Ini Dia 9 Manfaat Balkon di Rumah

Sudah tahukah kamu, manfaat balkon di rumah? Menurut definisinya balkon merupakan teras lantai atas biasanya ditambahkan pada rumah bertingkat atau yang berlantai lebih dari satu. Dalam pembuatannya, tidak ada spesifikasi khusus untuk ukuran, bentuk, maupun konstruksi balkon, karena menyesuaikan dengan ukuran rumah itu sendiri.

Balkon seringkali dianggap dapat menambah estetika pada eksterior atau fasad rumah yang mana dapat meningkatkan nilai jual rumah tersebut. Namun bagi sebagian orang, keberadaan balkon menjadi suatu hal yang tidak penting karena dirasa tidak memiliki fungsi.

Tapi tahukah kamu, selain menambah nilai estetika rumahmu, balkon ternyata memiliki banyak manfaat lho. Simak penjelasan berikut yuk!

Baca juga: 7 Tipe-tipe Rumah Paling Umum di Indonesia. Mana Favoritmu?

Manfaat Balkon di Rumah

Balkon atau teras lantai atas rumah ternyata memiliki banyak manfaat dan berikut manfaat balkon di rumah:

1. Memaksimalkan Masuknya Sinar Matahari

Biasanya balkon dibuat dengan ukuran yang cukup besar, hal ini tentu bukan tanpa tujuan. Balkon dengan ukuran yang cukup besar dapat memaksimalkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan. Selain itu, sirkulasi udara di dalam ruangan pun akan terjaga dengan baik.

Tak hanya itu, sinar matahari yang berasal dari balkon rumah dapat membantu pecahayaan alami dalam rumahmu, sehingga kamu dapat menghemat energi listrik pada siang hari.

Foto: Unsplash

2. Mempertegas Lantai Atas

Manfaat lainnya, balkon dapat mempertegas perbedaan antara lantai dasar dengan lantai atas. Bentuk balkon yang menonjol keluar, dapat memperlihatkan perbedaan level yang ada pada rumah dan ini akan terlihat sangat jelas dari luar. Selain itu, area balkon juga dapat mempertegas skala bangunan. 

Foto: Unsplash

Baca juga: 3 Kelebihan Hunian dengan Konsep Smart Living

3. Memperluas Pandangan

Balkon yang terletak di lantai atas dapat menambah jarak pandang kamu. Hal ini dapat menjadikan balkon sebagai tempat bersantai favorit untukmu, karena kamu dapat menikmati pemandangan di sekitar rumah lebih leluasa.

Foto: Unsplash                                          

4. Tempat Bersantai

Manfaat balkon di rumah selanjutnya adalah sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Area balkon menjadi area yang tepat sebagai tempat berkumpul dan bersantai karena letaknya yang berada di teras atas rumah. Kamu dapat mengatur area ini senyaman mungkin dengan meletakkan sofa yang empuk, meja kecil atau dekorasi lainnya untuk menciptakan suasana santai.

Dari area balkon, kamu dan keluarga bisa menikmati sinar matahari di pagi hari, melihat sunset di sore hari, atau berbagai kegiatan yang menyenangkan lainnya.

5. Lahan untuk Berkebun

Manfaat balkon di rumah yang kelima adalah sebagai lahan untuk berkebun. Area balkon yang terbatas dapat kamu manfaatkan sebagai lahan berkebun. Kebun mini di balkon ini bisa menjadi alternatif bagimu yang hobi bercocok tanam tetapi tidak memiliki lahan tanah. Area berkebun di balkon juga bisa membuat rumah tampak lebih cantik, asri, dan hidup.

Ada berbagai jenis tanaman yang bisa kamu pilih dari tanaman hias seperti kaktus hingga sayur mayur seperti tomat, cabai, dan mentimun. Letak balkon yang langsung terkena sinar matahari juga sangat baik untuk pertumbuhan tanaman. 

Foto: Unsplash

6. Sebagai Area Olahraga

Olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran tubuh dan kamu tidak perlu pergi keluar rumah untuk melakukan kegiatan tersebut. Salah satu manfaat balkon di rumah yaitu sebagai area olahraga. Kamu dapat memanfaatkan balkon rumahmu sebagai tempat kamu dan keluarga berolahraga, cukup letakkan alat olahraga sederhana seperti treadmill, karpet yoga, barbel serta alat olahraga sederhana lainnya.

Melakukan olahraga di luar ruangan mempunyai banyak manfaat lho, salah satunya yaitu dapat melatih pernapasan, membantu menangkal gangguan afektif musiman, depresi, dan kecemasan.

7. Area Bermain Bagi si Kecil

Mempunyai kegiatan di luar ruangan juga baik untuk tumbuh kembang si kecil. Balkon bisa menjadi salah satu tempat untuk area bermain si kecil. Kamu dapat mengatur balkon sedemikian rupa sebagai area bermain dan belajar yang nyaman dan aman bagi si kecil.

Tambahkan ayunan untuk bermain si kecil pada area balkon, dan juga beberapa sarana belajar sederhana yang dapat mengasah kreativitas si kecil. Menghabiskan waktu di luar ruangan terlebih pada pagi hari dapat membawa manfaat yang baik bagi pertumbuhan si kecil.

8. Area Bekerja atau Belajar

Kamu pasti bosan jika terlalu lama bekerja atau belajar di dalam ruangan kan? Nah, balkon dapat kamu manfaatkan juga sebagai area belajar atau bekerja. Cukup letakkan kursi atau sofa yang nyaman serta meja pada area balkon, dan kamu bisa menggunakannya untuk bekerja atau belajar.

Menurut penelitian, melakukan aktivitas bekerja atau belajar di luar ruangan dapat membantumu mengurangi stress karena kegiatan tersebut.

9. Membuat Rumah Menjadi Lebih Hidup

Manfaat balkon di rumah dapat menambah nilai estetika rumahmu. Bila kamu mendesain balkon menjadi lebih menarik akan membuat rumahmu terkesan lebih ‘hidup’, selain itu bila orang lain melihat dari luar rumah juga akan menjadi lebih menarik. Selain itu desain yang menarik pada balkon rumahmu juga dapat memberikan ciri khas serta kesan unik sehingga mudah dikenali dari luar oleh tamu yang akan datang ke rumahmu.

Itulah manfaat balkon di rumah yang harus kamu ketahui. Semoga dapat membantu memberikan ide dalam mendesain area balkon rumahmu menjadi lebih menarik dan unik.

Ingin memiliki rumah impian? Mari wujudkan hunian impianmu bersama Gardens at Candi Sawangan. Ada berbagai pilihan cluster rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika.

Cluster Evergreen Smart Living merupakan salah satu perumahan klaster terbaru dari Gardens at Candi Sawangan, yang sudah dilengkapi dengan area balkon untuk memberikan kenyamanan dalam beraktivitas di rumah bagi para penghuninya. Tak hanya itu, Gardens at Candi Sawangan juga dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai di sekitarnya. Bertempat di lokasi yang strategis akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau kamu juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Mengenal Cara Kerja Smart Home System

Kemudahan dan kenyamanan dalam menjalani kehidupan berumah tangga, tentunya menjadi impian banyak orang. Kini, impian tersebut dapat terwujud dengan kecanggihan teknologi bernama smart home system.

Apa itu teknologi smart home? dan bagaimana cara kerja smart home? Para developer mulai membangun hunian berbasis teknologi yang dilengkapi dengan IoT Smart Home atau smart home system. Sistem ini memungkinkan semua komponen yang ada di dalam rumah dapat dikendalikan melalui telepon genggam dengan koneksi internet.

Foto: Unsplash

Smart Home sendiri merupakan sebuah produk yang dihasilkan dari IoT atau Internet of things. Diciptakan untuk membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis dan cepat.

Teknologi Smart Home ini memungkinkan penghuni rumah untuk mengontrol berbagai barang yang ada di rumah seperti pintu, jendela, lampu, alat pendingin ruangan hingga pemanas air dari jarak jauh.

Selain memberikan kemudahan, teknologi Smart Home ini juga dapat memberikan keamanan lebih pada rumah. Lalu bagaimanakah cara kerja dari Smart Home ini?

Baca juga: 3 Kelebihan Hunian dengan Konsep Smart Living

2 Komponen yang Mendukung Cara Kerja Smart Home

Pada umumnya, teknologi Smart Home memiliki sistem yang terdiri dari dua komponen penting yaitu IoT (Internet of Things) dan AI (artificial intelligence). Kedua komponen ini memiliki perannya masing-masing. Apa saja?

IoT (Internet of Things)erperan dalam menghubungkan satu alat dengan alat yang lain sedangkan AI membantu dalam membuat keputusan. Kemudian, IoT dan AI bekerja sama dalam mengumpulkan data dan informasi.

Namun, selain kedua komponen ini ada juga komponen-komponen lainnya yaitu Sensor, Command-and-control management, dan Actuator.

Foto: Freepik

Meskipun memiliki berbagai kelebihan karena dirancang dengan teknologi yang canggih, sistem Smart Home tentunya juga memiliki kekurangan. Untuk kelebihannya, Smart Home akan memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Keamanan juga terjaga karena notifikasi akan muncul pada ponsel apabila ada masalah di rumah. Selain itu, penghuni rumah juga dapat menghemat biaya listrik karena sistem Smart Home membuat penggunaan alat elektronik menjadi lebih efisien.

Sementara itu, kekurangan dari Smart Home yaitu kemungkinan terganggunya sistem karena bug hingga kemungkinan diretasnya sistem oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

Penggunaan sistem Smart Home pada hunian merupakan sebuah usaha untuk meningkatkan kualitas hidup. Wujudkan hunian impian Anda bersama keluarga di Gardens at Candi Sawangan. Mengikuti pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini, Gardens hadir dengan klaster terbaru yaitu Evergreen Smart Living.

Cluster ini sudah dilengkapi dengan Smart Home 2.0. Beberapa fitur canggih yang dapat Anda temui pada klaster ini yaitu seperti Smart Lock Door, Smart Sensor, Smart CCTV Monitoring, Smart Light Switch dan Alexa Voice Assistant.

Tak hanya itu, Gardens at Candi Sawangan juga dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai di sekitarnya, bertempat di lokasi yang strategis akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Sumber: myECO, QWords, intive studio

5 Hal Utama Penentu Harga Rumah

Berbagai macam harga rumah yang ditawarkan di pasaran memberikan banyak sekali pilihan perumahan yang bisa Anda beli. Tentunya membeli rumah atau hunian tidak bisa sembarangan, ada banyak hal yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum membeli hunian Anda, salah satunya adalah berapa budget Anda untuk membeli rumah.

Harga rumah mulai dari yang murah hingga mahal pun sudah banyak tersedia. Bagi Anda yang sudah siap untuk membeli rumah dan sudah memiliki budget yang pasti, maka Anda bisa langsung mencari hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Banyak faktor yang mempengaruhi dan jika Anda sudah mengetahui faktor – faktor tersebut, maka proses pencarian bisa menjadi lebih cepat. Anda tidak perlu lagi menerka – nerka harga properti.

Banyak faktor – faktor yang harus dipertimbangkan ketika Anda akan membeli rumah, salah satunya adalah berapa biaya yang harus Anda siapkan. Tentunya membeli rumah haruslah sesuai dengan kebutuhan dan berapa budget Anda. Harga properti perumahan adalah salah satu faktor yang paling menentukan ketika Anda akan membeli hunian. Tentunya Anda akan membeli rumah yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Oleh karena itu, berapa biaya yang dibutuhkan untuk membeli rumah adalah hal yang paling utama dilihat dan dipertimbangkan.

Harga properti perumahan sendiri berbeda – beda dan dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Nilai suatu properti tidak akan luput dari berbagai macam faktor yang penting untuk Anda ketahui. Jadi, pencarian properti hunian yang sesuai dengan budget Anda akan lebih mudah jika Anda sudah mengetahui faktor – faktor tersebut.

Bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana harga pasaran perumahan bisa terbentuk, simak berbagai faktor dibawah ini:

Baca juga: 6 Cara Jual Rumah Cepat yang Bisa Kamu Coba

Faktor yang Mempengaruhi Harga Rumah

Harga rumah ditentukan oleh kualitas dari bangunan tersebut, lokasi, lingkungan sekitar, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang ingin mencari hunian dengan harga tertentu, Anda bisa mencari perumahan yang memiliki faktor – faktor tertentu yang menjadikan hunian tersebut memiliki harga yang sesuai keinginan Anda. Berikut adalah faktor – faktro yang menentukan harga rumah:

1. Faktor Lokasi Penentu Harga Rumah

Lokasi merupakan hal pertama yang sangat mempengaruhi harga perumahan. Rumah yang berlokasi di tengah atau pusat kota tentunya akan memiliki harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan rumah di pinggiran kota.

Harga akan semakin meningkat jika rumah berada di lokasi yang strategis, misalnya dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, dan lainnya. 

Lokasi rumah sangat menentukan harga suatu rumah

2. Kondisi Lingkungan

Harga rumah juga dapat ditentukan dari kondisi lingkungan di sekitarnya, baik secara fisik maupun sosial. Dari segi fisik ini meliputi kualitas air, temperatur udara, lanskap dan vegetasi. Rumah dengan kondisi lingkungan yang baik akan memberikan kenyamanan, kesejukan, dan ketenangan sehingga harga yang ditawarkan pun lebih mahal.

Sementara itu dari segi sosial biasanya berhubungan dengan keamanan dan sikap warga sekitar. Rumah dengan lingkungan yang kurang aman dan rawan kejahatan biasanya memiliki harga yang lebih rendah. 

Baca juga: 5 Kerugian Mengontrak Rumah

3. Aksesibilitas

Faktor selanjutnya yang mempengaruhi tinggi rendahnya harga rumah yaitu akses. Kemudahan akses dari hunian menuju tengah kota atau pusat bisnis ini sangat penting khususnya bagi konsumen dengan mobilitas yang tinggi.

Maka dari itu, rumah yang lokasinya dekat dengan gerbang tol dan sarana transportasi umum biasanya lebih banyak diminati serta memiliki nilai jual yang relatif lebih tinggi.

Perumahan yang dekat dengan fasilitas transportasi publik memiliki harga yang lebih mahal

4. Luas Bangunan dan Jumlah Ruangan

Hal ketiga yang akan mempengaruhi harga rumah adalah luas bangunan dan jumlah ruangan dari rumah itu sendiri. Semakin besar luas bangunan/tanahnya maka nilai jualnya pun semakin tinggi.

Begitu pula dengan jumlah ruangan, rumah yang memiliki ruangan lebih banyak harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan yang ruangannya sedikit. 

5. Fasilitas

Nilai jual sebuah rumah juga ditentukan oleh fasilitas. Fasilitas yang dimaksud adalah berbagai fasilitas yang disediakan di dalam hunian maupun yang berada di kawasan perumahan. Misalnya, perumahan yang didalamnya sudah dilengkapi dengan fasilitas kolam renang tentu memiliki harga yang lebih tinggi.

Untuk fasilitas yang tersedia di sekitar lokasi perumahan yaitu seperti swalayan, pertokoan, aula, tempat ibadah, playground, dan lainnya. Semakin banyak fasilitas yang tersedia di sekitar perumahan maka harga rumah pun akan meningkat. 

Harga rumah ditentukan oleh banyak faktor
Fasilitas dalam komplek perumahan juga mempengaruhi harga suatu rumah

Itulah 5 hal utama yang bisa menjadi penentu harga rumah: lokasi, kondisi lingkungan fisik dan sosial, aksesibilitas, luas bangunan, dan fasilitas. Selain itu, tren harga di sekitar area properti juga sangat berpengaruh.

Wujudkan hunian impian Anda bersama keluarga di Gardens at Candi Sawangan dengan berbagai klaster pilihan bergaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. Tak hanya itu, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, fasilitas yang lengkap, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Sumber: propertree.id, pluang, housingestate.id

7 Tipe-tipe Rumah Paling Umum di Indonesia. Mana Favoritmu?

Apakah kamu saat ini sedang ingin membeli rumah? Sebelum membeli hunian, kamu sebaiknya mengetahui tipe-tipe rumah di Indonesia terlebih dahulu.

Mengetahui tipe-tipe rumah dapat membuat kamu lebih paham dengan hunian seperti apa yang ingin kamu miliki nantinya. Selain itu, informasi ini juga dapat membuat kamu mudah dalam menyesuaikan budget yang dimiliki sekarang.

Lalu, apa saja tipe-tipe rumah yang umumnya terdapat di Indonesia saat ini? Yuk ketahui informasi lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Apa Itu Perumahan Cluster? Ini Ciri-Ciri dan Kelebihannya

1. Tipe Rumah 21/24

kodjodesing

Tipe rumah yang adalah tipe 21/24. Rumah dengan luas 21 meter atau 24 meter ini menyasar pada orang-orang di segmen menengah ke bawah. Lalu, berapa harganya? Hal ini akan tergantung dari lokasinya. Namun, biasanya rumah tipe ini memiliki harga sekitar 100 juta-an.

21/24 merupakan tipe rumah yang cocok untuk ditinggali oleh keluarga muda. Selain itu, rumah ini juga cocok untuk pembeli baru karena harganya yang tergolong terjangkau.2.

2. Tipe Rumah 36

Sumber: rumahkita123.com

Tipe 36 adalah rumah yang sangat banyak disukai banyak orang saat ini. Alasannya, ukuran rumah ini tergolong tidak terlalu kecil namun masih punya harga yang masuk akal. Sama seperti tipe 21, rumah ini sangat cocok untuk dimiliki keluarga kecil. Terutama mereka yang punya anak kecil.

Lalu, berapa harganya? Rumah ini mempunyai rentang harga Rp300-400 juta. Meski begitu, harga ini masih termasuk estimasi. Nominal harga akan tergantung dari berbagai faktor, termasuk lokasi.

3. Tipe Rumah 45

Sumber: HargaDepo

Selanjutnya, tipe rumah yang biasanya ada di Indonesia adalah tipe rumah 45. Meski punya harga sekitar Rp500 juta, namun tipe rumah ini tetap masuk ke pasar menengah ke bawah. Tipe 45 merupakan rumah yang paling cocok untuk kamu miliki jika merasa rumah 36 terlalu kecil.

Rumah ini memiliki dimensi sekitar 6×7,5 meter, dengan luas tanah sekitar 72, 90, dan 96 meter persegi. Dengan ukuran yang cukup luas ini, rumah ini bisa ditambahkan dengan tanamann maupun garasi. Cocok untuk ditempati keluarga muda dengan anak lebih dari satu.

4. Tipe Rumah 54

Sumber: fotorumahminimalis.com

Jika kamu masih merasa rumah tipe 45 masih sempit, maka kamu bisa memilih rumah tipe 54.  Dengan dimensi 9×6 meter dan 13,5×4 meter, rumah ini cocok ditempati untuk keluarga yang memiliki 2 anak.

Dengan dimensinya yang cukup luas, kamu bisa menambahkan berbagai elemen seperti garasi ataupun taman untuk rumah tipe 54.

5. Tipe Rumah 60

Sama seperti namanya, rumah tipe 60 memiliki luas sekitar 60 meter persegi dar segi bangunan. Sementara itu, luas tanahnya akan bervariasi. Tergantung dari developer, lokasi, serta lingkungan perumahannya.

Banyak sekali piihan spesifikasi yang bisa kamu untuk meminang rumah ini. Mulai dari 60/72, 60/80, 60/100. Sesuai dengan namanya, spesifikasi 60/72 berarti mempunyai luas bangunan 60 meter, dengan luas tanah 72 meter persegi.

Type rumah 60/72 artinya rumah tersebut memiliki luas bangunan 60 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi. Harga dari rumah tipe ini tergantung dari lokasinya. Untuk Jakarta, rata-rata harganya adalah Rp400 Juta – 1 Milyar.

6. Tipe Rumah 70

Rumah tipe 70 sudah masuk kedalam segmen kelas menengah ke atas. Untuk meminang rumah tipe ini, kamu harus menyiapkan uang lebih dari 500 juta rupiah. Hal ini wajar, mengingat ukurannya yang besar dan dapat menampung sekitar 4-6 orang.

Untuk Jakarta sendiri, rumah tipe 70 memiliki kisaran harga sekitar Rp700 Juta-2 Milyar. Terdapat berbagai spesifikasi dari rumah tipe 70. Mulai dari 70/100, 70/150, hingga 70/2022. 

7. Tipe Rumah 120

Tipe rumah yang paling umum di Indonesia yang terakhir adalah rumah tipe 120. Karena luas bangunannya yang lega serta harganya yang menjulang tinggi, rumah ini biasanya beradai di kawasan elite.

Di daerah Jakarta sendiri, harga rumah tipe 120 sudah menyentuh angka miliyaran rupiah. Untuk masalah materiial bangunan, rumah tipe 120 sudah tidak bisa diragukan lagi. Biasanya pengembang perumahan sudah mengaplikasikan bahan yang terbaik bagi rumah seperti ini.

Baca juga: Apa Itu Townhouse? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Bagaimana Cara Memilih Tipe Rumah yang Tepat?

Di atas, kamu sudah mengetahui informasi soal tipe-tipe rumah yang paling umum di Indonesia. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaiamana cara memilih tipe rumah yang tepat? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

1. Pilih Developer yang Terpercaya

Pengembang atau developer merupakan orang yang bertanggung jawab dalam membuat atau mengembangkan perumahan. Sebelum membeli rumah, pilihlah developer yang terpercaya dan bertanggung jawab

2. Perhatikan Kebutuhan Keluargamu

Ada beberapa kebutuhan keluarga yang harus kau perhatikan sebelum memilih rumah, yaitu:

  • Berapa jumlah kamar yang dibutuhkan?
  • Apakah kamu dan keluarga memerlukan garasi?
  • Apakah di masa depan kamu punya rencana untuk melakukan renovasi?
  • Apakah kamu memerlukan lahan untuk dijadikan taman?

Diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan keluarga yang lain. 

3. Pilih Sistem Pembayaran yang Sesuai

Sebelum meminang sebuah hunian, kamu perlu memperhatikan sistem pembayarannya terlebih dahulu. Terdapat dua opsi yang bisa kamu pilih, yaitu melunasinya atau menggunakan kredit.  Rencanakan masalah ini dengan matang. 

4. Pilih Lokasi yang Strategis

Lokasi merupakan faktor yang penting saat memilih rumah. Apalagi jika kamu termasuk pegawai kantoran, pilihlah rumah yang dekat dengan kantor kamu bekerja. Dengan memilih lokasi yang strategis, kamu bisa berhemat dalam hal transportasi serta waktu.

5. Perhatikan Lingkungan Sekitar

Kenyamanan tentu menjadi faktor yang penting saat kamu ingin membeli rumah. Oleh karena itu, pilihlah rumah yang memiliki lingkungan yang menurut kamu nyaman. 

Baca juga: Beli Rumah atau Apartemen? Intip 6 Perbandingannya

Kesimpulan

Itulah beberapa tipe-tipe perumahan yang umumnya ada di Indonesia.  Wujudkan hunian impian Anda bersama keluarga di Gardens at Candi Sawangan dengan klaster terbaru, Evergreen Smart Living.

Selain memiliki desain yang modern dan minimalis, klaster Evergreen Smart Living juga dilengkapi dengan Smart Home 2.0., yaitu Smart Sync System yang dapat dikendalikan melalui smartphone. Aktivitas di dalam rumah pun akan lebih mudah, praktis, dan nyaman.

Klaster ini merupakan pilihan hunian yang paling tepat untuk menunjang kehidupan generasi milenial yang serba cepat dengan mobilitas tinggi.  Tak hanya itu, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, fasilitas yang lengkap, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Sehingga, hunian nyaman bagi milenial dapat terwujud dengan klaster Evergreen Gardens. Informasi selengkapnya, bisa klik link ini.

Apa Itu Townhouse? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Apakah saat ini kamu sedang ingin memiliki hunian? Terdapat banyak sekali jenis hunian yang bisa kamu pertimbangkan, termasuk townhouse. Apakah kamu sudah familiar dengan istilah ini? Jika belum, yuk belajar tentang apa itu townhouse pada artikel di bawah ini!

Baca juga: Apa Itu Developer Perumahan? Ini Definisi, Tugas, dan Tanggungjawabnya

Apa Itu Townhouse?

Ilustrasi apa itu townhouse dan definisinya
Source; unsplash.com

Townhouse termasuk tipe perumahan berdasarkan lokasinya. Tipe ini biasanya kerap disandingkan dengan tipe hunian lain seperti cluster.

Lalu, apa bedanya townhouse dan cluster? Kedua hunian ini bisa dibedakan berdasarkan lokasinya. Jika cluster adalah komplek perumahan di pinggiran kota, maka townhouse berada di tengah kota.

Karena lokasinya yang berada di tengah kota, rumah-rumah di townhouse punya ukuran yang lebih kecil. Hal ini karena ketersediaan tanah di pusat kota tidak terlalu banyak seperti di pinggiran kota.

Karena luasnya yang kecil, para pengembang membuat rumah-rumah townhouse dalam dua hingga tiga lantai. Dari segi desain, kebanyakan tampilan rumah townhouse memiliki desain yang seragam.

Apa Ciri-ciri Townhouse?

Rumah-rumah ini dapat dibangun dengan gaya arsitektur apa pun, tersedia dalam berbagai ukuran, serta memiliki tata letak yang ditentukan oleh ukuran tempatnya. Jadi, tidak ada ciri-ciri yang pasti dalam menentukan arsitektur hunian ini. Meski begitu, ciri-ciri utama dan pasti dimiliki oleh townhouse adalah, kamu akan membagi dinding dengan tetangga lain.

Selain nama townhouse, hunian seperti ini juga kerap dipanggil dengan nama rumah petak

Apa Kelebihan dan Kekurangan Membeli Townhouse?

Kelebihan Townhouse

  • Lokasi strategis: Seperti yang sudah dijelaskan di atas, townhouse biasanya berada di pusat kota. Oleh karena itu, jika kamu memutuskan tinggal disini, kamu akan mendapatkan akses yang lebih mudah ke berbagai fasilitas di kota.: 
  • Perawatan: Karena ukurannya yang kecil, perawatan yang harus kamu lakukan juga tidak terlalu besar. 
  • Fasilitas: Beberapa townhouse memiliki berbagai macam fasilitasnya sendiri. Seperti club house, kolam renang, hingga tempat kebugaran.
  • Tempat Outdoor:  Komplek hunian ini juga kerap dilengkapi teras, ruang outdoor, hingga garasi.

Kekurangan Townhouse

  • Harga: Meski berukuran kecil, hunian ini berada di lokasi yang strategis. Oleh karena itu, harga belinya juga cenderung tinggi.
  • Iuran: Tak hanya harga beli, kamu juga biasanya harus membayar beberapa iuran untuk rumah ini. Selain itu, mau tidak mau kamu juga harus mengikuti beberapa aturan HOA yang ada.
  • Polusi: Meski punya kelebihan dekat dengan berbagai fasilitas, namun tinggal di tengah kota juga berarti kamu harus menghadapi polusi. Selain itu, polusi suara seperti bunyi kendaraan juga bakal lebih sering kamu dengar.
  • Bangunan Vertikal: Tidak semua orang cocok hidup di bangunan vertikal seperti townhouse. Salah satu yang paling dirugikan oleh bangunan seperti ini adalah orang lanjut usia, yang bakal mengalami kesusahan jika tinggal di hunian seperti ini.

Baca juga: Perbedaan Rumah Subsidi dan Rumah Non Subsidi

Dimana Kamu Bisa Menemukan Townhouse?

Ilustrasi dimana kamu bisa menemukan townhouse
Source: Unsplash.com

Terdapat beberapa ciri-ciri area yang biasanya ditempati townhouse, yaitu:

  • Pusat kota
  • Pasokan tanah terbatas
  • Lokasi strategis
  • Harga properti relatif tinggi

Sangat jarang ditemukan keberadaan townhouse di daerah pinggiran kota, atau daerah yang menjadi transisi antara kota ke pinggiran kota. Daerah seperti ini biasanya diisi oleh tipe hunia cluster.

Apakah Tinggal di Townhouse Harus Sharing dengan Orang Lain?

Seperti yang sudah dibayangkan, ruang privasi di perumahan townhouse memang tidak terlalu baik. Hal ini karena hunian kamu nantinya akan benar-benar berdekatan dengan hunian orang lain. Suara-suara dari aktivitas tetangga akan sering kamu dengar.

Meski begitu, pada townhouse modern, banyak pengembang yang berhasil mengurangi polusi suara dengan menggunakan konstruksi dengan menggunakan material soundproof. 

Jika kamu tetap ingin tinggal di townhouse namun masih punya concern dengan polusi suara, kamu bisa mengakalinya dengan menambahkan lemari built-in, atau melapisi dinding dengan perabot tinggi seperti rak buku.

Baca juga: Beli Rumah atau Apartemen? Intip 6 Perbandingannya

Alternatif Lain yang Bisa Kamu Pertimbangkan Selain Townhouse

Ilustrasi alternatif lain selain townhouse

Setelah mengetahui apa itu townhouse serta berbagai informasi lengkapnya di atas, apakah kamu mempertimbangkan untuk membeli hunian ini? Jika kamu merasa townhouse bukan hunian yang cocok, kamu bisa memepertimbangkan hunian cluster.

Salah satu cluster yang harus kamu pertimbangkan adalah Gardens. Gardens merupakan perumahan yang berlokasi di Candi Sawangan Depok. 

Sebagai sebuah kota mandiri persembahan Grha Candi Golf Group, Gardens at Candi Sawangan menghadirkan konsep kawasan hunian asri dan modern dengan sustainable development. 

Selain dikelilingi lingkungan hijau yang rimbun, perumahan ini juga memiliki akses terbaik di kawasan Depok dengan berbagai fasilitas dan harga yang menjanjikan. Sebuah hunian nyaman sekaligus investasi menarik untuk masa depan. 

Berpikir untuk membeli rumah di Gardens at Candi Sawangan? Dapatkan informasi dan penawaran menarik lainnya di sini!

3 Kelebihan Hunian dengan Konsep Smart Living

Trend hunian dengan konsep smart living tengah diidam-idamkan banyak orang. Konsep ini merupakan sebuah pola pikir atau cara berkehidupan yang dilandasi oleh tiga hal utama yaitu kepraktisan, kenyamanan, dan kreativitas. Itulah mengapa dapat diterapkan pada hunian atau tempat tinggal. 

Hunian dengan konsep smart living dapat memberikan kenyamanan, kemudahan, serta keamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari di rumah. Karena dapat diatur melalui perangkat digital dan konektivitas internet yang terintegrasi. Inilah salah satu wujud dari smart living concept, yaitu rumah berbasis teknologi.

Untuk mengenal hunian dengan konsep smart living lebih jauh, berikut ini beberapa kelebihan yang ditawarkan. 

Baca juga: Keuntungan Tinggal di Kawasan Rumah Dekat Fasilitas Publik

1. Dapat diatur melalui smartphone

Kenyamanan dalam berkegiatan di dalam rumah adalah kelebihan pertama yang akan Anda dapatkan. Dengan sistem smart home yang sudah terintegrasi dengan baik, Anda bisa mengontrol berbagai perangkat di dalam rumah hanya dengan satu sentuhan pada smartphone bahkan dari jarak jauh.

Misalnya, Anda bisa menghidupkan lampu atau air conditioner dengan perintah suara saat Anda masih dalam perjalanan pulang. Jadi ketika Anda sampai, rumah sudah terang dan terasa sejuk. Anda juga dapat melakukan pekerjaan rumah dengan lebih cepat dan praktis.

Bisa daftar menggunakan smartphone adalah salah satu konsep smart living

Foto: Freepik

2. Hemat energi dan biaya

Selanjutnya, penerapan sistem smart home juga dapat mengelola penggunaan energi dan pengeluaran biaya secara efisien.Teknologi smart home memungkinkan Anda untuk menghidupkan dan mematikan berbagai peralatan yang ada di dalam rumah sesuai dengan kebutuhannya, jadi Anda bisa menghemat biaya listrik.  

Baca juga: Beli Rumah atau Apartemen? Intip 6 Perbandingannya

3. Keamanan meningkat

Menjaga keamanan rumah tentunya perlu dilakukan secara maksimal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tak hanya memberikan kenyamanan dalam melakukan pekerjaan rumah tangga, sistem smart home juga akan meningkatkan keamanan rumah Anda. Contohnya penggunaan fitur smart door lock, Anda bisa mengakses pintu dengan kunci, finger pin, pin, dan kartu akses. Ditambah dengan fitur Smart CCTV Monitoring yang bisa Anda akses melalui smartphone, jadi Anda bisa mengawasi rumah dari jarak jauh sekalipun.

Keamanan rumah yang meningkat adalah salah satu konsep smart living

Foto: Unsplash

Itulah beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan dengan memilih hunian berkonsep smart living. Wujudkan hunian impian Anda di Gardens at Candi Sawangan dengan klaster terbaru, Evergreen Smart Living yang sudah menerapkan smart living concept.

Klaster Evergreen sudah dilengkapi dengan Smart Home 2.0. yang akan mempermudah berbagai aktivitas Anda di dalam rumah. Fitur-fitur yang ditawarkan yaitu: CCTV Outdoor Camera, Smoke Sensor, Smart CCTV Monitoring, Smart Contact Sensor, Alexa Voice Assistant, Door Bell, Motion Sensor, Smart Door Lock, Smart Universal IR Remote, Smart Wall Outlet, Smart Light Switch.

Seluruh fitur dari Smart Sync System ini dapat dioperasikan hanya dengan dalam satu genggaman melalui aplikasi pada smartphone. Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Wujudkan impianmu untuk tinggal di hunian dengan konsep smart living bersama Klaster Evergreen. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa kunjungi website Gardens di sini.

Sumber: Rumah.com, Acer, rumah123.com

6 Cara Jual Rumah Cepat yang Bisa Kamu Coba

Tidak bisa dipungkiri jika menjual rumah bukanlah perkara mudah. Biasanya, dibutuhkan waktu yang sangat lama dalam prosesnya. Mulai dari persiapan dokumen, pemeriksaan, hingga transaksi akhir. 

Lalu, adakah cara jual rumah cepat? Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan hal ini. Meski begitu, kamu perlu menyiapkan berbagai macam dokumen yang dibutuhkan. Mulai dari KTP dan KK, sertifikat tanah, hingga PBB.

Bagaimana cara jual rumah cepat? Seperti apa prosesnya? Yuk ketahui informasinya di bawah ini sampai habis!

Baca juga: Pajak Jual Beli Rumah, Ini Definisi dan Cara Menghitungnya

6 Cara Jual Rumah Cepat

Ilustrasi 6 cara jual rumah cepat

Ada beberapa cara jual rumah cepat yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Meminta Bantuan Jasa Profesional

Kebanyakan orang lebih memilih menjual rumahnya sendiri, tanpa bantuan jasa profesional seperti agen properti. Hal ini masuk akal, mengingat bakal ada upah atau komisi yang harus dikeluarkan untuk membayar mereka.

Meski begitu, ternyata menjual rumah dengan bantuan agen properti bisa lebih cepat loh. Hal ini karena agen properti punya pengalaman yang lebih banyak, memiliki skill yang baik dalam menjual rumah, mempunyai database dan kontak yang luas, dan lain-lain.

2. Ketahui Semua Instansi/Lembaga yang Berkaitan

Ketika kamu menjual rumah, akan ada beberapa lembaga yang terlibat. Lembaga-lembaga ini akan terlibat sampai transasi selesai. Lalu, apa saja lembaganya? Berikut ini daftarnya:

  • Notaris: Mereka akan berperan sebagai pihak ketiga yang bekerja menjembatani kamu dengan pembelil.
  • Badan Pertahan Nasional (BPN): Dalam transaksi jual beli rumah, BPN berperan sebagai pemeriksa keaslian surat rumah yang kamu miliki.
  • Agen Properti: Seperti yang sudah disinggung di atas, agen properti bertugas untuk membantu kamu menjual rumah secara professional. Selain itu, mereka juga biasanya terlibat dalam pengurusan surat dan dokumen penting.

3. Perlihatkan Kondisi Rumah Sebaik-baiknya

Tak bisa dipungkiri jika kesan pertama merupakan penentu segalanya. Oleh karena itu, berikanlah kesan terbaik saat kamu akan menjual rumah. Hal ini akan meningkatkan kesempatan kamu menjual rumah dengan lebih cepat.

Lakukanlah hal sederhana yang membuat tampilan rumah kamu lebih baik. Seperti membersihkan properti, mengecat pintu, merapihkan halaman luar, dan lain-lain.

Baca juga: Beli Rumah atau Apartemen? Intip 6 Perbandingannya

4. Singkirkan Barang yang Tidak Relevan

Berikanlah kesan yang rapi pada calon pembeli. Hal ini bisa kamu lakukan dengan menyingkirkan barang-barang yang tidak penting. Misalnya, kamu bisa menurukan foto-foto keluarga di ruangan rumah. Foto keluarga ataupun barang-barang lain yang bersifat pribadi dapat menurunkan minat calon pembeli.

5. Lakukan Renovasi

Meski bakal membutuhkan budget dan waktu yang cukup besar, namun renovasi rumah dapat menarik calon pembeli untuk melakukan pembelian lebih cepat. Jangan lupa untuk menyesuaikan budget yang kamu miliki dalam proses ini.

Beberapa bagian penting dalam rumah seperti kamar mandi, kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga, patut menjadi perhatian dalam renovasi.

6. Berikan Harga yang Realistis

Salah satu faktor utama pembeli dalam membeli rumah adalah harga. Oleh karena itu, penentuan harga jual akan sangat mempengaruhi proses ini. Berikanlah harga yang realistis saat kamu akan menjual rumah. 

Faktanya, rumah dengan harga yang terlalu mahal akan membuat calon pembeli keberatan. Sedangkan, rumah dengan gharga yang terlalu rendah dapat membuat calon pembeli ragu.

Kesalahan yang Biasa Dilakukan Saat Menjual Rumah

Selain mengetahui caranya, kamu juga harus mengetahui berbagai kesalahan yang biasanya dilakukan orang saat menjual rumah. Apa saja kesalahannya? Yuk simak informasinya pada poin di bawah ini:

  • Memakai Perasaan: Saat menjual rumah, jangan memberatkan hal ini pada aspek emosional. Banyak orang gagal menjual rumah karena mereka mengutamakan perasaan saat melakukan transaksi. Cobalah untuk menyingkirkan perasaan saat menjual rumah.
  • Tidak Menggunakan Agen Properti: Meski membutuhkan biaya tambahan untuk komisi, namun penggunaan jasa agen properti profesional adalah cara yang tepat untuk menjual rumah lebih cepat.
  • Foto yang Ditampilkan Kurang Menarik: Di jaman yang serba digital ini, kualitas foto akan sangat mempengaruhi niat beli. Banyak orang yang gagal menjual rumahnya karena foto yang ditampilkan kurang menarik. Cobalah untuk memoto rumah saat pencahayaan sedang baik. Gunakan lensa wide angle agar semua sudut rumahmu bisa terlihat dengan jelas.
  • Menyembunyikan Kekurangan Rumah: Meski foto sangatlah penting, namun jangan pernah menyembunyikan kekurangan dari rumah yang kamu miliki. Saat calon pembeli melakukan inspeksi secara menyeluruh, dan mereka menemukan adanya kekurangan pada rumah kamu, maka mereka akan kecewa.
  • Menjual di Musim Hujan: Tahukah kamu jika pemilihan waktu bisa mempengaruhi transaksi jual beli rumah? Menjual rumah di waktu yang kurang tepat seperti musim hujan akan menganggu proses transaksi. Hal ini karena di musim hujan banyak orang yang lebih memilih tinggal di rumah dan tidak ingin keluar.

Baca juga: Beli Rumah Baru Banyak Untungnya, Cek Disini!​

Kesimpulan 

Itulah pembahasan lengkap soal cara jual rumah cepat. Trik-trik di atas bisa membantu kamu dalam menjual rumah dalam waktu yang lebih singkat.

Wujudkan hunian impian Anda di Gardens at Candi Sawangan. Gardens hadir kembali dengan klaster terbaru yaitu Evergreen Smart Living. 

Cluster Evergreen ini, telah dilengkapi dengan Smart Home 2.0, yang mana dapat dikendalikan melalui smartphone penghuninya. Smart Sync Sistem ini, akan mempermudah aktivitas penghuni di dalam rumah. 

Terlebih, Cluster ini telah menerapkan sistem sirkulasi udara yang baik. Impian memiliki hunian terbaik pun, bisa diwujudkan dengan Gardens. Untuk informasi selengkapnya, silahkan di sini.

Apa Itu Over Kredit Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Apakah saat ini kamu sedang berkeinginan untuk membeli sebuah rumah? Jika ya, tentu biaya adalah salah satu faktor penting yang kamu pertimbangkan.

Tak bisa dipungkiri jika saat ini harga rumah sudah sangat menjulang tinggi. Apalagi jika rumah tersebut berlokasi di kota besar, butuh biaya ratusan juta hingga milyaran rupiah untuk meminangnya,

Buat kamu yang ingin memiliki rumah namun ingin harga yang relatif lebih miring, kamu bisa mencoba melakukan over kredit rumah. Apa itu over kredit rumah? Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Yuk simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Apa Itu KPR FLPP? Berikut Persyaratan dan Cara Mendaftarnya!

Apa Itu Over Kredit Rumah?

Ilustrasi apa itu over kredit rumah

Saat akan membeli rumah, kamu akan dihadapi dengan berbagai pilihan pembayaran. Beberapa pilihan yang paling umum adalah:

  • Membeli rumah secara tunai
  • Membeli rumah menggunakan pinjaman KPR
  • Membeli rumah secara over kredit

Pilihan terakhir, yaitu over kredit, menjadi salah satu yang banyak diminati oleh orang. Hal ini karena over kredit dapat membuat kamu mendapatkan harga yang lebih irit dari harga normal sebuah rumah.

Secara sederhana, over kredit rumah merupakan pengalihan pembayaran rumah dari satu orang ke orang lainnya. Jika seandainya kamu melakukan over kredit rumah, maka kamu bertanggung jawab untuk melunasi cicilan KPR dari orang sebelumnya.

Alasan paling umum dari over kredit rumah sendiri adalah pemilik sebelumnya tidak bisa  memenuhi kredit. Karena meneruskan kredit dari orang lain, tentunya kamu bertanggungjawab untuk membayar angsuran yang belum terbayar.

Bagaimana Cara Melakukan Over Kredit Rumah?

Ilustrasi cara melakukan over kredit rumah

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk melakukan over kredit, yakni melalui notaris serta melalui bank. Agar proses ini lebih aman, pilihan opsi over kredit menggunakan notaris. Secara hukum, hal ini akan lebih aman,

  1. Cara Over Kredit Rumah via Bank

Jika kamu memilih untuk melakukan over kredit melalui bank, kamu harus menyiapkan berbagai dokumen. Persyaratan dokumen ini akan tergantung pada bank yang kamu pilih. Over kredit rumah via bank sendiri memiliki beberapa keuntungan, salah satunya kamu bisa melakukan balik nama sertifikat meskipun angsuran belum selesai.

Seperti apa cara over kredit rumah via bank? Ini tahapannya:

  • Siapkan dokumen yang dipersyaratkan oleh bank. 
  • Setelah semua dokumen siap, temui staf dari divisi kredit di bank tersebut dan ajukan permohonan kredit.
  • Selanjutnya, kamu akan diminta untuk mengisi formulir yang dibutuhkan.
  • Setelah pengisian formulir selesai, bank akan melakukan audit terhadap pengajuan kredit.
  • Jika pengajuan kamu disetujui, maka baik kamu maupun debitur awal akan menandatangani surat perjanjian over kredit rumah.
  1. Cara Over Kredit Rumah via Bank

Cara yang dilakukan via notaris mirip dengan yang dilakukan di bank. Bedanya, kamu masih belum bisa mendapatkan balik nama sertifikat rumah. Berikut cara melakukan over kredit rumah menggunakan jasa notaris:

  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan.
  • Selanjutnya, datangi kantor notaris terdekat dengan debitur awal.
  • Setelah itu, kamu bisa langsung mengajukan permohonan over kredit.
  • Jika disetujui notaris akan membuat akta pengikat jual beli tanah dan bangunan.
  • Kemudian, notari akan membuat surat perjanjian over kredit rumah.
  • Jika akta sudah selesai, kemudian salinannya diberikan ke bank.

Baca juga: 10 Cara Menabung Untuk Beli Rumah

Over Kredit Rumah Subsidi

Setelah mengetahui cara melakukan over kredit rumah, lalu apakah hal ini bisa dilakukan juga pada rumah bertipe subsidi? Jawabannya bisa. Meski begitu, over kredit rumah subsidi mempunyai syarat yang berbeda dengan rumah non-subsidi.

Peraturan over kredit rumah subsidi diatur dalam Peraturan Menteri PUPR nomor 20/PRT/M/2014. Dalam peraturan ini, disebutkan jika sebuah rumah over kredit dengan KPR hanya bisa dipindah tangankan jika sudah lebih dari 5 tahun.  

Berikut beberapa proses over kredit rumah subsidi via bank:

  • Tandatangani perjanjian di bagian administrasi bank bersama penjuaL
  • Setelah itu, ajukan peralihan kredit
  • Kemudian, ajukan pengalihan debitur
  • Jika hal ini disetujui oleh bank, maka debitur baru akan menandatangani perjanjian kredit baru.

Biaya Over Kredit Rumah Menggunakan Jasa Notaris

Jika memilih notaris, lalu berapa biaya yang harus kamu keluarkan untuk over kredit rumah? Hal ini akan tergantung dari berbagai macam faktor. Meskipun begitu, rata-rata biaya jasa notaris adalah Rp. 5.000.000.

Uang sebesar ini terdiri dari:

  • Pemeriksaan Sertifikat:  Rp. 100.000 – 150.000
  • Validasi Pajak: Rp. 200.000 – 250.000
  • SK 59: Rp. 100.000
  • Akta Jual Beli: Rp. 2.400.000
  • Balik Nama; Rp. 750.000 – 850.000
  • APHT (Akta Pemberian Hak Tanggungan): Rp. 1.200.000 – 1.500.000
  • SKHMT (Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan): Rp. 250.000 – 350.000

Perlu diingat, jika biaya di atas hanyalah perkiraan saja. Setiap notaris punya rentang harga yang berbeda-beda.

Kelebihan dan Kekurangan Over Kredit Rumah

Meski menawarkan biaya yang lebih rendah, namun over kredit rumah juga punya berbagai macam kekurangan dan kelebihan. Berikut ini kekurangan dan kelebihan dari over kredit rumah:

Sertifikat rumah bisa dibalik nama sesuai dengan nama pembeli meski masih tetap menjadi jaminan bank dan baru bisa diambil setelah kredit lunas.

KelebihanKekurangan
Cicilan KPR lebih ringanProses pengajuan over kredit cukup lama
Meski masih jadi jaminan bank, sertifikat rumah sudah bisa dibalik namaBank harus melakukan analisis dan studi kelayakan terlebih dahulu
Pembeli melakukan cicilan ke bank atas nama sendiriJika debitur baru (pembeli) tidak layak, maka bank berhak untuk menolak pengajuan
Proses (jika menggunakan notaris) relatif lebih cepatJika kamu melakukan over kredit melalui notaris, maka sertifikat rumah masih atas nama penjual (pemilik lama)
Kemudahan pembayaranAda biaya tambahan

Baca juga: Pajak Jual Beli Rumah, Ini Definisi dan Cara Menghitungnya

Kesimpulan

Gardens Sawangan

Itulah pembahasan lengkap soal over kredit rumah. Apakah kamu tertarik dengan metode ini?

Wujudkan hunian impian Anda di Gardens at Candi Sawangan. Gardens hadir kembali dengan klaster terbaru yaitu Evergreen Smart Living. 

Cluster Evergreen ini, telah dilengkapi dengan Smart Home 2.0, yang mana dapat dikendalikan melalui smartphone penghuninya. Smart Sync Sistem ini, akan mempermudah aktivitas penghuni di dalam rumah. 

Terlebih, Cluster ini telah menerapkan sistem sirkulasi udara yang baik. Impian memiliki hunian terbaik pun, bisa diwujudkan dengan Gardens. Untuk informasi selengkapnya, silahkan di sini.

Smart Home: Sistem Rumah Masa Depan

Perkembangan tekonologi saat ini yang begitu pesat tidak dapat dipungkiri lagi. Berbagai peralatan telah disematkan dengan teknologi yang canggih. Begitu pula dengan rumah saat ini yang menggunakan smart home system.

Smart home system atau sistem rumah pintar pada dasarnya memanfaatkan berbagai teknologi canggih yang memudahkan seluruh aktivitas penghuninya. Dengan begitu, pemilik rumah dapat meningkatkan produktivitasnya melalui sistem yang canggih ini.

Tentunya kamu dapat mengendalikan berbagai perangkat di dalam rumah secara remote atau jarak jauh yang siap membantumu. Namun sebelum itu, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu smart home mulai dari pengertian, cara kerja, hingga beragam daftar perangkat canggih yang mendukung rumah pintar.

Baca juga: IoT Smart Home di Gardens at Candi Sawangan

Pengertian Smart Home

ilustrasi smart speaker
Sumber: freepik.com

Pada dasarnya istilah rumah pintar atau smart home adalah rumah yang telah dilengkapi dengan beragam teknologi canggih untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan pemilik rumah. Tentunya teknologi tersebut didesain untuk mempermudah seluruh aktivitas penghuni rumah.

Sistem yang disematkan di dalam rumah pintar memungkinkan penghuni rumah untuk melakukan kontrol secara otomatis melalui gawai pribadinya. Beberapa hal umum yang dapat diatur melalui sistem rumah pintar yaitu mengatur suhu ruangan, cahaya ruangan, hingga fasilitas hiburan.

Penghuni rumah juga dimudahkan dengan adanya sistem akses yang dapat dikontrol kapanpun dan dimanapun menggunakan gawai pribadinya.

Biasanya, bagi kamu yang menggunakan sistem rumah pintar akan memerlukan beberapa perangkat seperti komputer, smarphone, atau tablet yang telah dilengkapi dengan aplikasi pendukungnya. Dengan begitu maka kamu akan terhubung dengan seluruh perangkat yang ada di dalam rumah.

Bagaimana Cara Kerja Smart Home System?

cara kerja smart home
Sumber: freepik.com

Secara umum, cara kerja sistem rumah pintar terbilang cukup sederhana. Rumah pintar tentunya memiliki satu transmitter yang dijadikan pusat kendali. Tansmitter inilah yang nantinya dapat mengendalikan seluruh jenis perangkat canggih yang telah disematkan di dalam rumah.

Begitu pula dengan masing-masing perangkat keras yang memiliki chip khusus guna menjadi sensor yang dapat dikendalikan melalui remote digital. Remote tersebut yang akan disinkronisasikan dengan berbagai perangkat lainnya seperti ponsel, tablet, laptop yang digunakan untuk melakukan kontrol dengan mudah.

Beberapa Contoh Produk Smart Home

Agar rumah kamu dapat lebih nyaman dan aman tentunya kamu dapat melengkapi dengan beberapa perangkat rumah pintar. Berikut beberapa produk smart home yang perlu kamu ketahui:

1. IR Remote Control

Perangkat keras yang satu ini merupakan salah satu produk terpenting jika kamu ingin membangun sistem rumah pintar. Pasalnya, remote ini dapat kamu gunakan untuk melakukan kontrol pada seluruh perangkat keras lainnya.

Seperti halnya kamu ingin menghidupkan lampu ketika kamu masih di jalan. Cukup menggunakan remote yang kamu miliki, maka kamu dapat menghidupkan lampu rumahmu bahkan sebelum kamu tiba di rumah.

2. Smart Refrigerator

Kulkas pintar atau smart refrigerator merupakan produk rumah pintar yang saat ini telah banyak digunakan. Dengan kulkas pintar ini kamu dapat menggunakan fitur pencatatan untuk keperluan barang-barang yang harus kamu beli dengan hanya melihat pada bagian depan pintu kulkas.

Selain itu, kamu juga dapat menonton film sambil memasak dengan bantuan layar yang terdapat di depan pintu kulkas. Pastinya hal ini cukup menyenangkan jika kamu memilikinya.

3. Motion Sensor

Perangkat keras yang satu ini juga merupakan yang terpenting jika kamu ingin membangun smart home system yang terpadu. Alat ini memungkinkan kamu untuk mengontrol mati dan nyalanya lampu tanpa harus menggunakan saklar.

Kamu hanya perlu melakukan pergerakan seperti membuka pintu kamar sehingga sistem membaca ada seseorang yang masuk dan lampu akan nyala secara otomatis.

4. Smart Door Lock

Seperti namanya, smart door lock adalah perangkat yang dipasang pada pintu guna untuk membuka dan mengunci. Untuk menggunakan alat ini, kamu perlu menggunakan kartu akses atau PIN yang dapat membuka kunci.

Sehingga, pintu rumah pintar ini dapat dengan efektif menambah keamanan pada rumah kamu dan terlihat lebih elegan dengan model engsel pintu seperti pada umumnya.

5. Smart Mirror

Produk smart mirror yang satu ini pada dasarnya memiliki fungsi utama sebagai cermin. Namun, tidak hanya sebagai cermin, smart mirror dapat kamu manfaatkan untuk membuat beberapa catatan kecil, mengontrol lampu, musik, dan lain-lain.

Kelebihan Smart Home System

Sumber: freepik.com

Tentunya memiliki rumah yang telah dilengkapi dengan sistem rumah pintar mendapat banyak kelebihannya. Mulai dari meningkatkan keamanan hingga kenyamanan penghuni rumah. Lalu apa saja kelebihan dari menggunakan smart home system yang lain:

1. Meningkatkan Keamanan Rumah

Setiap orang pastinya menginginkan rumah yang aman dari apapun. Oleh karena itu, dengan adanya sistem rumah pintar dapat meningkatkan tingkat keamanan rumah dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan adanya CCTV, smart door lock, dan perangkat lainnya tentu dapat meningkatkan keamanan rumah kamu. Hal ini karena seluruh perangkat yang ada dapat dikontrol oleh satu remote tunggal. Sehingga dapat menambah kenyaman penghuni rumah selain meningkatkan keamanan rumahnya.

2. Canggih dan Ramah Lingkungan

Peralatan rumah yang telah dilengkapi dengan tekonologi rumah pintar memang akan membuat rumah menjadi ramah lingkungan. Hal ini berkaitan dengan banyak produk rumah pintar yang memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber dayanya.

Selain itu, produk-produk smart home tentunya memberikan kamu teknologi yang canggih untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jadi, kamu akan secara otomatis dimudahkan segala pekerjaan di dalam rumah.

3. Memudahkan Pekerjaan

Layaknya sebuah teknologi yang diciptakan untuk memudahkan pekerjaan, produk rumah pintar pastinya akan jauh lebih memudahkan seluruh pekerjaan kamu. Hal ini berkaitan dengan kemampuan kontrol hanya menggunakan remote pintar yang dapat kamu atur melalui ponselmu sendiri.

Misalnya saja kamu ingin menyalakan AC dan televisi. Kamu hanya perlu menghubungkan ponselmu kepada dua alat tersebut dan menekan tombol power untuk menghidupkannya.

Baca juga: 5 Keunggulan Memiliki Hunian dengan Teknologi Smart Home System

Kekurangan Smart Home System

Sumber: freepik.com

Meskipun terdapat beberapa kelebihan dari menggunakan sistem rumah pintar, namun terdapat beberapa kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan. Tetapi pada dasarnya kekurangan dari sistem rumah pintar ini tidak perlu kamu ambil pusing, sebab semua kekurangannya dapat dicegah dengan baik.

Beberapa kekurangan dari menggunakan smart home system antara lain:

1. Kesalahan Teknis

Walaupun seluruh produk dari sistem rumah pintar telah dibuat secanggih mungkin, namun terkadang masih ada saja celah untuk terjadi kesalahan teknis. Layaknya perangkat keras lainnya, produk-produk dari sistem rumah pintar pun demikian.

Hal ini tentu akan mengganggu penghuni rumah dalam menjalankan aktivitasnya. Meskipun demikian, kamu hanya perlu untuk menghubungi teknisi agar permasalahan seperti ini dapat segera ditangangi.

2. Potensi Pencurian Data

Pencurian data memang hal yang sangat mengkhawatirkan. Apalagi hal tersebut dapat dilakukan ketika seseorang menghubungkan banyak perangkat yang saling terkoneksi.

Untuk itu, kamu perlu memasang keamanan yang ekstra jika ingin sistem rumah pintarmu benar-benar dipastikan aman.

Kesimpulan

Saat ini penggunaan smart home system memang semakin tidak dapat dihindari. Ada berbagai banyak keuntungan yang dapat kamu peroleh seperti memudahkan pekerjaan sehari-hari hingga meningkatkan keamanan rumah.

Meskipun terdapat beberapa kekurangan dari menggunakan sistem rumah pintar, pada dasarnya kamu dapat mengurangi resiko terjadinya pencurian data hingga masalah teknis.

Jika kamu tertarik untuk mendapatkan rumah yang telah dilengkapi dengan sistem smart home, kamu dapat mengunjungi official website Gardens at Candi Sawangan di sini.

Pentingnya Sirkulasi Udara yang Baik di Rumah

Rumah dengan sistem sirkulasi udara yang baik, tentunya menjadi salah satu ciri dari tempat tinggal yang nyaman dan juga sehat. Memang, ada banyak faktor yang membuat rumah menjadi sebuah tempat tinggal yang terbaik. Namun, salah satunya adalah dengan menerapkan sistem sirkulasi udara yang baik.

Sementara itu masih banyak yang belum menerapkan sistem udara yang baik. Sehingga, penghuninya tidak mendapatkan udara segar yang optimal dan dapat mengancam kesehatan bagi penghuninya. Untuk itu Anda perlu mengetahui peran penting sirkulasi udara yang baik dalam rumah Anda.

Tapi sebenarnya, apa pentingnya menerapkan sistem tersebut di rumah? Lalu apa dampaknya bila sirkulasi udara di dalam rumah buruk? Berikut penjelasannya!

Baca juga: 7 Cara Membuat Ruangan Sejuk Tanpa AC

Pentingnya Menerapkan Sirkulasi Udara yang Baik di Rumah

1. Menghindari Penyebaran Penyakit Menular

penyakit menular
Foto: Freepik

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyebaran infeksi kuman yang menyebabkan berbagai penyakit, seringkali dikarenakan bangunan dengan ventilasi yang buruk. Udara memang menjadi salah satu media penyebaran virus dengan cepat.

Misalnya, ketika ada anggota keluarga yang sedang flu, namun tidak menutup mulut ketika batuk atau menutup hidung saat bersih. Maka memudahkan kuman-kuman untuk bertebaran di udara. Sehingga, kesehatan anggota keluarga yang lainnya akan terancam. Oleh sebab itu, rumah yang sehat wajib memiliki sistem ventilasi yang baik.

2. Meningkatkan Kualitas Udara

meningkatkan kualitas udara
Foto: Freepik

Selain menghentikan penyebaran penyakit menular, penerapan ventilasi yang baik juga mampu meningkatkan kualitas udara yang ada di rumah. Semakin bagus kualitas udara yang dihirup, maka semakin sehat juga para penghuni rumah.

3. Menjaga Kelembapan dan Suhu

membersihkan ruangan
Foto: Freepik

Penerapan sistem ini, juga berfungsi untuk menjaga kelembaban dan suhu di dalam rumah. Terjaganya kelembaban akan mencegah kemungkinan tumbuhnya jamur pada dinding rumah. Tak hanya menyebabkan kerusakan pada dinding rumah, kondisi lembab juga dapat menimbulkan masalah pernapasan dan reaksi alergi untuk penghuninya. 

Baca juga: 8 Cara Ciptakan Rumah Minimalis untuk Pemula

4. Mengeluarkan Polusi

polusi udara akibat sirkulasi udara buruk
Foto: Freepik

Tidak hanya berasal dari luar rumah, polusi udara kotor juga bisa muncul dari dalam rumah. Polusi udara kotor di dalam rumah bisa disebabkan oleh asap rokok, asap dari kompor masak, penyejuk ruangan (AC) yang tidak dibersihkan secara teratur, pengharum ruangan, produk pembersih rumah, dan lainnya.

Menumpuknya polusi udara kotor di dalam rumah, bisa membahayakan kesehatan para penghuni. Salah satu cara untuk mengatasinya, yaitu dengan menerapkan sistem sirkulasi udara yang baik. Keluarnya udara dari dalam rumah melalui ventilasi, bisa menjadi sarana untuk mengeluarkan polusi udara yang kotor.

5. Menghemat Penggunaan Energi

Foto: Freepik

Selain sebagai sarana untuk masuk dan keluarnya udara, ventilasi juga dapat bermanfaat untuk menghemat penggunaan energi di dalam rumah. Saluran ventilasi yang baik, bisa membuat udara di rumah menjadi lebih sejuk tanpa penggunaan air conditioner ataupun kipas angin.

Ventilasi berupa jendela yang besar, juga bisa menjadi pencahayaan alami di dalam rumah dari pagi hingga siang hari. Dengan begitu, Anda dapat menghemat penggunaan lampu. Lebih bermanfaat bukan?

Baca juga: 8 Tips Mengatur Ruangan Agar Bekerja dari Rumah Lebih Efektif

Dampak Apabila Sirkulasi Udara Buruk

dampak sirkulasi udara yang buruk
Foto: Freepik

Seperti yang kita tahu bahwa ventilasi udara berperan sangat penting bagi aliran udara yang masuk dan keluar. Namun, apabila rumah Anda masih memiliki sirkulasi udara yang buruk, terdapat beberapa dampak signifikan yang dapat mempengaruhi kesehatan Anda.

Berikut beberapa dampak buruk sirkulasi yang tidak optimal:

1. Kadar Oksigen yang Rendah

Aliran udara yang buruk akibat ventilasi rumah yang tidak optimal akan menyebabkan kurangnya kadar oksigen dalam ruangan. Hal ini tentunya memicu penumpukkan gas karbondioksida (CO2) yang dapat menyebabkan sakit kepala hingga sesak nafas.

Dengan memiliki ventilasi udara yang optimal, maka tentunya Anda sebagai penghuni rumah dapat memperoleh lebih banyak kadar oksigen yang masuk dari luar rumah.

2. Memicu Timbulnya Stres

Kurang optimalnya ventilasi udara pada rumah menimbulkan lingkungan yang tidak sehat. Jika hal ini terus Anda pertahankan maka semakin mudah Anda merasa stres dari segi psikologis.

Hal ini biasanya tidak terlalu disadari oleh banyak penghuni rumah. Namun, Anda perlu mencegahnya dengan membuat ventilasi udara yang optimal sehingga dapat menurunkan potensi Anda terkena stres di kemudian hari akibat lingkungan yang tidak sehat.

3. Memicu Penyebaran Penyakit

Sudah tentu bahwa penyakit lebih mudah menyebar dalam lingkungan yang tidak sehat, seperti halnya rumah yang memiliki sirkulasi udara buruk. Hal ini berkaitan dengan bakteri dan virus yang lebih mudah menular dalam kondisi lingkungan yang pengap.

Proses penularan patogen dapat berlangsung dengan cepat melalui udara ketika salah satu penghuni rumah sedang bersin atau batuk. Oleh karena itu, penyakit dapat jauh lebih mudah menyebar dalam rumah yang tidak memiliki ventilasi optimal.

4. Meningkatkan Potensi Penyakit Sinus

Sinus merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasa. Dimana penyaakit sinus dapat dipicu oleh udara yang memiliki kelembaban udara tinggi. Hal ini dapat meningkatkan risiko alergi, mual, pusing, dan hipersensitif.

Itulah 5 alasan pentingnya menerapkan sistem sirkulasi udara yang baik di dalam rumah. Jika Anda sedang mencari rumah, pastikan untuk memilih hunian dengan sistem tersebut. Tentunya untuk menunjang kenyamanan dan kesehatan Anda beserta keluarga. Wujudkan hunian impian Anda di Gardens at Candi Sawangan.

Gardens hadir kembali dengan klaster terbaru yaitu Evergreen Smart Living. Cluster Evergreen ini, telah dilengkapi dengan Smart Home 2.0, yang mana dapat dikendalikan melalui smartphone penghuninya. Smart Sync Sistem ini, akan mempermudah aktivitas penghuni di dalam rumah. Terlebih, Cluster ini telah menerapkan sistem sirkulasi udara yang baik. Impian memiliki hunian terbaik pun, bisa diwujudkan dengan Gardens. Untuk informasi selengkapnya, silahkan di sini.