23 Rekomendasi Warna Rumah Minimalis untuk Hunianmu

Pemilihan warna pada hunian minimalis merupakan salah satu elemen penting dalam menciptakan suasana rumah yang nyaman. Selain furnitur, warna cat juga merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada proses desain interior rumah minimalis.

Warna cat yang dipilih tidak sesuai dengan konsep akan mengakibatkan rumah terasa suram dan kurang menyenangkan. Oleh karena itu penting untuk memperhatikan variasi cat warna rumah minimalis yang akan kamu gunakan.

Cat rumah minimalis mempunyai fungsi tidak hanya untuk bagian dalam rumah saja, melainkan dapat digunakan untuk bagian luar rumahmu. Selain itu cat rumah juga berfungsi sebagai pelindung dinding rumah dari hujan dan panas yang dapat menyebabkan dinding lembap sehingga merangsang pertumbuhan jamur.

Berikut adalah beberapa referensi warna yang bisa kamu gunakan sebagai referensi.

Baca juga: Cari Tahu Ciri-Ciri dan Tips Ciptakan Rumah Minimalis

Pilihan Warna Rumah Minimalis

Untuk melengkapi kesan minimalis dalam hunianmu, ada banyak pilihan warna yang bisa kamu gunakan. Tentunya dalam pemilihan warna rumah minimalis ini kamu tetap harus berhati – hati, jangan sampai kamu memilih warna yang salah dan membuat hunianmu memiliki kesan yang suram.

Anda dapat menggunakan warna dibawah ini sebagai rekomendasi:

1. Abu – Abu

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

Salah satu warna rumah minimalis yang banyak dijumpai adalah abu – abu. Warna abu ini merupakan warna cat rumah sederhana tapi mewah yang cocok bila kamu terapkan pada area ruang tamu, ruang santai keluarga maupun kamar tidur.

Ada berbagai jenis warna abu yang dapat kamu gunakan seperti abu terang serta abu gelap. Kedua warna abu ini dapat kamu kombinasikan dengan warna putih dan beige untuk memberikan kesan hangat serta klasik dalam ruangan.

Untuk melengkapi, kamu bisa menambahkan interior ruangan seperti sofa, nakas serta karpet yang berwarna lebih terang seperti perpaduan putih dan abu, cokelat kayu dengan putih, atau warna emas untuk menambah kesan elegan minimalis.

2. Celery

Foto: Unsplash

Jenis warna hunian minimalis lainnya yang unik adalah warna celery. Celery sendiri merupakan jenis warna yang berada diantara warna hijau tua dengan biru teal tua. Warna celery dapat digunakan jika kamu menginginkan suasana rumah yang natural. Kebanyakan, warna ini digunakan pada ruang bersantai karena warna ini dapat memberikan kesan menenangkan, sehingga kamu akan merasa lebih rileks.

Warna ini dapat kamu gunakan dengan memadukan warna putih atau abu – abu terang pada sisi lain tembok ruangan. Selain itu kamu juga bisa menambahkan interior ruangan dengan warna kayu pada meja atau kursi, serta sofa dan karpet dengan paduan warna abu terang.

Untuk menambah kesan manis, Anda juga bisa meletakkan tanaman indoor pada ruangan yang di cat dengan warna celery ini.

3. Salem

Warna Rumah Minimalis
Foto: Pexels

Untuk kamu yang menyukai warna – warna pastel, warna salem merupakan pilihan yang bisa digunakan untuk hunianmu. Warna salem akan memberikan kesan manis sekaligus suasana hangat dan tenang pada ruangan.

Jika kamu ingin menerapkan warna salem, kamu bisa menerapkan warna ini pada satu sisi tembok didalam ruangan. Kemudian pada sisi lain, kamu bisa menggunakan warna putih. Lalu untuk interior, kamu bisa menggunakan perabotan yang memiliki warna lebih berani dan tegas seperti warna hitam doff.

Atau jika kamu menginginkan suasana ruangan yang lebih tenang, kamu bisa menggunakan warna – warna hangat seperti warna krem, abu terang, cokelat kayu, ataupun sedikit nuansa warna pink cerise pada furnitur.

Dan untuk melengkapi, kamu bisa meletakkan beberapa tanaman indoor pada ruangan.

4. Ivory

Foto: Unsplash

Jika kamu adalah orang yang menyukai suasana alami, warna Ivory bisa menjadi salah satu pilihan warna untuk hunianmu. Ivory adalah warna perpaduan coklat muda dengan putih. Kamu dapat menggunakan warna ini pada ruang bersantai atau kamar tidur.

Penggunaan warna ini dapat dipadukan dengan warna abu – abu, cokelat kayu, krem maupun turquoise dalam ornamen interiornya. Kamu juga dapat menggunakan lantai kayu (parket) serta meletakkan beberapa tanaman indoor guna menambah suasana alam dalam ruangan.

5. Putih

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

HUnian minimalis pada umumnya didominasi dengan warna putih. Untuk menghindari kesan monoton dalam hunianmu, warna putih dapat kamu kombinasikan dengan berbagai warna yang tidak terlalu mencolok untuk memberikan kesan minimalis dan elegan. Rumah atau ruangan dengan cat berwarna putih dapat kamu padukan dengan furnitur yang unik dan cantik.

Jika kamu ingin memberikan kesan elegan, warna putih pada rumahmu bisa dipadukan dengan interior yang memiliki warna emas, olive ataupun abu – abu terang. Perpaduan warna ini akan menciptakan kesan elegan namun hangat serta dapat memberikan suasana yang menenangkan dan lebih santai.

Yang perlu kamu ingat, jika kamu memutuskan untuk menggunakan warna putih, berarti kamu siap untuk lebih berhati – hati serta memberikan perawatan yang ekstra. Karena warna ini sangat mudah terkena kotoran. Kamu harus benar – benar merawat tembok bercat putih, agar tidak memberikan kesan kotor dan tidak menyenangkan.

6. Coffee Brown

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

Salah satu warna cat rumah minimalis terfavorit di tahun 2023, adalah warna earth tone seperti coffee brown. Coffee brown termasuk dalam kategori warna cokelat yang cenderung lebih muda.

Warna coffee brown cocok digunakan apabila kamu menginginkan kesan modern dan hangat untuk hunianmu. Warna cat rumah sederhana tapi mewah ini bisa kamu padukan dengan warna abu terang, warna cokelat serta meletakkan furnitur beraksen kayu untuk menambah kesan hangat.

Tanaman indoor juga dapat menjadi salah satu dekor alami dalam ruangan dengan warna coffee brown ini.

7. Maroon

Warna Rumah Minimalis
Foto: Treehouse

Rekomendasi warna cat rumah minimalis berikutnya adalah maroon. Untuk melengkapi desain minimalis pada hunian, kamu dapat menggunakan warna ini pada ruang makan, ruang keluarga ataupun kamar tidur.

Untuk ruang makan, kamu dapat memadukan warna maroon dengan aksen warna putih dan emas untuk menambah kesan modern yang elegan. Kemudian untuk ruang keluarga, kamu dapat memadukannya dengan warna abu terang, putih dengan sedikit warna hitam, serta sedikit warna emas pada furnitur di dalam ruangan.

8. Biru Langit

Foto: Unsplash

Bagi kamu yang menyukai nuansa yang ceria, kamu bisa menggunakan warna biru langit sebagai warna dasar hunianmu. Warna ini cocok kamu padukan dengan beberapa warna seperti warna hijau apel, magenta, kuning lemon, serta krem sebagai pemanisnya.

Selain memberikan kesan yang ceria, secara psikologi, warna biru juga menggambarkan warna yang tenang dan tentram. Sehingga sangat cocok untuk kamu yang menyukai nuansa warna warni yang ceria namun tetap terkesan modern dan minimalis.

9. Biru Pastel

Foto: Unspalsh

Rekomendasi selanjutnya adalah warna biru pastel. Warna biru pastel akan memberikan kesan huniah yang modern dan sejuk. Kamu dapat menjadikan warna ini sebagai warna dasar yang dapat dikombinasikan dengan warna pastel juga ataupun dengan warna yang lebih tegas seperti turquoise.

Warna – warna yang bisa kamu padukan dengan warna biru pastel adalah warna mustard, warna tan camel, warna pastel pink salmon, putih serta warna hijau apel.

Pada umumnya warna biru pastel ini banyak digunakan pada ruang keluarga dan kamar tidur.

10. Tan

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

Warna tan termasuk ke dalam kategori warna bumi atau earth tone. Nuansa warna ini banyak digunakan pada kamar tidur. Karena warna ini memberikan kesan sederhana dan hangat yang menenangkan sehingga sangat cocok apabila kamu aplikasikan untuk kamar tidurmu.

Warna tan dapat dipadukan dengan warna putih, abu – abu, serta mustard. Untuk melengkapinya, kamu dapat menggunakan lantai kayu atau parket serta menaruh 1 – 2 jenis tanaman indoor sebagai pemanis.

Baca jugaa: 5 Inspirasi Desain Kamar Minimalis

11. Olive (Zaitun)

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

Jika kamu menyukai warna hijau, kamu dapat mencoba mengaplikasikan warna olive pada salah satu bagian rumahmu. Warna olive sering disebut juga sebagai warna zaitun. Saat ini warna olive sangat digandrungi oleh banyak orang, karena warnanya yang terlihat mewah, unik dan menyenangkan.

Warna olive bisa kamu gunakan pada area kamar mandi. Dan untuk melengkapinya, kamu dapat memadukan warna ini dengan ornamen warna emas serta abu – abu dan putih. Secara psikologi, warna olive melambangkan kebijaksanaan, kasih sayang, serta kemanusiaan.

12. Navy Blue

Foto: Pinterest

Warna lain yang dapat memberikan kesan modern minimalis dan mewah adalah navy blue atau biru dongker. Kamu aplikasikan warna ini pada ruangan yang saling terhubung. Biasanya digunakan pada ruang tamu dan ruang keluarga

Untuk memberikan kesan mewah dan modern, kamu dapat memadukan warna ini dengan warna emas, perak, kuning dan warna cokelat gelap pada furnitur yang digunakan. Navy blue juga menjadi salah satu warna cat rumah sederhana tapi mewah yang dapat Anda aplikasikan pada rumah Anda.

13. Hijau Mint

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

Hijau mint merupakan salah satu warna yang banyak digunakan untuk rumah minimalis. Warna ini akan memberikan kesan menyejukkan dalam hunianmu.

Warna hijau mint dapat kamu padukan dengan perabotan berbahan kayu, serta beberapa warna hangat lainnya, seperti warna putih, beige serta abu abu terang. Kamu dapat mengaplikasikan warna ini pada kamar tidur dan ruang bersantai.

14. Light Lilac

Light Lilac
Foto: mymove.com

Kamu ingin membuat kamar atau ruangan mungil di rumahmu terasa menyenangkan dan menenangkan? Light lilac menjadi salah satu warna cat rumah minimalis yang dapat kamu aplikasikan.

Warna turunan dari warna lavender ini akan membuat suasana pada ruangan terasa lebih menenangkan. Kamu juga bisa memadukan warna ini dengan aksesoris perak seperti cermin atau perabotan lain seperti sofa dan meja kecil yang berwarna senada dengan warna lavender.

15. Peach

Warna Peach
Foto: Pinterest

JIka kamu lenih suka warna yang cenderung lebih terang, mungkin warna peach bisa menjadi salah satu rekomendasi untukmu. Warna ini peach merupakan campuran antara warna merah muda dan oranye.

Untuk menambah suasana hangat pada ruangan, warna ini dapat kamu kombinasikan dengan warna linen alami pada furniturnya. Warna peach cocok untuk kamu aplikasikan pada ruang keluarga serta kamar tidur.

16. Mushroom

Warna Rumah Minimalis
Foto: Unsplash

Jika kamu ingin menyukai konsep minimalis modern, salah satu warna yang bisa kamu aplikasikan adalah warna mushroom. Warna yang merupakan perpaduan dari warna cokelat muda dengan hint keabu – abuan ini akan menambah kesan minimalis modern dalam hunianmu.

Kamu dapat menambah furnitur rumah yang berwarna soft untuk memperkuat kesan minimalis modern. Biasanya warna ini digunakan pada ruang makan dan dapur serta ruang kerja.

17. Beige

Foto: Unsplash

Beige merupakan salah satu warna netral yang banyak digunakan oleh rumah berkonsep minimalis. Warna yang dapat kamu terapkan baik pada bagian luar maupun dalam ruangan ini paling digemari karena warna ini dapat membuat kesan ruangan yang sempit menjadi lebih luas.

Warna beige juga merupakan warna yang cocok bila dipadukan dengan interior warna apapun.

18. Kuning Lemon

Foto: kompas.com

Rumah minimalis akan terlihat lebih luas dengan warna – warna cerah seperti kuning lemon. Untuk mengaplikasikan warna ini, kamu dapat membuatnya dengan pola bergaris.

Kemudian padukan dengan beberapa warna seperti abu terang, cokelat muda, putih serta kuning terang pada furnitur dan interior ruangan. Dengan paduan warna ini, dijamin ruanganmu akan terasa lebih menyenangkan dan terkesan luas.

19. Mustard

Mustard
Foto: Archify

Selanjutnya ada warna mustard yang akan memberikan kesan unik pada rumahmu. Warna cat ini dapat membuat hunianmu terasa lebih menenangkan sehingga membuat penghuni rumah menjadi lebih rileks.

Kamu dapat mengaplikasikan warna ini pada kamar mandi, dapur atau kamar tidurmu.

20. Hijau Tua

Foto: Unsplash

Untuk memberikan kesan alami pada rumahmu, kamu dapat menggunakan warna hijau tua. Selain memberikan kesan alami, warna ini juga memberikan kesan elegan pada hunianmu.

Untuk melengkapinya, kamu dapat meletakkan sofa berwarna hijau muda atau putih. Selain itu kamu juga bisa meletakkan tanaman hias di dalam ruangan sebagai pemanis.

21. Taupe

Warna Taupe
Foto: Homedit.com

Taupe adalah warna perpaduan dari warna ungu dengan cokelat. Warna cat rumah sederhana tapi mewah ini jarang digunakan oleh banyak orang pada design rumah minimalis, padahal warna ini juga bisa membuat rumahmu memiliki tampilan elegan dan berkesan sejuk.

Kamu bisa melengkapi ruangan bercat taupe ini dengan lukisan, sofa berwarna abu terang, dan furnitur berwarna putih. Selain itu bisa juga ditambahkan tanaman hias dalam ruangan.

22. Putih Tulang

Foto: Unsplash

Bagi kamu yang kurang menyukai warna putih yang terlalu terang, kamu bisa menggunakan cat berwarna putih tulang. Dan untuk mempercantik ruangan, kamu dapat mengkombinasikan warna putih tulang ini dengan warna abu – abu gelap, warna mocca pada furnitur dan interior yang akan kamu gunakan.

Sama seperti warna putih pada umumnya, warna putih tulang juga memerlukan perawatan ekstra. Hal ini untuk mencegah perubahan warna yang dapat menyebabkan rumahmu menjadi lebih suram.

23. Soft Black

Foto: Unsplash

Hitam masih menjadi salah satu warna yang banyak digunakan pada dekorasi rumah minimalis. Namun banyak yang mengkhawatirkan pengaplikasian warna ini pada hunian akan membawa kesan gelap dan suram. Padahal ada beberapa trik untuk membuat warna hitam ini menjadi lebih menarik dan hangat untuk kamu aplikasikan di dalam rumah.

Dimulai dari pemilihan warna hitam yang lebih soft, kemudian kamu dapat mengkombinasikannya dengan warna warna seperti abu terang, putih tulang, warna emas dan perak pada furnitur yang akan diletakkan di dalamnya. Selain itu pada pencahayaannya pun harus kamu perhatikan. Gunakan lampu yang terang agar rumah tidak terlihat suram. Namun jika kamu jika kamu ingin menggunkan cahaya yang minim dibeberapa bagian rumah, seperti kamar tidur, kamu dapat menambahkan beberapa lampu untuk meningkatkan pencahayaan.

Itu tadi adalah rekomendasi warna cat rumah minimalis yang bisa kamu terapkan pada rumah Anda, semoga membantumu dalam pemilihan warnanya.

Cari Tahu Ciri-Ciri dan Tips Ciptakan Rumah Minimalis

Memiliki rumah dengan tampilan desain yang menawan merupakan hal yang diidam-idamkan banyak orang. Alih-alih menciptakan desain rumah yang mewah bak istana, saat ini banyak orang lebih menyukai desain rumah minimalis yang elegan dan fungsional.

Desain minimalis pada dasarnya mengacu pada gaya arsitektur yang hanya menggunakan elemen-elemen penting sehingga membuat visualisasi yang simpel namun masih berkesan. Meskipun demikian, membuat tampilan rumah yang minimalis tidaklah mudah.

Ada beberapa ciri khas yang umum tampil dalam rumah minimalis seperti penggunaan warna dan tata ruang interiornya. Untuk mengetahui lebih jauh apa saja ciri-ciri lain dan bagaimana menciptakan rumah yang minimalis, simak terus artikel berikut ini!

Baca juga: 5 Alasan Rumah Minimalis Cocok untuk Keluarga Kecil

Apa Itu Rumah Minimalis?

rumah minimalis
Foto: Freepik

Secara sederhana rumah minimalis adalah rumah yang mengaplikasikan desain minimalis di seluruh bagian rumah. Konsep dan gaya minimalis ini sangat identik dengan visualisasi desain yang simpel dan fungsional.

Selain itu, desain minimalis juga seringkali memanfaatkan teknologi mutakhir yang dapat membantu pekerjaan sang penghuni rumah.

Saat ini banyak masyarakat yang mengidamkan rumah hunian yang menerapkan konsep minimalis karena menghapus bagian-bagian yang tidak penting. Konsep minimalis ini juga sangat dekat dengan gerakan konstruktivisme di Rusia dimana dikenal dengan istilah “less is more“.

Ciri-Ciri Rumah Minimalis

Tidak semua rumah yang mengaplikasikan desain simpel dapat dikatakan minimalis. Ada beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui untuk dapat dijadikan sebagai referensi rumah impian Anda.

1. Penggunaan Warna

warna rumah minimalis
Foto: Freepik

Salah satu ciri rumah simpel yang paling mudah dilihat yaitu penggunaan warna cat rumahnya. Penggunaan warna yang serba putih merupakan salah satu ciri bahwa rumah tersebut menerapkan konsep minimalis dan sederhana.

Selain itu, warna yang serba putih juga dapat dipadukan dengan berbagai perabotan yang memiliki warna hitam atau abu-abu. Sehingga menciptakan kesan elegan di setiap sudut ruangnya.

2. Ramah Lingkungan

lingkungan hijau
Foto: Freepik

Rumah-rumah yang modern saat ini tentunya telah mengedepankan konsep yang ramah lingkungan. Penggunaan aksen hijau dan berfokus pada alam merupakan salah satu ciri yang dikedepankan jika Anda ingin menciptakan rumah yang minimalis.

3. Bentuk yang Kotak

rumah modern
Foto: Freepik

Rumah dengan bentuk yang kotak pada umumnya merupakan rumah yang mengutamakan desain sederhana. Hal ini tentunya berbeda dengan desain rumah konvensional yang cenderung membulat.

4. Warna yang Seragam

warna ruangan yang seragam
Foto: Freepik

Tidak hanya serba putih, rumah minim seringkali menggunakan nuansa warna yang seragam di seluruh bagian eksterior maupun interior rumah. Selain itu, rumah didesain untuk membiarkan cahaya alami masuk ke dalam rumah sehingga memberikan kesan yang nyaman.

Anda juga dapat mengatur penggunaan warna pada perabotan dalam interior untuk menyelaraskan warna yang ada. Sehingga tampilan rumah Anda semakin indah dan nyaman dipandang.

5. Minim Aksesoris

dekorasi rumah minim
Foto: Freepik

Pastinya tempat tinggal yang minimalis tidak menggunakan aksesoris yang berlebih. Hal ini untuk menghemat ruang dan keindahan yang dipadukan. Sehingga dapat menghasilkan suatu rumah yang mengutakan fungsionalistasnya.

6. Mengoptimalkan Jendela Kaca

jendela kaca besar
Foto: Freepik

Jendela kaca merupakan salah satu elemen penting dalam rumah minimalis. Anda dapat mengenalinya dengan melihat jendela-jendela yang didesain besar. Hal ini bertujuan agar cahaya dari luar dapat masuk secara optimal ke dalam rumah.

Dengan begitu, tingkat kelembabab di dalam rumah semakin terjaga dan menyehatkan bagi penghuninya. Selain itu, sinar matahari yang masuk dari jendela besar dapat memberikan nilai estetik pada perabotan atau furnitur yang terpapar sinar matahari.

Baca juga: 5 Manfaat Pencahayaan Alami di Rumah

Tips Ciptakan Rumah yang Minimalis

Meskipun terdengar sederhana, menciptakan rumah yang minim tidaklah mudah. Anda perlu mengeliminasi beberapa hal yang tidak diperlukan untuk mengutamakan fungsionalitasnya. Selain itu ada beberapa elemen sederhana yang penting untuk digunakan dalam hunian Anda.

Untuk mengetahui apa saja tips membangun hunian minimalis, simak beberapa hal penting berikut ini:

1. Singkirkan Barang yang Tak Terpakai

Menciptakan hunian minimalis berarti menciptakan suasana yang sederhana dengan mengutamakan fungsionalitas dari seluruh furnitur yang ada. Anda perlu menelusuri seluruh ruangan yang ada untuk melihat mana barang yang masih diperlukan atau tidak diperlukan.

Perhatikan pula barang-barang seperti kardus yang seringkali menumpuk di bagian atas lemari dan beberapa tempat lainnya. Anda perlu menyiapkan ruangan gudang atau singkirkan barang tersebut jika tidak lagi dipakai atau diinginkan.

2. Maksimalkan Pencahayaan Ruangan

Seperti yang sebelumnya disampaikan bahwa hunian minimalis mengutamakan penggunaan jendela kaca yang besar untuk membawa sinar matahari masuk. Untuk menciptakan hunian minimalis tentunya Anda harus memaksimalkan pencahayaan ruangan agar terasa terang.

Pencahayaan yang cukup tentunya memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh dimana dapat menjaga kelembaban udara dan kualitas udara.

3. Tekstur dan Warna

Agar Anda dapat menciptakan hunian yang minimalis, Anda perlu menggunakan bahan-bahan alami di seluruh bagian rumah. Seperti halnya beton, kayu, batu, hingga logam yang menampilkan kesan alami dan sederhana.

Selain itu, penggunaan warna yang lembut atau netral juga menjadi bagian penting untuk dipadukan dengan tekstur alami di seluruh bagian rumah. Hasilnya adalah Anda akan mendapatkan ruangan yang terkesan terbuka dan teduh untuk meningkatkan kenyamanan rumah Anda.

4. Tambahkan Hiasan Pribadi

Menambahkan hiasan-hiasan pribadi seperti foto keluarga atau lukisan-lukisan yang estetik dapat menambah kesan minimalis pada hunian Anda. Namun, perlu diperhatikan bahwa jangan sampai menambahkan hiasan yang terlalu banyak dan memiliki desain yang rumit. Hal ini menjadikan ruangan Anda menjadi kurang simpel dan terkesan berantakan.

Itulah beberapa ciri dan tips menciptakan hunian minimalis yang perlu Anda ketahui. Dengan memahami ciri-ciri dan tips membuat rumah minimalis tentunya Anda akan dapat menciptakannya sendiri sesuai keinginan Anda.

Jika Anda tertarik untuk memiliki hunian minimalis dengan dikelilingi ruang hijau di Gardens at Candi Sawangan, segera dapatkan informasi dan penawarannya melalui telp (021) 7470 7959, WhatsApp 0812 9360 6612, atau email : marketing@gardens.id.

7 Manfaat Pencahayaan Alami di Rumah

Faktanya, ada banyak manfaat pencahayaan alami di rumah. Benarkah? Sebuah rumah, dikatakan sempurna apabila memberikan kenyamanan bagi para penghuninya. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya dari segi pencahayaan.

Pencahayaan yang baik akan membawa dampak positif selain bagi anggota keluarga, tentunya juga baik bagi situasi rumahmu. Pencahayaan di dalam rumah sangat mempengaruhi tingkat produktivitas para penghuninya, untuk itu sangat penting memperhatikan tingkat pencahayaan dalam rumahmu.

Untk mendapatkan pencahayaan yang bagus, kamu bisa memaksimalkan pencahayaan alami yang bisa kamu dapatkan dari sinar matahari. Untuk memaksimalkan pencahayaan yang alami, buatlah bukaan atau jendela dengan arah angin yang baik dengan ukuran yang cukup besar.

Lalu, apa saja manfaat pencahayaan alami bagi rumahmu? Coba simak ulasan berikut ini ya!

Manfaat Pencahayaan Alami di Rumah

Pencahayaan alami yang maksimal di dalam rumah ternyata memiliki banyak manfaat lho, simak manfaat pencahayaan alami berikut:

1. Membuat Rumah Terlihat Lebih Luas

Pencahayaan alami yang maksimal akan memberikan ilusi rumahmu terkesan lebih luas. Cahaya alami dari sinar matahari akan masuk melalui bukaan untuk menyinari sudut-sudut yang gelap sehingga ruangan akan terasa lebih luas. Jadi, meskipun rumah Anda tidak begitu luas tetapi paparan cahaya alami mampu membuatnya menjadi terlihat lebih lapang dan nyaman. 

Manfaat pencahayaan alami sangatlah banyak untuk hunian anda

Foto: Unsplash

2. Menjaga Kelembapan Ruangan

Salah satu hal yang harus kamu perhatikan dalam rumahmu yaitu kelembapan udara. Rumah yang memiliki kelembapan udara yang tidak baik, akan membuat bakteri dan jamur berkembang biak dalam rumahmu. Selain itu, rumah yang lembap juga akan menimbulkan bau tidak sedap. Tentunya ini akan sangat berpengaruh pada kesehatanmu dan dapat memicu timbulnya masalah kesehatan.

Sinar matahari yang masuk ke dalam rumah dapat membantu menjaga kelembapan udara dan mencegah bakteri serta jamur berkembang biak.

3. Meningkatkan Kesehatan 

Manfaat pencahayaan alami selanjutnya adalah dapat meningkatkan kesehatan bagi penghuni rumah. Seperti yang kamu ketahui, bahwa sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang baik untuk imunitas tubuh, sehingga kesehatanmu dan keluarga dapat terjaga dengan baik. Kamu dapat memanfaatkan sinar matahari tersebut dengan melakukan aktivitas seperti berolahraga, membaca buku atau sekedar bersantai pada pagi hari dibawah pancaran sinar matahari yang masuk ke dalam rumahmu.

Baca Juga: Menciptakan Perumahan Asri untuk Hunian Anda

Foto: Freepik

4. Manfaat Pencahayaan Alami dapat Menghemat Energi

Penggunaan cahaya alami di dalam rumah, bisa menghemat energi dan biaya listrik. Dengan memanfaatkan penerangan secara alami, maka biaya penggunaan listrik dari cahaya buatan seperti lampu juga akan berkurang.

5. Manfaat Pencahayaan Alami untuk Memperbaiki Suasana Hati

Selanjutnya, cahaya alami mampu meningkatkan suasana hati atau mood penghuni rumah. Pernah merasa tidak semangat dalam menjalankan aktivitas ketika berada di dalam rumah? Hal tersebut bisa saja terjadi karena rumah Anda kurang mendapat paparan sinar matahari. Cahaya alami yang masuk ke dalam rumah dipercaya mampu memperbaiki mood hingga membuat penghuni lebih semangat dalam beraktivitas. 

Foto: Unsplash

6. Membantu Pertumbuhan Tanaman Indoor Rumahmu

Jika kamu memiliki tanaman rumah indoor, baiknya diletakkan pada area yang akan terkena pancaran sinar matahari. Tanaman rumah yang bertumbuh dengan baik akan membawa dampak yang positif bagi kesehatanmu dan anggota keluarga lain, karena tanaman rumah ini dapat menghasilkan oksigen sehingga rumahmu menjadi lebih segar secara alami.

7. Kinerja Matamu Menjadi Lebih Ringan

Kamu pasti akan merasa lebih cepat lelah ketika terlalu lama menatap laptop atau layar ponselmu. Bila kamu terlalu lama menatap layar gadgetmu pada ruangan dengan cahaya yang redup dikhawatirkan akan memperburuk penglihatanmu. Untuk itu cahaya matahari yang masuk ke dalam rumahmu dapat meringankan kerja indera penglihatanmu.

Itulah manfaat pencahayaan alami yang bisa kamu dapatkan dengan menerapkannya di dalam rumah. Pastikan rumahmu memiliki bukaan atau jendela yang cukup banyak untuk memudahkan cahaya matahari masuk dengan leluasa. Kamu juga dapat menerapkan skylight dalam hunianmu pada beberapa ruangan untuk mendapatkan cahaya alami dan mengurangi penggunaan listrik berlebih pada siang hari. Semoga penjelasan ini dapat membantumu mendapatkan informasi lebih lengkap tentang manfaat pencahayaan alami ya.

Ingin memiliki hunian impian? Mari wujudkan hunian impianmu di Gardens at Candi Sawangan. Ada berbagai pilihan cluster rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika.

Salah satu klaster terbaru Gardens yaitu Evergreen Smart Living, sudah dilengkapi dengan area balkon untuk memberikan kenyamanan dalam beraktivitas di rumah bagi para penghuninya. Tak hanya itu, Gardens at Candi Sawangan juga dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai di sekitarnya, bertempat di lokasi yang strategis akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, bisa kunjungi website official Gardens. Hanya dengan Gardens, kamu dapat merasakan berbagai manfaat pencahayaan alami di dalam rumah.

5 Kriteria Perumahan Asri untuk Hunian Anda

Perumahan asri pada dasarnya menjadi idaman semua orang. Hunian yang nyaman, bersih dan sehat tentunya sudah menjadi kebutuhan bagi setiap manusia. Oleh karena itu, konsep perumahan asri yang bersih dan nyaman harus diterapkan demi memenuhi kebutuhan tersebut. Konsep hunian yang asri sebetulnya adalah konsep hunian yang mengintegrasikan konsep hunian hijau dengan pemanfaatan desain rumah yang memperhatikan pencahayaan dan sirkulasi udara.

Kesehatan lingkungan menjadi hal yang menjadi tujuan utama dari diciptakannya hunian yang asri. Oleh karena itu, bagi anda yang ingin memiliki tempat tinggal yang mengutamakan kebersihan dan kenyamanan, maka pilihlah perumahan yang sudah memenuhi kriteria perumahan yang asri.

Sebelum anda mengetahui apa saja kriteria dari perumahan asri itu sendiri, maka ada baiknya ada memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan konsep tersebut. Setelah itu, barulah anda bisa mencari perumahan yang sudah memenuhi kriteria untuk bisa disebut sebagai hunian yang asri.

Baca juga: Tips Membuat Rumah Hijau Ramah Lingkungan

Mengenal Konsep Perumahan Asri

perumahan asri gardens at candi sawangan

Perumahan asri sangat erat kaitannya dengan kesehatan. Oleh karena itu, konsep tersebut mengintegrasikan berbagai aspek dan desain yang bisa menunjang terbentuknya lingkungan hunian yang bersih, sehat dan nyaman.

Kata asri sendiri menurut KBBI artinya adalah indah atau sedap dipandang mata. Dalam konteks perumahan atau lingkungan, kata asri bisa diartikan sebagai lingkungan yang bersih, sehat yang tentunya indah jika dipandang oleh mata. Dengan adanya pepohonan – pepohonan rindang di lingkungan atau komplek rumah tersebut, maka akan terlihat asri dimata.

Lingkungan atau perumahan asri sangat identik dengan lingkungan yang dipenuhi dengan pepohonan dan tumbuhan – tumbuhan yang membuat suasana rumah menjadi hijau dan segar. Ditambah lagi, lingkungan perumahan yang bersih dan tertata rapi akan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan para penghuninya.

Berdasarkan penjelasan diatas, bisa disimpulkan bahwa perumahan asri berarti bersih, sehat, dan indah dipandang mata dengan banyaknya pepohonan dan tumbuhan yang menghiasi perumahan tersebut. Agar lebih jelas lagi, Anda bisa melihat kriteria apa saja yang harus ada untuk menentukan suatu perumahan atau lingkungan adalah asri.

5 Kriteria Perumahan Asri yang Harus Anda Perhatikan

Perumahan asri adalah perumahan yang bersih, sehat, dan indah dipandang mata. Tentunya dari definisi tersebut bisa dijabarkan secara lebih mendetail kedalam kriteria – kriteria yang menentukan suatu perumahan sudah memenuhi kriteria asri atau belum. Jika kriteria – kriteria tersebut terpenuhi, maka Anda bisa bilang bahwa perumahan yang Anda lihat adalah asri.

Bagi Anda yang tertarik dengan perumahan yang asri, maka Anda harus tahu terlebih dahulu apa saja kriterianya. Jadi, Anda tidak tertipu oleh iklan perumahan yang mengklaim bahwa perumahan mereka adalah perumahan yang asri padahal sebenarnya tidak. Oleh karena itu, Anda bisa melihat kriteria apa saja yang harus dipenuhi oleh sebuah perumahan asri dibawah ini:

1. Lingkungan yang bersih

Lingkungan bersih merupakan salah satu syarat utama bagi anda yang menginginkan rumah yang asri. Hal ini merupakan faktor yang cukup berpengaruh bagi hunian anda. Sederhananya, lingkungan yang bersih akan membuat hunian di dalamnya juga bersih. Tentunya anda tidak ingin jika rumah anda sudah bersih dan nyaman, tetapi lingkungan diluarnya kotor. Lingkungan komplek rumah harus memiliki lingkungan yang juga bersih.

Sudah banyak pengembang yang mengembangkan proyek perumahan yang menerapkan konsep lingkungan hijau yang bersih. Lingkungan yang mengadopsi green living tersebut tentunya bisa menunjang keasrian hunian yang berada didalamnya. Selain itu, lingkungan bersih juga akan sangat mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup para penghuni di dalamnya.

Lingkungan yang bersih adalah syarat wajib perumahan asri
Lingkungan perumahan yang bersih adalah salah satu kriteria perumahan asri

2. Bangunan Rumah yang Memiliki Ventilasi Udara yang Cukup

Ventilasi udara merupakan salah satu bagian dalam rumah yang sangat penting untuk diperhatikan. Ventilasi udara berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara. Rumah yang tidak memiliki ventilasi yang cukup tentunya akan menjadi tidak nyaman dan rawan menimbulkan penyakit bagi para penghuni di dalamnya. Rumah tanpa ventilasi udara yang baik akan membuat udara kotor di dalam rumah tidak bisa keluar sehingga bisa menimbulkan masalah kesehatan. Selain itu, rumah akan menjadi lembap.

Rumah yang asri tentunya harus memiliki ventilasi udara yang cukup di dalam bangunannya. Ventilasi udara yang baik akan membuat udara mudah keluar dan masuk. Udara kotor bisa keluar dan sebaliknya udara yang bersih bisa masuk. Sehingga, rumah terasa segar dan bersih. Oleh karena itu, bagi anda yang menginginkan rumah yang asri, pastikan rumah yang anda pilih memiliki ventilasi udara yang baik.

Ventilasi untuk udara segar adalah salah satu ciri perumahan asri
Perumahan asri adalah perumahan yang memiliki ventilasi udara yang baik

3. Pencahayaan Alami Di Dalam Rumah

Memiliki pencahayaan alami di dalam rumah dapat memberikan manfaat yang besar. Salah satunya adalah rumah anda tidak akan menjadi rumah yang rawan lembap. Rumah yang lembap tentunya akan memberikan masalah kesehatan bagi para penghuninya. Oleh karena itu, memiliki pencahayaan alami dengan memberikan sinar matahari masuk ke dalam rumah anda akan mengurangi potensi rumah menjadi lembap. Dikombinasikan dengan ventilasi udara, maka rumah anda akan menjadi lebih segar dan terasa alami.

Pencahayaan alami adalah ciri perumahan asri
Pencahayaan alami pada rumah Anda akan membuat hunian Anda menjadi asri

4. Memiliki Taman Di Belakang atau Depan Rumah

Memiliki taman di rumah baik berukuran kecil maupun besar bisa semakin menunjang konsep rumah hijau atau asri bagi hunian anda. Dengan adanya taman tersebut, maka rumah anda akan terasa lebih hijau dan segar. Anda bisa memanfaatkan taman dirumah anda untuk menanam tanaman – tanaman hijau. Fungsi dari tanamana – tanaman tersebut adalah selain untuk membuat anda lebih indah, juga berfungsi untuk mengatasi polutan di udara serta membuat rumah anda menjadi lebih segar.

Rumah dengan taman belakang atau depan akan membuat rumah anda menjadi asri
Taman belakang atau depan rumah bisa Anda maksimalkan untuk membuat rumah Anda menjadi asri

5. Lingkungan yang Rindang dan Hijau

Lingkungan yang rindang dan hijau adalah salah satu syarat penting yang harus dipenuhi. Lingkungan yang bersih dan sehat adalah faktor yang membuat sebuah rumah menjadi asri. Rumah yang sudah bisa dibilang asri tetapi lingkungan di sekitarnya gersang, maka tentunya akan mengurangi keasrian dari rumah tersebut. Oleh karena itu, pastikan lingkungan perumahan yang Anda pilih adalah lingkungan yang rindang, memiliki banyak pepohonan sehingga lingkungan tersebut terasa segar dan sehat.

Lingkungan yang rindang adalah salah satu kriteria perumahan asri
Lingkungan yang rindang adalah salah satu kriteria perumahan asri

Baca juga: 6 Cara Menerapkan Gaya Hidup Eco Living

Konsep Perumahan Asri oleh Gardens at Candi Sawangan

Gardens at Candi Sawangan adalah salah satu komplek perumahan yang menjunjung tinggi konsep hunian yang nyaman. Komplek perumahan ini menawarkan konsep hunian asri yang modern dan mengadopsi konsep sustainable development. Gardens at Candi Sawangan menawarkan komplek perumahan terpadu yang sudah terintegrasi dengan kawasan penunjang yang menawarkan fasilitas yang lengkap.

Gardens at Candi Sawangan menawarkan linkungan perumahan yang asri dimana lingkungan anda akan dipenuhi dengan lingkungan yang hijau dan rimbun. Sehingga, bagi anda yang menginginkan hunian dengan konsep asri, maka Gardens at Candi Sawangan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk anda.

Anda bisa mendapatkan suasana hunian yang harmonis dengan alam. Ditambah lagi, dengan mengadopsi konsep modern, Gardens at Candi Sawangan menawarkan pilihan cluster yang sudah mengintegrasikan teknologi smart home atau rumah pintar yang akan membuat keseharian anda di rumah menjadi lebih mudah dan praktis.

Membeli Rumah dengan Gaji UMR? Ini Tipsnya!

Tempat tinggal atau hunian merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Meskipun pada kenyataannya memiliki sebuah hunian itu tidak mudah untuk diwujudkan. Ada dua faktor yang seringkali menjadi alasan dari sulitnya membeli hunian, yaitu harga properti yang naik setiap tahun serta penghasilan yang standar atau setara dengan gaji UMR. Mungkin terdengar sulit untuk memiliki rumah pribadi dengan penghasilan yang kecil, namun bukan berarti tidak bisa sama sekali. Gaji UMR bukan sebuah penghalang dalam mewujudkan rumah impian. Bahkan kini sudah ada program KPR yang dapat membantu Anda untuk membeli rumah. Berikut ini beberapa tips beli rumah dengan gaji UMR:

5 Tips Membeli Rumah dengan Gaji UMR

1. Buat perencanaan yang jelas

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat perencanaan yang jelas dan matang. Membeli rumah tentunya bukan persoalan yang bisa dilakukan secara asal-asalan. Perencanaan ini dapat diawali dengan melakukan survei rumah dan menyesuaikannya dengan keuangan. Ketika Anda mengetahui harga calon rumah yang sesuai dengan budget, maka Anda bisa memperkirakan berapa jumlah uang yang harus dikumpulkan untuk membayar DP (down payment) beserta cicilan yang harus disiapkan untuk setiap bulannya.

Foto: Unsplash

2. Disiplin dalam menabung

Setelah membuat perencanaan, langkah selanjutnya adalah menabung. Dalam menabung gunakanlah prinsip menyisihkan, bukan menyisakan. Hitung biaya yang Anda keluarkan untuk kebutuhan hidup per bulan, kemudian kurangi jumlah penghasilan per bulan dengan jumlah pengeluaran tersebut. Dengan begitu Anda bisa mengetahui besar nominal yang dapat ditabung untuk membeli rumah.

Misalnya, Anda bisa menyisihkan sekitar 30% dari penghasilan untuk tabungan beli rumah dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan pokok. Agar lebih disiplin dalam menabung, bukalah rekening khusus dan gunakan unakan fitur autodebet sehingga 30% dari penghasilan Anda akan langsung dialokasikan ke tabungan beli rumah.

3. Hidup hemat untuk Membeli Rumah

Selain menabung, Anda juga harus siap membiasakan gaya hidup hemat agar rumah yang diinginkan dapat terwujud. Awali hidup hemat dengan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Jangan sampai Anda membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Pastikan juga untuk tidak berhutang karena hal tersebut akan membebani proses menabung beli rumah.

tabungan untuk membeli rumah

Foto: Unsplash

4. Berinvestasi

Di sisi lain, Anda juga dapat mencoba berinvestasi, salah satunya adalah investasi emas. Investasi emas bisa sangat menguntungkan karena harganya yang cenderung stabil dan naik dari tahun ke tahun. Meskipun harganya turun, kemungkinan nilainya tidak terlalu signifikan. Apabila dibandingkan dengan investasi lainnya, investasi emas juga lebih mudah untuk dicairkan.

5. Cari dana tambahan

Jika ternyata dana yang dimiliki dirasa masih kurang, Anda bisa mencari dana tambahan dengan melakukan pekerjaan sampingan. Contohnya, Anda bisa bekerja sebagai freelancer atau bahkan memulai bisnis online. Dengan begitu tabungan untuk membeli rumah juga dapat bertambah.

Foto: Freepik

Itulah beberapa tips untuk membeli rumah dengan gaji UMR. Penghasilan yang kecil tidak menghalangi Anda untuk mewujudkan rumah impian. Kunci utamanya adalah perhitungan yang tepat dan konsisten dalam menabung.

Wujudkan rumah pertama  Anda dan keluarga bersama Gardens at Candi Sawangan; rumah pilihan para keluarga milenial. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya modern kontemporer yang mengkombinasikan fungsi dan estetika.

Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Sumber: tanamduit, IDX Channel, tirto.id, parapuan

Tips Membuat Rumah Hijau Ramah Lingkungan

Rumah hijau merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan ditengah keadaan isu lingkungan yang sangat memprihatinkan sekarang ini. Memiliki konsep rumah hijau pada hunianmu tentunya juga dapat membantu memperbaiki keselerasan dengan alam sekitar.

Konsep ini tidak hanya sekedar menanam berbagai macam tanaman di area rumahmu, namun lebih dari itu. Menerapkan desain rumah hijau pada hunianmu akan membuat kehidupanmu dan keluarga menjadi lebih efisien dan jauh lebih sehat.

Untuk lebih mengetahui secara lengkap, apa itu rumah hijau dan bagaimana penerapannya pada hunianmu, mari simak penjelasan berikut!

Baca juga: 6 Cara Menerapkan Gaya Hidup Eco Living

Apa itu Rumah Hijau?

Ruang Tamu Rumah Hijau
Foto: Freepik

Menurut pengertiannya rumah hijau memiliki arti rumah kaca yang berisikan segala macam tanaman yang dibudidayakan didalamnya, namun saat ini rumah hijau menjadi sebuah konsep hunian yang dalam pembangunannya dirancang untuk meminimalisir dampak negatif yang akan berpengaruh terhadap alam.

Josep Allen, peneliti kesehatan masyarakat dari Universitas Harvard, menjabarkan bahwa pembangunan rumah hijau melibatkan komponen bangunan yang memiliki tujuan untuk mengurangi polusi, menjaga temperatur, memaksimalkan pencahayaan yang alami di dalam rumah, serta meningkatkan kualitas udara dan air.

Sehingga pada umumnya rumah hijau merupakan bangunan sehat yang mempunyai banyak manfaat bagi penghuninya. Ada banyak komposisi wajib yang harus diperhatikan dalam pembangunan rumah hijau ini, seperti:

  • Mempunyai banyak bukaan yang maksimal pada hunian untuk sirkulasi cahaya serta udara
  • Material pembangunan diambil dari material alami yang ramah lingkungan
  • Memiliki resapan air yang baik pada hunian untuk mencegah banjir pada musim penghujan
  • Memiliki ruang yang cukup untuk menanam tanaman hias pada halaman maupun di dalam rumah
  • Memanfaatkan energi ramah lingkungan seperti penggunaan panel surya pada hunian

Dengan penerapan rumah hijau pada hunianmu ini dapat membantu menciptakan suasana rumah yang ramah lingkungan dan mampu memelihara kesehatan bagi penghuninya.

Baca juga: Hunian Sehat Dengan Konsep Green Living

Manfaat Penerapan Rumah Hijau

Ilustrasi penerapan lingkungan hijau
Foto: Freepik

Penerapan konsep rumah hijau pada hunianmu mampu membantu mengurangi limbah lingkungan serta dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi kesehatan. Namun tidak hanya itu saja, penerapan konsep ini juga membawa manfaat lain seperti berikut ini:

1. Mengurangi Stres

Biasanya hunian yang mengusung konsep rumah hijau memiliki taman kecil pada halaman maupun di dalam rumahnya. Menurut penelitian, menanam tanaman pada hunianmu mampu mengurangi stres serta perasaan khawatir yang membuat kamu merasa tidak tenang.

Dengan adanya tanaman pada hunianmu juga mampu memberikan suasana lebih tenang dan asri sehingga dapat menenangkan pikiran serta membuat penghuninya merasa lebih rileks.

2. Menjaga Kelembapan dan Meningkatkan Fokus

Peningkatan karbon dioksida dapat menyebabkan tingginya kelembapan udara yang dapat menghambat konsentrasi serta membuat kamu cepat merasa lelah. Sebuah penelitian membuktikan bahwa konsep rumah hijau dapat menjaga kelembapan dan suhu pada area rumah, keadaan ini dapat membantu meningkatkan fokusmu hingga 5%.

Kelembapan udara yang terjaga ini dipengaruhi oleh bukaan yang cukup pada hunian. Dengan adanya bukaan yang cukup dapat membantu pencahayaan secara alami serta dapat membuat sirkulasi udara menjadi lebih baik lagi.

Pencahayaan yang alami dapat membuat seseorang menjadi lebih fokus dan meningkatkan daya pikir, selain itu dapat membuat perasaan menjadi lebih tenang serta bahagia.

3. Meningkatkan Kualitas Udara

Udara pada hunianmu dapat tercampur dengan bahan kimia dan zat berbahaya yang dihasilkan dari cat atau furnitur yang ada. Apalagi bila sebuah rumah tidak mempunyai bukaan atau ventilasi udara yang cukup. Sirkulasi udara yang tidak baik di dalam rumah dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.

Konsep rumah hijau yang memiliki bukaan ventilasi yang cukup dapat membantu meningkatkan kualitas udara yang baik dalam hunianmu. Ini karena bukaan yang cukup dapat mendukung pergantian udara dalam rumah berjalan dengan baik. Dengan begitu kualitas udara yang dihasilkan dapat meningkatkan kesehatan penghuni rumah. Selain itu pencahayaan alami yang masuk melalui bukaan ini dapat membuat ruangan tidak menjadi lembap dan berbahaya sehingga penghuni rumah dapat terhindar dari penyakit pernapasan seperti penyakit paru – paru.

4. Meningkatkan Produktivitas

Pencahayaan alami yang masuk melalui bukaan rumah yang cukup, dapat membuat penghuni rumah merasa lebih baik dan bahagia, sehingga penghuni rumah akan merasa lebih optimis dan semangat. Keadaan yang yang diciptakan melalui pencahayaan alami ini juga dapat membuat suasana lebih kondusif untuk beraktivitas, sehingga tanpa disadari suasana ini bisa meningkatkan produktivitas penghuni rumah.

5. Mewariskan Alam Untuk Anak Cucu di Masa Depan

Menerapkan konsep rumah hijau sama saja dengan ikut menjaga serta memelihara keseimbangan alam. Manfaat yang sudah disebutkan tadi adalah manfaat jangka pendek yang dapat kamu rasakan. Namun ada manfaat dalam jangka panjang yang diciptakan dalam penerapan rumah hijau ini. Manfaat jangka panjang yang dimaksudkan adalah terpeliharanya alam yang akan dirasakan oleh anak cucu kita di masa depan nantinya.

Penerapan Rumah Hijau Pada Hunian

Foto: Freepik

Setelah mengetahui pengertian serta manfaat dari konsep rumah hijau, sekarang mari kita lihat bagaimana cara penerapan konsep ini untuk hunianmu.

Banyak yang mengatakan bahwa penerapan konsep rumah hijau ini membutuhkan biaya yang tinggi, namun sebenarnya tidak. Menerapkan konsep ini dalam pembangunan rumahmu, ternyata cukup terjangkau lho. Dalam sebuah studi mengatakan pembangunan rumah dengan konsep alami seperti ini, tidak memerlukan biaya pembangunan berlebih. Lalu apa saja tips untuk membangun rumah berkonsep alam ini?

Baca juga: Smart Living, Konsep Hunian yang Banyak Diminati

Penggunaan Material Bangunan yang Ramah Lingkungan

Penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan menjadi poin utama dalam pembangunan green house. Kamu dapat menggunakan material seperti tanah, bambu, kayu, ataupun jerami dan material ramah lingkungan lainnya.

Bahan bangunan yang ramah lingkungan dapat membawa dampak yang bagus bagi kesehatan karena dapat mengurangi penggunaan bahan kimia. Penggunaan bahan kimia dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker. Dengan bahan yang lebih ramah lingkungan hal tersebut dapat diminimalisir.

Membuat Ruangan dengan Bukaan yang Cukup

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan rumah dengan konsep ini adalah sirkulasi udara di dalam rumah. Pembuatan bukaan pada setiap ruangan harus diperhatikan, hal ini tentunya berpengaruh supaya sirkulasi udara serta pencahayaan secara alami dapat dimaksimalkan.

Bukaan yang besar pada pembangunan rumah mempunyai banyak manfaat. Selain membuat kualitas udara menjadi lebih baik, pecahayaan alami yang maksimal juga dapat meminimalisir penggunaan listrik. Sehingga dalam penggunaannya, menjadi lebih hemat energi dan lebih efisien.

Menanam Tanaman Hias

Sesuai dengan namanya, rumah hijau, tanaman menjadi salah satu element penting dalam penerapan konsep ini. Kamu bisa memanfaatkan lahan yang ada pada hunianmu untuk membuat taman kecil pada halaman rumah. Mulailah menanam tanaman yang mudah dalam perawatannya. Selain itu adanya taman kecil pada halaman rumah dapat membantu memperbaiki kualitas oksigen pada area rumah.

Apabila area perkarangan pada rumahmu terbatas, kamu dapat mencoba mengakalinya dengan membuat taman berbentuk vertikal atau bisa juga menanam tanaman khusus yang dapat diletakkan pada area dalam rumah. Tanaman yang diletakkan pada area dalam (indoor) rumah dapat menghisap zat beracun maupun debu yang berada pada pendingin udara ataupun yang menempel pada perabotan rumah tangga. Dengan begitu kualitas udara di dalam rumah akan menjadi lebih baik.

Memanfaatkan Energi Ramah Lingkungan

Rumah hijau juga memanfaatkan energi yang bersumber dari alam agar meminimalisir pencemaran lingkungan. Contohnya seperti penggunaan panel surya. Penggunaan panel surya dapat menghemat penggunaan listrik sehari – hari. Selain itu konsep rumah hijau juga memperhatikan drainase air serta pengelolaan sampah.

Jika kamu memilih untuk mencari rumah yang sudah memiliki konsep rumah hijau, Cluster Evergreen dari Gardens at Candi Sawangan adalah jawabannya. Cluster yang dibangun pada area perumahan Gardens at Candi Sawangan ini memadukan konsep green living dengan smart living. Yuk segera miliki unitnya sekarang juga!

Hunian Sehat Dengan Konsep Green Living

Pastinya kamu sudah familiar dengan istilah green living bukan? Istilah yang sekarang ini banyak dikampanyekan oleh berbagai pihak diberbagai platform media sosial mengajak kita untuk lebih lagi memperhatikan lingkungan.

Kondisi yang melatar belakangi munculnya konsep green living ini adalah permasalahan lingkungan seperti pemanasan global serta kerusakan lingkungan yang kian hari kian mengkhawatirkan. Keadaan ini sangat terasa diberbagai daerah terlebih bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan.

Banyak pihak yang telah mengadopsi dan mendukung konsep green living ini, termasuk para properti developer. Kini banyak pengembang properti yang menjadikan konsep ini sebagai salah satu point utama dalam pembangunan rumah.

Lalu sebenarnya, apa itu konsep green living? Yuk, simak penjelasan berikut!

Baca juga: Smart Living, Konsep Hunian yang Banyak Diminati

Apa itu Konsep Green Living?

Ilustrasi rumah dengan konsep green living
Ilustrasi konsep rumah green living (Foto: Freepik)

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, green living merupakan suatu konsep atau gaya hidup yang dilakukan dengan sebisa mungkin mengurangi atau bahkan tidak memberikan dampak buruk secara makro terhadap alam.

Menurut World Health Organization External, ada 13 juta kematian disetiap tahunnya dan hampir seperempat dari semua penyakit disebabkan oleh lingkungan. Selain itu 33% penyakit tersebut terjadi pada anak dibawah usia lima tahun. Masalah kesehatan yang ditimbulkan seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), penyakit kardiovaskular serta stroke kondisinya dapat diperburuk oleh lingkungan yang tidak sehat.

Untuk itu dengan konsep ini diharapkan dapat menjaga lingkungan serta membawa dampak baik bagi kesehatan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

Manfaat Green Living

penerapan green living
Penerapan green living (Foto: Freepik)

Ide green living sangat penting bagi keberlangsungan hidup, tidak hanya untuk manusia namun juga bagi alam. Manfaat konsep ini bagi alam, dapat menjaga kelestarian serta keseimbangan yang tentunya juga dapat menunjang keberlangsungan hidup manusia.

Jika alam terjaga, maka akan memperbaiki kualitas oksigen yang dihirup oleh manusia. Jika kualitas oksigen baik, maka kesehatan pun akan terjaga dengan baik pula. Karena, kualitas oksigen yang buruk dapat membawa berbagai macam penyakit seperti penyakit pernafasan.

Selain itu dengan dijalankannya konsep ini, kamu juga dapat menghemat energi serta mengurangi limbah lingkungan. Oleh karena itu lingkungan hidup pun akan semakin terjaga dengan baik. Sehingga memberikan ketenangan serta kenyamanan bagi manusia itu sendiri.

Dengan banyaknya manfaat yang didapat dari konsep ini, tidak heran jika pengembang properti tertarik untuk menerapkan konsep green living dalam pembangunan unit rumah.

Baca juga: 6 Keuntungan Memiliki Hunian Green Living

Tips Menerapkan Green Living Bagi Hunian

Menerapkan gaya hidup green living atau lebih dikenal dengan suistainable living pada hunianmu dapat kamu lakukan dengan langkah sederhana seperti beberapa cara berikut ini:

1. Menciptakan Taman Kecil di Rumah

Jika pada hunianmu memiliki lahan yang cukup, menciptakan taman merupakan salah satu langkah sederhana dalam penerapan ide lahan hijau di rumah. Untuk pemula, kamu dapat memulainya dengan menanam tanaman rumah yang mudah dalam perawatannya. Ada beberapa contoh tanaman yang bisa kamu tanam dengan perawatan yang minim, seperti bougenville, lidah mertua, palem, karet kebo merah, begonia dan masih banyak lagi.

Adanya taman kecil di rumah juga dapat membuat penghuni rumah menjadi lebih sehat karena oksigen yang ada di sekitar rumahmu menjadi lebih baik berkat sejumlah tanaman yang ada. Manfaat lain dari taman ini juga akan membuat hunianmu menjadi lebih asri.

Jika lahan pada hunianmu terbatas, kamu masih tetap bisa menciptakan ruang hijau di rumah dengan menanam tanaman yang dapat kamu gantung di teras rumah. Selain itu tanaman indoor juga dapat menjadi alternatif untukmu.

2. Mendaur Ulang Barang Bekas

Daur ulang juga menjadi salah satu langkah jika kamu ingin menerapkan konsep suistainable living di rumah. Beberapa barang seperti botol kaca bekas minuman, gulungan tissue, kaleng minuman berbahan aluminium, botol plastik, crayon hingga pakaian bisa kamu daur ulang menjadi barang – barang yang mempunyai manfaat lain diluar manfaat sebelumnya.
Barang – barang ini dapat kamu olah menjadi sesuatu yang bisa menjadi dekorasi tambahan dalam hunianmu, tentunya akan membuat rumahmu terlihat lebih unik berkat barang tersebut.

Selain barang bekas, kamu juga dapat mendaur ulang sampah sisa makanan di rumah. Sisa makanan ini dapat kamu jadikan pupuk kompos yang dapat kamu gunakan dalam perawatan tanaman. Jadi kamu dan keluarga berperan serta dalam mengurangi limbah rumah tangga yang dapat merusak lingkungan.

3. Menghemat Energi

Penghematan energi juga menjadi salah satu langkah yang bisa kamu terapkan di dalam rumah. Biasakan diri untuk selalu mematikan sumber listrik di rumah jika sudah tidak dibutuhkan. Mungkin terkadang kamu merasa malas untuk mematikan lampu jika sudah tidak terpakai atau lupa mematikan AC pada saat kamu hendak keluar rumah. Namun, hal sederhana ini dapat mulai kamu ubah dari sekarang.

Menghemat energi juga mempunyai banyak manfaat dalam hunianmu lho, diantaranya dapat mencegah terjadinya kebakaran karena konsleting listrik (resiko arus pendek), membantu mengurangi polusi udara, menjaga performa barang elektronik yang kamu miliki dan masih banyak lagi.

4. Merawat Tanaman di Rumah

Berkebun atau merawat tanaman di rumah merupakan salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan green living di rumah. Belakangan, banyak masyarakat yang dengan sengaja memelihara tanaman di rumah untuk mengisi waktu luangnya.

Selain itu, merawat tanaman di rumah dapat memberikan oksigen tambahan yang dihasilkan oleh tanaman setiap harinya. Sehingga dapat membuat lingkungan hunian Anda menjadi jauh lebih sehat.

Gardens at Candi Sawangan: Perumahan Asri dengan Konsep Green Living

klaster evergreen
Klaster Evergreen

Semakin rusaknya kondisi lingkungan hidup sekitar masyarakat, maka semakin banyak pula perumahan yang menerapkan konsep green living atau mengurangi penggunaan sumber daya alam. Seperti halnya perumahan Gardens at Candi Sawangan yang berlokasi di selatan Jakarta.

Gardens at Candi Sawangan menghadirkan konsep perumaham yang asri dengan menerapkan konsep rumah hijau dengan lingkungan yang mendukung. Dibangun di atas tanah seluas 250 hektar dengan memperhatikan aspek keberlangsungan hidup yang sangat cocok bagi Anda yang ingin hunian minimalis dengan konsep hijau.

Terdapat klaster Evergreen yang merupakan salah satu klaster terbaru yang dimiliki Gardens at Candi Sawangan. Menerapkan konsep hijau dengan dukungan lingkungan yang menyejukkan dan nyaman untuk dihuni.

Bagi Anda yang tertarik memiliki hunian nyaman di selatan Jakarta, segera kontak kami dengan klik tautan berikut ini!

Smart Living, Konsep Hunian yang Banyak Diminati

Konsep hunian smart living sekarang ini sedang menjadi trend yang diminati oleh banyak orang. Memiliki hunian dengan konsep tersebut tentunya akan membuat pengalaman tinggal dirumah menjadi lebih nyaman dan mudah. Seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat, semua lini kehidupan sudah dikembangkan menjadi lebih canggih yang tentu membuat kehidupan menjadi lebih praktis.

Sebagaimana sekarang ini hampir semua orang sudah dimudahkan dengan penggunaan ponsel pintar atau smartphone, sekarang ini pun orang – orang bisa menikmati pengalaman tinggal di hunian yang mengadopsi konsep smart living dengan pemanfaatan teknologi internet of things (IOT).

Tentu kita sudah mengenal banyak sekali konsep perumahan yang ditawarkan, seperti eco living contohnya. Sekarang ini, giliran konsep smart living yang mulai menjadi trend dan banyak diminati. Konsep ini mengedepankan kenyamanan dan kepraktisan dalam bidang perumahan. Konsep ini mengintegrasikan teknologi untuk kemudahan bagi semua orang didalamnya.

Baca Juga: 6 Cara Menerapkan Gaya Hidup Eco Living

Konsep smart living sendiri juga tidak tertutup hanya untuk perumahan. Tetapi konsep ini juga bisa diaplikasikan pada perkantoran atau dimana pun yang melibatkan banyak orang di suatu lingkungan. Jadi, konsep ini bisa diterapkan secara luas tidak hanya untuk hunian saja. Dengan memanfaatkan teknologi, maka kita bisa menerapkan konsep ini sesuai dengan kebutuhan kita sendiri.

teknologi voice assistant banyak digunakan pada hunian dengan konsep smart living
Source: Unsplash

Teknologi yang Menunjang Smart Living

Konsep smart living ini tidak terlepas dari pemanfaat teknologi yang menunjang konsep tersebut. Internet of Things (IOT) adalah teknologi utama yang digunakan untuk mengaplikasikan konsep smart living untuk hunian. Berikut adalah beberapa teknologi IOT yang banyak digunakan:

  • Voice Assistant

Teknologi voice assistant adalah sebuah teknologi yang sudah cukup lama diperkenalkan. Sebelumnya, orang – orang sudah akrab dengan perangkat lunak Google Voice dan Siri pada ponsel pintar, dimana para pengguna dapat mengaktifkan perintah suara untuk mengoperasikan ponsel pintar mereka. Sekarang ini, perangkat voice assitant yang terintegrasi dengan konsep smart living sudah diperkenalkan dan banyak digunakan.

Perangkat voice assistant seperti Alexa Echo Dot dan Google Assistant sudah banyak digunakan untuk memudahkan pengaturan di perumahan atau kantor. Hanya dengan perintah suara melalui sebuah perangkat kecil seperti Alexa Echo Dot atau Google Assistant, anda bisa mengoperasikan rumah anda.

  • Smart Security System

Smart security system adalah salah satu teknologi yang juga kerap diaplikasikan pada konsep smart living. Sistem keamanan pintar ini akan membuat keamanan rumah atau kantor menjadi lebih canggih dan sistem keamanan pun meningkat. Salah satu contoh sistem keamanan pintar antara lain adalah smart door lock yang bisa dioperasikan jarak jauh. Anda bisa mengunci pintu rumah anda hanya melalui ponsel pintar anda dari jarak jauh. Sehingga, anda bisa mengecek keamanan rumah anda dari jauh.

Contoh lainnya adalah motion sensor yang bisa mendeteksi jika ada gerakan. Teknologi motion sensor ini bisa dimanfaatkan untuk pengoperasian lampu. Misalnya, lampu kamar mandi anda akan menyala secara otomatis ketika anda masuk ke kamar mandi. Terakhir tentunya adalah sistem perangkat CCTV yang dapat memantau seisi rumah anda.

  • Smart Home System

Smart home system atau sistem rumah pintar adalah suatu sistem yang mengintegrasi semua teknologi diatas. Sistem rumah pintar ini terpusat pada satu titik yang biasanya berbentuk aplikasi di ponsel pintar atau tablet anda. Sehingga, anda bisa mengatur seisi rumah anda hanya dengan mengoperasikan ponsel pintar anda. Menghidupkan barang – barang elektronik, mengecek CCTV, dan lain sebagainya bisa anda lakukan hanya melalui ponsel pintar. Tentunya sistem rumah pintar ini dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan selama anda tinggal dirumah

Manfaat yang Bisa Anda Nikmati

Ada beberapa manfaat yang bisa anda nikmati jika anda memiliki rumah yang mengadopsi konsep smart living ini. Berikut adalah beberapa manfaat menerapkan konsep smart living:

  • Semakin Merasa Nyaman dan Aman

Dengan menggunakan teknologi IOT pada sistem rumah pintar anda, maka anda akan semakin nyaman dan aman tinggal dirumah anda. Hanya dengan sistem pengoperasian melalui ponsel pintar atau perangkat voice assistant, anda bisa mengoperasikan banyak hal. Anda bisa menyalakan barang – barang elektronik tanpa harus beranjak dari tempat anda.

Ditambah lagi, anda bisa membuat jadwal kapan barang-barang elektronik seperti lampu dan AC untuk hidup dan mati. Sehingga, pengoperasian rumah menjadi lebih efisien. Selain itu, keamanan rumah anda pun menjadi lebih terjamin. Dengan teknologi CCTV dan smart door lock yang juga bisa dioperasikan melalui ponsel pintar, maka anda bisa kapan saja mengecek rumah anda aman atau tidak.

  • Pemanfaatan Energi Listrik Menjadi Lebih Efisien

Sistem rumah pintar yang digunakan oleh hunian – hunian berkonsep smart living ini membantu meningkatkan efisiensi energi yang dikeluarkan oleh rumah. Anda bisa dengan mudah mengatur kapan barang – barang elektronik anda harus dinyalakan dan kapan harus dimatikan. Jika anda lupa mematikan lampu atau AC, maka anda bisa langsung mengecek di ponsel pintar anda dan langsung mematikannya tanpa harus kembali kerumah.

Selain itu, anda bisa menggunakan teknologi motion sensor yang bisa mendeteksi gerakan. Contohnya, lampu ruang tamu atau kamar mandi hanya akan hidup ketika ada orang yang masuk. Jika tidak ada orang, maka otomatis akan mati. Tentunya hal tersebut akan meningkatkan efisiensi energi di rumah anda.

  • Kualitas Hidup Lebih Meningkat

Pengoperasian rumah yang lebih mudah dan praktis serta efisiensi energi yang lebih baik tentunya akan berdampak pada kualitas hidup anda. Dengan segala semua kepraktisan, keamanan, dan kenyamanan yang meningkat akan membuat kualitas hidup anda menjadi lebih meningkat. Oleh karena itu, konsep smart living ini banyak dikembangkan oleh pengembang properti untuk menciptakan hunian yang nyaman bagi para penghuninya.

Bagi anda yang menginginkan hunian yang lebih nyaman dan aman, maka carilah hunian yang sudah mengadopsi konsep smart living. Karena perumahan dengan konsep ini sudah pasti memperhatikan aspek – aspek penting konsep smart living seperti kenyamanan, kesehatan, hingga keamanan yang lebih baik bagi para penghuninya. Sekarang ini, perkembangan teknologi sudah sangat maju, maka tidak ada salahnya bagi kita untuk memanfaatkan teknologi untuk tempat tinggal kita.

Mengenal Apa Itu Rumah Tipe 30

Perumahan sekarang ini sudah hadir dengan berbagai macam tipe. Bagi anda yang sedang mencari rumah, pastinya sudah sering mendengar tipe – tipe rumah mulai dari tipe rumah 30, 60 dan sebagainya tergantung ukuran.

Semua tipe rumah tersebut sudah tersedia di pasaran dan anda bisa memilih sesuai kebutuhan. Salah satu tipe hunian yang banyak digandrungi khsusunya bagi orang – orang yang baru pertama kali membeli rumah atau pasangan yang baru menikah adalah rumah tipe 30.

Rumah tipe 30 adalah salah satu jenis hunian berukuran kecil yang banyak dibeli khususnya bagi para pasangan yang baru menikah dan belum memiliki anak. Karena kebutuhan kamar tidur belum banyak, maka hunian jenis ini menjadi pilihan.

Selain harga yang terjangkau, masih ada kesempatan renovasi jika butuh menambah kamar lagi. Ditambah lagi, ukuran yang kecil sehingga mudah untuk dirawat menjadi pilihan banyak orang.

Rumah jenis ini adalah jenis hunian yang memiliki ukuran kecil dan cocok untuk ditinggali 2 atau 3 orang. Oleh karena itu, jenis ini cocok bagi pasangan yang baru menikah atau yang baru memiliki anak.

Sesuai namanya, rumah tipe ini memiliki luas bangunan 30m2 dan biasanya terdiri dari 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Tergantung pengembangnya, banyak yang menambahkan garasi dan juga taman depan atau belakang.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Rumah Tipe 60

Keuntungan Membeli Rumah Tipe 30

Ukuran yang terbilang kecil dan hanya terdiri dari 2 kamar tidur ternyata tetap memiliki banyak peminat. Hal tersebut karena jenis hunian ini memiliki keuntungan tersendiri bagi para pembeli. Berikut adalah beberapa keuntungan yang akan didapat jika anda membeli rumah tipe 30:

  • Harga yang Terjangkau

Harga yang terjangkau menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang yang memilih untuk membeli rumah tipe 30. Hal tersebut tentunya menjadi manfaat tersendiri jika anda membeli jenis rumah ini.

Anda bisa membeli rumah dengan harga terjangkau sehingga bisa menabung lebih banyak untuk keperluan lainnya. Jika anda membutuhkan lebih banyak ruang, anda bisa merenovasi rumah anda untuk menambah ruang. Bagi anda yang ingin membeli hunian dengan harga yang terjangkau, maka rumah tipe 30 bisa menjadi pilihan.

  • Dapat Dijadikan Investasi

Rumah tipe 30 banyak dibeli dan dijadikan investasi. Dengan harga yang terjangkau, anda bisa menjadikan hunian yang anda beli sebagai investasi kedepannya. Harga properti yang akan naik tentu bisa anda manfaatkan kedepannya.

Ditambah lagi, hunian jenis ini sangat cocok untuk dijadikan kontrakan dan disewakan kepada orang lain untuk menambah penghasilan anda. Ukuran rumah yang tidak terlalu besar sangat cocok untuk disewakan ke orang lain. Sekarang ini, banyak sekali orang yang mau menyewa rumah kecil untuk ditinggali.

  • Pilihan Pengembang Properti yang Banyak

Rumah tipe 30 adalah salah satu jenis rumah yang cukup populer di pasaran. Oleh karena itu, banyak pengembang properti yang berlomba – lomba mengembangkan perumahan dan menyediakan pilihan rumah tipe 30.

Sehingga, anda memiliki banyak sekali pilihan jika anda ingin membeli rumah dengan jenis ini. Anda bebas memilih pengembang properti yang anda percayai dan faktor – faktor lain seperti lingkungan dan lokasi.

Contoh Hunian yang Bisa Anda Jadikan Pilihan

Bagi anda yang ingin memiliki gambaran bagaimana contoh dari rumah tipe 30, cluster KAMILA dari Gardens at Candi Sawangan adalah salah contoh cluster yang menawarkan hunian jenis ini yang bisa anda lihat. Cluster KAMILA yang bertipe 30 ini memiliki luas tanah sebesar 60m2 dengan luas bangunan sebesar 30m2.

Cluster KAMILA tipe 30 menyediakan 2 kamar tidur dengan 1 kamar mandi yang sangat cocok bagi anda yang baru saja menikah dan belum memiliki anak atau bagi anda yang memiliki keluarga kecil dengan 1 atau 2 anak.

Perumahan Gardens at Candi Sawangan menawarkan perumahan cluster Kamila dengan rumah tipe 30
Rumah tipe 30 dari perumahan Gardens at Candi Sawangan

Dilihat dari denah diatas ini, hunian cluster KAMILA di perumahan Gardens at Candi Sawangan ini memperlihatkan fitur – fitur yang ditawarkan.

Dengan luas bangunan 30m2, anda mendapatkan 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi, dan ruang tengah yang bisa anda manfaatkan sebagai ruang makan bersama. Terdapat taman di belakang rumah yang juga difungsikan sebagai dapur.

Hunian cluster KAMILA di perumahan Gardnes at Candi Sawangan ini juga menyediakan carport atau garasi yang muat untuk satu buah mobil. Taman di depan rumah di samping garasi pun turut mempercantik rumah.

Oleh karena itu, hunian rumah yang ditawarkan cluster KAMILA di perumahan Gardens at Candi Sawangan ini sangat cocok bagi anda yang baru menikah dan hendak mencari rumah. Lokasi yang terletak di Sawangan, Depok dengan akses transportasi umum yang mudah untuk ke Jakarta, menambah nilai plus dari rumah ini.

Mengenal Lebih Jauh Rumah Tipe 60

Sekarang ini pengembang properti sudah banyak mengembangkan dan memasarkan perumahan dengan berbagai macam tipe rumah. Semua tipe rumah yang ada dibeda – bedakan berdasarkan ukurannya. Dari mulai tipe rumah dengan luas bangunan yang paling kecil hingga yang paling besar, bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan anda. Rumah tipe 60 adalah salah satu tipe rumah yang laku dipasaran.

Rumah tipe 60 adalah jenis yang memiliki ukuran luas bangunan yang terbilang menengah. Ukuran rumah tipe ini tidak terlalu kecil dan tidak juga terlalu pas. Oleh karena itu, rumah tipe ini laku dibeli dan ditinggali oleh orang – orang yang ingin membeli rumah tetapi tidak terlalu besar dan tidak juga terlalu kecil. Perawatan untuk rumah tipe ini pun relatif masih mudah karena ukuran yang tidak besar. Sehingga, jenis rumah ini adalah yang paling dicari.

Para pengembang properti juga lumayan banyak mengembangkan perumahan yang menyediakan tipe ini, karena permintaan pasar yang cukup besar. Sangat cocok bagi masyarakat menengah keatas yang menginginkan rumah yang tidak terlalu besar tetapi juga tidak terlalu kecil dan masih terasa luas di dalam rumah. Bagi para pasangan yang baru menikah dan belum memiliki anak atau bagi keluarga yang anggotanya tidak banyak, maka tipe ini bisa menjadi pilihan jika menginginkan bangunan yang tidak besar tetapi masih luas.

Baca juga: 7 Tipe-tipe Rumah Paling Umum di Indonesia. Mana Favoritmu?

Rumah Tipe 60, Tipe Rumah dengan Ukuran yang Pas

Sebagaimana penggambaran rumah tipe 60 diatas, bisa dibilang jenis ini memiliki ukuran yang paling pas. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Bagi anda yang ingin tinggal di rumah yang cukup luas tetapi tidak ingin menghabiskan banyak waktu untuk merawatnya, maka tipe rumah ini adalah pilihan yang tepat.

Rumah tipe 60 menarik perhatian banyak calon pembeli rumah karena banyaknya keunggulan yang ditawarkan. Ukuran yang terbilang terbatas tetapi tetap dapat memaksimalkan penggunaan ruang sehingga memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Selain itu, rumah tipe 60 memiliki harga yang terjangkau serta stok rumah yang banyak di berbagai lokasi sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi para calon pembeli rumah.

1. Ukuran dan Luas Rumah Tipe 60

Hunian yang bertipe ini adalah jenis hunian yang memiliki ukuran luas bangunan sebesar 60m2. Ukuran 60m2 tersebut tidak termasuk ukuran luas tanah. Jika anda melihat – lihat brosur perumahan, maka anda akan menemukan tipe rumah 60/70 atau 60/100. Jadi, tipe rumah tersebut memiliki luas bangunan 60m2 dengan luas tanah 70m2 atau 100m2. Tergantung pengembangnya, spesifikasi luas bangunan dan luas tanah tersebut bisa bervariasi.

2. Tatanan Ruang dan Desain Interior

Rumah tipe 60 ini biasanya tersdiri dari 2 atau 3 kamar dengan 1 atau 2 kamar mandi. Rumah tipe yang paling kecil seperti tipe 30 juga biasanya memiliki 2 kamar, tetapi rumah ini memiliki kelebihan luas bangunan yang lebih besar. Sehingga, anda akan merasa lebih lega dan luas di dalam rumah. Ditambah lagi, dengan ukuran luas bangunan dan luas tanah yang lebih luas, anda masih bisa menambah kamar dengan lebih leluasa. Tipe ini tersedia baik 1 lantai maupun 2 lantai. Spesifikasi lain yang ditawarkan tentunya garasi atau carport, taman depan atau belakang, serta ruang tamu dan ruang makan yang lebih luas.

3. Fasilitas yang biasanya tersedia dalam rumah tipe 60

Rumah tipe 60 umumnya sudah tersedia lengkap dengan fasilitas dasar yang memadai untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari penghuninya. Berbagai fasilitas dan fitur rumah seperti sistem listrik, sambungan air bersih, sanitas, hingga ventilasi sudah sangat cukup untuk menjaga kenyamanan rumah untuk para penghuninya.

Keuntungan Memilih Rumah Tipe 60

Memilih tipe rumah memang harus disesuaikan dengan kebutuhan anda. Berapa budget anda dan berapa orang yang akan tinggal dirumah yang anda beli harus dipikirkan. Rumah tipe 60 termasuk ukuran yang ideal untuk sebuah hunian. Jika anda berniat memilih hunian dengan tipe ini, anda akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut:

1. Ukuran yang Terbilang Pas

Ukuran rumah ini bisa dibilang pas dan layak untuk sebuah hunian yang nyaman. Bagi anda yang memiliki keinginan untuk memiliki hunian yang tidak terlalu besar tetapi juga tidak terlalu kecil, anda bisa memilih tipe ini. Spesifikasinya pun kurang lebih mirip dengan rumah tipe dibawahnya, yaitu kamar tidur berjumlah 2 atau 3 dengan 1 atau 2 kamar mandi. Tetapi, dengan luas bangunan yang lebih besar, maka anda akan merasa lebih lega dan luas. Ditambah lagi, dengan ukuran yang tidak terlalu besar, maka anda tidak akan terlalu sulit untuk merawat rumah anda.

2. Kesempatan untuk Renovasi yang Lebih Leluasa

Dengan luas bangunan yang lebih besar, anda bisa lebih leluasa jika ingin merenovasi rumah seperti menambah kamar atau renovasi lainnya. Anda tidak perlu terkekang dengan luas bangunan yang kecil seperti tipe rumah 30, dimana anda akan terbatas jika ingin melakukan renovasi.

Dengan rumah tipe 60, anda bisa menambah kamar tidur hingga 4 sampai 5 kamar tidur. Sehingga, bagi anda yang berencana untuk memiliki anggota keluarga yang besar, maka tipe ini bisa menjadi pilihan. Anda bisa merenovasi rumah sesuai kebutuhan dengan lebih leluasa.

3. Pilihan Desain Bangunan dan Denah yang Lebih Bervariasi

Rumah tipe 60 adalah salah satu hunian yang memiliki desain bangunan dan denah yang lebih bervariasi dibanding tipe lain yang lebih kecil. Dengan luas bangunan yang lebih besar, maka pilihan desain bangunan dan denah pun menjadi lebih banyak. Dibandingkan dengan rumah tipe 30 yang lebih kecil, yang biasanya desain bangunan dan denahnya terkesan begitu – begitu saja, maka rumah ini menawarkan berbagai macam desain denah dan bangunan yang lebih banyak. Sehingga, anda bisa memilih rumah yang benar – benar sesuai dengan selera anda.

4. Harga yang Terjangkau

Rumah tipe 60 pada umumnya memiliki harga yang relatif lebih terjangkau. Sehingga, menjadi pilihan yang sangat tepat bagi Anda yang mencari rumah dengan harga terjangkau dengan ukuran rumah yang cukup besar. Bagi Anda yang memiliki budget terbatas tetapi menginginkan hunian yang cukup luas, maka rumah tipe 60 bisa Anda pertimbangkan.

5. Ketersediaan di Berbagai Lokasi

Rumah tipe 60 sudah banyak dikembangkan oleh para pengembang properti. Sehingga, stok rumah banyak tersedia di berbagai lokasi. Anda tidak perlu membuang waktu yang lama untuk mencari perumahan yang menawarkan rumah ini karena sudah tersedia banyak. Anda cukup memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda seperti lokasi, aksesibilitas ke dasilitas umum, tempat kerja, hingga kondisi lingkungan.

Tips Sebelum Membeli Rumah Tipe 60

Pertimbangkan kebutuhan dan preferensi pribadi: Pertama-tama, pikirkan tentang kebutuhan dan preferensi pribadi Anda serta anggota keluarga. Pertimbangkan jumlah anggota keluarga, gaya hidup, dan aktivitas sehari-hari. Pastikan rumah tipe 60 yang dipilih mampu memenuhi kebutuhan dan memberikan kenyamanan yang Anda inginkan.

Sebelum Anda membeli rumah tipe 60, maka Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Anda perlu memikirkan kebutuhan dan preferensi pribadi Anda dan anggota keluarga lainnya. Jumlah anggoto keluarga, gaya hidup, serta aktivitas sehari – hari harus dipertimbangkan agar dapat menemukan hunian yang sesuai. Pastikan rumah yang dipilih bisa mengakomodasi kebutuhan harian Anda dan keluarga. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut adalah tips – tips sebelum Anda membeli:

1. Periksa Kondisi Bangunan

Penting untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum Anda membeli. Penting untuk memeriksa kondisi bangunan secara menyeluruh seperti struktur bangunan rumah, instalasi listrik, sistem sanitasi, kondisi atap, serta ventilasi rumah. Pastikan Anda memillih rumah dengan kondisi baik dan memenuhi standar kelayakan hunian.

2. Tinjau Tatanan Ruangan

Perhatikan tatanan ruangan yang ada di dalam rumah yang Anda pilih. Periksa apakah rumah yang Anda pilih memiliki ruangan – ruangan yang sudah sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Pastikan ruangan – ruangan yang ada cukup untuk seluruh anggota keluarga Anda.

3. Evaluasi Pencahayaan dan Ventilasi

Pencahayaan dan ventilasi sangatlah penting untuk kenyamanan dan kesehatan seluruh penghuni di rumah Anda. Pastikan rumah tipe 60 yang Anda pilih memiliki ventilasi dan pencahayaan alami yang baik. Sehingga, Anda bisa mendapatkan hunian dengan suasana yang tegar dan segar.

4. Perhatikan Lingkungan Sekitar

Mempertimbangkan lingkungan juga merupakan hal yang sangat penting. Lingkungan yang baik tentunya akan menambah kenyamanan tinggal Anda. Pastikan rumah yang Anda beli berada di lingkungan yang memadai untuk kebutuhan harian Anda. Akses ke sekolah, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan transportasi umum di sekitar lingkungan rumah juga patut diperhatikan.

5. Pertimbangkan Potensi Pengembangan di Masa Depan

Potensi pengembangan ke depannya juga patut Anda perhatikan. Meskipun rumah tipe 60 memiliki ukuran yang terbilang besar tetapi tetap terbatas. Sehingga, perlu Anda pikirkan kemungkinan untuk melakukan renovasi atau perluasan dikemudian hari. Sehingga, jika di masa depan Anda butuh untuk renovasi rumah Anda tidak akan kesulitan.

Contoh Rumah Tipe 60, Cluster AMITY 60 di Perumahan Gardens at Candi Sawangan

Grand amity tipe 68

Salah satu contoh rumah tipe 60 yang bisa anda lihat adalah rumah cluster AMITY 60 yang terdapat di perumahan Gardens at Candi Sawangan, Depok.

Cluster dengan tipe rumah 60 ini memiliki ukuran luas bangunan sebesar 60m2 dengan luas tanah sebesar 96m2. Sehingga, tipe cluster ini menjadi hunian yang layak dan nyaman. Tentunya bisa menjadi pilihan bagi anda yang sedang mencari hunian terbaik untuk anda.

Berdasarkan denah rumah yang tersedia, AMITY 60 ini menawarkan desain bangunan 2 tingkat yang terdiri dari 2 kamar tidur dan 2 kamar mandi. Tersedia juga taman depan dan belakang serta garasi atau carport yang bisa menampung 1 mobil. Tentunya seperti yang sudah dijelaskan diatas, dengan ukuran yang lebih besar anda akan menjadi lebih leluasa untuk melakukan renovasi.

Bagi anda yang ingin mencari hunian yang nyaman, maka rumah tipe 60 ini bisa menjadi pilihan anda. Ukuran rumah yang tidak besar tetapi juga tidak kecil merupakan ukuran yang bisa dibilang sangat pas untuk keluarga dengan 1 sampai 2 anak. Anda juga lebih leluasa untuk menambah kamar. Jadi, bagi anda yang ingin membeli hunian dan ditinggali untuk waktu yang lama, maka tipe ini merupakan pilihan yang tepat.