gardenbetty.com)

Tanaman hias gantung berikutnya adalah oxalis triangularis yang memiliki warna elegan dengan corak warna-warninya.

Ciri khas dari tanaman ini yaitu daunnya yang dapat terbuka di siang hari dan menutup pada malam hari. Sesuai dengan namanya, tanaman hias ini memiliki bentuk daun segitiga yang unik.

Perlu diperhatikan bahwa jika Anda memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, Anda perlu menggantungnya di sudut ruangan yang sulit terjangkau.

Baca juga: 15 Inspirasi Taman Belakang Rumah yang Indah

Cara Merawat Tanaman Hias Gantung

Setelah Anda mengetahui jenis tanaman hias mana yang ingin Anda letakkan di rumah Anda, maka saatnya untuk mengetahui bagaimana cara merawatnya.

Perawatan tanaman merupakan hal yang sangat penting agar tanaman hias yang Anda miliki tidak cepat rusak dan kehilangan keindahannya.

Berikut cara merawat tanaman hias gantung yang perlu Anda lakukan, sebagai berikut:

1. Siram Secara Berkala

Menyiram tanaman secara berkala merupakan cara merawat tanaman yang sudah wajib dilakukan oleh pemilik tanaman.

Begitu pula dengan tanaman hias yang memerlukan cukup air agar tumbuh dengan optimal dan tatap memberikan tampilan yang indah. Tips menyiram tanaman yang baik sebagai berikut:

  • Siram tanaman dalam suhu yang normal, jangan terlalu tinggi agar air tidak cepat menguap. Waktu pagi dan sore adalah waktu terbaik untuk melakukan penyiraman pada tanaman.
  • Periksalah tanaman gantung yang lebih kecil karena umumnya lebih cepat kering dan memerlukan cukup air.
  • Berilah cukup air pada tanaman hingga mengalir melalui lubang drainase.
  • Jangan terlalu banyak menyiram hingga meninggalkan genangan karena dapat merusak akar tanaman gantung.

2. Potong Ujung Tanaman yang Mati

Agar tanaman hias Anda tetap indah dan cantik sepanjang waktu, maka Anda perlu perhatikan ujung tanaman yang mati untuk segera dipotong.

Cara ini tidak hanya mempertahankan tanaman tersebut tetap cantik, melainkan mendorong pertumbungan bungan agar lebih optimal kedepannya.

3. Atur Kembali Posisi Pot Tanaman Gantung

Untuk mempertahankan kesehatan tanaman hias gantung yang Anda miliki, Anda perlu mengatur kembali posisi pot tanaman yang Anda punya.

Anda dapat mengatur kembali posisi pot yang kurang terkena paparan sinar matahari ke tempat yang lebih terang. Fungsinya adalah agar seluruh tanaman hias gantung yang Anda miliki dapat tumbuh secara optimal tanpa adanya perbedaan.

Nah, demikianlah beberapa inspirasi tanaman hias gantung yang dapat Anda gunakan untuk mempercantik rumah Anda. Apakah Anda sudah tahu jenis tanaman mana yang ingin Anda gunakan untuk menambah dekorasi rumah Anda?

15 Inspirasi Taman Belakang Rumah yang Indah

Bagi sebagian rumah, terdapat lahan belakang yang memiliki ukuran tidak terlalu besar yang tentunya dapat dimanfaatkan. Umumnya lahan ini dimanfaatkan sebagai taman belakang rumah yang minimalis.

Taman kecil yang berada di belakang rumah pastinya memiliki banyak manfaat mulai dari tempat bercengkrama, bermain anak, hingga dijadikan kebun buah.

Ada sejumlah inspirasi desain taman belakang rumah yang tentunya Anda harus ketahui sebelum membuatnya. Untuk lebih lanjut, simak artikel berikut ini!

Baca juga: Inspirasi 20 Desain Taman Minimalis Depan Rumah

1. Taman dengan Rumput

Taman dengan rumput
Taman dengan rumput (Foto: pinterest)

Salah satu model taman minimalis belakang rumah yang umum digunakan adalah taman dengan rumput.

Model taman ini cukup sederhana dimana Anda perlu menyisihkan lahan untuk ditanami rumput yang estetik dan dihiasi beberapa tumbuhan di sekelilingnya. Anda juga dapat memanfaatkan penggunaan material kayu di sekitar taman agar lebih terlihat asri dan rindang.

Taman jenis ini tentunya sangat menyejukkan mata dan dapat menambah kenyamanan bagi penghuni rumah.

2. Taman dengan Konsep Kebun Buah

Taman dengan kebun buah
Taman dengan kebun buah (Foto: joolid.com)

Tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai taman yang pasif, lahan belakang rumah Anda tentunya dapat dijadikan taman dengan konsep kebun buah.

Hal ini sangat cocok apabila Anda adalah seorang yang menyukai budidaya tanaman buah seperti tomat, jeruk, dan lain-lain.

Selain menyejukkan mata, taman yang Anda miliki pastinya memberikan manfaat yang dapat Anda nikmati setiap waktu.

3. Taman dengan Gazebo

Gazebo pada taman belakang rumah
Gazebo pada taman belakang rumah (Foto: isykarimanproperty.com)

Jika Anda ingin menghadirkan taman yang memberikan kesan nyaman dan santai, taman dengan gazebo merupakan jawabannya.

Anda dapat memanfaatkan taman yang rindang dengan satu gazebo yang dapat dimanfaatkan untuk bersantai. Suasana yang sejuk dengan tambahan tanaman-tanaman hias memberikan kesan asri serta kenyamanan yang menyenangkan.

4. Taman dengan Kolam Ikan

Kolam ikan di taman belakang
Kolam ikan di taman belakang (Foto: dekoruma.com)

Bagi Anda yang menyukai kolam ikan, maka tentunya Anda dapat membuat taman dengan dilengkapi kolam ikan di belakang rumah.

Selain memberikan kesejukan pada rumah, Anda juga mendapatkan kesan natural yang dihadirkan oleh kolam ikan. Di sini Anda dapat menambahkan beberapa tanaman sebagai hiasan di sekitar kolam.

5. Taman dengan Elemen Kayu

Taman dengan elemen kayu
Taman dengan elemen kayu (Foto: galleryparaquet.com)

Elemen kayu merupakan salah satu material yang memberikan kesan mewah dan indah. Anda dapat membuat sebuah taman yang menggunakan material kayu yang solid.

Selain itu, Anda juga dapat menambahkan beberapa unsur rumput sehingga model taman belakang rumah Anda memberikan suasana hidup dan asri.

Baca juga: 8 Jenis Atap Kanopi Minimalis Paling Awet

6. Taman Bermain Anak

Taman bermain di taman belakang rumah
Taman bermain di taman belakang rumah (Foto: backyardboss.net)

Apabila Anda memiliki anak yang masih kecil, tidak ada salahnya untuk membangun taman bermain anak di belakang rumah.

Anda hanya perlu memasang rumput asli dengan dihiasi oleh beberapa fasilitas bermain seperti perosotan, jungkat-jungkit, dan lain-lain.

Selain itu, jangan lupa hadirkan sedikit tanaman hias agar suasana taman Anda tidak terlalu monoton. Anda dapat menaruhnya di pinggir rumput atau fasilitas bermain.

7. Taman dengan Tempat Makan

Meja makan di taman belakang
Meja makan di taman belakang (Foto: realcedar.com)

Model taman yang satu ini sangat cocok apabila Anda memiliki jumlah keluarga yang cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan untuk waktu berkumpul bersama saat makan malam atau pagi hari.

Tidak perlu menggunakan lahan yang begitu besar, Anda hanya perlu menyisihkan untuk menempatkan meja dan kursi yang cukup.

Jangan lupa untuk menghiasi taman Anda dengan tenaman-tanaman hias yang indah. Hal ini akan menambah kenyaman Anda ketika sedang makan bersama keluarga Anda.

8. Taman dengan Konsep Tradisional

Taman Belakang Rumah Tradisional
Nuansa tradisional (Foto: mustikaland.co.id)

Tanaman-tanaman tinggi pada sudut dinding memberikan kesan taman tradisional yang cocok untuk hunian Anda.

Selain terlihat elegan, taman dengan konsep tradisional menawarkan kesan mewah yang dikelilingi oleh tanaman-tanaman tinggi.

Anda dapat menambahkan aksen kayu atau tanaman rendah yang dapat memberikan kesan oriental klasik. Tentunya desain taman seperti ini sangat nyaman untuk Anda.

9. Nuansa Rustic

Taman belakang nuansa rustic
Taman belakang nuansa rustic (Foto: decoist.com)

Agar taman yang Anda miliki sedikit berbeda dari desain taman pada umumnya, maka Anda dapat membuat taman dengan nuansa rustic.

Kesan natural dengan memanfaatkan material seperti kayu, batu, dan logam adalah hal yang utama.

Anda dapat menambahkan dekorasi lainnya seperti ayunan kayu yang cukup tradisional namun masih menawarkan kesan elegan dan alami. Taman dengan desain seperti ini sangat cocok untuk digunakan sebagai tempat bersantai.

10. Taman dengan Konsep Terbuka

Taman Belakang Rumah Konsep Terbuka
Konsep ruang terbuka (Foto: houselogic.com)

Desain taman yang satu ini dapat Anda jadikan pilihan bagi yang menyukai konsep rumah terbuka atau outdoor.

Anda dapat menyatukan beberapa area seperti area dapur, ruang makan, dan lainnya untuk dipadukan dengan taman ini. Hal ini tentunya memberikan kesan nyaman dan terang pada hunian Anda.

11. Taman dengan Material Semen

Taman Belakang Rumah Material Semen
Menggunakan material semen (Foto: houzz.com)

Bagi Anda yang tidak terlalu menyukai nuansa alam atau natural, maka jenis taman yang satu ini dapat dijadikan pilihan.

Taman dengan material semen memberikan kesan maskulin dan juga kokoh. Anda dapat menambahkan beberapa instalasi seperti lampu taman agar memberikan kesan tidak monoton.

12. Konsep Jepang

Taman belakang rumah dengan konsep Jepang
Taman belakang rumah dengan konsep Jepang (Foto: kumparan.com)

Untuk menghadirkan taman dengan konsep Jepang, Anda dapat menambahkan pohon bambu kecil pada taman belakang rumah Anda. Selain itu, perkuat dengan penggunaan batu putih kecil agar kesan Jepan yang Anda hadirkan semakin baik.

Jangan lupa untuk lengkapi dengan stepping stone dengan warna yang senada. Maka desain taman belakang rumah Anda sangat nyaman untuk bersantai-santai.

13. Taman Rumah Kaca

Rumah kaca pada taman belakang rumah
Rumah kaca pada taman belakang rumah (Foto: designingidea.com)

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan lahan belakang rumah Anda jauh lebih elegan, maka Anda dapat membuat taman dengan rumah kaca.

Selain menambah kesan asri dan rindang, Anda juga dapat bercocok tanam pada rumah kaca yang telah Anda buat. Sehingga, taman dengan desain seperti ini menghadirkan kenyamanan dan keindahan sekaligus.

14. Bertema Vintage

Taman Belakang Rumah Vintage
Tema vintage (Foto: countryliving.com)

Tema vintage dapat Anda jadikan pilihan untuk mendsain taman belakang rumah. Anda dapat menggunakan tanaman rambat yang menambah kesan sejuk serta sedikit misterius.

Desain vintage ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan taman dengan kesan jadul untuk bernostalgia.

15. Nuansa Tropis

Nuansa tropis taman belakang rumah
Nuansa tropis taman belakang rumah (Foto: dekoruma.com)

Desain taman dengan gaya tropis sangat cocok bagi rumah Anda yang bergaya minimalis. Dipenuhi dengan tanaman-tanaman tropis yang memberikan kesejukan disepanjang hari membuat penghuninya akan nyaman.

Anda perlu menambahkan beberapa tanaman-tanaman hias di sekeliling taman agar kesan taman menjadi lebih sejuk dan asri.

Itulah beberapa inspirasi desain taman belakang rumah yang dapat Anda coba. Apakah Anda sudah tahu desain mana yang paling cocok untuk hunian Anda?

Bagi Anda yang ingin memiliki hunian yang asri dan dekat dengan pusat kota, Gardens at Candi Sawangan jawabannya. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi (021) 7470 7959 dan 0812 9360 6612 (WA) atau kunjungi website resmi Gardens at Candi Sawangan.

Mengenal Konsep Rumah Tumbuh

Memiliki rumah merupakan keinginan bagi hampir setiap orang saat ini. Namun, tidak semua masyarakat dapat mewujudkannya begitu saja sehingga dikenal konsep rumah tumbuh bagi mereka yang ingin membangun rumah secara bertahap.

Konsep ini memungkinkan Anda untuk mewujudkan rumah impian Anda sesuai dengan desain eksterior dan interior yang Anda inginkan. Namun, hal ini perlu diwujudkan secara bertahap sehingga sering dikenal dengan rumah tumbuh.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai konsep ini, artikel berikut akan membahas mulai dari pengertian, keuntungannya, hingga tahapan membangunnya.

Pengertian Rumah Tumbuh

Pembangunan rumah tumbuh
Pembangunan rumah tumbuh

Rumah tumbuh adalah konsep yang digunakan untuk membangun rumah yang dalam pelaksanaannya didasarkan pada kemampuan pemilik rumah. Artinya, dilakukan secara bertahap sesuai dengan budget yang dimiliki oleh pemilik rumah.

Misalnya Anda memiliki luas lahan 120m2. Namun, Anda hanya memiliki budget pembangunan sebesar 60m2, dimana sisanya nanti akan dilakukan pembangunan secara bertahap.

Hal inilah yang dinamakan dengan konsep ‘tumbuh’ karena pembangunan yang dilakukan secara bertahap atau bertumbuh sedikit demi sedikit.

Selain itu, konsep ini juga berlaku bagi Anda yang ingin merenovasi rumah secara bertumbuh sesuai dengan jumlah keluarga.

Apabila Anda membeli rumah ketika Anda baru menikah, maka nantinya Anda dapat mengembangkan luas bangunan rumah seiring bertambahnya anak. Sehingga Anda tidak harus memiliki rumah yang langsung besar di awal, namun dapat membangunnya secara bertahap.

Meskipun demikian, ketika Anda berniat untuk melakukan renovasi hunian harus mengetahui beberapa syarat untuk mengajukan izin renovasi.

Baca juga: 5 Tips Renovasi Rumah untuk Para Milenial

Syarat Mengajukan Izin Renovasi Rumah

Ada beberapa hal persyaratan izin ketika Anda ingin mengajukan renovasi rumah. Hal ini berkaitan dengan peraturan yang harus patuhi oleh seluruh masyarakat.

Untuk mengurus izin renovasi rumah pada dasarnya tidak begitu sulit. Anda hanya perlu mendatangi kantor PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) untuk mengurus izin renovasi rumah.

Berikut beberapa dokumen yang harus dilengkapi untuk mengajukan izin renovasi rumah:

  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi pelunasan PBB (Pajak Bumi Bangunan) tahun terakhir
  • Surat kuasa jika bukan dilakukan oleh pemohon sendiri
  • Fotokopi kepemilikan atas tanah yang telah disahkan oleh pejabat berwenang
  • Fotokopi izin pemanfaatan ruang
  • Fotokopi gambar terkait rencana banguanan dengan skala 1:100
  • Izin tetangga yang ditekathui oleh RT dan RW dengan materai Rp6.000,00
  • Perhitungan konstruksi untuk bangunan bertingkat
  • Rekomendasi dari lurah dan camat mengenai berdirinya bangunan tersebut
  • Rekomendasi dinas setempat
  • Fotokopi AJB (Akta Jual Beli)
  • Fotokopi IMB sebelum renovasi
  • Fotokopi pernyataan jaminan kelayanan serta mutu banguanan dengan materai Rp6.000,00
  • Surat pengantar permohonan IMB disertai materai Rp6.000,00

Jenis Rumah Tumbuh

Meskipun hal ini hanya berupa sebuah konsep, namun terdapat dua jenis yang membedakannya dilihat dari perkembangan rumah itu sendiri. Berikut jenisnya:

  • Rumah Horizontal: rumah yang pembangunannya dilakukan secara melebar, baik itu ke arah samping maupun belakang. Anda dapat melakukan pertumbuhan rumah secara horizontal apabila masih tersedia banyak lahan yang dapat digunakan. Kelebihan dari jenis rumah ini yaitu pembangunannya dapat dilakukan lebih cepat karena tidak membutuhkan perhitungan yang rumit.
  • Rumah Vertikal: rumah yang arah pembangunannya dilakukan ke atas secara bertingkat. Hal ini tentunya tidak membutuhkan luas lahan yang begitu banyak namun pembangunannya menjadi sedikit lebih sulit.

Manfaat Menerapkan Konsep Rumah Tumbuh

Untuk memiliki rumah impian, budget bukan merupakan masalah yang begitu penting ketika Anda memutuskan untuk menerapkan konsep rumah tumbuh. Anda dapat melakukan pembanguanan rumah secara bertahap.

Berikut ini beberapa manfaat ketika Anda membangun rumah secara tumbuh atau bertahap:

  • Ketika Anda membangun rumah secara bertahap, berarti Anda memiliki kendali penuh atas apa yang sedang dibangun. Sehingga bentuk pengawasan atas pembangunan tersebut dapat dilakukan dengan baik. Anda pun dapat memperoleh bentuk serta spesifikasi yang sesuai dengan yang Anda inginkan.
  • Anda dapat menentukan sendiri jadwal pembangunan yang Anda inginkan. Tentunya tidak ada tenggat waktu yang harus diseleaikan secara cepat dan terburu-buru, sehingga hasil pembangunannya pun akan jauh lebih maksimal.
  • Dengan menerapkan konsep ini, luas lahan yang Anda miliki maka tidak sia-sia karena dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini membuat Anda dapat menerapkan konsep hidup minimalis.
  • Lebih fleksibel ketika dalam pembangunan. Sangat memungkinkan bagi Anda untuk mengubah desain bentuk ketika sedang dilakukan proses pengerjaan. Dengan begitu lebih memudahkan Anda dalam mewujudkan desain rumah yang sesuai keinginan Anda.
  • Menghemat pengeluaran dalam memilih bahan material yang sesuai dengan keinginan. Sehingga Anda dapat melakukan pembangunan secara konstan dan bertahap.

Baca juga: 7 Tipe Rumah Paling Umum di Indonesia

Bagaimana Tahapan Membangun Rumah Tumbuh?

Proses renovasi rumah
Proses renovasi rumah

Untuk membangun rumah secara bertahap, tentunya harus dilakukan perencanaan dan tahapan-tahapan yang perlu dilakukan. Hal ini dilakukan agar proses pembangunan dalam dilakukan dengan baik dan sesuai hasil yang diinginkan.

Oleh karena itu, Anda dapat melakukan beberapa tahapan seperti berikut ini:

1. Siapkan Lahan

Tahap paling pertama dalam membangun rumah tumbuh adalah dengan mempersiapkan lahan yang ingin dibangun. Perlu juga melakukan konsultasi pada orang yang berkompeten di bidangnya untuk mulai melakukan pembangunan rumah.

2. Tentunya Skala Prioritas

Anda perlu menentukan skala prioritas bagi ruangan-ruangan yang akan Anda tambah atau bangun. Jika Anda ingin membangun kamar tambahan untuk anak, maka hal tersebutlah yang paling diutamakan.

Jangan lupa untuk maksimalkan budget Anda sebaik mungkin. Sehingga tidak ada bagian dalam rumah atau kamar yang terlewatkan.

3. Gunakan Barang yang Multifungsi

Ketika proses pembangunan sedang berlangsung, tentunya Anda dapat memanfaatkan seluruh barang-barang multifungsi yang mungkin Anda miliki.

Hal ini pastinya dapat menghemat biaya renovasi sehingga nantinya pembangunan dapat dilanjutkan dengan maksimal.

4. Dekorasi Rumah

Tahap selanjutnya adalah mendekorasi ruangan yang sedang dikerjakan. Pastikan desain yang dipilih selaras dengan desain keseluruhan bagian rumah Anda.

Anda juga dapat memanfaatkan tanaman hias di sekitar ruangan yang sedang Anda bangun. Tanaman ini dapat membantu memberikan pemandangan yang sejuk dan indah di dalam rumah Anda.

5. Tahap Finishing

Proses finishing dalam membangung rumah tumbuh merupakan tahapan terakhir yang memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar.

Dalam proses ini, penting bagi Anda untuk memastikan seluruh pembangunan sesuai dengan keinginan Anda. Jangan sampai ada yang tertinggal atau kesalahan dalam pembangunan sehingga nantinya Anda tidak mengalami kerugian.

Kesimpulan

Rumah tumbuh merupakan salah satu konsep yang dapat Anda manfaatkan dalam mewujudkan rumah impian secara bertahap. Anda dapat membangunnya secara horizontal maupun vertikal yang tidak memerlukan lahan yang luas.

Namun, perlu diperhatikan pula bahwa pembangunan rumah tumbu dilakukan melalui beberapa tahapan. Sehingga nantinya Anda dapat mewujudkan rumah impian Anda seiring berjalannya waktu.

Demikian pembahasan mengenai konsep rumah tumbuh yang semakin banyak diterapkan oleh masyarakat saat ini. Jika Anda sedang mencari hunian asri dengan konsep smart living, maka Gardens at Candi Sawangan adalah perumahan yang tepat.

Infomasi lebih lanjut, hubungi (021) 7470 7959 dan 0812 9360 6612 (WA) atau dapat kunjungi website Gardens di sini.

Kenali Lebih Jauh Rumah Tipe 36

Salah satu tipe rumah yang populer saat ini yaitu rumah tipe 36. Menawarkan ukuran yang minimalis dengan harga yang ideal bagi sebuah keluarga baru. Namun, banyak orang yang menilai rumah tipe ini cukup sempit sehingga sulit untuk menata ruangnya.

Tentunya hal semacam itu tidak sepenuhnya salah melainkan bagaimana si penghuni dapat memaksimalkan tata ruang rumah type 36 agar lebih baik lagi.

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika melakukan tata ruang pada rumah type 36 agar terlihat tidak sempit. Mulai dari pemilihan warna cat, peletakan perabotan, dan hal-hal lainnya.

Oleh karena itu, artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai rumah tipe 36 beserta denah dan dekorasi yang tepat untuk rumah type 36. Simak artikel berikut ini!

Baca juga: Mengenal Apa Itu Rumah Tipe 30

Definisi Rumah Tipe 36

Rumah tipe 36 adalah rumah yang memiliki luas bangunan 36m2. Untuk luas tanahnya dapat berbeda-beda setiap rumah.

Ada yang memiliki luas tanah 60m2 dan juga da yang 72m2. Semakin besar luas tanahnya maka semakin besar pula tanah yang tersisa untuk digunakan bagi si penghuni rumah.

Umumnya, banyak pengembang perumahan membangun rumah 36/60. Selain karena harganya terjangkau, luas tanah 60m2 pada bangunan rumah 36m2 sudah dinilai sangat cukup.

Rumah type 36 memiliki pembagian ruang yang umum yaitu berupa dua kamar tidur dengan satu ruang keluarga di tengah yang sekaligus berfungsi sebagai ruang tamu. Selain itu, terdapat satu dapur serta kamar mandi.

Desain Rumah 36

rumah tipe 36 kamila
Klaster Kamila tipe 36

Seperti halnya luas bangunan yang cukup terbatas, saat ini banyak desain minimalis yang diterapkan pada rumah type 36.

Dengan mengusung gaya minimalis, maka ruangan pada rumah akan memiliki kesan yang luas dan lega sehingga tidak menimbulkan kesan sempit. Meskipun demikian, Anda perlu mengobarkan beberapa perabotan yang tidak perlu untuk ditempatkan di rumah.

Walaupun menerapkan desain minimalis, rumah type 36 masih tetap mendapatkan kesan modern dan juga indah. Hal ini tentunya harus diikuti dengan desain yang tepat pada setiap sudut ruangan.

Kisaran Harga Rumah Tipe 36

Semakin meningkat harga tanah maka semakin meningkat pula harga rumah type 36 setiap tahunnya. Sementara itu, terjadi peningkatkan permintaan akan rumah jenis ini dari waktu ke waktu.

Melansir data dari kompas.com, berikut kisaran harga rumah type 36 di beberapa daerah di Indonesia:

  • Tangerang: Rp141 juta – Rp566 juta
  • Bogor: Rp260 juta – Rp676 juta
  • Jakarta: Rp470 juta – Rp599 juta
  • Makassar: Rp248 juta – Rp460 juta
  • Yogyakarta: Rp296 juta – Rp315 juta
  • Depok: Rp360 juta – Rp599 juta
  • Bandung: Rp390 juta – Rp500 juta

Harga-harga tersebut sangat dipengaruhi oleh keterbatasan tanah yang membuat harganya setiap tahun terus meningkat. BI telah memprediksi ada kenaikan harga perumahan mulai pada triwulan 1 – 2019 dan terus meningkat tiap tahunnya.

Dekorasi untuk Rumah Tipe 36

Agar ruangan pada hunian tipe 36 Anda lebih rapi dan nyaman, tentunya Anda harus menempatkan dekorasi rumah yang tepat. Jangan sampai dekorasi dan perabotan yang Anda miliki terlalu banyak.

Oleh karena luas bangunannya yang cukup mungil, Anda dapat menambahkan beberapa dekorasi rumah seperti berikut ini:

  • Memasang furnitur yang menempel pada dinding untuk memaksimalkan ruang
  • Pasang karpet yang luas dan pilih warna yang minimalis agar terkesan modern
  • Jangan menaruh banyak hiasan karena dapat menimbulkan kesan sempit pada ruangan
  • Usahakan menggunakan perabotan rumah tangga yang dapat dilipat
  • Gunakan cermin agar menimbulkan kesan lega pada ruangan
  • Pastikan seluruh ruangan mendapatkan pencahaayan yang cukup dari luar rumah

Dengan beberapa dekorasi yang telah disebutkan di atas, maka rumah tipe 36 Anda akan terasa lebih nyaman dan luas. Pastinya Anda dapat memilih dekorasi lainnya untuk mempercantik tampilan hunian Anda.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Rumah Tipe 60

Gardens at Candi Sawangan: Perumahan Asri di Selatan Jakarta

Klaster Kamiila Gardens at Candi Sawangan
Klaster Kamiila Gardens at Candi Sawangan

Bagi Anda yang mencari hunian yang asri dan hijau berada di dekat kota, Gardens at Candi Sawangan adalah pilihan yang tepat.

Gardens menyajikan banyak tipe klaster yang dapat Anda pilih sesuai keinginan Anda. Salah satu klaster terbaik kami yaitu Klaster Kamila.

Dengan perpaduan desain yang modern dan konsep hunian hijau tentunya sangat ideal bagi Anda yang menginginkan tinggal di lingkungan hidup yang berkualitas. Memberikan ketenangan dan kenyamanan menjadikan Klaster Kamila adalah pilihan rumah yang tepat bagi Anda.

Tersedia pula berbagai jenis ukuran mulai dari tipe 60, tipe 55, tipe 47, tipe 39, tipe 36, dan tipe 30 yang tentunya sangat terjangkau.

Segera miliki hunian pintar Anda bersama Gardens at Candi Sawangan. Untuk informasi lengkapnya, Anda dapat menghubungi tim kami pada nomor berikut ini (021) 7470 7059 atau 0812 9360 6612 (WA), dan pada kolom kontak website Gardens.

8 Jenis Atap Kanopi Minimalis Paling Awet

Rumah yang minimalis tentunya memiliki desain yang sederhana namun masih terlihat cantik dan elegan dengan berbagai aksennya. Salah satunya adalah pemilihan jenis atap kanopi yang tepat.

Kanopi umumnya digunakan sebagai pelindung untuk bagian teras rumah dan juga garasi sebagai pengganti genteng konvensional. Namun pastinya Anda perlu memilih atap kanopi yang tepat bagi rumah Anda.

Apalagi atap kanopi dapat mempercantik sekaligus memberikan manfaat yang cukup praktis bagi sebuah tampilan depan rumah.

Sebelum mengetahui apa saja jenis-jenis kanopi yang dapat Anda gunakan pada rumah, artikel ini akan membahas terlebih dahulu pengertian atap kanopi serta cara memasangnya.

Simak ulasan artikel berikut ini!

Apa Itu Atap Kanopi Rumah?

Atap kanopi adalah penutup tambahan di luar rumah yang umumnya ada pada bagian teras dan garasi sebagai pengganti genteng konvensional.

Saat ini, atap kanopi kerap kali digunakan untuk tambahan hiasan pada rumah-rumah minimalis dengan tidak mengurangi fungsionalnya. Sehingga rumah tetap terasa teduh dan terlindungi dari sinar matahari maupun hujan.

Anda dapat memilih desain serta bahan jenis atap kanopi yang Anda sukai sesuai dengan keinginan Anda sendiri. Namun lebih baik apabila Anda mengkombinasikannya dengan desain rumah secara keseluruhan.

Baca juga: 10 Inspirasi Pagar Minimalis yang Elegan dan Modern

Bagaimana Cara Memasang Atap Kanopi Rumah?

Pada dasarnya untuk memasang atap kanopi rumah tidak begitu rumit dan memiliki kemiripan pada semua jenis atap kanopi. Berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk memasang atap kanopi rumah:

  1. Atur anggaran untuk membuat sebuah kanopi sesuai dengan ukuran yang Anda inginkan.
  2. Pilih jenis bahan kanopi sesuai anggaran dan kebutuhan Anda. Usahakan memilih bahan yang ringan namun tahan lama.
  3. Ukur luas lahan yang akan Anda pasang, sehingga atap kanopi yang Anda beli sesuai dengan ukuran yang nantinya ingin dipasang.
  4. Buat tiang kanopi dan sesuaikan tingginya dengan kebutuhan.
  5. Rancang rangka atap kanopi dengan menyesuikan jumlah batang baja dengan luas kanopi yang ingin dipasang.
  6. Lakukan pemasangan dengan menyiapkan berbagai peralatan seperti baut, bor, meteran, dan lain-lain.

8 Jenis Atap Kanopi Minimalis

Ada banyak sekali jenis kanopi minimalis yang dapat Anda peroleh dipasaran. Tentunya setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu, simak penjelasannya berikut ini agar Anda tidak salah pilih.

1. Kanopi Alderon

jenis atap kanopi alderon
Kanopi alderon (Foto: alderon.co.id)

Salah satu jenis kanopi yang umum digunakan oleh masyarakat adalah kanopi alderon. Kanopi yang satu ini cocok bagi Anda yang ingin melindungi ruangan sekaligus menjaga suhu ruangannya.

Bentuknya yang bergelombang menjadi ciri khas serta kelebihannya yang memiliki bahan dasar PVC.

Anda dapat memasang kanopi alderon dengan double layer untuk menambah fungsionalnya seperti meredam panas, suara, hingga menopang beban yang cukup berat. Kanopi alderon merupakan kanopi yang kokoh untuk digunakan.

Kelebihan:

  • Kuat dan kokoh
  • Mudah untuk dibersihkan
  • Dapat meredam suara
  • Tidak merambat api ketika terbakar
  • Tahan lama dan tidak mudah pecah
  • Ramah lingkungan
  • Mudah dibentuk sesuai keinginan

Kelemahan:

  • Harganya yang relatif mahal
  • Tidak sepenuhnya tahan api
  • Pilihan warnanya terbatas

2. Kanopi Onduline

atap kanopi onduline
Kanopi onduline (Foto: uk.onduline.com)

Atap kanopi onduline menjadi salah satu pilihan terbaik untuk rumah minimalis. Kemampuannya yang dapat meredam suara, tahan terhadap korosi, dan kokoh membuat rumah Anda semakin nyaman.

Harganya pun terbilang lebih murah dibandingkan dengan atap kanopi alderon. Atap kanopi ini juga dapat dilapisi dengan beragam jenis bangunan sehingga lebih fleksibel untuk digunakan.

Kelebihan:

  • Fleksibel dan multifungsi
  • Kokoh dan tanah korosi
  • Harganya yang cukup hemat
  • Mudah untuk dibentuk
  • Lentur dan anti pecah
  • Mampu meredam suara

Kekurangan:

  • Warnanya yang mudah pudar
  • Mudah rembes sewaktu-waktu
  • Hanya baik terhadap rangka baja ringan

3. Kanopi Polycarbonate

jenis atap kanopi polycarbonate
Kanopi polycarbonate (Foto: alfamembrane.com)

Jenis atap kanopi polycarbonate banyak digunakan oleh perumahan di Indonesia. Kanopi ini dapat digunakan pada teras, garasim hingga penutup gudang.

Meskipun desainnya yang transparan, namun tetap dapat meredam panas matahari hingga 90% dan cahaya yang masuk terasa lebih sejuk.

Kelebihan:

  • Dapat meredam sinar matahari
  • Pemasangannya relatif mudah dan cepat
  • Tidak mudah bocor
  • Memiliki cukup varian warna
  • Tidak mudah lapuk
  • Ramah lingkungan

Kekurangan:

  • Harga relatif mahal
  • Sulit untuk dibersihkan

4. Kanopi Membrane

atap kanopi membrane
Kanopi membrane (Foto: pinterest)

Jenis kanopi membrane memang sudah tidak asing lagi. Kanopi jenis ini menempati salah satu atap kanopi yang paling banyak dipakai oleh masyarakat.

Daya tahannya yang kuat serta bahan yang elastis dan tidak mudah sobek menjadi keunggulan utama pada kanopi membrane.

Jenis atap kanopi ini banyak terlihat di perumahan elit, lapangan olahraga, tenda cafe, dan lain-lain. Kesan mewah dan futuristik menjadi nilai tambah pada atap kanopi membrane.

Kelebihan:

  • Model elegan dan futuristik
  • Elastis dan fleksibel
  • Kokoh dan tahan lama
  • Anti rayap
  • Cukup meredam suara
  • Ramah lingkungan
  • Tidak menyerap air
  • Mampu memantulkan sinar matahari

Kekurangan:

  • Rentan rusak jika tertimpa sesuatu yang berat
  • Warna hitam mudah ditemukan namun membuat ruang di bawahnya panas

5. Kanopi Go Green

atap kanopi go green
Atap kanopi Go Green (Foto: bajaringancikarang.com)

Seperti namanya, atap kanopi go green dibuat menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan yaitu baja ringan yang didaur ulang.

Kelebihan kanopi go green ini yaitu terletak pada bahan kanopi yang baik untuk kesehatan serta bebas dari korosi. Meskipun demikian, atap kanopi go green memberikan daya tahan yang cukup kokoh untuk dipakai dalam jangka waktu lama.

Kelebihan:

  • Harga cukup terjangkau
  • Pemasangan yang mudah
  • Anti korosi
  • Ramah lingkungan dan baik untuk kesehatan
  • Ringan dan kuat
  • Memiliki lapisan anti UV

Kekurangan:

  • Tidak ada desain yang transparan
  • Mudah pecah ketika terkena benturan
  • Hanya memiliki bentuk bergelombang

6. Kanopi Solartuff

kanopi solartuff
Kanopi solartuff (Foto: workshop.co.id)

Jenis kanopi solartuff merupakan kanopi yang memberikan desain transparan dan kejernihan yang sangat tinggi. Atap kanopi ini dapat membuat fasad rumah Anda terlihat semakin modern dan lapang.

Sekilas atap kanopi ini menyerupai kaca, namun memiliki daya tahan yang lebih baik daripada kaca. Selain itu, solartuff memiliki tingkat fleksibilitas yang cukup baik dan mampu meredam suara yang bising.

Kelebihan:

  • Tidak mudah terbakar
  • Kokoh dan mampu meredam panas
  • Terdapat lapisan anti UV
  • Ramah lingkungan
  • Pemasangan cukup mudah
  • Lebih kuat dibandingkan kanopi kaca dan akrilik

Kekurangan:

  • Pemasangan yang kurang tepat dapat membuat kanopi mudah bocor
  • Tidak dapat mengontrol pencahayaan di rumah

Baca juga: 8 Inspirasi Teras Rumah Cantik yang Simple

7. Kanopi Kaca Tempered

atap kanopi tempered
Kanopi tempered (Foto: pinterest)

Seperti halnya kaca tempered, kanopi jenis ini dapat membuat penghuni melihat pemandangan bebas ke arah langit-langit. Kanopi kaca tempered dapat menghangatkan ruangan di bawahnya.

Desain kanopi jenis ini membawa nilai-nilai yang cenderung mewah dan modern. Saat ini banyak rumah-rumah minimalis menggunakan atap kanopi jenis ini.

Oleh karena sifatnya yang fleksibel, Anda dapat menggunakan jenis atap kanopi ini dalam berbagai model rumah dan ruangan.

Kelebihan:

  • Cukup kokoh
  • Tahan lama
  • Memberikan kesan modern
  • Cocok untuk ruang terbuka

Kekurangan:

  • Sulit dibersihkan
  • Proses pemasangan cukup lama
  • Ruangan di bawah akan panas jika suhu cuaca meningkat
  • Tidak dapat dilakukan proses pemasangan ulang setelah proses pembentukan

8. Kanopi Spandek

atap kanopi spandek
Kanopi spandek (Foto: kanopitangerang.co.id)

Atap kanopi jenis spandek terbuat dari campuran alumunium dan seng. Sehingga atap ini lebih kuat dibandingkan dengan kanopi polycarbonate dan dapat bertahan lebih dari 30 tahun.

Selain untuk hunian, atap kanopi spandek digunakan oleh pabrik-pabrik sebagai atap gudang dan tempat lain yang memiliki area luas.

Meskipun demikian, kanopi spandek dapat membuat ruangan menjadi panas. Namun belakangan sudah terdapat atap kanopi spandek yang terdapat lapisan alumunium foil yang dapat meningkatkan kenyamanan pengguna.

Kelebihan:

  • Harga yang cukup terjangkau
  • Memiliki banyak varian warna
  • Anti korosi dan rayap
  • Pemasangan cepat dan praktis
  • Tidak memerlukan struktur rangka yang rumit
  • Tahan lama

Kekurangan:

  • Tidak cukup baik dalam meredam suara
  • Karena dapat menyerap panas matahari, menjadikan ruangan panas

Nah, itulah beberapa jenia atap kanopi yang dapat Anda jadikan referensi bagi hunian Anda sendiri. Tentunya dengan mengetahui berbagai jenis atap rumah, Anda dapat menentukan kanopi mana yang paling tepat bagi rumah Anda. Semoga bermanfaat!

Perhitungan Bunga Anuitas dalam KPR yang Perlu Diketahui

Dalam perencanaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) terdapat hal yang disebut sebagai bunga anuitas sebagai salah satu komponen perhitungan.

Hal ini tentunya Anda harus pahami karena dalam pembiayaan rumah, ada banyak hal yang harus Anda pertimbangkan. Tidak hanya sekedar besaran DP dan tenor waktu, perhitungan suku bunga juga merupakan hal yang penting.

Perhitungan anuitas menjadi salah satu bagian penting sebagai bahan pertimbangan Anda untuk memutuskan dalam pengajuan cicilan KPR.

Lalu apa saja hal-hal terkait anuitas yang perlu Anda pahami? Artikel ini akan membahas mulai dari pengertian, jenis, rumus, hingga contoh perhitungannya.

Baca juga: 4 Jenis Bunga KPR yang Wajib Anda Tahu

Pengertian Bunga Anuitas

bunga anuitas
Bunga anuitas

Apa itu anuitas? Secara umum bunga anuitas adalah sebuah metode perhitungan bunga yang menekankan pada jumlah angsuran pokok ditambah angsuran bunga yang dibayar.

Perhitungan ini cukup penting agar angsuran bunga yang dibayaar sama setiap bulannya.

Sementara itu, OJK dalam situs resminya telah menjelaskan bahwa perhitungan bungaa ini akan sangat besar porsinya pada masa awal sementara itu porsi angsuran pokoknya sangat kecil.

Namun menjelang berakhirnya masa kredit, porsi angsuran pokok akan sangat besar sementara porsi bunga menjadi kecil.

Perhitungan bunga ini menjadi hal yang penting untuk Anda ketahui apabila Anda berniat untuk mengajukan sebuah KPR.

Jenis-jenis Anuitas

Anuitas sejatinya merupakan komponen bunga yang terdiri atas beberapa jenis yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya:

1. Anuitas Sederhana

Anuitas sederhana adalah penerimaan atau pembayaran bunga yang terjadi di akhir periode pinjaman tersebut. Contohnya seperti pembayaran hipotek.

2. Anuitas Tangguhan

Jenis anuitas yang satu ini berupa penangguhan pembayaran dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan setelah beberapa periode berjalan. Sehingga baik penerimaan bunga maupun pembayarannya ditangguhkan.

3. Anuitas Jatuh Tempo

Jenis anuitas jatuh tempo merupakan salah satu jenis anuitas yang paling banyak diterapkan. Mekanismenya dilakukan pada awal periode angsuran. Contoh dari mekanisme anuitas jatuh tempo adalah saat pembayaran sewa, asuransi, dan tabungan.

4. Anuitas Langsung

Anuitas langsung banyak digunakan pada skema kredit konsumtif, misalnya seperti kepemilikan liabilitas.

Mekanisme dari anuitas langsung ini adalah pembayaran berkala dalam kurun waktu tertentu dilakukan langsung tanpa adanya penundaan periode.

Kelebihan dan Kekurangan Bunga Anuitas

Seperti jenis-jenis bunga lainnya, anuitas juga memiliki beberapa keunggulan serta kekurangan yang perlu Anda pahami, seperti berikut ini:

Kelebihan:

  • Perhitungan bunga jelas dan adil.
  • Peminjam tidak perlu lagi menghitung sisa pinjaman pokok seperti halnya bunga efektif.
  • Mempermudah nasabah untuk membayar jumlah angsuran tiap periode.
  • Jumlah cicilan bersifat sama sehingga tidak mempengaruhi arus kas.

Kekurangan:

  • Pembayaran bunga yang sangat besar di awal membuat nasabah merasa hanya membayar bunga di awal periode.
  • Meskipun besaran cicilan tetap, namun pada awal periode hanya membayar bunga bank. Sehingga di akhir periode pokok pinjaman menjadi sangat besar.
  • Perhitungan anuitas hanya dapat dihitung melalui sistem.

Rumus Menghitung Bunga Anuitas

Menghitung rumus anuitas
Menghitung rumus anuitas

Secara dasar, rumus anuitas adalah mengatur besaran jumlah angsuran pokok ditambang angsura bungan sehingga jumlah yang dibayar sama setaip bulannya.

Pada perhitungan rumus anuitas, pembayaran bunga pada masa awal diberikan porsi yang lebih besar dibandingkan pokok pinjamannya. Namun, pada akhir periode pinjaman, porsi angsuran pokok menjadi sangat besar sedangkan porsi bunganya kecil.

Perhitungan anuitas ini pada dasarnya digunakan pada pinjaman yang berskala panjang seperti halnya KPR atau kredit investasi. Ada rumus anuitas yang sangat penting untuk Anda ketahui sebagai bahan pertimbangan, seperti di bawah ini:

Bunga = SP x i x (30/360)

  • SP = saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya
  • i = suku bunga per tahun
  • 30 = jumlah hari dalam sebulan
  • 360 = jumlah hari dalam setahun

Selain rumus tersebut, terdapat rumus yang telah dikembangkan untuk mendapatkan nilai yang lebih sesuai berdasarkan rumus anuitas, sebagai berikut:

P x i x [(1+i) x t) / (1+i)t – 1)]

  • P = pokok pinjaman
  • i = suku bunga
  • t = periode kredit

Contoh Perhitungan Anuitas

Untuk mengetahui bagaimana cara menghitung anuitas, berikut contohnya.

Anda mengambil sebuah pinjaman KPR dengan plafon pinjaman sebesar Rp200 juta (P) dengan tenor 10 tahun atau 120 bulan (t) dan suku bunga 8 persen per tahun (i).

Maka total angsuran Anda per bulan adalah Rp200.000.000 x (8% / 12) : (1-(1+(1/12)10) = Rp2.426.551

Besaran angsuran bunga tiap bulan:

  • Angsuran bunga bulan 1: Rp200.000.000 x 8% : 12 = Rp1.333.334
  • Angsuran bunga bulan 2: Rp198.906.782 x 8% : 12 = Rp1.326.045
  • Angsuran bunga bulan 3: Rp197.806.276 x 8% : 12 = Rp1.318.708

Besaran angsuran pokok tiap bulan:

  • Angsuran pokok bulan 1: Rp2.426.551 – Rp1.333.334 = Rp1.093.218
  • Angsuran pokok bulan 2: Rp2.426.551 – Rp1.326.045 = Rp1.100.506
  • Angsuran pokok bulan 3: Rp2.426.551 – Rp1.318.708 = Rp1.107.843

Perhitungan dengan skema tersebut akan terus berlanjut hingga masa tenor KPR Anda habis yaitu selama 10 tahun.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu Anda pahami mengenai bunga anuitas dalam skema KPR yang nantinya Anda ambil.

Semoga artikel ini bermanfaat dalam menambah pengentahuan Anda!

Menikah atau Membeli Rumah Dulu?

Mana yang harus didahulukan, menikah atau membeli rumah? Inilah salah satu pertanyaan yang sering para milenial temui setelah menginjak usia ideal. Menikah dan membeli rumah merupakan pilihan yang sulit, karena keduanya sama-sama penting dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebenarnya mau menikah atau membeli rumah dulu itu pilihan masing-masing. Tetapi tentu saja ada beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan terutama dari segi biaya.

Pertimbangan Sebelum Memilih antara Menikah atau Membeli Rumah

Berikut adalah beberapa pertimbangan yang perlu Anda perhatikan:

Jika menikah terlebih dahulu

Biaya nikah itu sebenarnya murah, yang mahal itu biaya untuk pesta atau resepsinya. Jika Anda dan pasangan memang sudah memiliki rencana untuk menikah maka tidak ada salahnya untuk dilakukan. 

Pernikahan bisa menjadi penyemangat Anda dan pasangan untuk memiliki rumah. Lakukan pernikahan secara sederhana untuk menghemat, sehingga dana yang tersisa bisa dipersiapkan untuk mencicil rumah. 

Mencicil rumah juga memberikan keuntungan karena terkadang rekening bersama pasangan dibutuhkan untuk permohonan kredit rumah kepada bank. Untuk tempat tinggal Anda bisa menyiasatinya dengan tinggal bersama orang tua terlebih dahulu sembari mengumpulkan biaya beli rumah. 

Pernikahan

Baca juga: Jenis Hunian yang Cocok untuk Keluarga Baru

Jika membeli rumah terlebih dahulu

Sementara itu, membeli rumah terlebih dahulu baru menikah juga boleh dilakukan. Jika Anda masih ingin merintis karir dan menikah belum menjadi prioritas utama, maka menyisihkan sebagian penghasilan untuk mencicil rumah (mengajukan KPR) bisa menjadi langkah terbaik.

Sebenarnya membeli rumah sedini mungkin itu lebih baik karena melihat harga properti yang terus naik setiap tahunnya. Setelah rumah dibeli, maka langkah selanjutnya adalah menikah. Dengan begitu, Anda dan pasangan tidak perlu kebingungan lagi karena sudah memiliki tempat tinggal.

Membeli rumah terlebih dahulu sebelum menikah juga memberi keuntungan, yaitu biaya cicilan rumah bisa ditanggung bersama pasangan yang juga bekerja. Karena biasanya setelah menikah, pasangan suami istri akan menggabungkan penghasilannya atau disebut juga sebagai joint income

Dapat disimpulkan bahwa menikah dan membeli rumah itu sama-sama penting. Jadi, sebenarnya tidak ada yang benar dan salah. Anda bisa menikah atau membeli rumah dulu, sesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan finansial masing-masing. Wujudkan hunian impian Anda di Gardens at Candi Sawangan.

Klaster Gardens
Cluster Kamila

Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai di sekitarnya, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

10 Inspirasi Pagar Minimalis yang Elegan dan Modern

Pada era modern seperti saat ini, tampilan eksterior rumah merupakan hal yang sangat diperhatikan. Salah satunya yaitu pagar minimalis yang membuat tampilan rumah Anda terkesan elegan dan modern.

Tidak hanya sebagai pelindung, nilai estetik dari sebuah rumah adalah poin yang perlu diperhatikan ke depannya. Ini merupakan kesan pertama ketika orang melihat rumah yang kita huni.

Dalam artikel berikut ini, kami menyediakan beberapa referensi untuk Anda yang sedang mencari ide untuk membuat pagar rumah. Tidak perlu modal yang besar, namun Anda dapat merasakan kesan elegan serta kekinian dari sebuah pagar rumah minimalis.

Berikut 10 inspirasi pagar rumah yang modern yang dapat Anda jadikan refensi dalam membuat desain rumah yang modern dan elegan.

Baca juga: Inspirari Desain Taman Minimalis Depan Rumah

1. Pagar Rumah Berbahan Besi

Pagar rumah minimalis besi
Pagar rumah minimalis besi

Model pagar rumah yang berbahan besi sudah sangat umum digunakan oleh sebagian besar perumahan. Tentunya hal ini dipilih karena bahan besi sangat kuat untuk dijadikan pagar meskipun ada risiko berkarat.

Anda perlu memakai lapisan cat khusus agar pagar rumah besi Anda tidak cepat berkarat. Selain itu, Anda dapat menyesuaikan besaran model pagar yang Anda perlukan dengan kondisi rumah Anda.

2. Pagar Rumah dengan Kaca Buram

Pagar rumah kaca buram (Foto: pinterest)

Belakangan banyak rumah-rumah modern minimalis yang menggunakan jenis pagar dengan kaca buram seperti ini. Pagar ini menggunakan kaca tempered yang tidak begitu solid dan frosted yang memiliki ketebalan kurang lebih 3/4 inchi.

Kekurangan dari pagar rumah minimalis jenis ini adalah kekuatannya yang tidak terlalu prima, apalagi di saat kondisi badai. Namun, Anda tetap mendapatkan desain yang modern dan elegan sebagai gantinya.

3. Pagar Rumah Kayu

Pagar rumah kayu
Pagar rumah kayu (Foto: architectureartdesigns.com)

Kayu merupakan material yang sudah lazim digunakan baik untuk eksterior maupun interior rumah. Pagar yang menggunakan bahan kayu dapat memberikan kesan elegan sekaligus daya tahannya yang solid.

Anda dapat menambahkan sedikit tanaman di sekitar pagar agar suasana depan rumah Anda semakin hidup dan nyaman. Selain itu, pagar rumah dengan bahan kayu cukup mudah disesuaikan pada semua bentuk rumah.

4. Pagar Rumah Alumunium

pagar minimalis alumunium
Pagar rumah alumunium (Foto: pinterest)

Bagi Anda yang ingin menekan biaya sekaligus mendapatkan model pagar rumah minimalis modern dan elegan, bahan alumunium merupakan jawabannya. Pagar alumunium secara umum lebih terjangkau dibandingkan pagar berbahan besi dan baja.

Tampilannya pun elegan dengan cat doff yang menambah kesan mewah pada segi desain dan tampilan pagar. Anda juga dapat menambahkan desain motif dan ornamen-ornamen lainnya agar semakin terkesan mewah.

Baca juga: Cari Tahu Ciri-Ciri dan Tips Ciptakan Rumah Minimalis

5. Pagar Rumah Bambu

pagar minimalis bambu
Pagar minimalis bambu (Foto: bambooimport.com)

Bagi Anda yang menyukai suasa alami dan asri, pagar rumah minalis model bambu dapat Anda jadikan pilihan. Pagar ini cocok pada sebagian besar jenis rumah yang ada di Indonesia.

Harganya pun cukup terjangkau dimana Anda juga dapat membuatnya dengan cukup mudah. Meskipun demikian, Anda perlu melakukan perawatan rutin pada jenis pagar rumah ini. Hal ini karena pagar rumah bambu terbuat dari bambu asli yang organik yang membutuhkan perawatan.

6. Pagar Kayu dan Dinding Batu

pagar kayu dan dinding batu
Pagar kayu dan dinding batu (Foto: renoguide.com.au)

Kombinasi antara kayu dengan dinding batu membuat pagar rumah Anda semakin terkesan modern dan kokoh. Material kayu yang solid ditambah dengan dinding batu yang keras menambah keamanan pada pagar rumah Anda.

Pagar jenis ini memiliki fungsional yang sangat baik sekaligus Anda mendapatkan nilai estetika yang modern.

7. Pagar Rumah Jenis Rustic

pagar rumah minimalis rustic
Pagar minimalis rustic (Foto: pinterest)

Jenis pagar rustic umumnya banyak ditemui di pedesaan. Dengan desain yang minimalis namun masih terkesan modern, tentunya memberikan kenyamanan yang baik.

Seperti halnya pagar kayu dan dinding batu, pagar jenis rustic ini memberikan nilai yang baik pada segi fungsional serta keindahannya. Cocok bagi Anda yang memiliki rumah yang lebar dan tinggal di pedesaan.

8. Pagar Rumah Kayu dan Tembok Beton

Pagar kayu dan tembok beton
Pagar kayu dan tembok beton (Foto: pinterest)

Jenis pagar minimalis yang satu ini cukup menarik dari segi desain. Dengan tambil tembok beton yang kokoh ditambah dengan kayu yang solid memberikan daya tarik fasad rumah Anda.

Pagar rumah kayu dan tembok beton ini juga memberikan kenyamanan privasi yang baik karena memiliki ketinggian serta kerapatan yang baik. Sehingga memberikan kenyaman lebih bagi penghuni rumah yang memilikinya.

9. Pagar Rumah Tembok Louvre

Pagar rumah tembok louvre
Pagar rumah tembok louvre (Foto: pinterest)

Bagi Anda yang menginginkan privasi lebih, pagar rumah minimalis yang satu ini adalah pilihan terbaik. Dilengkapi dengan kayu-kayu gelap yang kokoh serta kisi-kisi yang mempesona.

Anda akan mendapatkan sebuah pagar yang kokoh secara fungsi dan juga estetik secara desain yang memberikan rasa aman dan nyaman.

10. Pagar Rumah Batu Bata

pagar rumah minimalis tembok batu bata
Pagar rumah tembok batu bata (Foto: pinterest)

Desain batu bata pada pagar rumah minimalis memberikan kesan yang retro namun masih elegan. Biaya yang Anda keluarkan pun tidak begitu mahal dan pembuatannya relatif mudah.

Umumnya, rumah yang menggunakan pagar jenis ini menambahkan sedikit tumbuhan di sekitar pagar. Hal ini memberikan kesan taman yang asri dan natural. Membuat fasad rumah lebih segar dengan desain yang minimalis.

Demikianlah beberapa model pagar minimalis yang dapat Anda jadikan referensi untuk hunian Anda. Jadi, apakah Anda sudah memutuskan pagar mana yang ingin Anda buat? Semoga artikel ini bermanfaat!

Pelajari 4 Tips Mengatur Keuangan Bagi Milenial

Berbeda dengan generasi sebelumnya, generasi milenial hidup dengan kemajuan teknologi dan segala kemudahan yang diberikannya. Akibatnya generasi milenial cenderung memiliki gaya hidup yang konsumtif, lebih boros, dan kesulitan dalam mengatur keuangan. 

Padahal mengatur keuangan itu sangat penting untuk menjaga stabilitas kondisi finansial di masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Sebanyak apapun uang yang dimiliki, akan cepat habis begitu saja jika mereka tidak mampu mengaturnya dengan baik. 

Maka dari itu, generasi milenial harus mau berubah menjadi generasi yang sadar dan cerdas keuangan. Berikut ini beberapa tips mengatur keuangan bagi para milenial:

Baca juga: 10 Cara Menabung Untuk Beli Rumah

4 Tips Mengatur Keuangan Bagi Milenial

1. Membuat anggaran bulanan

Langkah pertama dalam mengatur keuangan dapat diawali dengan membuat anggaran keuangan yang terperinci setiap bulannya. Anggaran bulanan ini berguna untuk mengontrol dana yang masuk juga dana yang keluar. 

Dari anggaran bulanan Anda dapat menentukan mana saja pengeluaran yang penting dan tidak, sehingga munculah skala prioritas. Anda juga bisa menggunakan metode 40-30-20-10 dalam membuat anggaran bulanan. 

Dari penghasilan per bulan, 40% dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, 30% untuk membayar kewajiban seperti cicilan hutang, 20% untuk tabungan dan investasi, serta 10% untuk keperluan sosial. 

mengatur keuangan

2. Terapkan hidup hemat

Tips kedua, menerapkan gaya hidup hemat. Gaya hidup hemat yang dimaksud adalah menghentikan pola hidup konsumtif, mampu menentukan hal apa saja yang menjadi kebutuhan utama. Generasi milenial harus bisa menahan diri serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan untuk berhasil dalam mengatur keuangan.

Sebagai gantinya, Anda dapat melakukan gaya hidup yang sederhana namun tetap bermakna agar tidak banyak menghabiskan banyak uang. Selain itu, jangan juga terpengaruh dengan trend yang terus berkembang melalui media sosial.

3. Hindari berhutang

Kini penawaran pinjaman banyak bermunculan, misalnya seperti fitur pay later yang bisa ditemukan di berbagai marketplace. Fitur ini memang memudahkan untuk membeli berbagai barang yang diinginkan.

Namun sebenarnya bisa menjerumuskan kita dalam berhutang. Selain bisa membebani kondisi finansial, generasi milenial sebaiknya menghindari berhutang agar penghasilan tidak habis hanya untuk membayar cicilan.

gaya hidup konsumtif
Hindari gaya hidup konsumtif

4. Menabung dan berinvestasi

Tips terakhir adalah konsisten dalam menabung dan mulai berinvestasi. Semua orang tentunya menginginkan masa tua dengan kondisi finansial yang baik bukan? Oleh karena itu menabung harus dilakukan sedini mungkin. 

Usahakan untuk menyisihkan 5 sampai 10% dari penghasilan untuk ditabung. Selain untuk persiapan masa tua, tabungan juga bisa menjadi dana darurat. Generasi milenial juga bisa mulai berinvestasi, investasi bisa menjadi passive income di saat tidak bisa bekerja lagi. Salah satu instrumen investasi yang populer adalah investasi properti. 

Investasi properti dianggap dapat memberikan keuntungan tinggi karena harganya yang selalu naik dan permintaannya juga tinggi. Gardens at Candi Sawangan bisa menjadi pilihan terbaik  bagi para milenial untuk mulai berinvestasi properti.

Gardens at Candi Sawangan: Perumahan Terbaik di Depok Sawangan

Cluster Grand Amity

Itulah beberapa tips mengatur keuangan bagi generasi milenial. Tekad yang kuat dan kedisiplinan dalam melakukan tips-tips di atas merupakan kunci utama untuk menjaga stabilitas kondisi finansial. 

Mengatur keuangan juga bisa menjadi langkah awal untuk memiliki rumah pribadi. Wujudkan hunian impian Anda di Gardens at Candi Sawangan. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. 

Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai di sekitarnya, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis depok sawangan, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman. 

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

8 Inspirasi Teras Rumah Cantik yang Simple

Teras rumah merupakan bagian cukup esensial dari sebuah rumah. Keberadaannya sangat diperlukan untuk memberikan kesan pertama dari sebuah rumah yang bagus. Oleh karena itu, perlu dibuat sebuah teras rumah cantik yang indah namun simpel.

Selain untuk memberikan kesan pertama dari tampilan sebuah rumah, teras rumah juga memiliki segi fungsionalnya. Misalnya saja untuk menerima tamu hingga sekedar bersantai di depan rumah.

Namun sayangnya, rumah-rumah di perkotaan yang umumnya minim lahan masih sulit untuk mendesain teras rumah yang optimal karena berkaitan dengan harga lahan yang mahal.

Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui beberapa inspirasi desain teras rumah cantik yang dapat Anda terapkan meskipun lahan yang Anda miliki cukup terbatas.

Simak lebih lengkapnya ulasan artikel berikut ini!

Baca juga: Inspirasi 20 Desain Taman Minimalis Depan Rumah

Kiat Membuat Teras Rumah Cantik

Agar Anda dapat membuat teras rumah cantik unik, tentunya Anda harus menerapkan dekorasi yang tepat pada teras rumah tersebut.

Oleh karena itu, berikut terdapat kiat-kiat yang dapat Anda lakukan untuk memaksimalkan dekorasi teras rumah Anda:

1. Memanfaatkan Tanaman Hidup

Tanaman merupakan salah satu dekorasi yang penting untuk hadir pada teras rumah. Selain memberikan udara yang sejuk, tanaman hidup mampu memberikan nuansa teras yang bersih, segar, dan nyaman untuk dipandang. Cocok untuk rumah dengan teras luas

Beberapa tanaman yang dapat Anda gunakan yaitu sirih gading, pakis jepang, kuping gajah, dan masih banyak lagi. Namun, Anda juga harus tetap merawat tanaman-tanaman tersebut dan jangan sampai tanaman yang Anda gunakan mati atau tidak subur.

2. Ornamen Bebatuan pada Dinding

Hiasan atau ornamen bebatuan pada dinding dapat memberikan teras rumah Anda suasana yang lebih sejuk dan asri. Dinding bebatuan juga sangat nyaman untuk dipandang mata sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih pada tampilan depan rumah Anda.

Anda perlu menggunakan beberapa pilihan warna netral seperti hitam, abu, atau krem agar ornamen bebatuan tersebut terlihat lebih alami.

3. Menggunakan Tanah Berumput

Untuk membuat teras rumah Anda semakin terlihat alami dan minimalis, tanah berumput merupakan solusi yang umum diterapkan. Rumput juga sangat cocok bila dipadukan dengan dekorasi seperti bebatuan dan ornamen kayu.

Selain itu, Anda dapat menambahkan perabotan seperti kursi kayu untuk menambahkan kesan asri dan elok pada teras rumah cantik Anda.

4. Lantai Berbahan Natural

Jangan sampai dilupakan, pemilihan jenis bahan lantai pada teras rumah juga merupakan hal yang penting. Bahan-bahan seperti kayu, bebatuan alam, atau paving dapat memberikan kesan teras yang alami dan sejuk.

Hal ini cocok untuk dipadukan dengan ornamen bebatuan serta rumput hidup yang Anda miliki pada teras rumah Anda.

Inspirasi Desain Teras Rumah Cantik

Memiliki teras rumah yang cantik tentunya merupakan hal yang penting bagi suatu rumah. Selain memberikan kesan yang indah, teras rumah yang elok dapat memberikan kenyamanan bagi si pemilik rumah.

Berikut terdapat beberapa inspirasi desain teras rumah yang dapat Anda terapkan untuk memaksimalkan desain teras rumah Anda, sebagai berikut:

1. Teras Rumah Tema Garden

Teras rumah cantik nuansa garden
Teras rumah nuansa garden (Foto: haibunda.com)

Memiliki teras rumah dengan banyak dekorasi tanaman merupakan hal yang menyenangkan. Selain Anda mendapatkan kesegaran oksigen dari tanaman tersebut, rumah Anda juga akan terkesan lebih natural dan asri.

Anda dapat memanfaatkan pot atau gerabah sebagai wadah tanaman. Untuk perabotan meja dan kursi kecil, Anda dapat menggunakan meja dan kursi berbahan kayu. Jangan lupa untuk menambahkan beberapa bantal kecil untuk menambahkan kenyamanan Anda.

2. Teras Rumah dengan Hiasan Batu Alam

Teras rumah hiasan batu alam
Teras rumah hiasan batu alam (Foto: sinergistone.com)

Ketika Anda ingin menata teras rumah Anda sedemikian rupa, hiasan batu alam merupakan salah satu desain yang patut Anda pertimbangkan. Desain ini terlihat cukup simpel dan juga unik yang menghadirkan nuansa alam dan natural.

Anda juga dapat menaruh meja dan kursi yang memiliki rangka besi hitam agar teras rumah Anda terlihat jauh lebih menarik. Jangan lupa pula untuk menambahkan sedikit tanaman hidup agar nuansa tidak terlalu gersang.

3. Teras Rumah Serba Putih

Teras rumah serba putih
Teras rumah serba putih

Warna putih merupakan warna yang cukup menarik untuk dijadikan warna pada teras rumah cantik. Selain karena warnanya terang, Anda juga dapat mengkombinasikan dengan beragam perabotan dan dekorasi dengan mudah.

Tambahkan sedikit tanaman hias yang dengan menggunakan pot. Selain itu, Anda dapat menggunakan pula meja dan kursi yang berwarna putih dengan tekstur tembok batu bata.

Baca juga: 11 Warna Cat Rumah yang Sejuk dan Bikin Nyaman

4. Teras Rumah Nuansa Kayu

Teras rumah nuansa kayu
Teras rumah nuansa kayu

Nuansa serba kayu pada teras rumah merupakan salah satu desain yang patut Anda terapkan. Apalagi jika Anda menyukai hal-hal yang berbau alam dengan tekstur kayu yang khas serta warna kayu yang elegan.

Anda dapat menambahkan meja dan kursi yang berbahan kayu dengan sedikit tambahan bantal kecil untuk menambahkan kenyamanan. Jika perlu, Anda juga dapat menambahkan tanaman hias dengan pot kecil yang ditaruh di atas meja.

5. Teras Rumah Gaya Vintage

Teras rumah vintage
Teras rumah vintage (Foto: blog.rumahdewi.com)

Bagi Anda yang menyukai gaya vintage, Anda dapat menerapkan desain gaya vintage pada teras rumah cantik Anda. Teras ini terlihat begitu sederhana dengan sedikit sentuhan dekorasi tanaman yang rapi.

Lantainya pun tidak begitu mewah, hanya dengan ubin sederhana namun terkesan indah. Anda dapat meletakkan kursi kayu dan menambahkan beberapa pot tanaman agar terkesan seperti nuansa jadul atau vintage.

6. Teras Rumah Terbuka

Teras rumah cantik outdoor
Teras rumah outdoor

Anda dapat membuat teras rumah cantik yang unik dengan mengusung konsep teras rumah terbuka. Namun hal yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan bahan material yang tahan air sehingga tidak mudah rusak.

Anda dapat menambahkan satu set meja dan kursi untuk digunakan sekedar bersantai atau bahkan menerima tamu. Jika perlu, Anda dapat menambahkan sedikit tanaman hidup agar teras tidak terlihat terlalu monoton.

7. Teras Rumah Abu-Abu

Teras rumah abu-abu
Teras rumah abu-abu (Foto: laydex.ie)

Kesan desain teras rumah yang simpel juga dapat Anda temui pada teras rumah abu-abu yang elegan. Dengan warna dominan abu-abu, Anda dapat memadukan dengan beragam perabotan yang berwarna hitam dan putih.

Menambahkan tanaman hias pun juga masih senada dengan konsep abu-abu yang sederhana namun masih memiliki kesan elegan. Teras semacam ini sangat cocok bagi Anda yang suka bersantai di depan rumah.

8. Teras Rumah Pastel

Teras rumah pastel
Teras rumah pastel (Foto: pinhome.id)

Bagi Anda yang menginginkan nuansa yang feminim, teras rumah cantik warna pastel adalah jawabannya. Anda dapat memadukan dengan warna dinding yang putih dan merah muda.

Perihal furniturnya, Anda dapat gunakan meja dan kursi yang terbuat dari kayu rotan. Selain terlihat estetik, teras rumah Anda akan semakin nyaman dan terlihat natural.

Nah, itulah beberapa desain teras rumah cantik dan unik yang dapat Anda terapkan untuk rumah Anda. Bagaimana? tentunya Anda dapat meniru berbagai macam desain yang telah disebutkan di atas. Semoga artikel ini bermanfaat!