Menetap di kawasan hunian yang nyaman tentunya menjadi impian semua orang. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti kenyamanan, lokasi, lingkungan, serta fasilitas yang tersedia di sekitarnya. Gardena Prime Living dari Gardens at Candi Sawangan menjadi salah satu hunian yang menghadirkan berbagai hal tersebut.
Cluster Gardena Prime Living
Gardens at Candi Sawangan, adalah sebuah perumahan yang menghadirkan kawasan hunian asri dan modern yang dilengkapi dengan sustainable development. Ada 6 tipe cluster yang dihadirkan Gardens, dan salah satunya Gardena Prime Living. Cluster terbaru ini memiliki 2 pilihan tipe unit: tipe 112 dan tipe 96. Kali ini kita akan me tipe 112.
Cluster Gardena Prime Living tipe 112 hadir dengan luas bangunan 112 m2 dan luas tanah 128 m2. Dibangun setinggi 2 lantai, cluster ini memiliki 4 kamar tidur, 4 kamar mandi, area terbuka hijau yang cukup luas, dan 2 carport. Sangat cocok untuk Anda yang memiliki keluarga besar.
Tipe hunian ini, mengusung konsep smart home yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. Selain memiliki desain modern yang elegan, Gardena dilengkapi dengan fitur smart sync system yang menguntungkan dan memudahkan kegiatan para penghuninya.
Dengan cluster ini, Anda bisa mendapatkan berbagai Smart Home Feature seperti Alexa Voice Assistant, Door Bell, Motion Sensor, CCTV Outdoor Area, Smoke Sensor, Smart Light Switch, Smart Wall Outlet, Smart Universal IR Remote, Smart Door Lock, Smart CCTV Monitoring, dan Smart Contact Sensor. Seluruh fitur yang dapat diakses melalui telepon genggam ini tentunya akan memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan berbagai aktivitas.
Tak hanya memiliki kawasan yang asri, perumahan Gardens yang terletak di Selatan Jakarta ini juga dilengkapi berbagai fasilitas, lokasi yang strategis, serta akses dan mobilitas yang mudah menuju Jakarta. Wujudkan hunian impian Anda dengan Gardena Prime Living Smart Home System. Anda bisa mendapatkannya dengan DP 0% dan promo menarik lainnya. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.
Proses transaksi jual beli rumah bukan merupakan hal yang sepele, harus ada pengesahan hukum yang kuat di dalamnya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melibatkan pihak notaris dalam transaksi jual beli rumah.
Hal ini karena notaris memiliki kewenangan dalam menerbitkan surat yang memiliki legalitas kuat dibandingkan tidak melibatkan notaris. Namun, berapa biaya notaris jual beli rumah yang perlu Anda siapkan?
Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui berapa biaya yang perlu Anda siapkan untuk jual beli rumah melalui notaris. Namun, sebelum itu Anda juga perlu mengetahui apa saja peran dan wewenang notaris dalam jual beli rumah.
Sebelum jauh membahas besaran biaya dalam jual beli rumah, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tugas dan wewenang umum yang dijalankan oleh notaris.
Pada dasarnya, notaris merupakan seorang yang memiliki kekuatan hukum dalam membuat surat dimana posisinya yang netral.
Hal ini berbeda dengan PPAT yang memiliki tugas utama yaitu melaksanakan pendaftaran serta membuat akta tanah sebagai bukti di mata hukum.
Untuk lebih lengkapnya, simak informasi di bawah ini:
Tugas dan Wewenang Notaris
Terdapat beberapa tugas serta wewenang notaris yang umum dijalankan sesuai dengan Undang-Undang tentang Jabatan Notaris pasal 15. Berikut penjelasannya:
Melakukan pencatatan serta pembukuan surat dan dokumen bawah tangan dalam buku khusus.
Membuat salinan sertifikat bawah tanag sebagai bukti transaksi.
Membuat akta yang berkaitan dengan pertanahan dan bangunan.
Memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat terkait dengan pembuatan akta.
Melakukan koreksi akibat kesalahan ketik di minuta akta.
Membuat akta risalah lelang.
Kewajiban Seorang Notaris
Selain tugas dan wewenangnya, Anda juga perlu mengetahui apa saja kewajiban seorang notaris. Berikut adalah uraian lengkapnya:
Membuat dan menyimpan akta yang telah dalam bentuk minuta.
Tidak memihak baik kepada pembeli maupun penjual.
Menyertakan sidik jari dan/atau tangan tangan dari dua belah pihak pada dokumen dan surat.
Menjaga kerahasiaan hal yang berkaitan dengan akta yang telah dibuat.
Menerbitkan dokumen salinan akta, kutipan akta, dan grosseakta berdasarkan minuta akta yang dibuat.
Larangan Peran Notaris
Meskipun demikian, ada beberapa larangan terkait tugas atau peran notaris sebagai berikut:
Seorang notaris dilarang untuk memiliki lebih dari satu kantor.
Menandatangani sebuah akta yang proses pembuatannya dilakukan oleh pihak lain.
Bekerja sama dengan biro jasa atau perantara guna mendapatkan klien.
Biaya Notaris Jual Beli Rumah 2022
Biaya notaris jual beli rumah
Dalam menetapkan biaya notaris, pemerintah telah menuangkannya dalam Undang-Undang Nomor 30 tahun 2004 Bab VI Pasal 36 tentang Jabatan Notaris.
Sehingga biaya yang dibebankan kepada pembeli telah memiliki landasan hukum yang kuat sesuai dengan aturan yang ada.
Meskipun demikian, terdapat dua asas yang digunakan dalam penentuan biayanya, yaitu nilai ekonomis dan nilai sosial. Berikut uraian lebih lengkapnya:
Nilai Ekonomis
Jika ditinjau dari segi nilai ekonomis, maka biaya notaris jual beli rumah akan ditentukan berdasarkan objek tiap aktanya. Maka rinciannya sebagai berikut:
Nilai objek hingga dengan Rp100.000.000,00 atau ekuivalen gram emas sat itu, maka besaran biaya notaris tidak lebih dari 2,5% dari nilai objek.
Nilai objek di atas Rp100.000.000,00 hingga Rp1.000.000.000,00, maka biaya notaris tidak lebih dari 1,5% dari nilai objek.
Nilai objek di atas Rp1.000.000.000,00, maka biaya notaris tidak boleh lebih dari 1 persen objek namun harus dihitung berdasarkan kesepakatan antara notaris dengan pihak terkait.
Oleh karena biaya notaris dibebankan kepada pihak pembeli, maka dari itu Anda sebagai pembeli harus menyiapkan beberapa biayya lainnya, seperti:
Sebagaimana tercantum dalam Pasal 36 UUJN, besaran biaya notaris jual beli rumah berdasarkan fungsi sosial yaitu paling besar Rp5.000.000,00.
Biaya Lainnya
Selain biaya-biaya di atas, Anda juga perlu menyiapkan beberapa uang tambahan karena terdapat biaya lainnya yang diperlukan. Berikut beberapa biaya-biaya lainnya:
Tarif Pelayanan Pemeliharaan Data Pendaftaran Tanah
Balik nama atau Pelayanan Pemeliharaan Data Pendaftaran Tanah memiliki biayanya tersendiri. Rumus menghitungnya yaitu T= (1% x Nilai Tanah) + Rp50 ribu
Biaya Pengecekan Sertifikat
Biaya ini tentunya perlu Anda persiapkan dimana umumnya kisara dari biaya pengecekan sertifikat yaitu Rp50.000,00.
BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan merupakan biaya yang umumnya ditanggung oleh pembeli rumah. Tarif dari BPHTB ini nantinya akan disesuaikan dengan objek rumah masing-masing.
Biaya Pelayanan Informasi untuk Nilai Tanah
Biaya yang satu ini perlu Anda keluarkan untuk mengetahui total nilai tanah atau aset properti yang dijadikan objek transaksi. Umumnya biaya pelayanan informasi untuk nilai tanah ini berkisar Rp50.000,00.
Kesimpulan
Biaya notaris jual beli rumah merupakan biaya yang wajib Anda keluarkan jika sedang melakukan transaksi pembelian rumah. Hal ini tentunya memberikan Anda legalitas yang kuat dan sah di mata hukum sesuai dengan aturan yang ada. Namun, Anda juga perlu mempersiapkan biaya-biaya lainnya di luar biaya notrais jual beli rumah.
Demikianlah ulasan mengenai biaya notaris jual beli rumah yang perlu Anda ketahui sebelum membeli rumah. Semoga artikel ini bermanfaat!
Gardens.id – Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022 kembali digelar pada 19 – 27 November 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan. Indonesia Properti Expo adalah pameran properti terbesar di Indonesia yang menghadirkan pengembang – pengembang properti terkemuka di Indonesia.
Pameran IPEX 2022 ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk properti masih tinggi meskipun berita resesi ekonomi secara global yang sedang marak belakangan ini. IPEX 2022 tetap hadir sebagai sarana bagi para pengembang untuk memamerkan dan mempromosikan produk properti mereka secara langsung kepada masyarakat.
Para pengunjung dapat secara langsung melihat – lihat semua produk yang dipamerkan dan bertanya secara langsung. Interaksi antara pengembang dan pengunjung pun menjadi lebih efektif dan efisien. Sehingga, Indonesia Properti Expo 2022 menjadi sarana yang tepat untuk mempertemukan para pengembang dan pengunjung.
Indonesia Properti Expo sendiri adalah sebuah pameran properti terbesar yang sudah berjalan sejak tahun 1992. Pada tahun 2022 ini, Indonesia Properti Expo sudah menggelar pameran yang ke – 41. Indonesia Properti Expo sudah sejak lama konsisten menjadi sebuah pameran terbesar dan terpercaya di Indonesia.
Produk properti yang dihadirkan di IPEX 2022 ini meliputi berbagai macam hunian baik subsidi maupun non – subsidi. Lebih tepatnya, dihadirkan sebanyak 11 pengembang properti subsidi dan 41 pengembang non subsidi yang turut hadir meramaikan pameran ini. Properti yang dipamerkan pun ditawarkan dengan harga mulai dari 168 juta dengan jangka waktu kredit hingga 30 tahun.
Gardens at Candi Sawangan Meramaikan Indonesia Properti Expo 2022
Gardens at Candi Sawangan adalah sebuah perumahan yang menawarkan konsep kawasan hunian yang asri, nyaman, modern, serta mengimplementasikan konsep sustainable development. Gardens at Candi Sawangan memiliki luas sebesar 250 hektar dan terletak di Sawangan, Depok yang merupakan sebuah salah satu kota yang banyak diminati.
Gardens at Candi Sawangan mengedepankan konsep green living dengan tanaman – tanaman hijau yang mengelilingi lingkungan perumahan sehingga membuat suasana semakin segar, asri dan tentunya nyaman. Gardens at Candi Sawangan adalah hunian yang nyaman dan dapat menjadi investasi yang menjanjikan untuk Anda.
Perumahan Gardens at Candi Sawangan juga sudah mengusung konsep smart home atau rumah pintar untuk huniannya. Teknologi smart home yang didukung oleh teknologi IOT canggih akan meningkatkan kenyamanan ketika tinggal di rumah. Anda dapat mengoperasikan rumah dengan lebih cepat dan efisien. Teknologi smart home ini juga dapat menghemat energi dan meningkatkan keamanan rumah Anda.
Gardens at Candi Sawangan turut hadir di Indonesia Properti Expo 2022 pada 19 – 27 November 2022. Bagi Anda yang tertarik untuk melihat produk hunian Gardens at Candi Sawangan dan ingin berkomunikasi secara langsung, dapat langsung mengunjungi pameran properti terbesar di Indonesia ini. Anda bisa mengunjungi booth Gardens at Candi Sawangan di Hall A Booth 23 Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan.
Memiliki rumah atau hunian pribadi merupakan salah satu idaman semua orang saat ini, apalagi harganya yang terus meningkat. Salah satu cara memiliki rumah yaitu dengan mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baik KPR konvensional maupun KPR syariah.
Belakangan, banyak masyarakat yang lebih tertarik dengan sistem syariah dibandingkan dengan sistem konvensional karena memiliki kelebihannya tersendiri.
Selain itu, masyarakat menilai dengan mengambil kredit secara syariah dinilai jauh lebih aman karena sudah sesuai dengan kaidah syariah serta cicilannya lebih stabil.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai KPR syariah, artikel ini akan membahas mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, hingga kelebihan dan kekurangannya. Simak ulasan artikel berikut ini.
Secara umum, KPR syariah merupakan suatu produk perbankan dimana pembiayaan kepemilikan rumah dilakukan sesuai dengan prinsip syariah.
Tentunya sistem syariah ini berbeda dengan KPR konvensional dimana salah satunya tidak ada bunga dalam sistem syariah.
Hal ini pula yang membuat masyarakat semakin tertarik untuk mengajukan pinjaman secara syariah yang dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan sistem konvensional.
Jenis-Jenis KPR Syariah
Di Indonesia, jenis KPR syariah yang umum dilakukan yaitu akad Murabahah dan Musyarakah Mutanaqisah.
Keduanya memiliki metodenya masing-masing dan juga keuntungannya masing-masing. Anda dapat menyesuaikan dengan keperluan Anda jika ingin mengambil pinjaman secara syariah.
Simak berikut perbedaanya:
KPR Syariah Akad Murabahah
Murabahah adalah sistem perjanjian yang umum digunakan dalam sistem perbankan syariah. Dalam hal ini ada perjanjian jual beli antara nasabah dan pihak bank.
Dalam sistem akad Murabah, pihak bank akan membeli rumah yang diperlukan nasabah dan setelah itu akan dijual kembali kepada nasabah.
Lalu di mana letak keuntungan pihak bank?
Tentunya bank mengambil keuntungan dari margin harga yang dinaikkan setelah mereka membeli rumah dari pihak pengembang.
Terdapat selisih nilai yang dibayarkan oleh pihak bank kepada pengembang dan juga pihak nasabah kepada bank yang menjadi keuntungan bank.
Sebagai contoh, Anda ingin membeli rumah seharga Rp600 juta dengan sistem syariah.
Pertama, Anda akan membayar DP sebesar 20% yang setara dengan Rp120 juta kepada pihak pengembang perumahan.
Kemudian sisanya Anda akan meminjam kepada pihak bank dengan sistem KPR syariah dengan akad Murabahah.
Secara teknis, pihak bank akan membeli rumah tersebut dan menjualnya kembali kepada Anda dengan nilai margin yang telah dinaikkan sesuai dengan kesepakatan bersama.
Misalnya saja Anda telah sepakat dengan pihak bank untuk menentukan besaran margin sebesar 8% dengan jangka tenor waktu 15 tahun.
Dengan begitu, maka perhitungannya adalah:
((harga beli bank x (keuntungan bank x tenor) + harga beli bank) : bulan tenor
((480.000.000 x (8% x 15) + 480.000.000) : 180 bulan
Hasilnya adalah Rp5.866.666 per bulan.
Jadi, Anda perlu membayar sekitar Rp5,8 juta per bulan tanpa adanya kenaikan atau penurunan cicilan.
KPR Syariah Akad Musyarakah Mutanaqisah
Ada perbedaan yang signifikan dalam akad Musyarakah Mutanaqisah yang satu ini jika dibandingan dengan akad Murabahah.
Pada skema akad ini, pihak bank dan pihak nasabah lebih menitikberatkan pada kerja sama bagi hasil yang tentunya telah disepakati bersama.
Hal ini menjadikan Anda dan pihak bank untuk membeli rumah secara bersama-sama dengan besaran nilai yang berbeda.
Sepert halnya Anda ingin membeli rumah di Gardens at Candi Sawangan, maka biaya yang harus dibayarkan masing-masing harus disesuaikan terlebih dahulu.
Misalnya saja Anda sepakat skema pembayaran yang nantinya dilakukan ialah 30% dan 70% dimana Anda akan membayar sebesar 30% dan pihak bank sebesar 70%.
Oleh karena pihak bank membayar lebih banyak porsi di awal, maka nantinya rumah tersebut akan disewakan kepada Anda.
Dengan begitu maka Anda seakan-akan menempati rumah tersebut dengan status sewa kepada pihak bank.
Biaya sewa yang Anda bayarkan tiap bulannya kepada pihak bank merupakan cicilan yang Anda harus lunasi.
Namun tentunya besaran biaya sewa atau cicilan yang Anda bayarkan sudah dinaikkan nilai marginnya oleh pihak bank sebagai keuntungan bank.
Belakangan, pertumbuhan peminat KPR dengan sistem syariah semakin bertumbuh pesat. Meskipun pertumbuhannya tidak sebanyak KPR dengan sistem konvensional.
Hal ini karena banyak masyarakat yang menilai sistem syariah lebih banyak memberikan keuntungan daripada sistem konvensional. Berikut beberapa kelebihannya:
1. Tidak Menggunakan Bunga
Hampir seluruh masyarakat yang memutuskan untuk melakukan pinjaman secara syariah menilai tidak adanya sistem bunga merupakan hal yang utama.
Dengan begitu, masyarakat yang menggunakan sistem ini merasa aman dari bunga atau riba yang merupakan keuntungan utama dari sistem syariah.
Selain itu, dengan tidak adanya bunga maka pihak nasabah memiliki pengetahuan jelas di awal berapa keuntungan pihak bank, berapa cicilan yang harus dibayarkan, dan komponen-komponen lainnya.
2. Uang Muka yang Lebih Rendah
Jika dibandingkan, uang muka yang perlu dibayarkan dengan sistem KPR syariah lebih rendah dibandingkan dengan KPR konvensional.
Skema syariah membolehkan nasabah membayar uang muka sebesar 10% dimana KPR konvensional hanya membolehkan minimal 15%.
Pastinya keringanan uang muka ini merupakan salah satu daya tarik yang membuat masyarakat menginginkan mengambil Kredit Pemilikan Rumah syariah.
3. Tidak Ada Penalti
Terdapat beberapa orang yang telah melunasi cicilan KPR sebelum jatuh tempo dimana hal ini akan menimbulkan penalti jika dilakuakn melalui skema KPR konvensional.
Umumnya besaran penalti tersebut sebesar 1%-2% dari total sisa cicilan yang dilunasi. Meskipun demikian, jumlah penalti tersebut dirasa cukup memberatkan dan disayangkan.
Namun jika Anda menggunakan Kredit Pemilikan Rumah syariah maka tidak akan ada penalti ketika Anda menyelesaikan cicilan sebelum jatuh tempo.
4. Besaran Cicilan yang Flat
Berbeda dengan skema konvensional, KPR syariah memberikan jumlah besaran cicilan yang flat setiap bulannya. Hal ini tidak akan terpengaruh dengan adanya bunga yang naik turun sesuai dengan Bank Indonesia.
Sehingga, poin ini merupakan daya tarik tersendiri bari masyarakat yang menginginkan pembayaran cicilan yang stabil tiap bulannya.
5. Dapat Melakukan Perencanaan Keuangan
Besaran cicilan tiap bulannya yang stabil tentunya dapat Anda manfaatkan untuk melakukan perencanaan keuangan kedepannya.
Hal inilah yang perlu Anda pahami ketika sedang mengambil kredit secara syariah sehingga arus kas rumah tangga Anda akan tetap stabil.
Kekurangan KPR Syariah
Kekurangan KPR Syariah
Selain daripada kelebihannya, tentunya ada beberapa kekurangan dari skema syariah yang perlu Anda pertimbangkan, sebagai berikut:
1. Jangka Tenor yang Pendek
Tidak seperti KPR konvensional, KPR dengan skema syariah memiliki jangka tenor yang lebih pendek. Skema syariah memberikan jangka waktu maksimal selama 15 tahun, sedangkan KPR konvensional dapat hingga 25 tahun.
Oleh sebab itu, Anda perlu mempertimbangkan jangka waktu tenor terlebih dahulu ketika ingin mengambil kredit rumah secara syariah ini.
2. Tidak Ada Penurunan Bunga
Persoalan bunga merupakan hal utama yang tidak ada pada kredit rumah syariah. Namun, faktor bunga inilah yang menyebabkan tidak adanya penurunan bunga sesuai dengan BI rate.
Dengan begitu, Anda akan kehilangan kesempatan penurunan bunga ketika BI rate sedang turun. Sehingga tidak sama sekali berpengaruh terhadap besaran cicilan yang Anda harus bayarkan.
Kesimpulan
KPR syariah merupakan salah satu cara terbaik untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan skema syariah. Berbeda dengan skema konvensional, pada skema syariah Anda dibebaskan dari bunga dan skema pembeliannya terdapat dua macam metode yang umum dilakukan.
Terlepas dari hal tersebut, Anda perlu menentukan KPR mana yang perlu Anda ambil untuk mendapatkan hunian idaman Anda.
Itulah beberpa informasi mengenai KPR syariah yang perlu Anda pahami. Jika Anda ingin mencari hunian yang nyaman dan asri namun masih dekat dengan perkotaan, Gardens at Candi Sawangan adalah jawabannya.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubingi nomor (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.
Dalam bidang properti dikenal dengan istilah backlog. Hal ini umumnya mengacu pada kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dengan permintaan rakyat akan rumah tersebut.
Tentunya hal ini jika dibiarkan akan menjadi masalah yang serius dimana hunian atau rumah merupakan kebutuhan utama bagi setiap orang. Dengan begitu, masalah kesenjangan jumlah rumah tersebut harus segera ditangani.
Untuk mengenal istilah ini jauh lebih dalam, mari simak artikel berikut ini!
Apa Itu Backlog?
Pemukiman masyarakat
Pada dasarnya, backlog adalah kesenjangan antara jumlah rumah yang tersedia dengan permintaan masyarakat. Namun istilah ini memiliki arti yang berbeda, setidaknya yang didefinisikan oleh Kementerian PUPR dan BPS.
Bagi perspektif Kementerian PUPR, backlog rumah lebih kepada rumah-rumah yang tidak layak huni. Oleh karena itu, Kementerian PUPR berusaha mengurangi jumlah masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Artinya adalah selama masyarakat sudah tinggal di rumah yang sudah layak huni tidak menjadi masalah, meskipun rumah tersebut berupa rumah sewa.
Namun BPS memiliki pandangan yang berbeda dimana yang dimaksud dengan back log yaitu merujuk pada kepada rumah milik.
Artinya yaitu meskipun orang tersebut tinggal di rumah yang layak huni namun masih menyewa, hal tersebut tetap dianggap backlog.
Dengan begitu angka back log di Indonesia masih tergolong tinggi karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian pribadi.
Dikutip dari Pinhome, kebutuhan rumah di Indonesia tiap tahunnya berkisar di angka 820.000 hingga 1 juta rumah. Namun, pemenuhan ini hanya dapat dilakukan sekitar 40 persen oleh sektor pribadi dan 20 persen sisanya oleh pemerintah.
Hal ini menyebabkan sebanyak 40 persen sisanya tidak dapat dipenuhi atau yang disebut dengan backlog perumahan.
Faktor yang paling memengaruhi hal ini adalah semakin bertambahnya populasi di Indonesia sehingga permintaan akan rumah semakin meningkat juga. Namun, hal ini tidak sebanding dengan kemampuan penyediaan hunian atau rumah tersebut.
Selain itu, faktor yang mempengaruhi masalah kesenjangan ini adalah minimnya pasokan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Akhirnya mereka rela menyewa rumah untuk memenuhi kebutuhannya. Bahkan di antara rumah-rumah tersebut tidak benar-benar layak huni.
Faktor-faktor lain yang mungkin dapat meningkatkan angka kesenjangan ini antara lain:
Jumlah rumah yang sebenarnya tidak layak huni seperti dihuni oleh banyak orang, rusak, atau mendekati hancur.
Jumlah rumah tangga yang tidak memiliki rumah pribadi.
Tunawisma
Jumlah Backlog Perumahan di Indonesia
Menurut data BPS, angka kepemilikan rumah di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 81,08 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sisanya termasuk ke dalam backlog.
Sementara itu data PUPR pada 2015 menunjukkan bahwa sebanyak kira-kira 11,4 juta rumah merupakan backlog.
Padahal kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini akan rumah setiap rtahunnya telah mencapai 13,5 juta unit. Namun, realisasi pembangunan rumah yang dapat dilakukan hanya berkisar 300 ribu hingga 400 ribu unit per tahun.
Oleh karena itu, masih ada banyak kesenjangan atau gap antara permintaan akan rumah dengan kemampuan baik pemerintah maupun pengembang membangun rumah tersebut.
Dengan begitu, saat ini Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk menurunkan angka backlog di Indonesia hingga mencapai 5 juta pada tahun 2024.
Bagaimana Cara Mengatasinya?
Seperti data yang telah ditunjukkan di atas bahwa masyarakat di Indonesia lebih banyak yang membutuhkan hunian. Oleh karena itu, pemerintah perlu dan sudah melakukan beberapa strategi yang dapat mengatasi perilah masalah ini, antara lain:
Fasilitas dan Subsidi Rumah
Melalui APBN, pemerintah memberikan fasilitas serta subsidi rumah dengan skema KPR FLPP atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan serta subsidi-subsidi lainnya.
Sementara itu pembangunan rumah yang dilakukan oleh pengembang swasta untuk skema subsidi telah berjalan sebanyak 30% untuk MBR dan 50% untuk yang non-MBR.
Oleh karena itu pemerintah sedang menggencarkan program pembangunan rumah MBR agar masalah kesenjangan ini semakin menurun.
Salah satu program yang cukup populer yaitu program satu juta rumah. Program ini dilaksanakan pada 2015-2019 dimana pemerintah ingin membuat rumah sebanyak-banyaknya untuk mengurangi angka backlog perumahan.
Pada pelaksanaannya yaitu pemerintah membangun rumah susun sewa (rusunawa), rumah swadaya, dan rumah khusus. Pendanaannya berasal dari APBN dan APBD.
Pelaksanaan program satu juta rumah ini secara keseluruhan telah menyumbang sekitar 20% dari target khusus yaitu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas
Khusus program ini, pemerintah menargetkan bagi komunitas profesi tertentu dan juga yang belum pernah mendapatkan program subsidi perumahan sebelumnya.
Program ini merupakan buah hasil kolaborasi antara Kementerian PUPR, pengembang lokal, pemerintah daerah, serta perbankan.
Sudah sebanyak 10.000 rumah telah dibangun atas program ini hingga tahun 2020.
Kesimpulan
Backlog perumahan atau kesenjangan antara permintaan dan ketersediaan rumah merupakan masalah yang perlu segera diatasi. Apalagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) merupakan target utama dari upaya penanganan kesenjangan perumahan di Indonesia.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai backlog yang perlu Anda ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat!
Salah satu elemen terpenting dalam desain interior rumah yaitu plafon. Dikenal juga sebagai langit-labfit yang berfungsi sebagai pembatas atap dan ruangan. Namun, jangan sampai Anda salah memilih plafon rumah tersebut.
Oleh karena merupakan salah satu unsur terpenting dalam dekorasi rumah, Anda harus mengetahui mana plafon yang tepat untuk rumah Anda sendiri. Dalam memilihnya pun tidak dapat sembarangan karena mempengaruhi harga serta tampilan rumah Anda.
Agar Anda tidak salah memilih, yuk simak beberapa jenis plafon rumah yang dapat Anda jadikan refensi di bawah ini.
8 Jenis Plafon Rumah yang Umum Digunakan
Simak beragam jenis plafon yang dapat Anda gunakan dalam rumah Anda di bawah ini!
Kayu triplek merupakan jenis plafon yang umum digunakan rumah-rumah di Indonesia. Umumnya, perumahan yang mengadopsi konsep minimalis menggunakan plafon jenis ini.
Selain itu, plafon triplek ini disukai oleh para konstruksi rumah karena dalam proses instalasinya relatif mudah dibandingkan jenis lainnya.
Jika ditinjau dari ketersediaanya, plafon triplek merupakan salah satu jenis plafon yang stabil persediaannya dan dapat diperoleh dengan mudah.
Kisaran harga plafon triplek yaitu antara Rp40.000 – Rp250.000 per lembar. Tergantung pula jenis yang digunakannya.
Polyvinyl chloride atau PVC merupakan bahan plafon yang digunakan sama dengan pipa saluran air. Tentunya plafon jenis ini memiliki daya tahan yang cukup tinggi jika dibandingan dengan jenis lainnya.
Tidak heran jika plafon PVC menjadi salah satu jenis plafon favorit karena daya tahannya yang kuat, ringan, dan memiliki motif yang cukup beragam.
Di pasaran, kisaran harga plafon PVC yaitu Rp25.000 – Rp65.000 per lembar tergantung jenis plafonnya.
Gypsum adalah salah satu bahan plafon yang banyak digunakan oleh masyarakat. Plafon ini memiliki model desain yang menarik, simple, dan mudah untuk mendapatkannya.
Dari segi pemasangannya, plafon gypsum tergolong relatif mudah dan dapat ditutup sempurna yang menghasilkan tampilan yang rapi.
Anda dapat memilih motif plafon gypsum sesuai dengan konsep rumah Anda sehingga tampilannya menjadi lebih seragam.
Kisaran harga plafon gypsum yang ada di pasaran yaitu Rp60.000 – Rp90.000 per lembar.
Glassfiber Reinforced Cement atau biasa dikenal dengan GRC merupakan jenis plafon yang bahan dasarnya mirip dengan material eternit.
Perbedaan yang umum dengan plafon eternit ialah plafon GRC memiliki ukuran yang lebih besar serta lebar sekitar 120 x 240 cm.
Pemasangan plafon jenis ini dapat dilakukan pada rangka besi dan juga kayu. Namun, pengaplikasian plafon GRC terbilang cukup rumit sehingga harus membutuhkan orang yang memang ahli dibidangnya.
Kisaran harga plafon GRC yang umum di pasaran yaitu Rp60.000 – Rp140.000 per lembar.
Kayu merupakan bahan yang cukup sering digunakan sebagai plafon. Plafon kayu merupakan plafon yang terbuat dari kayu dengan bentuk lembaran-lembaran dan terdiri dari berbagai macam kayu.
Plafon rumah yang satu ini tergolong plafon yang paling sehat bagi tubuh karena dapat menghasilkan ion negatif.
Beberapa kayu yang umum digunakan untuk plafon yaitu kayu jati, kayu ulin, kayu merbau, dan lain-lain.
Kisaran harga plafon kayu yang ada di pasaran yaitu Rp190.000 – Rp450.000 per meter persegi tergantung dengan jenis dan kualitasnya.
Tidak hanya plafon kayu yang dapat meredam suara, plafon akustik juga memiliki kemampuan senada. Apalagi tampilannya yang memukau yang dapat memberikan kesan tenang dan sejuk.
Pemasangan plafon akustik dapat dilakukan pada bangunan yang terbuat dari material metal dan juga kayu. Sehingga fleksibel terhadap segala macam bangunan atau rumah.
Kisaran harga untuk plafon akustik saat ini yaitu mulai dari Rp220.000 per meter persegi.
Kelebihan Plafon Akustik:
Memberikan nuansa mewah
Pengaplikasian yang cukup mudah
Dapat meredam suara dengan baik
Kualias daya tahan yang baik
Kekurangan Plafon Akustik:
Harganya yang cukup mahal
Tidak tahan air
Sulit untuk mendapatkannya
Nah, demikian pembahasan mengenai jenis-jenis plafon rumah yang dapat Anda gunakan pada hunian Anda. Semoga artikel ini bermanfaat!
Semua orang tentunya ingin hidup dengan nyaman tanpa kesulitan secara finansial di masa kini dan di masa depan. Hal ini dikenal sebagai financial freedom yaitu suatu kondisi keuangan yang memungkinkan seseorang tetap mendapatkan penghasilan meskipun sudah tidak bekerja, tidak memiliki hutang, dan mempunyai aset yang mampu memenuhi segala kebutuhannya. Lalu usaha apa yang harus dilakukan untuk mencapai hal tersebut? Jawabannya adalah mulai berinvestasi jangka panjang. Investasi jangka panjang ini sangat disarankan untuk Anda yang ingin mempersiapkan sejumlah dana untuk kebutuhan di masa depan.
Apa sebenarnya investasi jangka panjang itu? Investasi jangka panjang adalah kegiatan penanaman modal yang membutuhkan waktu lama untuk memperoleh keuntungan. Berbeda dengan investasi jangka pendek yang hasilnya dapat diperoleh dalam hitungan bulan.
Keuntungan dari investasi jangka panjang baru bisa dinikmati setelah beberapa tahun (5 tahun ke atas). Intinya, kegiatan ini bertujuan untuk menyimpan kekayaan dan mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang.
Berikut ini beberapa jenis investasi jangka panjang terbaik yang bisa menjadi pilihan Anda:
3 Jenis Investasi Jangka Panjang
1. Investasi Emas
Pertama, ada investasi emas atau logam mulia. Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang sudah ada sejak lama dan tidak ada matinya. Investasi emas ini sangat digemari, karena nilai jualnya yang stabil, bahkan cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Penurunan nilainya pun tidak terlalu signifikan. Likuiditas dari investasi emas pun sangat tinggi sehingga Anda dapat dengan mudah dikonversikan ke dalam bentuk uang tunai di mana saja dan kapan saja di seluruh dunia. Investasi emas juga bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang baru mulai belajar investasi.
Emas
2. Investasi Saham
Selain emas, instrumen investasi yang populer selanjutnya adalah saham. Saham sendiri adalah jenis investasi berupa surat bukti kepemilikan modal atas aset atau perusahaan tertentu. Perusahaan-perusahaan besar biasanya menjual saham ke masyarakat luas untuk mendapatkan suntikan modal dalam mengembangkan bisnis.
Pada investasi saham, Anda sebagai investor bisa mendapatkan hasil atau keuntungan dari kenaikan saham yang sudah dibeli dan disimpan dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan pembagian dividen atau keuntungan yang dibayarkan perusahaan kepada pemegang saham. Meskipun memiliki potensi keuntungan yang sangat tinggi, perlu diingat juga bahwa investasi saham memiliki resiko kerugian yang cukup besar.
3. Investasi Properti
Jenis investasi jangka panjang selanjutnya adalah properti. Properti berupa tanah atau rumah merupakan instrumen investasi yang dapat memberikan keuntungan tinggi. Hal ini dikarenakan harga properti yang selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.
Kenaikan harga ini terjadi akibat permintaan terhadap rumah atau tanah yang juga meningkat. Jadi, investasi properti bisa menjadi salah satu pilihan terbaik karena dapat memberikan keuntungan yang besar dan kerugian yang sangat kecil. Meski begitu, perlu diketahui bahwa investasi properti membutuhkan modal yang besar.
Itulah 3 jenis investasi jangka panjang yang bisa Anda coba. Gardens at Candi Sawangan bisa menjadi pilihan terbaik untuk berinvestasi properti guna memperoleh passive income di masa depan.
Gardens selalu berinovasi untuk menghadirkan hunian dengan konsep serta desain terbaik yang mengikuti perkembangan zaman. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika.
Tak hanya itu, perumahan Gardens juga bertempat di lokasi yang strategis, dilengkapi fasilitas yang memadai, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.
Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.
Carport adalah sebuah elemen penting untuk sebuah rumah. Carport berfungsi sebagai tempat untuk parkir kendaraan pribadi Anda di rumah. Tentunya di Jakarta sendiri, memiliki kendaraan pribadi masih menjadi sebuah keharusan. Akses transportasi umum yang masih cukup sulit dijangkau dengan berjalan kaki membuat banyak orang yang masih memilih untuk memiliki kendaraan pribadi baik itu motor atau mobil.
Bagi Anda yang ingin memiliki kendaraan pribadi, tentunya harus menyiapkan tempat untuk memarkirkan kendaraan Anda di rumah. Itulah fungsi carport di rumah Anda sebagai tempat parkir kendaraan. Rumah yang tidak memiliki tempat untuk memarkirkan kendaraan pribadi membuat pemiliki kendaraan harus memarkirkannya di depan rumah.
Memarkirkan mobil atau motor Anda di depan rumah tentunya menimbulkan resiko kendaraan Anda menjadi baret atau mengganggu pengguna jalan yang lain. Bahkan, kendaraan pribadi Anda beresiko hilang karena dicuri. Menyewa tempat parkir bulanan pun kurang disarankan karena harus ada biaya lagi yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, memiliki tempat parkir di rumah Anda pun menjadi sebuah keharusan.
Perumahan yang dipasarkan sekarang ini sudah menyediakan carport untuk kendaraan pribadi Anda. Desain pun bisa berbeda – beda dari mulai yang minimalis hingga desain lantai yang menggunakan batu alam atau grassblock. Sama halnya dengan rumah, Anda juga bisa mendesain tempat parkir Anda sendiri.
Bagi Anda yang tidak memiliki tempat untuk memarkirkan kendaraan dan ingin membangun sendiri, atau yang ingin mendesain ulang, maka pada artikel ini akan dibahas tips membangun carport di rumah Anda dan beberapa ide desain yang bisa menjadi referensi Anda.
Ide Desain Carport untuk Rumah Anda
Carport bukan hanya tempat untuk melindungi kendaraan Anda, tetapi juga dapat menjadi elemen desain yang menarik dalam tata letak rumah Anda. Dengan mempertimbangkan gaya arsitektur, bahan yang digunakan, dan elemen desain lainnya, Anda dapat menciptakan carport yang estetis dan fungsional. Berikut adalah beberapa inspirasi desain carport untuk Anda:
Desain carport minimalis modern adalah salah satu desain yang paling populer. Desain ini memberikan kesan elegan dan fungsional pada rumah Anda. Kesederhanaan dan garis – garis yang terlihat rapi dan bersih menjadi fokus utama desain ini. Bahan – bahan yang digunakan biasanya adalah logam, beton, dan kaca.
2. Carport Minimalis Membrane
Desain carport minimalis membrane memberikan kesan estetik yang elegan sekaligus fleksibel dalam penggunaan ruang. Bahan yang digunakan adalah bahan atap membrane yang tipis dan lentur. Sehingga, dapat tercipta struktur yang ringan dan menawan.
Carport klasik menggunakan batu, bata, atau kayu sebagai bahan – bahannya. Tujuan penggunaan bahan – bahan ini adalah untuk mencapai tampilan yang autentik dan klasik. Carport klasik ini cocok bagi Anda yang senang dengan desain – desain yang autentik.
Desain carprot industrial cocok untuk Anda yang senang dengan tema – tema industri. Desain ini menggabungkan elemen – elemen logam atau beton dengan tampilan yang terbuka. Sehingga, tercipta tampilan yang kasar, trendi, dan kontemporer.
Desain carport minimalis elegan memberikan kesan yang seimbang antara kesederhanaan dan keanggunan. Desain ini berfokus pada tampilan garis – garis bersih, sederhana, tetapi tetap elegan. Cocok untuk Anda yang menginginkan tampilan minimalis yang sederhana tetapi tetap terlihat mewah.
Tips Membangun Carport di Rumah Anda
Carport dan garasi sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Tetapi, terkadang dua istilah ini digabungkan dan banyak orang yang menyebut carport sebagai garasi dan begitu juga sebaliknya. Garasi sebenarnya berbentuk ruangan yang tertutup, dimana fungsinya tidak hanya sebagai tempat memarkir kendaraan pribadi saja, tetapi juga untuk tempat penyimpanan barang. Sedangkan carport adalah tempat yang memang khusus untuk memarkir kendaraan Anda. Carport pun juga memiliki konsep ruang terbuka
Membuat tempat parkir di rumah tentu tidak sembarangan membangunnya. Banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum mulai membangun. Sebagaimana membangun sebuah rumah, membangun tempat parkir kendaraan pun juga membutuhkan persiapan. Dari mulai mengukur luas bangunan, desain yang diinginkan seperti apa, sampai material lantai perlu dipikirkan terlebih dahulu.
Rumah yang sudah memiliki carport untuk memarkirkan mobil tentu sudah tidak perlu membangun lagi, kecuali jika memang ingin menambah mobil sehingga garasi pun juga harus diperluas. Bagi Anda yang ingin membangun sendiri, simak tips – tips dibawah ini bagaimana langkah – langkah untuk membangun sebuah wadah parkir kendaraan pribadi di rumah Anda.
1. Perhitungkan Luas Lahan Rumah Anda dan Letak Carport
Sumber: Unsplash Luas lahan perlu dihitung sebelum membangun carport
Hal pertama yang harus diperhitungkan adalah berapa total luas lahan rumah Anda. Tentunya pembangunan garasi rumah Anda tergantung pada seberapa luas lahan perumahan Anda. Luas lahan harus memadai agar bisa dibangun sebuah garasi atau carport yang dapat menampung kendaraan pribadi Anda. Carport yang Anda bangun setidaknya harus bisa dan muat untuk menampung 1 mobil pribadi Anda.
Letaknya pun juga harus Anda pikirkan karena faktor letak mempengaruhi faktor kemudahan Anda ketika mengeluarkan dan memasukkan kendaraan. Letak dimana Anda akan membangun juga harus dipastikan tidak mengganggu jalanan umum di sekitar rumah Anda.
2. Memilih Desain dan Material Lantai Carport
Sumber: Unsplash Ada berbagai macam material yang digunakan untuk lantai carport
Meskipun carport adalah sebuah wadah sekedar untuk memarkirkan kendaraan pribadi Anda, tetapi bukan berarti bisa dibangun sekedarnya. Anda tetap bisa memilih mau seperti apa desain yang Anda inginkan. Mulai dari carport minimalis sampai dengan desain yang penuh dengan ornamen. Material untuk lantai pun bisa Anda pilih, mulai dari batu alam, grassblock, dan lain sebagainya. Pastikan Anda juga merencanakan desain dan material yang Anda inginkan.
3. Memilih Desain dan Material Atap Carport
Sumber: alansfactoryoutlet.com Atap carport berfungsi untuk melindungi kendaraan Anda saat sedang diparkirkan
Menggunakan atap sebenarnya tidak harus, tapi akan lebih baik lagi jika kendaraan yang sedang diparkirkan terlindung dari hujan dan cahaya matahri. Atap sangat berguna sebagai perlindungan untuk kendaraan Anda. Oleh karena itu, memasang Atap sangat disarankan untuk Anda.
Atap biasanya berupa sebuah canopy yang dibuat dari berbagai material yang bisa Anda pilih. Anda bisa memilih untuk memasang canopy dari bahan kayu, kaca, hingga tanaman merambat.
Tips diatas bisa Anda ikuti jika ingin membangun sendiri di rumah Anda. Bagi Anda yang memiliki kendaraan pribadi, tentunya harus memiliki tempat untuk memarkirnya di rumah Anda. Jangan sampai Anda memarkir di sembarang tempat yang dapat mengganggu orang lain dan beresiko kendaraan Anda bisa rusak atau hilang.
Memiliki rumah pribadi tentunya merupakan idaman semua orang saat ini. Namun, harga rumah yang terus meningkat membuat tidak semua orang dapat memiliki rumah yang besar.
Sehingga baik developer rumah dan juga masyarakat mencari rumah yang mungil namun juga tetap fungsional seperti halnya rumah 30/60. Dengan ukuran yang demikian, pastinya Anda harus tahu cara menata rumah type 30/60 yang tepat.
Hal ini dilakukan agar rumah yang Anda huni tidak terkesan sempit dan berantakan. Sehingga dapat memberikan kesan lega dan fungsional yang baik kedepannya.
Untuk lebih jelasnya, simak ulasan lengkapnya pada artikel berikut ini.
Rumah type 30/60 pada dasarnya merupakan rumah dengan ukuran yang mungil yaitu 30m2 luas bangunan dan 60m2 luas tanah keseluruhan.
Umumnya rumah 30/60 banyak dicari oleh pasangan muda yang sedang mencari hunian baru atau seseorang yang masih hidup sendiri tanpa pasangan.
Desain rumah type 30/60 secara umum memiliki dua kamar tidur, dapur, satu kamar mandi, dan ruang tengah yang dapat digunakan sebagai ruang multifungsi. Selain itu, tersedia juga carport yang minimalis setidaknya untuk satu mobil.
Meskipun rumah 30/60 terkesan cukup sempit, namun jika Anda tahu cara menata rumah type 30/60 dengan baik, maka tentunya rumah tersebut masih nyaman untuk dihuni.
Hal yang paling penting dari rumah dengan jenis ini adalah penataan perabotan yang baik sehingga tidak ada barang yang tidak memiliki fungsi yang jelas. Dengan begitu, maka seluruh perabotan rumah memiliki fungsionalnya masing-masing.
Lalu, bagaimana cara menata rumah type 30/60 yang baik dan benar? Simak poin berikutnya.
Cara Menata Rumah Type 30/60 yang Tepat
Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menata rumah, baik itu rumah yang luas ataupun sempit. Dengan begitu, Anda dapat tinggal di hunian Anda dengan nyaman.
Berikut beberapa cara menata rumah tipe 30/60 yang dapat Anda lakukan:
1. Jangan Menyimpan Terlalu Banyak Barang
Barang yang berantakan
Tips yang paling utama dari menata rumah 30/60 adalah jangan menyimpan terlalu banyak barang. Anda perlu memilah barang mana yang perlu Anda gunakan dan mana yang tidak.
Barang yang menumpuk terlalu banyak akan memakan banyak ruang sehingga dapat memberikan kesan sempit pada ruangan yang Anda huni.
Anda dapat memaksimalkan ruang yang ada seperti halnya menggunakan kitchen set di dapur untuk menghemat dan mempercantik tata ruang rumah Anda. Ini merupakan salah satu cara menata rumah type 30/60 yang sering dilakukan.
Jangan lupa pula untuk selalu membersihkan seluruh barang atau perabotan yang Anda di rumah Anda. Termasuk juga barang-barang yang Anda taruh di lantai atau bagian lain rumah Anda.
2. Memanfaatkan Ruang Vertikal
Rak vertikal dalam rumah
Oleh karena ukurannya yang tidak terlalu besar, Anda dapat menggunakan trik dengan memanfaatkan ruang vertikal dalam menata rumah Anda.
Anda dapat memanfaatkan beberapa perabotan seperti rak tinggi untuk menyimpan buku atau bahkan sepatu. Selain itu rak-rak yang tinggi juga dapat Anda manfaatkan untuk menyimpan berbagai perabotan lain hingga makanan.
Selain itu, Anda dapat memanfaatkan dinding rumah untuk dipasang rak mengapung yang dapat digunakan untuk menyimpan hiasan, mainan, hingga lukisan.
3. Gunakan Barang yang Multifungsi
Barang yang multifungsi
Selain menyingkirkan barang yang tidak terpakai, cara menata rumah type 30/60 dengan menggunakan barang-barang atau perabotan yang multifungsi.
Tujuannya adalah untuk menghemat ruang namun tetap mendapatkan fungsi utama dari barang-barang yang Anda miliki.
Dengan menggunakan barang-barang yang multifungsi, maka hunian Anda akan terasa semakin compact dan fungsional.
4. Ciptakan Ruangan dengan Konsep Terbuka
Cara menata rumah type 30/60 selanjutnya yaitu dengan menciptakan ruangan dengan konsep terbuka. Ini merupakan trik yang umum dilakukan dalam menata ruangan minimalis.
Konsep yang dimaksud di sini adalah dengan meminimalisir sekat pada ruangan yang ada. Sehingga menciptakan kesan terbuka dan luas untuk dihuni.
Meskipun demikian, Anda dapat membuat sedikit sekatan dengan beberapa perabotan untuk membedakan ruang-ruang yang ada.
5. Perbanyak Ruang Penyimpanan
Jika Anda sudah memilah barang-barang namun tetap masih banyak, cara menata rumah type 30/60 selanjutnya adalah dengan memperbanyak ruang penyimpanan.
Banyaknya ruang penyimpanan ini dapat Anda gunakan untuk menyimpan berbagai perabotan yang mungkin berguna namun tidak sering dipakai. Sehingga, sewaktu-waktu barang tersebut ingin dipakai, Anda dapat menggunakannya dengan mudah.
Hal ini tentunya dapat meminimalisir barang-barang Anda agar tidak tercecer yang membuat ruangan lebih sempit. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menyimpan perabotan dalam ruangan penyimpanan tertutup.
6. Gunakan Warna Cat yang Adem
Ruangan dengan warna cat yang cerah
Cara menatara rumah type 30/60 yang terakhir yaitu dengan menggunakan warna cat ruangan yang adem. Cara ini umumnya sering dilupakan oleh sebagian besar.
Anda dapat menggunakan warna-warna cat yang terang sehingga cahaya yang masuk dapat dipantulkan yang membuat ruangan terasa lebih luas.
Cara ini juga dinilai dapat meningkatkan kenyamanan ruangan bahkan membuat kualitas tidur semakin baik.
Kamila Gardens at Candi Sawangan: Rumah Type 30/60 Idaman
Klaster Kamila 30/60
Jika Anda sedang mencari hunian dengan type 30/60, maka Kamila di Gardens at Candi Sawangan adalah jawabannya.
Gardens at Candi Sawangan menghadirkan hunian klaster Kamiila dengan desain modern dan konsep hunian hijau. Membuat hidup Anda jauh lebih sehat dan berkualitas yang memberikan ketenangan serta kenyamanan hidup.
Dilengkapi dengan struktur beton bertulang, rangka baja ringan genteng beton, meja beton lapis keramik kitchen sink dengan listrik 2200 Watt. Memberikan kenyamanan hunian pada rumah Anda dan orang tercinta.
Tunggu apalagi? Segera kontak kami untuk mendapatkan penawaran spesial!
Membeli rumah bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Meskipun Anda memiliki cukup uang, namun hal tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan membeli rumah yang cukup. Oleh karena itu, banyak orang membeli rumah baru melalui agen properti atau yang dikenal broker.
Oleh karena membutuhkan pertimbangan yang matang dalam membeli rumah, jangan sampai Anda nantinya menyesal karena salah memilih properti yang Anda pilih. Dengan adanya broker tersebut, maka pilihan Anda tentunya akan semakin tepat sesuai dengan keinginan.
Namun, perlu Anda ketahui pula dalam memilih agency properti haruslah berhati-hati. Butuh banyak pertimbangan agar nantinya Anda tidak tertipu dengan agen yang tidak berkompeten atau bahkan penipu.
Oleh sebab itu, dalam artikel ini akan kami kupas tuntas tips bagaimana cara memilih agen properti yang tepat dan terpercaya. Simak artikel di bawah ini!
Pengertian Agen Properti
Seorang agen properti
Seorang agen properti adalah seseorang yang bertugas untuk menwarkan jasa kepada perorangan atau perusahaan dalam menjual-belikan properti. Dalam kata lain dapat disebut sebagai broker atau perantara.
Seorang perantara properti dapat membantu menjual-belikan sebuah properti mulai dari rumah pribadi, apartemen, gedung kantor, hingga tanah. Tugas umum dari perantara properti adalah mengumpulkan berbagai informasi mengenai properti hingga nantinya mereka membuat materi iklan dan surat perjanjian serah terima lahan.
Umumnya, banyak masyarakat menggunakan jasa perantara karena mereka tidak memiliki cukup pengetahuan mendalam mengenai sebuah properti. Sehingga, agar tidak salah dalam mengambil keputusan, para perantara inilah yang membantu seluruh proses jual-beli propertinya.
Tips Memilih Agen Properti yang Berkualitas
Tentunya ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan dalam menentukan apakah seorang broker atau perantara tersebut berkualitas atau tidak. Jangan sampai nantinya Anda menelan kerugian akibat salah dalam memilih broker properti yang tidak tepat.
Berikut beberapa tipsnya:
1. Memiliki Sertifikat Izin
Seperti halnya beberapa pekerjaan lainnya, sertifikat izin merupakan hal yang wajib Anda ketahui sebelum menentukan seorang agen perantara. Seorang broker yang kredibel setidaknya harus memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4).
Hal tersebut tentunya dapat membuktikan bahwa ia adalah orang yang memiliki keahlian di bidangnya dalam menjalankan bisnisnya tersebut. Agen yang memiliki sertifikat maka dapat Anda percaya bahwa jasa yang ditawarkannya profesional.
2. Reputasi yang Baik
Selain sertifikat izin, Anda perlu juga mengecek reputasinya. Apakah ia seorang agen perorangan atau sebuah perusahaan, perlu Anda ketahui rekam jejaknya.
Jangan sampai ternyata agen yang Anda pilih memiliki rekam jejak pekerjaan yang buruk yang dapat mengkhawatirkan.
Umumnya kantor agency properti yang memiliki reputasi baik yaitu sudah banyak dikenal orang dan memiliki website resmi perusahaan.
3. Mengetahui Tren Harga Properti
Harga properti
Sudah selayaknya sebagai seorang perantara properti untuk mengetahui tren harga properti terbaru. Sehingga, seluruh kebutuhan klien dapat terpenuhi dengan informasi yang ia ketahui.
Hal ini pula yang menjadi keunggulan utama seorang agen dalam memasarkan atau mengiklankan suatu properti yang sesuai dengan keinginan klien. Dengan begitu Anda tidak perlu lagi melakukan riset ulang terhadap harga properti yang ingin Anda beli.
Ciri lain menentukan apakah agen tersebut kredibel atau tidak ialah dengan melihat sikap dari perantara tersebut. Seorang perantara yang proaktif dalam menghubungi calon kliennya adalah salah satu tanda bahwa seorang agen tersebut memiliki performa yang baik.
Hal ini karena jika Anda terus menerus mengajukan pertanyaan kepada broker atau perantara, maka tandanya informasi yang Anda terima masih kurang lengkap. Sehingga, perlu Anda mencari seorang agency properti yang memiliki sikap proaktif.
5. Seorang Pendengar yang Baik
Pendengar yang baik
Dalam menilai seorang agency properti, Anda haruslah berhati-hati apabila orang tersebut lebih banyak menyampaikan informasi yang tidak diperlukan. Seharusnya, Anda adalah pihak yang lebih banyak bicara.
Oleh karena itu, seorang perantara properti yang mau mendengarkan kebutuhan klien atau Anda adalah seorang perantara yang baik. Sehingga seluruh kebutuhan Anda nantinya dapat diakomodir dengan baik sesuai rekomendasi yang ia sampaikan.
6. Memahami Jangka Waktu
Jangka waktu yang dimaksud dalam hal ini ialah time awareness dimana hal ini merupakan penentu sinerga antara agen dan klien. Agen yang baik mengetahui bagaimana penyesuaian harga dan ritme yang tepat apabila Anda membutuhkan rumah yang cepat.
Sementara itu, jika Anda atau klien sedang tidak buru-buru melakukan pembelian atau penjualan, maka seorang agen yang baik dapat juga menyesuaikan ritmenya. Sehingga klien dapat mendapatkan harga yang terbaik dari hasil yang ingin ia raih.
7. Memiliki Citra yang Baik dan Profesional
Penting bagi Anda untuk dapat memahami citra yang dilakukan oleh seorang perantara properti ketika sedang berinteraksi dengan Anda. Apakah ia bekerja secara profesional dan dapat dipercaya atau bahkan sebaliknya.
Jika Anda dengan agency properti Anda telah lost contact atau hilang kontak, itu merupkan tanda awal dari permasalahan yang akan timbul. Komunikasi merupakan kunci penting dalam melakukan jual-beli properti.
Sehinga, seorang perantara properti yang baik dapat memberikan citra yang baik serta komunikasi yang efektif.
Itulah 7 tips yang dapat Anda ketahui untuk memilik agen properti yang terpercaya dan tepat seusai keinginan. Meskipun demikian, Anda tetap harus selalu memperhatikan hal-hal lainnya agar nantinya Anda tidak menerima kerugian di waktu mendatang.