Mengenal Apa Itu IMB: Pengertian, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Ketika Anda ingin memiliki sebuah properti, terdapat satu dokumen yang sangat penting keberadaannya yaitu Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dokumen berupa izin ini merupakan sebuah produk hukum yang diterbitkan oleh otoritas kota setempat. Salah satu dari tujuan memiliki dokumen tersebut yaitu pemerintah dapat mengetahui perihal setiap rencana pembangunan terhadap bangunan yang Anda miliki.

Beberapa bangunan yang dimaksud adalah rumah tinggal, rumah ibadah, rumah susun, serta gedung perkantoran. Umumnya, dokumen tersebut telah dimiliki oleh pengembang atau pemilik bangunan sehingga otoritas manapun tidak dapat membongkar bangunan tersebut tanpa izin.

Namun, saat ini masih banyak masyarakat bahkan pengembang yang belum memahami betul bagaimana cara mengurus dokumen Izin Mendirikan Bangunan tersebut. Oleh karena itu artikel ini akan membahas IMB mulai dari pengertian, syarat, hingga cara mengurusnya.

Apa Itu IMB?

Ilustrasi IMB
Ilustrasi IMB

Izin Mendirikan Bangunan atau IMB adalah suatu bentuk perizinan yang diterbitkan oleh pemerintah untuk mendirikan, mengubah, memperbaiki, atau menambah komposisi bangunan.

Izin tersebut diberikan oleh Pemerintah Daerah atau Pemda setempat guna menciptakan dan memastikan bangunan yang teratur, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Selain itu, kehadiran Izin Mendirikan Bangunan juga sangat penting bagi Anda yang ingin membeli rumah. Anda perlu memastikan bahwa developer atau pengembang rumah tersebut telah mengantongi IMB bagi para penghuni rumahnya.

Hal ini karena jika penghuni rumah tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan, maka pemilik rumah dapat dikenakan denda sebanyak 10 persen dari nilai bangunan tersebut. Tentunya hal tersebut sangat memberatkan dan merugikan pemilik rumah.

Baca juga: Ketahui Apa Itu SHM dan SHGB?

Landasan Hukum IMB

Landasan hukum IMB
Landasan hukum IMB

Tentunya Izin Mendirikan Bangunan yang diterbitkan oleh Pemda memiliki landasan atau dasar hukumnya tersendiri. Hal ini diatur pada Pasal 7 dan 8 UU No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

Disebutkan pula pada Pasal 7 ayat (1) bahwa “setiap bangunan gedung harus memenuhi persyarataan administratif dan persyaratan teknis sesuaai dengan fungsi bangunan gedung”.

Sementara itu pada Pasal 8 ayat (1) disebutkan bahwa setiap bangunan gedung harus memenuhi beberapa persyaratan yang meliputi sebagai berikut:

  • status hak atas tanah, dan/atau izin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah;
  • status kepemilikan bangunan gedung; dan
  • izin mendirikan bangunan gedung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain daripada aturan tersebut, terdapat landasan hukum lainnya seperti Peraturan Presiden RI No. 36 Tahun 2005 tentang persyaratan gedung.

Sedangkan aturan yang mewajibkan badan atau orang agar memiliki Izin Mendirikan Bangunan yaitu pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Daerah 7 Tahun 2009.

Aturan lainnya yaitu PP No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 28 Tahun 2002. Peraturan tersebut merupakan kelanjutan dari Pasal 24 dan Pasal 185 huruf b tentang UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja.

Mengapa Harus Memiliki IMB?

Pastinya bukan tanpa alasan, ada beberapa tujuan mengapa ketika Anda membeli atau mendirikan suatu bangunan harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan. Berikut beberapa tujuannya:

  • Mengurus Perizinan bagi Pelaku Usaha. Dokumen izin ini kerap dibutuhkan oleh para pemilik usaha karena terkait dengan izin lokasi, izin tempat mendirikan usaha, dan lain sebagainya. Jika pelaku usaha tidak mengantongi izin tersebut, maka di kemudian hari akan bermasalah.
  • Perlindungan Hukum. Dengan memiliki dokumen Izi Mendirikan Bangunan, maka pemilik bangunan tentunya memperoleh perlindungan hukum dari pemerintah. Selain itu, tata letak bangunannyaa juga dapat disesuaikan dengan lahan yang seusai.
  • Dapat dijadikan Jaminan Kredit. Surat Izin Mendirikan Bangunan dapat dijadikan sebagai jaminan kredit/pinjaman dari Bank. Anda harus memiliki izin IMB ini jika ingin menjaminkan rumah kepada Bank.
  • Harga Jual Bertambah. Rumah yang memiliki izin bangunan tentunya memiliki harga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang tidak berizin. Hal inilah yang menjadi nilai tambah jika Anda memiliki izin bangunan pada rumah pribadi Anda.
  • Peningkatan Status Tanah. Ketika bangunan atau rumah Anda masih hanya berstatus Hak Guna Bangunan (HGB), maka statusnya lebih rendah dari Surat Hak Milik (SHM). Hal ini karena IMB merupakan syarat untuk peningkatan status tanah dari HGB menjadi SHM.

Syarat dan Cara Mengurus IMB

Untuk dapat memiliki Izin Mendirikan Bangunan, Anda tentunya harus memenuhi beberapa persyaratan yang diwajibkan. Selain itu, ada tiga jenis persyaratan dan tata cara mengurus IMB yang perlu diketahui:

Syarat Mengurus IMB Rumah Tinggal

Beberapa syarat administrasi yang Anda perlukan untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan bagi rumah tinggal, sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir Permohomonan Izin Mendirikan Bangunan untuk rumah tinggal dengan ditandatangani di atas materi Rp6.000,00.
  2. Fotokopi bukti kepemilikan tanah.
  3. Fotokopi KTP pemohon.
  4. Melampirkan gambar denah rumah minimal 7 set.
  5. Surat pemberitahuan tetangga dengan ditandatangani oleh RT dan RW setempat.
  6. Bukti pelunasan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) terbaru.
  7. Formulir permohonan yang sudah dilegalisir.
  8. Jika bangunan dikerjakan dengan sistem ‘borongan’, harus melampirkan Surat Perintah Kerja (SPK).
  9. Data hasil penyelidikan tanah.

Cara Mengurus IMB Rumah Tinggal

Bila Anda memiliki rumah dengan luas di bawah 500m2, Anda dapat mengurus Izin Mendirikan Bangunan dengan datang langsung di loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kecamatan.

Kemudian, Anda dapat langsung mengisi formulir pengajuan pengukuran tanah. Setelah kira-kira satu minggu, petugas akan datang ke rumah Anda untuk mengukur serta membuat gambar denah rumah Anda. Hal inilah yang nantinya dijadikan sebagai blueprint untuk proses pembuatan IMB.

Untuk besaran biaya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan rumah tinggal yaitu Rp2.500,00 per meter persegi.

Baca juga: Mengapa Rumah Komersil Jadi Pilihan Tepat bagi Anda?

Syarat Mengurus IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) s/d 8 Lantai

Beberapa syarat administrasi yang Anda perlukan untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan bagi bangunan umum (non rumah tinggal) s/d 8 lantai, sebagai berikut:

  1. Mengisi surat permohonan Izin Mendirikan Bangunan.
  2. Surat pernyataan tidak sengketa dengan materai Rp6.000,00.
  3. Melampirkan Surat Kuasa (jika dikuasakan).
  4. KTP dan NPWP pemohon dan atau yang dikuasakan.
  5. Bukti pembayaran PBB terbaru.
  6. Surat Pernyataan Keabsahan dan Kebenaran Dokumen.
  7. Akta Pendirian bangunan.
  8. Bukti kepemilikan tanah.
  9. Ketetapan Rencana Kota
  10. SIPPT bagi luas tanah lebih dari 5.000m2.
  11. Melampirkan gambar rancangan arsitektur.
  12. Gambar instalasi.
  13. IMB lama serta lampirannya.
  14. IPTB (Izin Pelaku Teknis Bangunan).

Cara Mengurus IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) s/d 8 Lantai

Seperti mengurus untuk rumah tinggal, Anda perlu datang ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Administrasi setempat. Setelah itu mengisi formulir permohonan serta menyerahkan syarat-syarat yang telah ditentukan.

Kemudian petugas akan melakukan survei yang akan menghitung besaran retribusi atau biaya yang harus Anda lunasi kepada pemohon. Anda perlu menyerahkan bukti pembayaran ke loket PTSP sebelum Izin Mendirikan Bangunan dapat diamblik oleh pemohon.

Umumnya, lama pembuatan IMB bagi bangunan umum (non rumah tinggal) s/d 8 lantai adalah 25 hari kerja.

Syarat Mengurus IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 Lantai Lebih

Beberapa syarat administrasi yang Anda perlukan untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan bagi bangunan umum (non rumah tinggal) 9 lantai lebih, sebagai berikut:

  1. Formulir pendaftaran Izin Mendirikan Bangunan.
  2. KTP dan NPWP Pemohon.
  3. Fotokopi Sertifikat Tanah.
  4. Fotokopi PBB terbaru.
  5. Melampirkan KRK (Ketetapan Rencana Kota) dan RTLB (Rencana Tata Letak Bangunan) dari BPTSP.
  6. Melampirkan fotokopi Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT).
  7. Melampirkan gambar rancangan arsitektur.
  8. Rekomendasi persetujuan TPAK atau Tim Penasehat Arsitektur Kota.
  9. Hasil Penyelidikan Tanah yang telah dibuat oleh konsultan.
  10. Gambar instalasi.
  11. Rekomendasi UKL/UPL.
  12. Surat kuasa (jika dikuasakan).

Cara Mengurus IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal) 9 Lantai Lebih

Bagi Anda yang ingin mendaftarkan bangunan umum (non rumah tinggal) 9 lantai ini, Anda perlu mengisi formulir pendaftaran di loket Badan Pelayanan Terpau Satu Pintu (BTSP) kantor Provinsi DKI Jakarta (bila domisilinya di Jakarta).

Kemudian, pemohon diharuskan menyertakan berbagai persyaratan yang telah ditentukan yang akan diteliti nantinya oleh Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK). Setelah lulus dari tahap tersebut, maka kemudian akan disidangkan kembali berdasarkan perencanaan struktur.

Setelah itu, petugas baru akan menghitung besar retribusi/biaya IMB. Kemudian pemohon dapat langsung segera membayar tagihan retribusi melalui Bank DKI dan mendapatkan bukti pembayaran yang nantinya diserahkan kepada loket BPTSP.

Izin Mendirikan Bangunan tersebut dapat diinformasikan melalui SMS atau telepon kepada pemohon dan dapat segera diambil di loket BPTSP tempat pemohon mengurus.

Itulah penjelasan singkat mengenai IMB yang perlu Anda ketahui. Tentunya ketika Anda memilih untuk membeli rumah, pilihlah developer perumahan yang memiliki dokumen properti yang lengkap seperti halnya Gardens at Candi Sawangan.

Untuk informasi lebih lengkapnya, kunjungi situs resmi Gardens at Candi Sawangan di sini!

Pahami Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Terbaru

Ketika Anda baru saja membeli sebidang tanah atau rumah tentunya sertifikat tanah tersebut masih atas nama orang lain. Begitu juga ketika Anda mendapatkan warisan turunan dari orang tua Anda.

Hal ini menjadikan kekuatan status kepemilikan Anda menjadi kurang kuat. Sehingga harus dilakukan balik nama dengan segera. Kecuali sebelumnya orang tua Anda telah mengurus balik nama kepada Anda sebagai penerima.

Ketika sebuah properti khususnya tanah telah Anda miliki, maka sebaiknya harus dilakukan balik nama agar Anda memiliki keabsahan atas kepemilikan tanah tersebut. Jika tanah tersebut masih berupa atas nama orang lain, maka status kepemilikan Anda kurang begitu kuat.

Oleh karena itu penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana syarat balik nama sertifikat tanah yang benar sesuai prosedur yang ada. Simak artikel berikut ini untuk lebih lengkapnya!

Baca juga: Ketahui Bedanya SHM dengan SHGB!

Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah

Ilustrasi Sertifikat Tanah
Ilustrasi sertifikat tanah (Foto: tataruang.id)

Bagi sebagian orang, proses balik nama sertifikat merupakan hal yang sulit. Apalagi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui prosedur administrasinya. Namun, jika Anda telah mengetahui syarat dan prosedurnya, maka proses balik nama akan mudah.

Sebelum Anda mengetahui bagaimana prosedurnya, simak beberapa persyaratan balik nama yang perlu Anda lengkapi, seperi berikut ini:

1. Formulir Permohonan

Syarat yang pertama Anda harus lengkapi yaitu formulir permohonan atas balik nama. Formulir ini perlu Anda tandatangani oleh pemohon atau kuasa sebelum diajukan. Anda juga perlu memastikan menandatangani di tas materai.

2. Fotokopi Indetitas Pemohon

Terdapat sedikitnya dua fotokopi identitas yang perlu Anda siapkan yaitu KTP dan Kartu Keluarga (KK). Apabila balik nama sertifikat dikuasakan kepada pihak lain, maka perlu menyediakan fotokopi identitas yang menerima kuasa.

3. Surat Kuasa

Persyaratan yang satu ini diperlukan apabila Anda tidak mengurus sendiri proses balik nama sertifikat tanah tersebut. Sehingga Anda perlu membuat surat kuasa dari pemilik kepada penerima kuasa. Surat kuasa ini harus ditandatangani di atas materai seperti formulir permohonan.

4. Akta Pendirian

Dokumen akta pendirian merupakan salah satu dokumen yang penting karena nantinya petugas akan mencocokan dengan dokumen aslinya. Anda perlu menyiapkan fotokopi aka pendirian dan pengesahan dari badan hukum.

5. Sertifikat Asli

Sudah tentu bahwa sertifikat asli merupakan dokumen yang wajib dibawa untuk proses balik nama sertifikat. Nantinya nama kepemilikan yang ada pada sertfikat tersebut akan diubah dari pemilik lama ke pemilik baru.

6. Akta Jual Beli dari PPAT

Perlu diperhatikan bahwa jika Anda melakukan pembelian tanah di hadapan notaris, maka Anda akan memperoleh akta jual beli (AJB) dari pihak PPAT. Namun jika pembelian tidak melalui notaris, Anda harus mengurusnya terlebih dahulu untuk membuat AJB dari PPAT.

Dokumen ini perlu disertakan dalam pengurusan balik nama sertifikat tanah sehingga proses balik nama yang Anda lakukan lancar.

7. Fotokopi KTP Pihak Penjual

Selain fotokopi KTP identitas pembeli, diperlukan juga fotokopi identitas KTP penjual. Apabila tanah tersebut merupakan hasil warisan, maka perlu disertakan pula fotokopi identitas orang tua atau seseorang yang mewariskan.

8. Izin Pemindahan Hak

Dokumen ini perlu disertakan apabila di dalam sertifikat tanah tersebut disertakan keterangan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindahtangankan apabila telah diperoleh izin hak pemindahan hak dari pihak kuasa.

9. Fotokopi SPPT dan PBB

Persayratan terakhir yang perlu Anda siapkan adalah fotokopi SPPT dan PBB yang nantinya akan dicocokan oleh petugas. SPPT dan PPB yang diserahkan gunakan pembayaran tahun terakhir atau tahun berjalan.

Berapa Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah?

biaya balik nama sertifikat
Biaya balik nama sertifikat (Foto: tirto.id)

Ketika Anda ingin melakukan balik nama sertifikat tanah, Anda perlu mempersiapkan pula biaya balik nama. Biaya yang diperlukan untuk balik nama dapat Anda bayarkan langsung kepada pihak yang terkait.

Berikut beberapa biaya balik nama sertifikat:

1. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)

Besaran biaya BPHTB sebesar 5% dari haga jual tanah dan bangunan yang tentunya sudah dikurangi dengan NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

Apabila jika nilai perolehan objek pajak tersebut tidak diketahui atau lebih rendah dari NJOP pada tahun terjadinya perolehan, maka besaran BPHTB disamakan dengan NJOP dalam pengenaan PBB tahun terjadinya perolehan.

2. Biaya PPAT

Jika Anda belum mengurus AJB kepada PPAT, maka Anda perlu mengurus proses pembuatan AJB kepada PPAT. Proses pembuatan ini memerlukan biaya PPAT.

Menurut Pasal 32 ayat (1) PP 24/2016 yaitu “uang jasa atau honorarium PPAT atau PPAT Sementara, termasuk biaya saksi tidak boleh melebihi 1% dari harga transaksi yang tercantum di dalam akta”.

3. Biaya Mengurus Balik Nama di BPN

Besaran biaya yang dibutuhkan untuk pelayanan di BPN disesuaikan dengan harga jual tanah yang telah disepakati baik oleh pembeli maupun penjual. Cara menghitungnya adalah nilai jual tanah dibagi 1.000.

Misalnya saja harga tanah Rp300.000.000,00 maka biaya yang perlu Anda bayar untuk balik nama sertifikat tanah adalah Rp300.000,00.

4. Biaya Pengecekan Sertifikat Tanah

Setelah Anda menyerahkan sertifikat tanah, tentunya sertifikat tersebut perlu dilakukan pengecekan oleh petugas terlebih dahulu. Proses ini umumnya memakan biaya sebesar Rp50.000,00.

5. Biaya Pelayanan Informasi untuk Nilai Tanah

Hal ini memakan biaya sebesar Rp50.000,00 untuk per bidang tanah atau properti yang ingin dibalik nama.

Baca juga: 5 Alasan Investasi Tanah Menguntungkan

Prosedur Balik Nama Sertifikat Tanah

prosedur balik nama sertifikat tanah
Prosedur balik nama sertifikat tanah (Foto: okezone.com)

Secara umum, prosedur yang perlu dilakukan untuk balik nama sertifikat ada dua macam tahapan. Berikut beberapa prosedur yang perlu Anda lakukan:

1. Mengurus AJB ke PPAT

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, bahwa setia pengurusan balik nama sertifikat harus melalui PPAT.

PPAT merupakaan Pejabat Pembuat Akta Tanah yang dapat menerbitkan AJB. Akta tersebut merupakan sebuah dokumen resmi yang dijadikan bukti sah atas peralihan hak tanah dari penjual ke pembeli.

Tujuan melakukan prosedur ini adalah untuk menghindari adanya sengketa lahan atau jual beli tanah yang dilakukan secara tidak sah. Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen seperti KTP, KK, NPWN, dan surat nikah.

Setelah itu, petugas PPAT akan memeriksa kesesuaian data yuridis serta teknis dari data sertifikat tanah pemilik tanah lama dengan data yang dimiliki oleh BPN.

2. Mengurus Balik Nama ke BPN

Setelah pemilik tanah mengurus dokumen AJB ke PPAT, tahapan selanjutnya adalah mengubah status AJB menjadi SHM atau HGU di kantor BPN.

Namun, pada umumnya pengurusan balik nama sertifikat dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, balik nama dapat dilakukan secara mandiri dan cara kedua dapat dilakukan pada kantor PPAT.

Jika Anda menginginkan untuk mengurusnya secara mandiri, maka pemilik tanah dapat mendatangi kantor BPN yang sesuai dengan lokasi tanah tersebut berada.

Prosedur Balik Nama Sertifikat Tanah Tanpa Notaris

Setelah Anda memahami persyaratan umum yang diperlukan untuk mengurus balik nama sertifikat properti Anda, maka Anda sudah sedikit memiliki gambaran bagaimana mengurusnya secara pribadi.

Sebelumnya, Anda harus mencari info terlebih dahulu di website BPN tentang tata cara pengurusan balik nama yang benar. Sehingga Anda tidak lagi perlu repot-repot untuk bolak-balik ke kantor BPN.

Namun perlu diperhatikan bahwa Anda sudah harus memiliki AJB di PPAT agar proses selanjutnya menjadi lebih lancar.

Ada beberapa kantor BPN yang mengharusnya pendaftaran balik nama harus dilakukan secara online. Hal inilah pula yang perlu Anda ketahui karena berbeda-beda lokasi kantor BPN, bisa memiliki prosedurnya masing-masing.

Setelah Anda berhasil mendaftar balik nama pada kantor BPN, tentunya Anda harus menyiapkan seluruh sembilan persyaratan yang telah disebutkan di atas. Kemudian Anda perlu membayar biaya administrasi atas balik nama sertifikat tanah tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai syarat-syarat dan prosedur balik nama sertifikat tanah yang perlu Anda pahami. Setelah Anda mengetahui persyaratan dan prosedur balik nama sertifikat, maka Anda tidak perlu bingung lagi jika nantinya Anda ingin membeli atau menerima warisan berupa tanah.

Untuk informasi lengkap mengenai perumahan Gardens at Candi Sawangan, Anda dapat mengklik tautan berikut ini!

Cara Meningkatkan Produktivitas ketika Bekerja dari Rumah

Gardens.id – Rumah tidak hanya merupakan sebuah tempat tinggal Anda belaka. Rumah adalah sebuah tempat beristirahat sekaligus menjadi tempat dimana anda bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu. Suasana rumah yang mendukung merupakan salah satu cara meningkatkan produktivitas Anda ketika bekerja atau berkarya. Oleh karena itu, suasana rumah yang tepat bisa membuat Anda nyaman ketika sedang bekerja.

Sekarang ini, istilah WFH atau Work From Home yang diartikan sebagai bekerja dari rumah, sudah menjadi hal yang lumrah. Dimulai dari pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu, banyak perusahaan – perusahaan yang menerapkan kebijakan WFH tersebut untuk karyawannya. Sehingga, banyak sekali karyawan yang mulai bekerja dari rumahnya masing – masing. Sampai sekarang, trend WFH ini masih banyak dilakukan baik oleh perusahaan atau para pekerja kantoran lainnya.

Pelajari bagaimana cara meningkatkan produktivitas selama bekerja
Banyak cara meningkatkan produktivitas yang bisa Anda lakukan selama bekerja dari rumah

Trend WFH ini membuat banyak orang yang memaksimalkan rumahnya sendiri sebagai tempat untuk bekerja. Sudut – sudut ruangan rumah atau ruangan khusus di dalam rumah disiapkan sebagai area untuk bekerja. Area bekerja tersebut pun dibuat sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan masing – masing. Semua cara meningkatkan produktivitas selama bekerja dari rumah pun kerap dilakukan

Bagi Anda yang sekarang ini sedang bekerja dengan sistem WFH, maka pastinya membutuhkan area kerja yang nyaman untuk produktivitas Anda sendiri. Tentunya banyak cara agar Anda bisa memaksimalkan area bekerja Anda sehingga bisa lebih fokus dan produktif ketika bekerja. Simak terus artikel ini bagi Anda yang penasaran tips memaksimalkan rumah sebagai area untuk bekerja.

Baca Juga: 5 Ciri Hunian yang Nyaman bagi Milenial

7 Tips Cara Meningkatkan Produktivitas Selama Bekerja dari Rumah

Suasana rumah sebagai tempat untuk bekerja merupakan faktor penting untuk meningkatkan fokus dan produktivitas dalam bekerja. Suasana area bekerja yang tepat tentunya membuat Anda bisa lebih nyaman dalam bekerja. Sebaliknya, jika suasana area bekerja di rumah Anda kurang sesuai, maka akan mempengaruhi kinerja Anda sendiri.

Area bekerja yang kurang maksimal akan membuat kinerja Anda pun menjadi menurun. Anda akan merasa kurang nyaman dalam bekerja. Oleh karena itu, penting untuk mengatur ruangan kerja Anda dengan sebaik mungkin sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda.

Bagi Anda yang mungkin masih bingung bagaimana caranya mengatur ruangan atau area kerja Anda di rumah, berikut adalah tips cara meningkatkan produktivitas selama bekerja dari rumah:

1. Pilih Tempat Kerja yang Sesuai yang Mendukung Produktivitas

Banyak cara meningkatkan produktivitas ketika sedang bekerja dari rumah
Pilihlah tempat kerja yang paling nyaman di rumah Anda untuk bekerja

Cara pertama untuk memaksimalkan ruang kerja di rumah Anda adalah dengan terlebih dahulu memilih tempat kerja. Anda bisa memilih tempat yang menurut Anda paling nyaman dan sesuai untuk bekerja. Anda bisa memanfaatkan sudut – sudut tertentu di dalam rumah yang menurut Anda bisa dimaksimalkan sebagai area bekerja. Jika rumah Anda memiliki ruangan yang tidak terpakai, maka Anda bisa memanfaatkan ruangan tersebut sebagai ruangan kerja.

Memanfaatkan sudut – sudut rumah atau ruangan khusus untuk bekerja tergantung kondisi rumah Anda sendiri. Yang terpenting adalah beberapa hal yang harus diperhatikan agar ruangan kerja atau area kerja di rumah Anda bisa maksimal. Salah satunya adalah privasi. Pastikan area bekerja atau ruangan kerja Anda jauh dari berbagai aktivitas dalam rumah sehingga ruangan atau area kerja Anda tetap terjaga privasinya dan Anda bisa fokus.

2. Maksimalkan Pencahayaan untuk Meningkatkan Produktivitas

Pencahayaan alami dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja
Manfaatkan pencahayaan alami untuk meningkatkan produktivitas

Pencahayaan sangat penting untuk area atau ruangan kerja Anda. Pencahayaan yang tepat akan membuat suasana kerja menjadi nyaman. Cahaya yang terlalu redup atau terlalu terang tentu akan mempengaruhi kenyamanan Anda ketika sedang bekerja. Oleh karena itu, penting untuk mengatur pencahayaan di dalam ruangan atau area kerja Anda.

Anda bisa menggunakan lampu – lampu dengan tingkat keterangan tertentu yang memang cocok untuk bekerja atau belajar. Jika dirumah Anda sangat memungkinkan untuk mendapatkan pencahayaan alami, Anda bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan suasana kondusif di ruangan atau area bekerja Anda.

3. Gunakan Meja dan Kursi yang Nyaman untuk Bekerja dari Rumah

Kursi dan meja kerja yang nyaman dapat meningkatkan produktivitas
Pilihlah meja dan kursi yang nyaman untuk meningkatkan kualitas bekerja Anda di rumah

Meja dan kursi yang Anda gunakan tentu akan mempengaruhi kenyamanan Anda ketika bekerja. Pilihlah meja dan kursi yang nyaman digunakan oleh Anda. Usahakan untuk menggunakan meja dan kursi kantor yang memang diperuntukkan untuk bekerja. Sehingga, Anda bisa betah untuk bekerja untuk waktu yang lama.

Yang terpenting, selalu pastikan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan ruangan atau area kerja Anda. Meja kerja yang rapih dan bersih tentu akan membuat suasana bekerja menjadi lebih kondusif.

4. Sediakan Sofa atau Matras untuk Beristirahat

Sofa diruang kerja dapat berfungsi sebagai tempat untuk istirahat
Sofa atau matras di ruang kerja dapat difungsikan sebagai tempat untuk beristirahat sejenak

Menggunakan sofa atau matras di ruangan atau area kerja Anda akan sangat berguna. Anda bisa menggunakan sofa atau matras tersebut untuk merebahkan diri dan beristirahat sejenak dari pekerjaan Anda. Sehingga, Anda bisa memiliki tempat untuk sejenak mengalihkan pandangan dari layar komputer dan beristirahat. Selain itu, sofa atau matras juga bisa Anda manfaatkan untuk bekerja jika Anda merasa bosan untuk bekerja di meja.

5. Sediakan Tanaman Hijau di Ruangan atau Area Kerja Anda untuk Melepas Stres dan Meningkatkan Produktivitas

Tanaman hijau di meja kerja Anda dapat melepaskan stres ketika bekerja
Tanaman hijau di meja kerja atau di sekitar ruangan atau area kerja Anda dapat membuat ruangan menjadi lebih segar

Menaruh tanaman hijau kecil di meja atau di sekitar ruangan kerja Anda akan membuat suasana menjadi lebih segar. Tanaman hijau di ruangan akan sangat berguna untuk mengatasi stres berlebihan ketika sedang bekerja. Selain itu, suasana yang hijau tentunya dapat meningkatkan produktivitas Anda ketika bekerja. Suasana ruangan atau area kerja Anda pun akan menjadi lebih hijau dan segar yang akan membuat kenyamanan Anda selama bekerja meningkat.

6. Dekorasikan Ruangan atau Area Kerja Anda Sesuai Keinginan Anda

Dekorasi ruangan akan membuat ruangan semakin nyaman
Dekorasi ruangan kerja yang baik akan meningkatkan kenyamanan bekerja dari rumah

Dekorasikanlah ruangan atau area kerja Anda senyaman mungkin. Dekorasi yang sesuai dengan keinginan Anda tentunya akan membuat Anda menjadi lebih betah dan nyaman berada di ruangan atau area kerja Anda. Oleh karena itu, Anda perlu untuk menata dan mendekorasikan tempat bekerja Anda.

Tata semua letak meja, kursi, sofa, tanaman hijau, dan lain sebagainya senyaman mungkin. Anda bisa juga mewarnai dinding area kerja atau ruangan kerja dengan warna – warna yang Anda senangi untuk lebih meningkatkan kenyamanan. Pilihlah warna cat dinding rumah yang bisa meningkatkan kinerja Anda dalam bekerja.

Baca Juga: 11 Warna Cat yang Sejuk dan Bikin Nyaman

7. Siapkan Speaker untuk Memutar Musik Kesukaan Anda Selama Bekerja

Gunakan speaker sebagai media untuk memutar musik di ruang kerja Anda
Penggunaan speaker atau pengeras suara untuk memutar musik dapat membuat ruang kerja Anda menjadi lebih hidup

Salah satu keuntungan bekerja di rumah adalah Anda bisa bekerja senyaman yang Anda mau. Bagi Anda yang senang bekerja sambil mendengarkan musik, maka Anda bisa menyiapkan perangkat speaker atau pengeras suara pada area atau ruangan kerja Anda. Sehingga, Anda bisa menyetel musik kesukaan Anda selama bekerja. Bahkan, sekarang ini banyak speaker yang memiliki desain yang unik dan estetik yang tentunya dapat sekaligus berfungsi sebagai dekorasi ruangan atau area kerja Anda.

7 tips diatas dapat Anda jadikan referensi bagi Anda yang ingin mengatur tempat bekerja Anda di rumah. Tips – tips diatas tentunya bisa membantu Anda untuk meningkatkan produktivitas selama bekerja dirumah. Kekurangan dari bekerja di rumah atau WFH adalah Anda terkadang akan merasa bosan, kesepian, dan terisolasi. Oleh karena itu, cara meningkatkan produktivitas selama Anda bekerja dari rumah pun harus Anda terapkan agar kualitas kinerja tetap baik.

15 Ide Usaha Rumahan yang Bisa Anda Coba

Saat ini, banyak sekali keluarga yang berusaha untuk mendapatkan penghasilan tambahan setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain bekerja secara formal di perkantoran, cara yang efektif mendapatkan penghasilan tambahan yaitu dengan membuka usaha rumahan.

Meski terdengar sepele, namun membuka usaha di rumah merupakan suatu cara yang efektif untuk sekedar menambah penghasilan bulanan. Bagi Anda yang tertarik, pastinya ada banyak ide usaha rumahan yang dapat Anda lakukan dengan mudah.

Mulai dari usaha makanan, menawarkan jasa desain, menjual barang tidak terpakai, dan lain-lain. Berikut beberapa ide usaha rumahan yang dapat Anda coba dan tentunya minim modal.

Keuntungan Membuka Usaha di Rumah

Keuntungan dari usaha rumahan
Keuntungan dari usaha rumahan

Memiliki usaha sendiri di rumah tentunya dapat memberikan banyak keuntungan dibandingkan dengan membuka usaha di ruko-ruko atau perkantoran. Berikut beberapa keuntungan yang perlu Anda ketahui jika membuka usaha di rumah sendiri:

1. Minim Modal

Modal menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan ketika seseorang membuka usaha baru. Tentunya jika Anda membuka usaha di rumah, maka modal yang dibutuhkan pun tidak sebesar menyewa kantor atau gudang.

Anda hanya menyiapkan beberapa perlengkapan yang dapat menunjang bisnis Anda saja ke depannya.

2. Tidak Membutuhkan Ruko

Seperti poin sebelumnya bahwa membuka usaha rumahan pastinya tidak lagi membutuhkan tempat yang perlu disewa. Hal ini dapat menekan modal awal sehingga Anda dapat menjalankan usaha dengan lebih baik lagi.

Anda perlu menyesuaian tempat tinggal Anda sesuai dengan kebutuhan bisnis yang Anda jalani.

3. Dapat Dilakukan Secara Online atau Offline

Salah satu keuntungan yang perlu Anda pertimbangkan dalam membuka usaha di rumah yaitu dapat dilakukan secara online maupun offline. Umumnya, banyak orang melakukan penjualan secara online terlebih dahulu untuk menjangkau pasar yang luas.

Setelah itu baru dilakukan penjualan secara offline jika kesadaran masyarakat akan produk yang Anda jual telah meningkat.

Baca juga: Tips Mengatur Ruangan Agar Nyaman Bekerja dari Rumah

Ide Peluang Usaha Rumahan yang Patut Dicoba

Sebenarnya ada banyak sekali ide usaha rumahan yang dapat Anda coba. Mulai dari berjualan berbagai aneka makanan, minuman, pakaian, barang-barang bekas pakai, dan lain-lain. Berikut beberapa peluang ide usaha rumahan yang dapat Anda coba:

1. Menjual Makanan/Minuman

Menjual makanan dan minuman dari rumah
Menjual makanan dan minuman dari rumah

Usaha snack rumahan merupakan salah satu usaha yang paling banyak digeluti jika seseorang ingin berjualan dari rumah. Usaha snack juga memiliki potensi yang besar karena memiliki jumlah pasar yang paling diminati.

Beberapa contoh makanan/minuman yang dapat Anda jual dari rumah yaitu:

  • Donat
  • Risoles
  • Jus
  • Nasi goreng
  • Sambal rumahan
  • Kue
  • Minuman teh berperisa

Anda dapat menjual beberapa hal tersebut dimulai dengan berjualan online. Setelah itu, tahap selanjutnya Anda dapat menjualnya secara langsung atau offline setelah memiliki pasar yang cukup.

2. Berjualan Pulsa

usaha jual beli pulsa
Usaha jual pulsa untuk telepon genggam

Setiap orang tentunya membutuhkan pulsa untuk keperluan gawainya masing-masing. Dengan begitu, pulsa merupakan komoditas utama yang sangat penting dimana semua orang pasti membutuhkannya.

Berjualan pulsa dapat Anda mulai dengan berjualan dari rumah yang tidak membutuhkan banyak tempat untuk keperluan bisnisnya. Anda dapat memulainya dengan menjadi agen distributor pulsa dan paket internet secara online.

3. Jasa Jahit Pakaian

Usaha jahit menjahit
Jasa jahit menjahit rumahan

Bagi sebagian orang, kemampuan menjahit pakaian merupakan hobi yang ditekuni. Mungkin bagi Anda yang memiliki kemampuan untuk menjahit pakaian, Anda dapat membuka jasa jahit pakaian dari rumah.

Selain tidak membutuhkan ruangan yang begitu besar, ide usaha rumahan satu ini memiliki jumlah pasar yang cukup luas. Hal ini karena setiap orang membutuhkan beberapa pakaian seperti kebutuhan pernikahan, sekolah, dan lain-lain.

4. Jasa Foto

Studio foto dalam rumah
Studio foto dalam rumah

Selain kemampuan menjahit baju, bagi Anda yang memiliki kemampuan fotografi tentunya dapat membuka jasa foto dan video. Bisnis ini dapat menjadi peluang yang cukup menjanjikan untuk dilakukan karena meningat banyak orang yang membutuhkan jasa seperti ini.

Anda juga dapat melayani berbagai keperluan foto dan video seperti acara pernikahan, foto wisuda, dan lain-lain.

5. Jasa Membuat Website

usaha web development
Membuat website dengan menggunakan bahasa pemrograman

Saat ini kebutuhan akan website kian meningkat disebabkan website digunakan sehari-hari untuk keperluan bisnis, blogging, dan lain-lain. Namun, tidak semua orang dapat membuat website dengan baik dan benar.

Sehingga, bagi Anda yang memiliki kemampuan dalam membuat website atau sedikit programming dapat membuka jasa membuat website dari rumah. Ide usaha rumahan yang satu ini semakin merebak karena pasarnya yang menjanjikan dan hasil yang didapatkan cukup menggiurkan.

6. Jasa Desain Grafis

Jasa desain grafis
Jasa desain grafis

Ide usaha rumahan yang satu ini memang sudah tidak asing lagi. Banyak para profesional yang bekerja di bidang desain grafis juga membuka jasa desain grafis sendiri dari rumah.

Bisnis ini merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan di era modern seperti saat ini. Banyak para pebisnis yang membutuhkan jasa desain grafis untuk berbagai keperluan bisnisnya seperti:

  • Animasi 3D
  • Desain pakaian
  • Desain website atau blog
  • Desain logo, banner, kartu nama, dan lain-lain

7. Jasa Servis Barang Elektronik

jasa reparasi elektronik
Jasa reparasi barang elektronik

Meskipun terdengar seperti bisnis yang tertinggal, padahal bisnis servis barang elektronik masih banyak yang membutuhkan.

Semakin banyaknya gadget yang banyak dipakai oleh masyarakat, maka semakin banyak juga barang yang rusak dan tak terpakai. Oleh karena itu, jika Anda memiliki kemampuan pengetahuan pada servis elektronik, Anda dapat mencobanya di rumah.

8. Jasa Kursus Memasak

Usaha Rumahan Kursus Memasak
Kursus memasak dari rumah

Menawarkan jasa kursus memasak merupakan salah satu ide usaha rumahan yang perlu Anda pertimbangkan. Pasalnya, banyak orang yang masih membutuhkan kemampuan untuk memasak.

Jika Anda pandai dalam meracik bumbu dan mengetahui berbagai resep makanan yang lezat, tidak ada salahnya untuk membuka jasa kursus memasak. Apalagi, bisnis ini tidak memerlukan modal dan ruangan yang besar.

9. Dropshipping

usaha dropshipping
Bisnis dropshipping

Bisnis dropshipping merupakan bisnis yang sangat cocok bagi Anda yang menginginkan usaha denga modal kecil. Hal ini juga dapat dilakukan di rumahan sehingga tidak perlu menyewa ruko untuk penjualannya.

Anda hanya perlu mengandalkan kemampuan berjualan sesuatu dan menyiapkan kuota internet yang cukup. Ada banyak pilihan jenis barang yang dapat Anda jual seperti pakaian, sepatu, alat kecantikan, alat masak, dan sebagainya.

10. Menjual Kerajinan Tangan

Membuat kerajinan tangan
Membuat kerajinan tangan

Jika Anda memiliki cukup kreativitas dan keterampilan dalam membuat sebuah kerajian tangan, maka tidak ada salahnya untuk membuka bisnis ini. Menjual kerajinan tangan merupakan ide usaha rumahan yang cukup banyak digeluti oleh masyarakat.

Anda dapat menjual berbagai barang seperti baju rajut, pernak-pernik, mainan anak, dan lain-lain. Untuk mendapatkan target pasar yang luas, Anda pastinya perlu menjalankan bisnis ini dengan konsisten.

11. Jasa Rias Wajah

Usaha make up artist
Jasa merias wajah atau make up artist

Make up artist atau jasa merias wajah saat ini merupakan ide usaha rumahan yang lagi trend. Kebutuhan akan merias wajah dapat dikatakan tidak ada matinya. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan orang dalam berbagai acara seperti pernikahan, wisuda, ulang tahun, dan lain-lain.

12. Laundry Kiloan

usaha laundry
Bisnis laundry kiloan

Usaha laundry kiloan adalah salah satu jenis usaha rumahan yang umum dilakukan. Usaha ini bisa dijalankan dengan modal yang relatif kecil. Anda dapat menjalankan usaha ini dengan memiliki mesin cuci, pengering, dan juga detergen. Anda dapat melayani jasa cuci pakaian sehari-hari maupun pakaian formal.

13. Pembuatan Kue dan Roti

Bisnis penjualan kue
Usaha pembuatan dan penjualan kue dan roti yang biasa disebut bakery

Usaha yang satu ini juga dapat dijalankan dengan modal yang relatif kecil. Anda cukup memiliki peralatan untuk membuat kue seperti oven dan mixer serta perlengkapan lainnya. Ada berbagai macam roti yang bisa Anda jual, baik roti yang siap untuk dibeli dan dikonsumsi maupun roti yang dipesan khusus untuk acara-acara tertentu.

14. Pengasuhan Anak atau Daycare

Usaha penitipan anak
Jasa penitipan dan pengasuhan anak atau daycare

Bagi Anda yang memiliki keahlian dalam mengasuh anak, aka membuka jasa pengasuhan anak atau daycare bisa menjadi pilihan bisnis. Anda bisa menawarkan jasa Anda kepada orang tua yang sibuk bekerja untuk menitipkan anaknya. Anda cukup menyediakan ruangan khusus yang aman dan nyaman untuk anak-anak.

15. Taman Tanaman atau Bunga

Usaha penjualan tamanan
Bisnis penjualan tanaman dan bunga

Usaha taman tanaman atau bunga juga bisa menjadi pilihan usaha rumahan untuk Anda. Berbagai macam tanaman atau bunga bisa Anda juga baik secara langsung atau online. Selain itu, Anda juga bisa menjual bibit-bibit tanaman bunga atau perlengkapan lainnya seperti pot atau pupuk tanaman.

Nah itulah beberapa usaha rumahan yang dapat Anda coba untuk menambah pendapatan setiap bulannya. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!

13 Warna Cat Rumah yang Sejuk dan Bikin Nyaman

Berbicara mengenai warna cat rumah memang tidaklah pernah membosankan. Cat rumah adalah elemen penting dalam desain sebuah hunian baik interior maupun eksterior. Ada banyak sekali referensi warna cat rumah yang sejuk yang dapat Anda terapkan untuk rumah Anda. Desain warna cat rumah tentunya akan membuat hunian Anda menjadi lebih indah.

Tentunya memilih warna cat rumah bukanlah hal yang sepele, melainkan membutuhkan ketepatan dalam menentukan warna yang tepat. Jangan sampai warna cat rumah yang Anda pilih menimbulkan kesan yang tidak baik saat dipandang oleh mata.

Bagian-bagian rumah Anda bisa memberikan kesan dengan pilihan warna-warna yang tepat. Warna cat teras yang sejuk, warna cat dalam rumah yang elegan, hingga cat ruang tamu yang elegan. Semuanya bisa Anda kombinasikan untuk mendapatkan desain terbaik dari hunian Anda.

Memilih warna rumah yang sejuk tentunya memberikan manfaat yang baik bagi penghuni rumah. Hal ini karena warna cat rumah yang sejuk dapat memberikan kesan teduh dan dingin sehingga menambah kenyamanan para penghuninya.

Lalu, apa saja warna cat rumah yang membuat kesan sejuk? Simak terus ulasan artikel berikut ini!

Baca juga: 9 Inspirasi Warna Cat Ruang Tamu

1. Putih

warna cat rumah putih
Foto: Freepik

Warna putih merupakan salah satu warna cat rumah yang paling banyak digunakan oleh para penghuni rumah. Putih banyak digunakan sebagai warna rumah mulai dari yang sederhana hingga warna rumah mewah. Warna ini umumnya banyak digunakan sebagai warna-warna cat tembok luar dan dalam. Selain memberikan warna yang terang, warna putih dinilai dapat menambah kesan sejuk dan teduh.

Selain memberikan kesan sejuk, warna putih juga dapat memberikan kesan ruangan yang lebih besar. Bahkan, warna cat putih sangat mudah dipadukan dengan warna perabotan lainnya seperti hitam, abu-abu, dan hijau. Putih adalah pilihan yang paling mudah dan tepat sebagai referensi warna cat depan rumah.

2. Hijau

warna cat rumah hijau
Foto: Freepik

Warna hijau sangat identik sekali dengan warna pepohonan dan suasana alam yang menyejukkan. Tak heran jika Anda menggunakan warna hijau sebagai warna cat rumah Anda, akan menghasilkan suasana teduh dan sejuk sehingga meningkatkan kenyamanan Anda.

Untuk memberikan suasan yang jauh lebih asri, Anda dapat menambahkan sedikit tanaman hias di sekitar ruangan. Dengan begitu, nuansa alam yang rimbun nan indah akan semakin terpancar di seluruh rumah Anda.

3. Kuning Pastel

warna cat rumah kuning pastel
Foto: Freepik

Warna kuning memang merupakan salah satu warna yang cukup nyentrik dan menyita perhatian. Namun Anda dapat menggunakan warna kuning pastel ini menjadi warna cat utama rumah Anda dengan perpaduan warna perabotan yang sedikit lebih tua.

Kuning pastel tentunya akan menciptakan kesan yang berbeda jika dibandingkan dengan warna kuning pada umumnya. Warna cat rumah kuning pastel dapat memberikan kesan warna yang lebih kalem dan sejuk dengan tambahan aksen yang cerah.

4. Cream

warna cat ruangan cream
Foto: Freepik

Warna yang dapat menyejukkan ruangan selanjutnya yaitu cat rumah warna cream. Warna ini secara umum memiliki kesan yang hampir mirip dengan warna putih yaitu dapat membuat kesan ruangan yang lebih luas.

Dengan menggunakan cat rumah warna cream, tentunya Anda perlu memadukan warna-warna perabot Anda agar suasa ruangan menjadi lebih hidup dan dinamis. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan wallpaper sebagai alternatif dari penggunaan cat rumah warna cream.

5. Ungu Muda

warna cat rumah ungu
Foto: Pixabay

Warna ungu muda merupakan warna cat yang dapat menyejukkan ruangan. Umumnya, warna ini digunakan untuk kamar tidur anak perempuan. Meskipun demikian, Anda juga dapat menerapkannya di seluruh ruangan rumah Anda.

Untuk menambah kesan minimalis dan elegan, warna ungu muda dapat dipadukan dengan perabotan dengan warna putih dan pastel.

6. Merah Muda

warna cat rumah merah muda
Foto: Freepik

Warna yang satu ini dikenal dengan warna feminim. Hal ini karena sebagian besar penggunanya adalah perempuan. Namun, tidak menutup kemungkinan jika Anda menggunakan warna merah mudah sebagai warna dasar rumah Anda.

Selain memberikan kesan yang sejuk pada seluruh ruangan, warna merah mudah dapat dengan mudah Anda kombinasikan dengan warna lainnya. Akan tetapi, Anda perlu mengetahui warna-warna apa saja yang cocok untuk dikombinasikan dengan warna yang satu ini. Jangan sampai warna yang Anda kombinasikan merusak keharmonisan warnanya.

7. Abu-Abu Terang

warna cat rumah abu abu terang
Foto: Freepik

Warna cat rumah yang sejuk selanjutnya adalah warna abu-abu terang. Abu-abu terang pada umumnya jarang digunakan sebagai warna ruangan atau fasad rumah. Meskipun demikian, Anda dapat menggunakan warna ini untuk mendapatkan kesan sejuk dan rileks.

Anda bisa memilih abu-abu terang sebagai cat ruang tamu elegan. Sehingga, nantinya akan mendapatkan kesan ruangan yang sejuk, luas, dan juga elegan dalam satu waktu Selain daripada itu, warna abu-abu terang tergolong cukup mudah untuk dipadukan dengan warna perabotan lainnya.

8. Tosca

warna cat ruangan tosca
Foto: Freepik

Masih banyak penghuni rumah yang belum menggunakan warna tosca sebagai warna cat rumah utama mereka. Padahal, warna tosca dapat memberikan kesan rumah yang lebih menyenangkan dan cerah.

Tidak hanya itu, warna cat rumah tosca memberikan Anda kesan rumah yang elegan dengan mempertahankan kesan natural. Namun, Anda perlu memadukan warna tosca dengan warna yang netral agar tidak merusak keharmonisan warna secara keseluruhan.

9. Burgundy

cat rumah burgundy
Foto: Freepik

Tidak hanya sejuk, warna cat rumah burgundy memberikan Anda kesan rumah yang mewah. Apalagi, jika dipadukan dengan tanaman hias yang menambah suasan rindang dan asri.

Meskipun demikian, masih banyak yang belum menerapkan warna burgundy ini sebagai warna cat rumah mereka. Oleh karena itu, Anda dapat mencobanya pada bagian aksen warna pintu atau kusen jendela untuk menambah kesan sejuk dan mewah.

10. Lilac

Ruangan lilac
Foto: Mymove

Saat ini penggunaan warna cat rumah lilac semakin banyak digunakan dan digemari oleh kalangan milenial. Warna lilac sendiri mengekspresikan hal-hal yang feminim, romantis, dan juga elegan.

Sehingga, tidak heran jika Anda menggunakan warna ini sebagai warna dasar rumah Anda akan menciptakan kesan ruangan yang sejuk nan elegan. Anda juga dapat melengkapi dengan dekorasi rumah yang memiliki warna-warna pastel untuk memberikan kesan cerah pada setiap sudut ruangan.

11. Biru Langit

warna ruangan biru langit
Foto: Qanvast

Jika Anda menyukai warna biru dan ingin memiliki rumah warna biru, Anda dapat menggunakan cat berwarna biru langit yang tepat untuk membuat rumah Anda terkesan sejuk. Warna biru langit sangat baik jika dipadukan dengan berbagai warna cerah lainnya seperti putih. Cat kamar warna biru langit adalah yang paling banyak diaplikasikan. Kesan sejuk pada kamar tidur tentunya menjadi pilihan banyak orang.

Dengan menggunakan warna biru langit, Anda akan mendapatkan suasana rumah yang teduh dan nyaman untuk pandang mata. Bagi Anda yang menyukai kemewahan dapat menggunakan warna biru yang sedikit agak lebih gelap.

12. Mint

Sumber: Housing

Warna cat rumah mint adalah pilihan warna yang bisa Anda aplikasikan untuk mendapatkan kesan segar dan ceria. Pilihan warna ini bisa Anda aplikasikan pada bagian dalam rumah seperti ruang tamu, ruang kerja, maupun kamar tidur Anda.

13. Peach

Sumber: Housing

Peach juga merupakan warna cat rumah yang bisa menjadi pilihan. Warna ini sebagai cat rumah adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang menginginkan hunian dengan kesan lembut dan feminim. Ditambah lagi, warna cat rumah ini bisa menciptakan suasana yang hangat dan menenangkan bagi penghuninya.

Itulah beberapa insiprasi warna cat rumah yang sejuk yang dapat Anda terapkan baik di dalam maupun luar ruangan rumah Anda. Tentunya dengan memilih warna cat rumah yang tepat dapat membuat ruangan di rumah Anda terasa lebih sejuk, teduh, dan nyaman untuk dipandang mata. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda!

Ketahui Apa Itu SHM dan Bedanya dengan SHGB?

Ketika Anda memiliki sebuah properti atau sebidang lahan tertentu, pastinya Anda harus memiliki bukti atas kepemilikan tersebut. Salah satu yang menjadi bukti kepemilikan properti yang diakui negara ialah SHM atau Sertifikat Hak Milik.

Dengan memiliki sertifikat tersebut, maka Anda dinilai memiliki hak penuh atas lahan serta bangunan yang berada di atasnya. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya persengketaan di kemudian hari.

Oleh karena itu, penting bagi Anda mengetahui lebih jauh mengenai Sertifikat Hak Milik dan perbedaannya dengan SHGB. Simak artikel berikut ini!

Apa Itu SHM?

SHM
Sertifikat Hak Milik (SHM) (Foto: The Faisol Times)

Sertifikat Hak Milik atau SHM adalah sebuah bukti kepemilikan penuh atas lahan atau tanah beserta bagunan yang ada di atasnya tanpa adanya batasan waktu tertentu.

Sertifikat kepemilikan ini merupakan dokumen otentik yang memiliki hukum yang kuat atas kepemilikan sebuah properti tanah dan bangunan. Hal ini penting bagi Anda yang sedang membeli sebuah rumah, apakah rumah tersebut telah memiliki Sertifikat Hak Milik atau tidak.

Seseorang yang telah memiliki SHM dinilai telah memiliki kuasa penuh atas seluruh tanah dan bangunan di atasnya. Sertifikat ini tentunya dapat diwariskan kepada siapapun tanpa adanya batas waktu tertentu. Hal inilah yang menjadi salah satu keuntungan memiliki Sertifikat Hak Milik.

Baca juga: Pahami Definisi dan Cara Menghitung Pajak Jual Beli Rumah

Persyaratan Mendapatkan SHM

Jika Anda menginginkan untuk membuat Sertifikat Hak Milik, ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi. Tentunya syarat yang paling mutlak dan harus dipenuhi adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Berikut beberapa persyaratan administrasi lainnya yang harus dipenuhi:

  1. Identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  2. Sertifikat HGB asli
  3. Fokotopi Surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan)
  4. Surat pernyataan informasi atas pemilik lahan
  5. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan atau SPPT PBB tahun berjalan

Selain itu ada beberapa persyaratan lainnya jika Anda ingin mengurus Sertifikat Hak Milik untuk tanah warisan. Berikut beberapa dokumen yang perlu Anda lengkapi:

  1. Akta Jual Beli (AJB)
  2. Surat Keterangan dari Kelurahan lokasi tanah
  3. Surat Keterangan Riwayat Tanah
  4. Surat Keterangan Tidak Adanya Sengketa

Bagaimana Cara Mengurus SHM?

Tentunya ketika Anda ingin memiliki Sertifikat Hak Milik atas suatu lahan tertentu, Anda harus mengurusnya dengan menjalani beberapa proses administrasi yang diperlukan. Di bawah ini merupakan tata cara yang perlu Anda lakukan dalam mengurus SHM:

Mempersiapkan Dokumen

Pertama, Anda harus menyiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan seperti yang telah disebutkan di atas yaitu SHGB, KTP, KK, SPPT PBB, dan dokumen lainnya. Semua dokumen tersebut tentunya harus Anda lengkapi agar pengurusan sertifikat kedepannya lebih mudah.

Sementara itu, jika Anda ingin mengurus Sertifikat Hak Milik yang berasal dari warisan, terdapat beberapa dokumen tambahan yang perlu dilengkapi. Dokumen-dokumen tersebut adalah fotokopi KK dan KTP, akta jual beli tanah, Surat Keterangan Tidak Sengketa, dan beberapa dokumen lainnya.

Mendatangi Kantor BPN

Setelah dokumen yang diperlukan telah siap, tahap selanjutnya yaitu mendatangi kantor BPN atau Badan Pertanahan Nasional.

Di sana Anda perlu membeli formulir pendaftaran dan menyerahkan dokumen-dokumen yang menjadi persyaratan utama. Setelahnya Anda perlu membuat janji dengan petugas BPN terkait dengan pengukuran tanah yang Anda miliki.

Penerbitan SHM

Ketika Anda telah melakukan kedua hal tersebut, maka tahap selanjutnya adalah penerbitan Sertifikat Hak Milik. Setelah luas tanah telah diukur oleh petugas, maka nantinya Anda akan mendapatkan Surat Ukur Tanah sebagai dokumen pelengkap dari dokumen sebelumnya.

Kemudian BPN akan mengeluarkan surat keputusannya serta sertifikat yang diterbitkan dalam kurun waktu 6 bulan setelahnya. Anda akan dikenakan biaya Bea Perolehan Hak Atas Tanah.

Apa Bedanya dengan SHGB?

SHGB
Surat Hak Guna Bangunan (SHGB) (Foto: HukumOnline)

SHGB atau Sertifikat Hak Guna Bangunan adalah salah satu dari beberapa jenis sertifikat yang sah di mata hukum Indonesia. Pemilik SHGB berhak mendirikan serta membangun bangunan di atas tanah yang bukan kepunyaan pemiliki bangunan.

Tanah yang dimaksud merupakan tanah yang dimiliki oleh negara, perorangan, atau badan hukum tertentu. Sehingga SHGB memiliki batas waktu kepemilikannya yaitu selama 30 tahun dan dapat diperpanjang hingga 20 tahun.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa para pemilik HGB ingin meningkatkannya sertifikat tersebut menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).

Untuk mengetahui lebih jelasnya perbedaan antara Sertifikat Hak Milik dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan secara umum, simak tabel di bawah ini:

Sertifikat Hak MilikSertifikat Hak Guna Bangunan
Tidak ada jangka waktuHarus diperpanjang dalam kurun waktu tertentu
Memiliki kuasa penuh atas tanah dan bangunanKuasa penuh pada bangunan tanpa tanah
Dapat dijadikan jaminanMemiliki risiko menjadi beban Hak Tanggungan
Dianjurkan untuk investasi jangka panjangDianjurkan untuk investasi jangka menengah dan pendek

Baca juga: Cek 5 Dokumen Penting Ini Saat Membeli Rumah

Kelebihan dan Kekurangan SHM dan SHGB

Baik Sertifikat Hak Milik maupun Sertifikat Hak Guna Bangunan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini dapat dilihat dari beberapa segi sesuai dengan kebutuhan Anda masing-masing.

Berikut kelebihan dan kekurangan Sertifikat Hak Milik:

Kelebihan SHMKekurangan SHM
Harga jual cukup tinggiHarga beli cukup mahal
Lebih mudah dijualLebih sulit dicari
Berlaku tanpa batas waktu tertentuDapat dibatalkan oleh beberapa keadaan
Dapat diwariskan turun-temurunDapat dibatalkan apabila ditelantarkan

Sementara itu berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari Sertifikat Hak Guna Bangunan:

Kelebihan SHGBKekurangan SHGB
Tidak membutuhkan biaya besarJangka waktu terbatas
Lebih mudah mendapatkan peluang usahaTidak dapat melakukan perubahan bangunan
Bermanfaat bagi WNAMudah dipindahtangankan

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Sertifikat Hak Milik dan bedanya dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat.

Ingin memiliki hunian yang asri dan dilengkapi fitur smarthome? Cek penawaran Gardens at Candi Sawangan di sini!

Jenis Hunian yang Cocok untuk Keluarga Baru

Pasangan yang baru saja menikah dan mulai membangun keluarga baru pastinya membutuhkan rumah sebagai tempat tinggal. Rumah atau tempat tinggal adalah kebutuhan pokok semua orang, apalagi keluarga baru yang akan memulai kehidupan rumah tangga.

Oleh karena itu, bagi pasangan baru, memikirkan rumah untuk ditinggali menjadi prioritas utama. Mendapatkan rumah yang cocok tentunya akan menjadi tantangan tersendiri.

Memiliki rumah memang bukanlah suatu kewajiban. Bagi Anda yang baru saja menikah, Anda bisa mengontrak rumah atau mungkin menumpang terlebih dahulu di rumah orang tua atau mertua. Tetapi, memiliki rumah sendiri tentunya sangat dianjurkan. Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika Anda dan pasangan Anda tinggal terpisah dari mertua atau orang tua.

Anda pastinya ingin memiliki rumah sendiri yang memang berfungsi sebagai tempat tinggal khusus untuk keluarga Anda tanpa ada orang lain diluar keluarga Anda sendiri. Selain itu, memiliki rumah sendiri membuat Anda dan pasangan Anda bisa bebas mengatur dan mendekorasi rumah sesuka hati.

Membeli rumah baru memang merupakan keputusan yang besar. Banyak hal yang harus Anda pertimbangkan mulai dari biaya yang Anda miliki, model rumah seperti apa yang Anda mau, lingkungan sekitar, lokasi dan lain sebagainya.

Tentunya hal – hal tersebut harus Anda dan pasangan Anda pikirkan matang – matang sebelum mulai membeli. Jika Anda sudah siap, maka Anda bisa langsung memilih rumah seperti apa yang Anda dan pasangan Anda inginkan.

Sekarang ini, sudah banyak pengembang perumahan yang mengembangkan komplek perumahan baru yang bisa Anda pilih. Banyak jenis – jenis dan model desain rumah yang bisa Anda pilih. Sebagai referensi untuk Anda, simak terus artikel ini mengenai rumah yang seperti apa yang cocok bagi keluarga baru.

Jenis Rumah yang Ideal untuk Keluarga Baru

Keputusan untuk memilih jenis atau model rumah tertentu memang kembali lagi kepada selera masing – masing keluarga baru. Setiap keluarga baru memiliki rencana kedepan yang berbeda – beda yang membuat kebutuhan akan rumah pun juga berbeda – beda. Oleh karena itu, model rumah yang dipilih pun akan berbeda setiap keluarga baru.

Membeli rumah pertama untuk Anda memang harus dipikirkan secara matang. Model rumah pertama yang Anda pilih harus bisa memenuhi kebutuhan keluarga baru Anda di masa sekarang dan masa depan nanti. Jenis ukuran rumah dan model rumah sangat menentukan apakah hunian yang Anda pilih sudah sesuai atau belum.

Bagi Anda yang masih bingung, Anda bisa mencari referensi jenis dan model rumah yang cocok untuk keluarga baru Anda. Pada artikel ini, akan dibahas berbagai macam jenis dan model rumah yang cocok untuk keluarga baru. Berikut adalah jenis dan model rumah pertama yang cocok untuk keluarga baru:

Jenis Rumah Cluster

rumah cluster banyak diminati oleh keluarga baru
Keluarga baru banyak berminat untuk membeli rumah cluster sebagai rumah pertama

Rumah cluster atau klaster adalah jenis rumah yang paling sering dipasarkan sekarang ini. Banyak pengembang properti yang mengembangkan proyek perumahan klaster di lokasi – lokasi yang strategis di daerah Jabodetabek sekarang ini.

Banyak perumahan klaster yang meskipun jauh dari pusat kota, tetapi terletak di lokasi strategis dengan fasilitas tranpostasi umum yang memadai sebagai akses menuju pusat kota dan pusat perkantoran.

Baca Juga: Apa Itu Perumahan Cluster? Ini Ciri-Ciri dan Kelebihannya

Rumah klaster juga biasanya memiliki desain yang minimalis dan kekinian. Tentunya sangat cocok bagi keluarga baru yang belum memiliki anak sehingga tidak membutuhkan banyak ruangan. Bagi Anda yang menginginkan rumah pertama di dalam komplek dengan banyak fasilitas penunjang dan keamanan yang terjaga, maka rumah klaster bisa menjadi pilihan yang tepat. Banyak jenis ukuran yang bisa Anda pilih mulai dari tipe 36, 60, 70, dan lain sebagainya.

Anda bisa memilih perumahan klaster yang memiliki fasilitas transportas umum yang memadai di sekitarnya. Sehingga Anda tetap memiliki akses yang mudah dan efisien menuju pusat kota. Selain fasilitas transportasi umum, banyak juga perumahan klaster yang sudah memiliki fasilitas penunjang seperti pusat kebugaran, perbelanjaan, dan lain sebagainya.

Jenis Rumah Townhouse

Rumah townhouse adalah salah satu jenis rumah yang banyak diminati keluaga baru
Townhouse adalah salah satu jenis rumah yang bisa menjadi pilihan untuk keluarga baru Anda

Jika rumah klaster biasanya terletak jauh dari pusat kota, maka rumah townhouse terletak di tengah kota atau dekat dengan pusat kota dengan jumlah rumah yang sedikit dalam satu komplek. Jenis rumah townhouse juga cocok bagi keluarga baru yang sedang mencari rumah pertama.

Jenis rumah ini cocok bagi Anda yang ingin tinggal di tengah kota atau dekat dengan pusat kota. Sehingga, akses menuju pusat kota atau pusat perkantoran sangatlah mudah. Anda bisa menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi Anda sendiri untuk ke pusat kota karena jarak yang terbilang masih dekat.

Baca Juga: Apa Itu Townhouse? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Bagi Anda yang merupakan keluarga baru dan sedang mencari rumah pertama dengan lokasi yang masih dekat ke pusat kota, maka townhouse bisa menjadi pilihan tepat. Sekarang ini, desain rumah townhouse masih terbilang modern dan kekinian ditambah lagi dengan jumlah rumah yang sedikit dalam satu komplek, sehingga suasana privat Anda tetap terjaga.

Rumah Tapak Bekas

Membeli rumah bekas mengharuskan Anda untuk mengeluarkan biaya renovasi atau perbaikan
Membeli rumah bekas atau rumah lama mengharuskan Anda menyiapkan biaya untuk perbaikan dan renovasi

Rumah tapak bekas juga masih banyak diminati sekarang ini. Jenis rumah bekas yang dijual sekarang ini banyak yang terletak di tengah kota dengan lokasi yang sangat strategis. Selain itu, pilihan ukuran dan desain yang sangat bervariasi membuat pilihan Anda menjadi sangat banyak.

Mulai dari desain rumah yang jadul maupun modern bisa dipilih sesuai selera. Berbagai ukuran rumah dan jumlah ruangan dalam rumah pun bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Bagi Anda yang memang ingin tinggal di tengah kota dan ingin rumah besar dengan ruangan banyak, maka Anda bisa mencari rumah bekas.

Kekurangan dari rumah bekas adalah harga yang lebih mahal dibandingkan dengan rumah baru. Ditambah lagi, karena rumah bekas, maka ada kemungkinan Anda harus melakukan perbaikan atau renovasi rumah sehingga harus mengeluarkan biaya lagi.

Baca Juga: 4 Keuntungan Beli Rumah Baru dibanding Bekas

Jika Anda memang siap untuk mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk rumah pertama Anda, maka Anda bisa memilih untuk membeli rumah bekas. Banyak keuntungan yang bisa Anda dapat, mulai dari lokasi tengah kota yang strategis, letak rumah di dalam komplek yang sudah ramai dan sudah terstruktur, dan lain sebagainya.

Jenis rumah diatas bisa Anda pilih sesuai kebutuhan Anda. Masih banyak lagi jenis dan konsep rumah yang bisa Anda pilih. Bahkan, sekarang ini sudah ada konsep rumah yang sedang naik daun seperti rumah tumbuh atau rumah yang terletak di kawasan TOD (Transit Oriented Development). Anda bebas untuk melakukan riset sendiri dan menambah referensi Anda sebelum membeli rumah pertama untuk keluarga baru Anda.

Gardens at Candi Sawangan, Rumah Baru untuk Keluarga Baru

Gardens at Candi Sawangan adalah perumahan yang dapat Anda pilih ketika akan membeli rumah pertama untuk keluarga baru Anda. Terletak di Sawangan, Depok perumahan ini menawarkan hunian yang nyaman dan asri yang tentunya cocok bagi pasangan yang baru menikah.

Gardens at Candi Sawangan menawarkan rumah klaster dengan berbagai macam tipe rumah yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan dan selera Anda. Perumahan Gardens at Candi Sawangan dibangun dengan mengadopsi konsep green living dan sustainable development. Ditambah lagi, fasilitas penunjang untuk publik yang sudah terintegrasi di kawasan perumahan semakin meningkatkan kenyamanan tinggal dan efisiensi untuk Anda.

Gardens at Candi Sawangan juga merupakan perumahan yang mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi para penghuni. Dengan sistem smart home yang terintegrasi di setiap rumah, Anda bisa menikmati pengalaman tinggal di hunian yang efisien dan hemat energi. Bagi Anda yang tertarik, silahkan menekan tautan berikut ini.

Mengapa Rumah Komersil Jadi Pilihan Tepat bagi Anda?

Rumah merupakan kebutuhan primer setiap manusia. Saat ini, banyak orang yang mengidamkan memiliki rumah impian untuk digunakan sebagai hunian permanen. Sementara itu terdapat beberapa pilihan rumah yang dapat Anda pilih seperti rumah komersil dan juga rumah subsidi.

Selain itu, harga rumah atau perumahan kini setiap tahunnya semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan sulitnya generasi muda untuk memiliki rumah idaman mereka karena seringkali tidak sebanding dengan pendapatan yang ada.

Untuk mengatasi kemelut pada masalah tersebut, pemerintah membedeakan dua jenis perumahan umum yang saat ini dikenal dengan rumah komersil dan rumah subsidi. Agar mengetahui lebih jelasnya, simak artikel berikut ini!

Pengertian Rumah Komersil

ilustrasi rumah komersil
Ilustrasi rumah komersil

Rumah atau perumahan komersil adalah rumah yang dibangun oleh developer properti di suatu wilayah tertentu dengan desain dan tampak rumah yang seragam. Umumnya, rumah jenis ini dikenal dengan perumahan klaster atau rumah klaster.

Perumahan komersil menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang menginginkan hunian dengan kualitas yang baik. Secara desain, rumah jenis ini seringkali menampilkan desain rumah minimalis dengan banyak fitur yang didapatkan.

Biasanya, perumahan komersil dibangun di wilayah yang cukup strategis dari pusat aktivitas kota. Sehingga hal ini yang mempengaruhi harga dan kualitas perumahan jenis ini.

Apa Bedanya Rumah Komersil dan Rumah Subsidi?

Perumahan Subsidi
Perumahan subsidi (Foto: Garda Oto)

Perbedaan perumahan subsidi dan komersil tentunya dapat dilihat dari beberapa hal yang meliputinya. Layaknya harga, lokasi, bangunan, dan lain-lain. Saat ini banyak kalangan milenial yang masih belum memahami apa saja perbedaan di antara keduanya.

Berikut beberapa perbedaan perumahan subsidi dan komersil ditinjau dari beberapa hal:

1. Harga

Perbedaan perumahan subsidi dan komersil yang paling terlihat adalah pada harga yang ditawarkannya. Hal ini berkaitan erat dengan tujuan utama perumahan subsidi dimana untuk menjangkau kalangan menengah kebawah yang merasa kesulitan memiliki hunian pribadinya.

Perumahan subsidi tentunya telah mendapat bantuan dari pemerintah sehingga dapat menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan perumahan komersil. Hal ini dikarenakan perumahan subsidi dibebaskan dari PPN.

Berbeda dengan perumahan komersil yang menawarkan harga yang lebih tinggi. Hal ini pula didasarkan dari pemilihan lokasi dan desain yang ditawarkannya. Sehingga developer perumahan biasanya mematok harga yang cukup mahal dari perumahan yang mereka telah bangun.

Dalam segi pembayaran KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah, perumahan subsidi menawarkan suku bunga yang lebih rendah dengan skema bunga yang flat. Hal ini tentunya berbeda dengan perumahan komersil yang mengikuti suku bunga bank yang fluktuatif.

2. Lokasi

Salah satu hal yang paling diperhatikan bagi orang yang sedang mencari hunian ialah lokasi. Lokasi menentukan kestrategisan akses yang mudah dijangkau dengan transportasi publik serta tempat-tempat penting lainnya.

Umumnya, perumahan subsidi berada di pinggir kota besar sehingga hal ini menjadi pertimbangan yang besar. Berbeda dengan rumah komersial yang berada pada lokasi strategis dekat kota dan infrastruktur lainnya.

Namun, tentunya perihal lokasi ini erat kaitannya dengan penentuan harga yang ditawarkan. Semakin strategis dan baik lokasinya dekat dengan kota, maka pastinya harga suatu perumahan tersebut akan lebih mahal.

Baca juga: Pentingnya Memilih Lokasi Perumahan yang Tepat

3. Luas Bangunan

Perbedaan yang mencolok selanjutnya ialah perihal luas bangunan atau ukuran dari rumah itu sendiri. Biasanya rumah subsidi memiliki luas bangunan maksimal 36m2 atau tipe 36. Sedangkan, perumahan komersil memiliki luas bangunan yang lebih bervariasi, mulai dari tipe 36 hingga tipe 112 pada umumnya.

Hal yang perlu Anda perhatikan ialah bagi orang yang menempatkan perumahan subsidi umumnya mereka dapat membangunnya kembali di kemudian hari. Berlainan dengan perumahan komersil yang memiliki aturan sesuai dengan pengembang atau developernya masing-masing.

4. Fasilitas

Setiap kali Anda ingin membeli sebuah rumah atau hunian, pastinya rumah tersebut menawarkan berbagai fasiliitas yang akan didapatkan. Hampir semua jenis perumahan pastinya memiliki berbagai fasilitasnya masing-masing.

Namun, rumah subsidi umumnya hanya menyediakan ruang-ruang penting saja seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dan ruang lainnya. Oleh karena ruangnya yang cukup terbatas, maka fasilitas yang akan didapatkannya pun semakin terbatas.

Berbeda hal dengan perumahan komersil yang menawarkan banyak fasilitas menarik seperti smart home system. Hal ini tentunya dapat membantu memudahkan seluru aktivitas penghuni rumah.

5. Desain Rumah

Meskipun bukan hal yang terlalu esensial, desain rumah antara perumahan subsidi dan rumah komersil memiliki perbedaan yang mencolok. Hal ini sesuai dengan harga dan kualitas yang ditawarkan bahwa rumah subsidi selalu lebih rumah jika dibandingkan dengan rumah komersil pada umumnya.

Bagi Anda yang menyukai desain rumah yang minimalis namun juga mewah, tentunya Anda dapat memilih perumahan komersil daripada rumah subsidi. Hal yang paling mencolok dapat Anda lihat pada bentuk fasad rumah yang dibangun. Dimana perumahan subsidi umumnya lebih sederhana dibandingan perumahan komersil.

Baca juga: Cek 5 Ide Desain Rumah Tahun 2022

Keuntungan Tinggal di Perumahan Komersil

Setelah Anda mengetahui perbedaanya dengan perumahan subsidi, maka pastinya Anda bertanya apa saja untungnya tinggal di perumahan komersil. Meskipun perumahan komersil menawarkan harga yang jauh lebih tinggi dibanding dengan perumahan subsidi, namun terdapat beberapa hal yang sepadan dengan harga yang ditawarkan.

Pertama, perumahan komersil memiliki akses yang lebih strategis dibandingkan dengan perumahan subsidi pada umumnya. Apalagi jika Anda sudah berkeluarga, maka akses akan menjadi hal yang paling penting untuk mobilisasi sehari-hari.

Kedua, memiliki desain rumah yang minimalis tetapi mewah. Desain menjadi salah satu pertimbangan utama bagi beberapa orang yang mencari hunian. Perumahan komersil tentunya menawarkan desain rumah yang menarik dengan gaya perumahannya masing-masing.

Ketiga, keamanan yang pasti terjamin. Menciptakan kemanan rumah yang ketat merupakan prioritas developer perumahan. Dengan begitu seluruh penghuni rumah tentunya dapat merasakan kenyamanan dan keamanan yang terjamin oleh adanya petugas keamanan yang bertugas sepanjang hari.

Gardens at Candi Sawangan: Perumahan Komersil yang Modern

Perumahan Gardens at Candi Sawangan
Perumahan Gardens at Candi Sawangan

Bagi Anda yang tertarik hunian di rumah komersil dan memiliki fitur yang berlimpah, Gardens at Candi Sawangan adalah jawabannya. Gardens at Candi Sawangan merupakan perumahan komersil yang berada di selatan Jakarta dengan menghadirkan konsep hunian yang asri dan modern.

Selain itu, Gardens at Candi Sawangan telah terintegrasi dengan kawasan di sekitarnya dan penunjuang fasilitas publik terbaik. Gardens mempehatikan pembangunan dengan menjaga kesimbangan antara green living, sustainable developtment, pendidikan, serta budaya.

Tentunya Gardens at Candi Sawangan juga menghadirkan kawasan hijau di sekitarnya yang rimbuh sehingga dapat menghasilkan kehidupan yang harmonis dalam alam. Segera miliki hunian di Gardens at Candi Sawangan dengan mengklik tautan berikut ini.

4 Bagian Desain Rumah Modern Minimalis yang Wajib Diperhatikan

Design rumah modern dan minimalis menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan memilih hunian bagi generasi milenial. Dengan memanfaatan ruang secara maksimal dengan besaran luas tanah yang ada, beberapa pengembang perumahan saat ini terus menawarkan berbagai design rumah modern beberapa diantaranya berupa rumah modern 2 lantai.

Meskipun demikian, ada beberapa unsur design yang sering tidak diperhatikan dan terlewatkan begitu saja, padahal ke 4 bagian ini memegang peran penting bagi design rumah modern minimalis Anda. Berikut ini adalah contoh 4 bagian desain bagian rumah minimalis modern yang wajib diperhatikan bagi milenial dalam menentukan pilihan rumah berkonsep modern.

Baca juga: Tips Membuat Tata Ruang Rumah Minimalis yang Cantik

Pagar Rumah Modern Minimalis

Pagar Rumah Minimalis
Salah satu pagar rumah modern (Foto: Freepik)

Pagar rumah minimalis modern mampu merubah penampilan rumah biasa menjadi terlihat elegan dan futuristik.  Desain pagar dari besi saat ini cukup populer karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Kesan simpel dan kontemporer yang dihasilkan dari pagar besi sangat cocok untuk diterapkan pada desain rumah Anda. Penggunaan elemen besi menjadi permainan warna dengan cat hunian modern hitam dan putih mampu menciptakan nuansa minimalis modern yang elegan.

Selain elemen besi ada beberapa elemen lain yang dapat digunakan dalam pembuatan pagar minimalis modern Anda.

  • Pagar berbahan kayu. Kayu telah menjadi bahan pembuatan pagar sejak dahulu kala. Penggunaan kayu sebagai pagar juga harus memperhatikan beberapa faktor, salah satunya adalah kekuatan dari jenis kayu yang digunakan. Penggunaan jenis kayu yang salah akan membuat pagar kayu Anda mudah rusak terkena perubahan cuaca.
  • Pagar batu beton. Pagar beton menjadi salah satu alternatif dari desain pagar modern minimalis Anda. Pemilihan beton dengan ornamen pelengkap pada pagar tembok seperti batu bata ataupun batu alam bisa menjadi pilihan bagi rumah Anda.
  • Pagar batu alam. Batu alam dapat dimanfaatkan sebagai pagar dengan digabungkan dengan elemen besi ataupun beton sehingga menciptakan kesan estetik dan elegan pada pagar anda.

Teras Rumah Modern Minimalis

Teras rumah modern
Teras rumah modern (Foto: Freepik)

Teras rumah adalah satu elemen yang cukup penting dalam sebuah desain rumah minimalis yang futuristik. Dengan manfaatkan lahan yang tersisa design teras modern minimalis harus menciptakan ruang untuk bersantai, hingga menerima tamu.

Oleh karena teras adalah bagian rumah yang pertama kali dilihat orang ketika datang dan bertamu, sehingga harus membangunnya sebaik mungkin agar terlihat apik dan elegan.

Ada beberapa hal yang wajib di perhatikan dalam pembuatan teras rumah minimalis, yaitu selain fungsi dan estetika juga harus memperhatikan kebutuhan ruang terbuka hijau bagi rumah anda. Berikut beberapa hal yang bisa dimanfaatkan untuk mempercantik desain rumah modern minimalis Anda:

  • Rumput. Penggunaan rumput dikombinasikan dengan elemen batu alam ataupun tanaman hias akan menghasilkan sebuah nuansa yang estetik sekaligus dapat menopang tampilan desain teras modern minimalis menjadi lebih cantik.
  • Kolam ikan. kolam ikan juga merupakan dekorasi sederhana yang dapat mempercantik dan menghidupkan suasana rumah. Selain mempercantik, suara gemericik air juga dapat memberikan nuasa menenangkan pada rumah Anda.
  • Tanaman hias. Tanaman hias outdoor akan membuat teras modern minimalis anda nampak asri. Ada berbagai macam tanaman hias yang bisa ditanam. Mulai dari tanaman berdaun hijau lebat, sampai tanaman hias berbungan yang nantinya akan menambah keindahan rumah minimalis anda.
  • Pohon. Meskipun memiliki keterbatasan lahan, Anda dapat memanfaatkan pohon sebagai salah satu elemen bagi teras mereka. Pohon pada rumah modern bisa mendatangkan dan memberikan kenyamanan suhu dengan cara meneduhi teras anda. Jangan khawatir ada beberapa jenis pohon yang dapat Anda tanam menyesuaikan dengan desain rumah Anda. Salah satunya adalah cemara pensil ataupun palem yang tidak membutuhkan banyak ruang.

Fasad Rumah Modern Minimalis

Fasad Rumah Modern Minimalis
Fasad rumah modern minimalis (Foto: Pixabay)

Tipe fasad rumah modern minimalis saat ini menjadi salah satu tipe fasad rumah yang tengah disukai oleh banyak orang. Nuansa desain modern dan minimalis serta simpel, tipe fasad minimalis diyakini mampu membuat orang tidak jenuh.

Fasad rumah yang minimalis dengan mengadopti bentuk geometrik dengan dominasi warna monokrom dapat membuat fasad rumah terkesan bersih serta terang. Ada beberapa bentuk geometri dalam pembuatan fasad rumah modern:

  • Rumah berbentuk kotak. Kotak ataupun persegi empat adalah salah satu bentuk geometri yang paling banyak di aplikasikan dalam sebuah rumah modern. Bentuk ini menunjukan kesan simpel dan elegan.
  • Rumah berbentuk segitiga. Bentuk segitiga selain digunakan sebagai fasad atap rumah, pada beberapa rumah modern minimalis juga di aplikasikan sebagai bentuk bangunan utama. Biasanya bentuk rumah segitiga saat ini lebih banyak di gunakan sebagai bangunan kamar hotel ataupun cottage.

Pemilihan Warna Cat Rumah Modern Minimlis

Warna Rumah Modern Minimalis
Warna rumah modern minimalis (Foto: Freepik)

Pemilihan warna cat pada rumah modern minimalis adalah elemen penting yang harus diperhatikan.  Ada beberapa trend warna cat rumah minimalis 2022 yang saat ini ada:

  • Warna hitam putih. Perpaduan warna hitam dan putih saat ini dapat diasosiasikan sebagai warna rumah minimalis. Hal ini dikarenakan warna hitam dan putih adalah warna yang sederhana dan simpel. Hal ini sesuai dengan konsep design minimalis yang menghendaki terlihat tegas dan simpel.
  • Warna pastel. Pastel bisa menjadi pilihan warna cat rumah modern anda. Ada beberapa warna pastel yang dapat Anda aplikasikan pada rumah modern minimalis Anda seperti kuning pastel, hijau, salem, pink dll yang dapat di aplikasikan pada fasad rumah ataupun bagian dalam rumah anda.

Baca juga: Simak 9 Inspirasi Warna Cat Ruang Tamu untuk Rumah Anda

Itulah penjelasan mengenai beberapa bagian rumah modern minimalis yang perlu Anda perhatikan. Dengan memperhatikan bagian-bagian tersebut, tentunya Anda dapat menambahkan kesan desain yang jauh lebih menarik. Semoga artikel ini bermanfaat!

Kenali Apa Itu TOD? Pengertian dan Keuntungannya

Gardens.idTransit Oriented Development atau TOD adalah sebuah konsep pembangunan yang sekarang ini sedang banyak dijalankan. Apa itu TOD? Transit Oriented Development adalah sebuah konsep pembangunan yang berorientasi pada infrastruktur sistem transit atau transportasi angkutan umum. Jadi, Transit Oriented Development adalah pembangunan yang terintegrasi dengan fasilitas transportasi umum yang menunjang mobilitas warga.

Tujuan dari pembangunan TOD ini adalah menciptakan tatakota yang efisien. Pembangunan tatakota yang menerapkan konsep Transit Oritented Development mengoptimalkan dan mengintegrasikan fasilitas transportasi umum, wilayah perkantoran, bisnis, ruang terbuka, hingga ruang publik yang akan sangat memudahkan warga. Sehingga, konsep TOD ini pun mulai menjadi trend karena efisiensi dan kemudahan beraktifitas yang bisa didapatkan.

Konsep transit oriented development akan mendatangkan banyak keuntungan
Banyak keuntungan yang didapat dengan mengimplementasikan konsep transit oriented development

Sesuai namanya, pembangunan ini menonjolkan sistem transportasi umum yang efisien dan mudah digunakan oleh warga. Transportasi memang merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Mobilitas warga memang harus didukung agar bisa lebih cepat dan optimal. Oleh karena itu, pembangunan TOD ini semakin banyak digaungkan agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: 7 Langkah Menerapkan Sustainable Living dari Rumah

Pembangunan TOD atau Transit Oriented Development ini pun tidak hanya untuk pembangunan kota saja, melainkan banyak proyek hunian seperti apartemen dan perumahan juga banyak yang menerapkan konsep TOD ini. Perumahan atau apartemen dibangun dekat dengan fasilitas transportasi umum dan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti kawasan bisnis dan pusat perbelanjaan. Tentunya perumahan atau apartemen dengan konsep TOD ini akan menjadi semakin berkembang kedepannya.

Keuntungan Pembangunan dengan Konsep Transit Oriented Development

Pembangunan dengan konsep transit oriented development tentunya akan mendatangkan banyak keuntungan. Salah satu keuntungan yang paling terasa adalah efisiensi dan kemudahan akses warga untuk melakukan mobilitas sehari – hari. Dari keuntungan efisiensi ini sendiri, maka akan mendatangkan lebih banyak lagi keuntungan yang bisa dirasakan.

Konsep transit oriented development dapat mengurangi kemacetan
Pemanfaatan konsep transit oriented development dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara

Pengembang perumahan sekarang ini pun sudah banyak yang mengembangkan perumahan dengan konsep transit oriented development dimana perumahan dibangun sedekat mungkin dengan fasilitas transportasi umum seperti stasiun kereta, halte bus, dan lain sebagainya. Akses yang mudah dan cepat ke fasilitas tersebut tentunya akan membuat mobilitas penghuni perumahan tersebut menjadi semakin mudah.

Masih banyak keuntungan lain dari konsep pembangunan TOD selain efisiensi. Berikut adalah beberapa keuntungan pembangunan dengan konsep transit oriented development:

Transit Oriented Development dapat Mengurangi Kemacetan

Salah satu keuntungan dari penerapan konsep TOD adalah mengurangi kemacetan jalanan akibat kendaraan bermotor. Kemudahan akses ke fasilitas transportasi umum tentunya semakin memudahkan warga untuk menggunakan transportasi umum daripada menggunakan kendaraan pribadi. Semakin banyak orang yang menggunakan tranportasi umum maka akan mengurangi jumlah penggunaan kendaraan bermotor yang akan mengurangi kemacetan di jalanan.

Mengurangi Polusi Udara dan Menghemat Energi

Berkurangnya jumlah penggunaan kendaraan bermotor dan kemacetan dijalanan tentunya akan berdampak pada kualitas udara. Polusi udara yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor pun akan berkurang dan udara menjadi lebih bersih. Udara yang bersih dari polusi pun tentunya akan semakin meningkatkan kualitas hidup warga. Selain itu, keuntungan lainnya adalah pengeluaran energi yang lebih hemat.

Meningakatkan Kelayakan dan Kenyamanan Hunian

Hunian yang berada di dalam kawasan berkonsep transit oriented development akan memiliki kelayakan dan kenyamanan yang lebih baik. Akses transportasi umum dan fasilitas penunjang lainnya yang lebih cepat dan efisien tentunya akan meningkatkan kualitas dan kenyamanan tinggal bagi para penghuninya. Kemudahan akses adalah salah satu syarat sebuah hunian bisa disebut sebagai hunian yang layak. Bagi Anda yang ingin mencari hunian yang memiliki akses mudah dan cepat, maka hunian yang berada di dalam kawasan TOD adalah pilihan yang tepat.

Keuntungan – keuntungan diatas bisa anda dapatkan dengan memilih hunian yang berada di kawasan TOD yang memiliki akses mudah ke fasilitas transportasi umum dan fasilitas lainnya. Tentunya sekarang ini sudah banyak pilihan perumahan di kawasan TOD yang bisa anda pilih.

Gardens at Candi Sawangan adalah salah satu perumahan yang menawarkan kualitas hidup terbaik untuk para penghuninya. Gardens at Candi sawangan dibandung dengan mengimplementasikan konsep sustainable development dan teknologi untuk huniannya. Perumahan ini adalah salah satu perumahan di daerah Sawangan, Depok yang sudah memiliki sistem smart home untuk rumah – rumahnya.

Gardens at Candi Sawangan menawarkan kemudahan akses dan fasilitas penunjang yang dapat meningkatkan kualitas hidup para penghuninya. Dengan tema hijau, perumahan Gardens at Candi Sawangan menawarkan lingkungan yang bersih, segar, dan hijau dengan tanaman – tanaman yang membuat lingkungan seperti menyatu dengan alam. Anda bisa melihat berbagai macam cluster yang tersedia disini.