Pahami Bahaya Limbah Rumah Tangga dan Cara Mengolahnya

Saat ini kita ketahui bahwa masalah kerusakan lingkungan merupakan masalah yang paling genting untuk ditangani. Salah satunya yaitu berasal dari limbah rumah tangga yang hingga kini masih menjadi perbincangan.

Pasalnya, limbah domestik atau limbah yang berasal dari rumah ini merupakan hasil kegiatan manusia di rumah. Hal ini dapat berasa dari kamar mandi, dapur, dan tempat lainnya yang ada di rumah. Sangat diperlukan pengelolaan limbah rumah tangga yang tepat sehingga dapat menekan pencemaran lingkungan.

Oleh sebab itu artikel ini akan membahas lebih jauh mengenai limbah domestik serta cara pengolahannya yang benar sehingga dapat menekan akan penceraman lingkungan. Simak artikel berikut ini!

Apa Itu Limbah Rumah Tangga?

Limbah Rumah Tangga Padat
Limbah rumah tangga padat (Foto: Freepik)

Secara umum limbah rumah tangga adalah bahan sisa yang dihasilkan oleh manusia dari aktivitas kesehariannya. Jenis limbah ini juga sering disebut sebagai limbah domestik. Semakin banyak manusia maka akan semakin banyak pula limbah domestik di suatu wilayah.

Oleh sebab itu, bahan sisa yang dihasilkan oleh setiap rumah tangga menjadi perhatian serius oleh pemerintah karena dapat berdampak buruk bagi lingkungan sekitar jika tidak diolah dengan baik. Sementara itu pula, masyarakat juga harus pintar dalam mengatur dan membersihkan rumahnya masing-masing dari limbah domestik.

Upaya penanganan limbah yang baik dapat kita lihat dari Pemerintah Jepang, dimana negara tersebut telah melakukan 3R (reduce, reuse, recycle) dengan baik. Hal inilah yang menjadi perhatian khusus Pemerintan Indonesia saat ini. Bahkan belakangan ini banyak developer perumahan yang telah menerapkan sustainable living seperti Gardens at Candi Sawangan.

Baca juga: Berikut Cara Menerapkan Sustainable Living dari Rumah

Jenis-Jenis Limbah Rumah Tangga

Limbah domestik memiliki beberapa jenis yang biasanya dihasilkan oleh rumah tangga. Tentunya jenis-jenis limbah ini setiap hari diproduksi oleh manusia selama mereka melakukan kegiatannya sehari-hari.

Berikut beberapa jenis limbah domestik yang umum:

1. Limbah Padat

Limbah Padat
Ilustrasi limbah padat (Foto: Freepik)

Limbah padat merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak dihasilkan oleh rumah tangga. Sampah ini tergolong limbah yang sulit terurai di lingkungan. Sehingga sangat disarankan untuk dilakukan daur ulang bagi rumah tangga yang memiliki sampah/limbah padat ini.

Contoh limbah rumah tangga jenis ini antara lain:

  • Sampah plastik
  • Sisa makanan
  • Botol minuman
  • Bungkus makanan
  • Kayu bekas furniture
  • Potongan kain bekas
  • Logam besi
  • Mesin rusak yang tidak terpakai
  • Rongsokan
  • Sisa peralatan kantor

2. Limbah Cair

Limbah Cair
Ilustrasi limbah cair (Foto: Freepik)

Selain limbah padat, limbah cari merupakan jenis limbah yang juga banyak dihasilkan oleh rumah tangga setiap harinya. Jenis limbah ini sangat berbahaya dan dapat merusak kesuburan tahan pada lingkungan sekitarnya.

Jika masyarakat dan pemerintah tidak mengolah limbah cair ini dengan baik, maka dampaknya akan sangat merugikan. Hal ini berkaitan dengan kandungan zat kimia yang ada pada limbah cair yang berbeda-beda.

Contoh limbah rumah tangga jenis ini antara lain:

  • Air sisa detergen
  • Sisa minuman
  • Air bekas cucian dapur
  • Zat pelarut
  • Air seni
  • Minyak bekas pakai
  • Limbah AC
  • Air sisa cucian daging, buah, dan sayur

3. Limbah Gas

Limbah Gas
Ilustrasi limbah gas (Foto: Freepik)

Limbah jenis ini jika dibandingkan dengan kedua jenis limbah lainnya relatif lebih sedikit diproduksi oleh setiap rumah tangga. Umumnya limbah jenis ini dihasilkan dengan adanya aktivitas seperti peternakan, penggunakan freon, dan kendaraan bermotor.

Meskipun demikian, limbah gas juga harus tetap diolah dengan baik agar sampah yang dihasilkan tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. Salah satu yang menghasilkan limbah gas juga dipicu oleh terjadinya pemasan global yang membuat lapisan ozon di atmosfer semakin menipis.

Contoh limbah rumah tangga jenis ini antara lain:

  • Gas karbon monoksida (CO)
  • Gas karbon dioksida (CO2)
  • Gas metan (CH4)
  • Gas amonia (NH3)
  • Limbah freon
  • Hidrokarbon
  • Asap pabrik pembuangan
  • Asap kendaraan bermotor
  • Debu
  • Uap

Dampak Limbah Rumah Tangga dalam Berbagai Aspek

Dampak Limbah Rumah Tangga
Dampak limbah rumah tangga yang tidak diolah (Foto: Freepik)

Limbah domestik seringkali menjadi hal yang tidak terlalu diperhatikan sehingga pembuangannya pun sembarangan tanpa adanya pengolahan. Jika hal ini terus berlanjut, maka dapat mencemari berbagai kondisi lingkungan seperti air, tanah, serta udara. Sehingga menghasilkan keadaan yang tidak sehat bagi kehidupan.

Oleh karena itu, berikut beberapa dampak limbah domestik yang berpengaruh dalam berbagai aspek:

1. Aspek Kesehatan

Limbah yang dibuang dengan tidak mengolahnya terlebih dahulu tentunya dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Banyak penyakit-penyakit yang timbul akibat dari limbah yang tidak diolah. Seperti halnya diare, tifus, kolera, dan beberapa penyakit jamur.

Aspek kesehatan menjadi hal yang paling penting dalam kehidupan. Sehingga, limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga sangat dianjurkan diolah terlebih dahulu agar tetap dapat menjaga kesehatan lingkungan sekitar.

2. Aspek Lingkungan

Kerusakan lingkungan acapkali kita tahu disebabkan oleh penanganan limbah yang kurang tepat. Hal ini menyebabkan lingkungan di suatu wilayah tertentu akan mudah tercemar dan rusak akibat sampah yang belum diolah.

Jika hal ini terus berlanjut, maka lingkungan yang rusak dapat menyebabkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Oleh karena itu sangat dianjurkan bagi semua masyarakat melakukan 3R (reduce, reuse, recycle) limbah sebelum akhirnya dibuang.

3. Aspek Sosial dan Ekonomi

Meskipun tidak secara langsung berdampak, penanganan limbah rumah tangga yang tidak optimal dapat menyebabkan dampak buruk bagi keadaan sosial dan ekonomi. Tingginya penyakit yang timbul akibat limbah maka akan tinggi pula biaya kesehatan yang harus dimiliki.

Sehingga tentunya pengolahan limbah menjadi hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan berbagai kerugian yang berdampak pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Inilah Kriteria Rumah Ramah Lingkungan!

Cara Mengolah Limbah Rumah Tangga yang Tepat

Pengolahan Limbah Rumah Tangga
Pengolahan limbah (Foto: Freepik)

Pengolahan limbah domestik yang tepat pastinya sangat perlu dilakukan untuk mengurangi kerusakaan lingkungan yang semakin parah. Hal ini merupakan tanggung jawab setiap masyarakat yang menempati suatu wilayah tersebut.

Meskipun demikian, setiap jenis limbah memiliki cara pengolahannya masing-masing agar hasilnya menjadi optimal. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengolah limbah domestik berdasarkan jenisnya:

1. Pengolahan Limbah Padat

Umumnya dalam mengolah limbah padat, Anda dapat melakukan beberapa tahapan sebagai berikut:

  • Pemilahan Sampah

Pengelolaan sampah atau limbah padat pada tahap awal umunnya dengan melakukan pemilahan sampah terlebih dahulu. Bagi Anda yang memiliki rumah dengan sedikit tambahan lahan, Anda dapat memanfaatkan limbah menjadi pupuk kompos.

Sedangkan untuk sampah-sampah padat lainnya seperti kertas, plastik, dan kaleng bekas maka perlu Anda pilah sebelum akhirnya dibuang. Hal ini karena ada banyak sisa sampah yang sebenarnya masih dapat digunakan ulang untuk keperluan lainnya.

  • Pewadahan

Setelah Anda telah mengumpulkan dan memilah sampah mana yang ingin Anda gunakan kembali, saatnya Anda kumpulkan di dalam satu wadah khusus. Umumnya tahapan ini dilakukan di halaman depan rumah agar sampah-sampah tersebu tidak berantakan.

Hal ini perlu dilakukan dengan baik agar pada tahap selanjutnya semua sampah yang telah Anda pilah dapat langsung diproses dengan baik. Perlu diperhatikan bahwa wadah yang Anda gunakan harus tertutup dan kedap air sehingga mudah untuk diangkut dan tidak menimbulkan penyakit di kemudian hari.

  • Pengumpulan

Setelah sampah-sampah tersebut Anda wadahi, saatnya tahapan pengumpulan sampah yang dilakukan oleh petugas kebersihan setempat. Sampah atau limbah tersebut nantinya akaan diangkut ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebelum nantinya akan diproses lebih jauh.

  • Pengolahan Sampah dengan 3R

Tahap terakhir dari pengolahan sampah padat yaitu dengan mengolahnya melalui konsep 3R. Pada tahap akhirnya nantinya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan memilah kembali limbah-limbah mana yang dapat didaur dan limbah mana yang perlu segera dihanguskan.

Cara ini tentunya efektif untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh limbah rumah tangga.

2. Pengolahan Limbah Cair

Berbeda dengan limbah padat, limbah cair berasal dari aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga seperti mandi, mencuci pakaian, dan sebagainya. Tentunya untuk mengolah limbah dengan jenis ini memerlukan caranya tersendiri.

Limbah cair yang berasal dari rumah tangga perlu diolah agar tidak terjadi pencemaran lingkungan di sekitarnya. Cara yang sangat disarankan dalam mengolah limbah cair adalah dengan membuat saluran air kotor serta membuat bak atau wadah peresapan.

Dengan begitu, cairan bekas yang tidak terpakai tidak langsung dibuang ke saluran pembuangan umum. Sehingga nantinya dapat lebih menjaga lingkungan agar tidak tercemar dari zat-zat kimia berbahaya.

Demikian pembahasan mengenai bahaya dan cara pengolahan limbah rumah tangga yang dapat Anda lakukan. Jika Anda tertarik memiliki hunian yang bebas dari limbah domestik yang merusak, Gardens at Candi Sawangan adalah jawabannya. Segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut di sini.

4 Jenis Bunga KPR yang Wajib Anda Tahu

Kini pembelian rumah menjadi lebih mudah dengan hadirnya program KPR. KPR (Kredit Pemilikan Rumah) merupakan suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan sebagai kreditur kepada mereka (debitur) yang ingin membeli rumah. Untuk pembayarannya, KPR menerapkan sistem cicilan yang disertai dengan bunga. Terdapat berbagai jenis bunga KPR yang wajib dipelajari dan dipertimbangkan oleh para calon debitur KPR. Apa saja?

Beberapa Jenis Bunga KPR

Memahami jenis-jenis bunga KPR tentunya dapat membuat Anda semakin mantap untuk mengambil salah satu di antaranya. Jangan sampai, Anda tidak mengetahui secara detail terkait dengan jenis bunga KPR yang Anda ambil. Berikut beberapa jenis bunga KPR yang perlu Anda ketahui:

Baca juga: Beli Rumah Secara Tunai atau KPR?

1. Jenis Bunga KPR Mengambang

floating interest
Ilustrasi kenaikan bunga mengambang (Foto: Freepik)

Pertama, ada suku bunga mengambang atau floating rate yang tingkat bunganya tidak tetap. Besaran ratenya, selalu berubah mengikuti naik turunya suku bunga acuan yang berlaku di Bank Indonesia (BI). 

Jika tingkat suku bunga sedang naik maka persentasenya pun akan ikut naik. Artinya, besarnya jumlah suku bunga yang harus dibayarkan oleh debitur selama jangka waktu kredit tidak akan selalu sama. 

Hal tersebut seringkali membuat suku bunga ini dianggap sangat beresiko, bahkan bisa mengganggu perencanaan keuangan. Namun, di sisi lain suku bunga mengambang bisa memberikan keuntungan bagi debitur apabila tren suku bunga sedang menurun.

2. Jenis Bunga KPR Tetap

Bunga fixed (Foto: Freepik)

Kedua, ada suku bunga tetap atau disebut juga sebagai fixed rate. Berbeda dengan suku bunga mengambang, suku bunga tetap ini bersifat tetap atau tidak berubah selama jangka waktu kredit. 

Naik atau turunnya pasar suku bunga tidak akan berpengaruh terhadap besaran suku bunga pinjaman. Keuntungan yang didapatkan dari fixed rate, yaitu pengelolaan finansial bisa lebih teratur dan aman karena adanya kepastian dalam pembayaran cicilan setiap bulannya hingga akhir masa kredit. 

Hanya saja jika ada penurunan suku bunga, debitur tidak bisa mendapatkannya dan terkadang nilai cicilannya lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga mengambang.

3. Suku Bunga Terbatas

bunga terbatas (caped rate)
Suku bunga terbatas (Foto: Freepik)

Ketiga, ada suku bunga terbatas atau caped rate. Suku bunga terbatas ini, bisa dikatakan serupa dengan floating rate, karena sifatnya yang mengambang namun dibatasi. Apabila pasar suku bunga sedang naik, maka besarannya akan ikut naik, tetapi terdapat angka maksimalnya.

Contohnya, pada kesepakatan awal debitur mendapatkan capped rate sebesar 10%, bunga yang dikenakan akan naik-turun mengikuti tren pasar, namun angka masksimalnya sebesar 10%. Jadi, jika pasar suku bunga menyentuh angka lebih dari 13%, maka bunga yang akan dibebankan pada debitur tetap pada angka 10%. Sementara itu, jika tren pasar suku bunga turun ke angka 8%, maka suku bunga yang dikenakan pada debitur juga ikut turun di angka yang sama.

Baca juga: Ketahui Apa Itu KPR FLPP

4. Suku Bunga Dasar Kredit

fix and cap rate
Fix and Cap Rate (Foto: Freepik)

Keempat, ada suku bunga dasar kredit, atau biasa disingkat sebagai SBDK. Suku bunga ini, biasanya dijadikan sebagai acuan dalam penetapan suku bunga yang diberlakukan oleh Bank pemberi pinjaman.

Artinya, besarnya suku bunga ditetapkan oleh masing-masing Bank yang mana jumlahnya berbeda-beda. Biasanya, acuan beserta nilai suku bunga dasar kredit disesuaikan dengan resiko debitur. Misalnya, dilihat dari profesi debitur.

Itulah 4 jenis suku bunga KPR yang wajib Anda kenali dan pelajari, sebelum mengikuti program KPR. Perhatikan keunggulan dan kekurangan dari masing-masing suku bunga KPR dan pilihlah yang paling sesuai dengan kondisi keuangan Anda. 

Wujudkan rumah impian Anda dan keluarga bersama Gardens at Candi Sawangan; rumah pilihan para keluarga milenial. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya modern kontemporer yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. 

Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman. 

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

Benarkah Kenaikan Inflasi Ancam Sektor Properti?

Apakah kenaikan inflasi ancam harga properti? kenaikan inflasi yang mengkhawatirkan di berbagai negara, kini tengah terjadi akibat ketidakpastian global. Amerika Serikat sedang mengalami situasi inflasi tertinggi dalam empat dekade terakhir dengan angka 8,5 persen. 

Di Indonesia sendiri, inflasi tercatat menyentuh angka 4,94 yang mana relatif lebih baik jika dibandingkan dengan negara lainnya. Inflasi global ini terjadi karena supply disruption yang disebabkan oleh masa pandemi, konflik antara Rusia dan Ukraina, serta adanya peningkatan kebijakan moneter di negara-negara maju. Inflasi global berpotensi meningkat di akhir tahun 2022 meskipun trennya bisa saja menurun.

Foto: Freepik

Dampak Negatif dari Kenaikan Inflasi

Melonjaknya inflasi ini tentu saja akan memberikan dampak negatif pada perekonomian nasional. Apa dampak negatifnya? Inflasi ini akan menyebabkan kenaikan harga bahan pokok dan harga barang secara bertahap. 

Belum lagi dengan kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dianggap cenderung akan mendorong lonjakan inflasi serta memperparah situasi. 

Tak dapat dipungkiri bahwa lonjakan inflasi juga akan berdampak pada sektor properti. Belum pulih total dari kondisi pandemi pada dua tahun sebelumnya, kini sektor properti juga tertekan akibat tingginya inflasi.

Baca juga: 5 Alasan Investasi Rumah Menguntungkan

Bagaimana Kenaikan Inflasi Mempengaruhi Sektor Properti?

Pengaruh yang terlihat jelas dari inflasi terhadap sektor properti ditandai dengan naiknya suku bunga acuan. Ketidakpastian ekonomi global telah menekan Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan suku bunga acuan, yang kini sudah naik menjadi 3,75%.

Terjadinya kenaikan suku bunga ini akan mempengaruhi program fasilitas pembelian rumah, yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan naiknya suku bunga acuan maka suku bunga kredit pun ikut naik sehingga besaran cicilan yang harus dibayarkan oleh debitur yang mengikuti KPR akan naik juga.

Foto: Freepik

Tekanan akibat meningkatnya inflasi juga akan dirasakan oleh para pengembang atau developer properti. Para developer dituntut untuk lebih inovatif dalam menawarkan produknya. 

Mengapa? Karena inflasi akan menyebabkan kenaikan pada harga tanah dan berbagai material bangunan, yang mana bisa membuat harga jual properti juga ikut melonjak. Hal tersebut dipercaya akan mengakibatkan penurunan daya beli properti.

Oleh karena itu, para pengembang harus melakukan penyesuaian pada material maupun luasan agar produknya tetap bisa dijangkau oleh calon konsumen.

Meskipun diperkirakan akan memberi dampak yang cukup signifikan terhadap pasar properti, justru momen ini dianggap sebagai momen yang tepat untuk membeli properti sebelum inflasi semakin melesat tinggi. 

Wujudkan rumah impian Anda dan keluarga bersama Gardens at Candi Sawangan: rumah pilihan para keluarga milenial. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya modern kontemporer yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. 

Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, memiliki akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman. 

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa menghubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau Anda juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.

9 Tips Membuat Tata Ruang Rumah Minimalis yang Cantik

Desain rumah dengan konsep minimalis sekarang ini sedang banyak digandrungi oleh masyarakat. Pengembang properti sekarang ini banyak mengembangkan perumahan dengan konsep minimalis dan modern. Tata ruang rumah minimalis didesain sedemikian rupa dengan memperhatikan sisi fungsionalitas baik untuk eksterior maupun interior. Anda sendiri pun bisa mengaplikasikan konsep minimalis untuk hunian Anda sendiri dengan menerapkan tips – tips menciptakan tata ruang rumah minimalis yang akan dibahas di artikel ini.

Konsep minimalis untuk hunian adalah konsep yang mementingkan fungsionalitas daripada sekedar hiasan belaka. Jadi, bangunan rumah dan interiornya diaplikasikan sesuai dengan fungsinya. Sehingga, hunian rumah terlihat sederhana, tidak ada desain yang berlebihan yang tidak memiliki fungsi khusus. Meskipun terlihat sederhana, tetapi rumah dengan konsep ini memiliki banyak peminat karena desain sederhana yang ditawarkan lebih terlihat modern dan rapi.

Sekarang ini, desain rumah dengan desain ornamen yang berlebihan sudah mulai banyak ditinggalkan. Desain rumah dengan ornamen – ornamen berlebihan ditambah pilar – pilar besar dirasa terlalu berlebihan. Untuk itu, simak artikel ini bagi Anda yang ingin membangun tata ruang rumah minimalis yang cantik.

Baca juga: Cari Tahu Ciri-Ciri dan Tips Ciptakan Rumah Minimalis

Menciptakan Tata Ruang Rumah Minimalis

Bagi Anda yang tertarik dengan konsep minimalis seperti yang sudah dijelaskan di atas, Anda bisa menerapkan tata ruang rumah minimalis untuk hunian Anda sendiri. Meskipun mungkin desain eksterior rumah Anda masih mengadopsi desain dengan banyak ornamen, Anda tetap bisa mengaplikasikan konsep minimalis untuk interior rumah Anda.

Interior rumah yang minimalis akan mendatangkan banyak manfaat untuk rumah Anda. Desain yang sederhana dan modern memberikan kesan rapi dan fungsional yang semakin meningkatkan kenyamanan hunian Anda. Dengan interior yang lebih rapi dan sedikit barang, maka rumah Anda menjadi lebih mudah untuk dibersihkan. Anda tidak akan mudah stres ketika pulang ke rumah dan melihat rumah Anda berantakan karena banyak barang – barang yang tidak perlu. Ditambah lagi, akan lebih sulit untuk merapikan dan membersihkan rumah Anda.

Manfaat lainnya adalah untuk kesehatan. Dengan barang yang lebih sedikit, maka Anda bisa meminimalisir debu dan kotoran lainnya. Selain itu, serangga – serangga yang mengganggu di dalam rumah pun tidak akan mudah bersarang di dalam rumah. Kesehatan dan kualitas hidup Anda pun menjadi lebih meningkat dengan menerapkan tata ruang rumah minimalis.

Bagi Anda yang ingin menerapkan konsep tata ruang rumah minimalis untuk hunian Anda, berikut adalah 9 tips cara membuat tata ruang rumah minimalis:

1. Gunakan Warna yang Cerah dan Netral untuk Interior Rumah Anda

warna interior cerah
Foto: Freepik

Salah satu ciri khas dari rumah bergaya minimalis adalah penggunaan warna cat yang cerah dan bersifat netral. Warna yang cerah dan netral akan memberikan kesan rapi dan bersih untuk interior hunian Anda. Warna putih adalah warna yang paling aman dan netral bagi interior Anda. Tetapi, banyak pilihan warna – warna lain yang cocok untuk konsep minimalis pada interior rumah Anda.

2. Kombinasikan Warna Interior Rumah Anda

kombinasi warna interior
Foto: Freepik

Bagi Anda yang tidak ingin warna cat rumah Anda terlalu polos, Anda bisa mengkombinasikan warna cat rumah Anda. Dengan tetap mengikuti tips di atas yaitu menggunakan warna cerah dan netral, Anda bisa mengkombinasikan dua atau lebih warna cerah dan netral. Contohnya, Anda bisa menggunakan warna cat putih dengan abu – abu terang dan lain sebagainya. Sehingga, Anda tidak akan mudah bosan dengan interior rumah Anda sendiri.

Baca juga: 23 Rekomendasi Warna Rumah Minimalis untuk Hunianmu

3. Singkirkan Barang yang Tidak Dibutuhkan

barang yang tidak digunakan
Foto: Freepik

Konsep minimalis sangat mengedepankan sisi fungsionalitas. Jadi, usahakan agar interior rumah Anda hanya diisi oleh barang – barang yang memang dibutuhkan. Singkirkan barang – barang yang tidak terlalu dibutuhkan karena hanya akan memenuhi ruangan dan memberikan kesan berantakan.

Rumah akan menjadi terlalu penuh dan sulit untuk dibersihkan. Oleh karena itu, pilihlah barang – barang yang dibutuhkan untuk digunakan pada interior rumah dan singkirkanlah barang – barang yang tidak dibutuhkan.

4. Pilih Furnitur yang Praktis dan Fungsional

furnitur minimalis untuk tata ruang rumah minimalis
Foto: Freepik

Berhubungan dengan tips diatas yaitu menyingkirkan barang – barang yang tidak dibutuhkan dan hanya menggunakan barang yang dibutuhkan, maka sangat disarankan Anda memilih furnitur yang memang memiliki konsep minimalis.

Pilihlah furnitur dasar yang memang Anda butuhkan, seperti sofa, rak, meja. Bahkan, sekarang ini banyak sekali furnitur – furnitur yang didesain multifungsi, seperti sofa yang bisa diubah menjadi ranjang dan masih banyak lagi. Furnitur yang multifungsi dapat meminimalisir penggunaan furnitur yang berlebihan pada interior rumah.

5. Manfaatkan Sudut – Sudut Ruangan

sudut-sudut ruangan tata ruang rumah minimalis
Foto: Freepik

Sudut – sudut ruangan bisa Anda manfaatkan untuk menaruh rak – rak atau pajangan yang akan menambah estetika dirumah Anda. Bagi Anda yang senang mengoleksi buku atau ingin memajang hiasan seperti patung atau memajang foto – foto keluarga, maka Anda bisa memanfaatkan sudut ruangan Anda. Gunakan rak dengan model floating atau melayang yang ditempelkan pada dinding. Rak yang ditempelkan di dinding akan terlihat lebih rapi dan tidak memenuhi ruangan.

6. Maksimalkan Pencahayaan Alami

pencahayaan alami tata ruang rumah minimalis
Foto: Freepik

Pencahayaan alami akan membuat interior rumah Anda menjadi lebih estetik dan menghemat energi. Selain itu, pencahayaan alami bermanfaat agar sinar matahari bisa masuk ke rumah Anda sehingga dapat meminimalisr resiko rumah Anda menjadi lembap.

Pencahayaan alami yang baik juga dapat menghemat energi karena Anda tidak perlu menyalakan lampu terus menerus untuk mendapatkan pencahayaan. Aplikasikan kaca jendela yang besar untuk pencahayaan alami yang maksimalkan. Desain kaca jendela besar akan membuat ruangan Anda menjadi lebih terang dan luas.

7. Gunakan Tirai Jendela Berbahan Ringan dan Karpet yang Proporsional

tirai jendela dan karpet
Foto: Freepik

Tirai jendela berfungsi untuk menutup jendela sehingga orang diluar rumah tidak bisa mengintip ke dalam rumah Anda. Selain itu, tirai berfungsi untuk mencegah sinar matahari masuk jika dirasa terlalu silau atau panas. Anda bisa memilih tirai yang berbahan ringan sehingga memberikan kesan proporsional, tidak besar dan tidak juga kecil. Pilihlah warna tirai yang senada dengan furnitur dan cat dinding Anda.

Penggunaan karpet juga disarankan untuk menambah kenyamanan dan membuat interior rumah menjadi tidak terlalu kosong. Gunakan karpet dengan ukuran yang proporsional atau pas untuk interior Anda. Selain itu, pilihlah warna yang cocok dengan warna cat rumah dan warna furnitur lainnya.

8. Minimalisir Penggunakan Sekat

ruang open space
Foto: Freepik

Hindari penggunaan sekat di dalam rumah untuk memberikan kesan luas pada rumah. Konsep ruang terbuka atau open space ini juga merupakan salah satu konsep yang banyak diaplikasikan pada hunian – hunian minimalis.

Rumah dengan sedikit sekat akan membuat interior Anda menjadi lebih lega dan luas. Interior rumah Anda menjadi terlihat lebih besar. Anda bisa menggabungkan ruang tamu dengan ruang keluarga, atau menggabungkan ruang makan dengan dapur.

9. Gunakan Cermin untuk Interior Anda

cermin untuk tata ruang rumah minimalis
Foto: Freepik

Bagi Anda yang memiliki interior rumah berukuran kecil, Anda bisa mengakalinya dengan memasang cermin besar di dinding. Cermin berfungsi untuk memberikan kesan yang luas untuk interior Anda. Sehingga, jika Anda memiliki interior yang kecil, tetap akan terasa lebih luas dengan adanya cermin. Efek pantulan pada cermin akan memberikan efek luas pada ruangan. Anda bisa memilih desain cermin dan ukuran yang disesuaikan dengan furnitur Anda.

Demikianlah 9 tips membuat tata ruang rumah minimalis yang bisa Anda aplikasikan pada rumah Anda sendiri. Dengan mengikuti tips – tips diatas, diharapkan dapat membantu Anda yang menginginkan desain minimalis untuk interior rumah Anda. Semoga tips diatas dapat membantu Anda menciptakan desain hunian yang sesuai dengan keinginan Anda.

7 Tips Membeli Furniture Rumah Hemat Budget

Jika kamu baru saja memiliki sebuah rumah, pastinya kamu sudah mempersiapkan furnitur apa saja yang ingin kamu beli untuk mengisi rumahmu. Furniture rumah menjadi bagian paling penting dalam mempercantik rumah. Selain itu, furnitur juga dapat menunjang kegiatan para penghuni rumah sehari-hari.

Dalam memilih furnitur tentunya harus disesuaikan dengan kondisi di dalam rumah serta kondisi keuanganmu. Jangan sampai kamu membeli furnitur dengan harga mahal dan menguras kantong. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan pembelian, simak ulasan beberapa tips yang kami ulas dalam artikel ini!

Tips Membeli Furniture Rumah

furniture rumah dalam ruangan
Foto: Freepik

Terdapat banyak pilihan serta variasi furnitur yang mungkin menarik untuk kamu beli. Berikut beberapa tips yang harus kamu lakukan sebelum memutuskan membeli furniture rumah:

1. Buat Daftar Furniture Rumah yang Dibutuhkan

Sebelum kamu membeli furnitur atau barang yang kamu butuhkan, sebaiknya buatlah rincian barang apa saja yang dibutuhkan. Mulailah dari barang yang prioritas dan penting hingga barang pendukung. Membuat daftar barang sebelum membeli sangatlah penting. Karena daftar ini, kamu dapat mengetahui perkiraan total budget yang kamu butuhkan. Selain itu, daftar barang yang kamu buat bisa membantumu untuk berfokus hanya pada barang yang benar – benar kamu butuhkan di rumah dan menghindari kamu membeli barang yang tidak dibutuhkan.

2. Lakukan Survei Harga Barang

Setelah kamu memiliki daftar barang yang akan kamu beli, langkah selanjutnya yaitu melakukan survei harga barang – barang tersebut. Kamu dapat melakukan survei harga dengan mencari informasi melalui internet. Dari informasi harga ini kamu dapat membandingkan barang mana yang lebih sesuai dengan budgetmu.

Selain itu kamu juga dapat mencari review dari setiap barang yang ingin kamu beli, sehingga kamu dapat mengetahui kualitas serta toko yang terpercaya.

3. Sesuaikan dengan Ukuran Ruangan

Penting untukmu sebelum membeli furniture rumah, mengetahui dimana akan diletakkan barang tersebut. Kamu harus memastikan ukuran furnitur yang akan kamu beli, apakah barang tersebut terlalu besar atau sudah sesuai dengan ukuran yang kamu inginkan. Hal ini untuk menghindari kesalahan yang akan membuat rumahmu terlihat menjadi lebih sempit.

Baca juga: 5 Inspirasi Desain Kamar Minimalis

4. Manfaatkan Momen Sale atau Promo

Tips selanjutnya adalah manfaatkan momen promo atau sale untuk membeli furniture rumah yang masuk kedalam daftar catatanmu. Kamu bisa mencari informasi seputar sale dan promo ini pada media sosial maupun website toko furnitur incaranmu. Biasanya momen diskon atau promo ini diadakan pada waktu – waktu tertentu, seperti diskon spesial akhir tahun.

Tentunya momen diskon ini akan sangat membantumu menghemat biaya dalam pembelian furnitur yang kamu butuhkan.

5. Membeli Furnitur Langsung di Toko

Untuk mendapatkan penawaran terbaik sebaiknya kamu langsung membeli furnitur di toko. Kamu dapat menemukan berbagai pilihan furnitur yang kamu butuhkan. Biasanya toko akan menjual barang atau furnitur yang telah diretur oleh pelanggan, namun jangan khawatir kualitas barang yang akan kamu terima tidak akan berkurang. Barang – barang tersebut hanya mengalami cacat sedikit pada bagian luar dan tidak mengurangi fungsi utama dari barang itu sendiri.

Selain itu, ada keuntungan lain saat kamu membeli secara langsung pada toko furnitur. Ketika kamu membeli furnitur secara langsung, biasanya toko akan memberikan promo lain seperti kupon pembelian yang bisa kamu gunakan saat pembelian furnitur berikutnya. Ini akan sangat membantumu dalam menghemat pengeluaran saat ada furnitur tambahan yang ingin kamu beli.

6. Furniture Rumah yang Mudah Perawatannya

Salah satu cara untuk menghemat pengeluaran dalam pembelian furnitur adalah pilih dan beli furnitur yang mudah dalam perawatannya. Jika kamu membeli furniture rumah yang sulit perawatannya, maka nantinya kamu akan merasa repot dan malas untuk merawat barang tersebut. Furnitur yang tidak dirawat dengan baik, akan cepat mengalami kerusakan, kalau sudah begini, kamu akan mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli furniture rumah yang baru guna mengganti furnitur yang sudah tidak bisa digunakan.

Sedangkan jika kamu membeli barang yang mudah dalam perawatannya, maka akan lebih mudah juga kamu menjaga kualitas barang tersebut dan akan bertahan lama.

7. Hunting Furniture Bekas

Kemudian tips yang terakhir adalah lakukan hunting atau survei furniture rumah bekas pakai atau furnitur second. Membeli furniture bekas adalah alternatif lainnya untuk dapat menghemat budget. Harga furniture bekas tentunya akan lebih murah dibandingkan dengan furniture baru, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kamu harus cermat dalam memilih furnitur bekas dengan memastikan tidak ada kerusakan. Kedua, jika memungkinkan, tes kualitas dari furnitur bekas yang akan kamu beli, jangan sampai ketika kamu sudah membeli, ternyata barang tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk menghemat biaya dalam membeli furniture rumah. Dengan berhemat, sisa budget yang kamu punya dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain di rumah.

Wujudkan hunian impianmu di Gardens at Candi Sawangan. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya minimalis yang mengkombinasikan fungsi dan estetika. Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai di sekitarnya, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri, aman, juga nyaman. Untuk informasi selengkapnya, hubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau kunjungi official website Gardens di sini.

Apa itu NUP? Perbedaan, Kelebihan dan Kekurangannya

NUP atau nomor urut pemesanan merupakan istilah yang mungkin sering kamu temukan pada setiap iklan properti. Banyak yang menyebut NUP sama dengan kartu prioritas. Jika kamu sebagai calon pembeli memiliki NUP maka kamu akan mendapatkan keuntungan dibanding calon pembeli lainnya, seperti memilih unit dengan harga khusus sebelum properti tersebut launching serta promo menarik lain yang diberikan oleh developer properti tersebut.

Banyak orang yang sering kali tertukar mengenai pengertian NUP dan booking fee, secara umum keduanya jelas berbeda. Dan sebelum kamu membeli rumah, penting untukmu mengetahui perbedaan kedua istilah tersebut. Untuk membantumu memahami lebih lanjut mengenai NUP, mari simak penjelasan lengkapnya!

Apa itu NUP?

nup
Foto: Freepik

NUP merupakan singkatan dari nomor urut pembelian, atau biasa disebut juga dengan priority card atau VVIP phase. NUP dikeluarkan oleh developer properti untuk mengetahui calon pembeli yang potensial sebelum peluncuran properti baru.

Nomor urut pemesanan merupakan sebuah kesempatan bagi calon pembeli untuk memilih unit rumah sebelum properti tersebut launching dipasaran. Lalu bagaimana caranya kamu mendapatkan NUP ini? Untuk mendapatkan NUP pada sebuah acara soft launching properti, kamu cukup membayar sejumlah uang dengan harga yang diberikan oleh pengembang, tergantung dari masing – masing tipe unit.

Bila kamu sudah mendapatkan NUP, maka kamu akan menjadi calon pembeli prioritas dan mendapat kesempatan untuk memilih unit sesuai urutan nomor yang telah kamu dapatkan. Tidak hanya memilih unit, kamu juga dapat menentukan lokasi serta tipe unit yang kamu inginkan.

Baca Juga: Apa Itu Over Kredit Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Beda NUP dengan Booking Fee

Banyak yang menyalahartikan kedua istilah ini: NUP dengan Booking Fee. Kedua istilah yang sudah familiar dalam dunia properti ini ternyata memiliki arti yang berbeda lho.

Jika NUP digunakan oleh properti developer sebagai salah satu cara untuk melihat antusias calon pembeli dalam setiap peluncuran properti baru, berbeda dengan booking fee. Booking fee merupakan tanda jadi atau pembayaran untuk suatu unit sebagai bentuk komitmen pembelian dalam pemesanan unit properti.

Nominal booking fee ditentukan oleh developer berdasarkan jenis serta harga dari hunian yang akan kamu beli. Bila kamu telah melakukan pembayaran booking fee dalam suatu pemesanan, maka kamu akan mendapat diskon khusus ketika pembelian unit nanti.

Namun jika kamu melakukan pembatalan dalam pembelian tersebut, booking fee yang sudah dibayarkan tidak dapat dikembalikan. Ini merupakan konsekuensi yang telah disampaikan pada saat proses awal pembayaran booking fee.

Berbeda dengan NUP, NUP bersifat refundable jika kamu membatalkan pembelian unit.

Foto: Freepik

Nomor Urut Pemesanan: Kelebihan dan Kekurangan

Jika melihat ulasan diatas, NUP ternyata menguntungkan bukan? Keuntungan ini tidak hanya dirasakan oleh pihak developer properti saja, namun juga dapat dirasakan olehmu sebagai calon pembeli.

Dengan NUP, kamu sebagai calon pembeli akan mendapatkan prioritas dalam pemesanan sebuah unit properti. Kamu juga akan diberikan keuntungan lain seperti memilih lokasi unit yang diinginkan dengan harga unit dibawah harga pasar, lalu DP atau uang mukanya juga dapat kamu cicil hingga 12 bulan. Selain itu, sebagai calon pembeli, kamu dapat memilih lokasi unit yang kamu mau. Kamu juga dapat melakukan refund bila harga yang ditawarkan tidak ada kecocokan.

Bagi developer properti, juga memiliki keuntungan dari program NUP ini, diantaranya yaitu dapat mengetahui antusias calon pembeli pada setiap unit properti baru yang akan diluncurkan. Jika NUP yang disediakan terjual habis, ini berarti target sales juga dapat terpenuhi dengan lebih cepat.

Namun dibalik keuntungan ini, NUP memiliki kekurangan. Biasanya properti yang ditawarkan akan dibangun dengan rentang waktu hingga 1 tahun ke depan. Untuk kamu yang terburu – buru mencari hunian, tentunya sistem ini tidak cocok. Hal ini juga akan berdampak buruk bagi developer, karena akan kehilangan calon pembeli potensial yang diakibatkan dari pembangunan unit yang terlalu lama.

Baca juga: Beli Rumah Secara Tunai atau KPR?

Aturan NUP

Belakangan, program NUP ini telah banyak diterapkan dalam dunia bisnis properti. Karena keuntungan yang ditawarkan dapat menjadi daya tarik bagi calon pembeli. Tidak hanya bagi calon pembeli, keuntungan program ini juga dapat dirasakan oleh properti developer sebagai penyedia unit. Namun sejauh ini masih belum ada peraturan resmi yang jelas dan sah dari pemerintah.

Seperti yang diketahui, saat properti developer meluncurkan unit rumah biasanya masih dalam bentuk gambar desain atau replika unit. Developer mengeluarkan program ini sebagai observasi, bagaimana antusias calon pembeli terhadap unit yang akan diluncurkan. Karena masih berupa gambar desain, pada realitanya bisa saja unit tersebut dibangun sesuai ekspektasi calon pembeli. Namun juga bisa jadi tidak sesuai ekpektasi. Hal ini yang perlu menjadi perhatian, karena dikhawatirkan akan memberikan celah kecurangan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Untuk itu dibutuhkan payung hukum berupa peraturan yang sah dan resmi dari pemerintah yang berwenang. Adanya peraturan mengenai nomor urut pemesanan ini bertujuan untuk menghindari kerugian yang akan ditimbulkan bagi kedua belah pihak, baik bagi calon pembeli maupun bagi developer properti.

Bagi kamu yang ingin membeli unit rumah, sebelum mendapatkan nomor urut pemesanan, pastikan kamu mencari informasi lengkap mengenai track record developer yang terlibat. Hal ini berguna sebagai bahan pertimbanganmu untuk mengambil keputusan sebelum melakukan pembelian unit. Selain itu dengan rekam jejak yang bagus dan kompeten dari pengembang, dapat menghindarkanmu dari hal – hal yang tidak diinginkan.

Semoga artikel ini membantumu dalam membuat keputusan ya.

7 Smart Home IOT yang Sering Digunakan

Smart home atau rumah pintar adalah sebuah sistem yang sangat berkaitan erat dengan pemanfaatan IOT atau Internet of Things. Penggunaan teknologi smart home iot sendiri sekarang ini sedang menjadi trend di bidang properti. Banyak orang yang berminat untuk menggunakan smart home iot pada rumahnya untuk menambah kenyamanan dan kepraktisan dalam pengoperasian rumah.

Teknologi smart home system atau rumah pintar adalah teknologi pengembangan rumah berbasis teknologi. Rumah yang sudah menggunakan teknologi ini membuat penghuni dapat mengatur pengoperasian rumah hanya dengan melalui satu perangkat kecil atau melalui smartphone. Bahkan, penghuni rumah dapat mengoperasikan rumah dari jarak jauh dimana pun si penghuni berada.

Voice assistant adalah teknologi smart home iot yang dapat membantu anda mengoperasikan rumah
Sumber: Unsplash

Teknologi rumah pintar ini sendiri dikembangkan untuk memberikan solusi kemudahan dan kepraktisan bagi penghuni rumah dalam pengoperasian barang – barang elektronik dirumahnya. Menyalakan lampu, AC, hingga mengunci pintu dapat dilakukan hanya melalui satu perangkat kecil atau dari aplikasi smartphone yang dimiliki oleh si penghuni rumah.

Penggunaan smart home iot untuk pengoperasian rumah menjadi praktis dan mudah. Ditambah lagi, teknologi smart home iot dapat menghemat energi yang dikonsumsi oleh sebuah rumah. Anda bisa mengatur jadwal kapan perangkat elektronik seperti lampu dan AC hidup dan kapan harus mati secara otomatis. Sehingga, tidak ada lagi cerita penghuni rumah lupa mematikan lampu atau AC yang mengakibatkan boros energi listrik.

Keamanan rumah pun menjadi lebih terjamin dengan adanya teknologi CCTV dan smart door lock yang keduanya bisa diatur hanya melalui smartphone. Penghuni rumah pun bisa memantau kondisi rumah dan mengunci pintu dari mana saja si penghuni berada

Anda bisa mengontrol smart home iot hanya melalui smartphone milik anda
Sumber: Unsplash

Teknologi Smart Home IOT yang Banyak Digunakan

Teknologi smart home erat kaitannya dengan penggunaan internet of things (IOT). IOT sendiri adalah sebuah konsep dimana suatu objek atau benda disematkan teknologi seperti sensor atau perangkat lunak yang terhubung ke perangkat lain dengan bantuan internet. Bentuk hubungan ini diistilahkan sebagai M2M atau machine to machine dengan manusia sebagai pengguna.

Baca Juga: Mengenal Cara Kerja Smart Home System

Dengan teknologi IOT ini, khususnya untuk rumah anda, maka anda bisa menyalakan perangkat elektronik seperti lampu atau AC dari jarak jauh dengan bantuan internet. Anda hanya perlu menggunakan smartphone anda untuk melakukannya.

Teknologi IOT yang digunakan untuk sistem rumah pintar ada banyak macam jenisnya. Tentunya teknologi IOT yang digunakan memang dikembangkan dan diperuntukkan untuk perumahan. Berikut adalah smart home iot yang sering digunakan:

1. Smart Voice Assistant

Smart voice assistant adalah sebuah perangkat kecil yang difungsikan sebagaimana layaknya seorang asisten yang akan membantu anda. Dengan bantuan teknologi perintah suara, anda bisa menanyakan secara langsung berbagai macam informasi dan perangkat asisten anda akan memberikan jawabannya. Ditambah lagi, anda bisa menggunakan perintah suara tersebut untuk pengoperasian barang elektronik di rumah anda. Contoh, jika anda ingin mematikan atau menghidupkan lampu atau AC, anda hanya perlu melakukan instruksi suara kepada perangkat asisten pintar tersebut.

2. Smart Door Lock

Smart door lock adalah sebuah teknologi kunci pintu yang banyak digunakan untuk perumahan yang mengadopsi konsep rumah pintar. Teknologi kunci pintu pintar ini tentunya tidak seperti kunci pintu biasa. Anda tidak memerlukan lagi anak kunci untuk membuka atau menutup kunci. Anda hanya perlu menekan kode untuk membuka atau mengunci. Sehingga, anda tidak perlu repot – repot membawa kunci rumah kemana pun anda pergi dan tidak perlu takut untuk kehilangan kunci rumah. Anda cukup mengingat kode kunci pintu anda untuk masuk atau keluar rumah.

3. Smart Door Bell

Smart door bell atau sistem bel rumah pintar juga merupakan teknologi IOT yang banyak digunakan untuk perumahan. Teknologi bel pintar ini tentunya jauh lebih canggih dan praktis dibanding bel rumah biasa. Dengan teknologi ini, bel rumah anda bisa berbunyi di smartphone anda dan terlihat siapa yang menekan bel. Sehingga, anda bisa mengecek tanpa perlu beranjak ke depan rumah anda. Tentunya anda bisa melakukan ini dari jarak jauh.

4. Smoke Sensor

Smoke sensor atau perangkat sensor pendeteksi asap adalah sebuah teknologi alarm yang bisa mendeteksi jika terdapat asap yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Alarm asap ini sudah sangat banyak digunakan dari sejak dulu. Sekarang ini, sensor asap pintar sudah dikembangkan menjadi sebuah IOT yang canggih. Jika rumah anda terdapat asap yang dapat menyebabkan kebakaran, maka sensor akan menyala dan bisa menginformasikan adanya potensi kebakaran di smartphone anda.

5. IR Remote

IR remote adalah sebuah perangkat kecil yang bisa anda gunakan untuk mengontrol barang – barang elektronik. Hanya melalui sebuah perangkat kecil ini, anda bisa mengontrol semuanya. Jadi, jika anda tidak ingin menggunakan smartphone anda untuk mengoperasikan barang elektronik, anda bisa memilih untuk menggunakan IR remote.

6. Motion Sensor

Salah satu teknologi IOT yang kerap digunakan sebagai salah satu perangkat pada sistem rumah pintar adalah motion sensor atau sensor gerakan. Perangkat ini bisa mendeteksi adanya gerakan dan akan sangat praktis jika digunakan untuk pengoperasian lampu rumah. Contohnya adalah lampu kamar mandi yang terintegrasi dengan motion sensor. Lampu kamar mandi anda hanya akan menyala ketika anda masuk ke kamar mandi, dan akan langsung mati ketika anda keluar.

7. Smart Light Switcher

Teknologi yang juga seringkali digunakan pada sistem rumah pintar pada hunian adalah penggunaan smart light switcher. Teknologi ini memungkinkan anda untuk bisa mematikan dan menyalakan lampu dari jarak jauh. Anda bisa menggunakan smartphone anda yang terkoneksi dengan internet. Sehingga, anda bisa mematikan dan menghidupkan lampu dari mana saja selama anda bisa menggunakan smartphone.

7 smart home IOT diatas adalah teknologi yang paling banyak digunakan untuk sistem rumah pintar pada hunian. Jika dilihat dari penjabaran diatas, teknologi tersebut tentunya akan meningkatkan efisiensi dan kemudahan anda ketika tinggal di rumah. Anda bisa menghemat energi listrik dan bisa meminimalisir tenaga anda untuk pengoperasian barang – barang elektronik. Selain itu, teknologi diatas menawarkan kepraktisan dimana anda bisa mengoperasikan rumah dari mana saja asalkan tetap terkoneksi dengan internet.

Gardens at Candi Sawangan adalah perumahan yang sudah menggunakan smart home IOT sebagai salah satu keunggulan dari hunian – hunian yang ditawarkan. Perumahan Gardens at Candi Sawangan yang terletak di Sawangan, Depok memiliki cluster hunian yang sudah terintegrasi dengan sistem rumah pintar. Bagi anda yang menginginkan rumah dengan teknologi tersebut, maka Gardens at Candi Sawangan adalah salah satu pilihan yang tepat. Anda berkesempatan untuk memiliki hunian dengan sistem rumah pintar yang sudah tersedia untuk kenyamanan tinggal anda.

7 Langkah Menerapkan Sustainable Living dari Rumah

Saat ini kita mengetahui bahwa kondisi kesehatan bumi semakin berkurang yang diakibatkan oleh banyaknya penggunaan energi yang terbatas. Namun, apakah Anda mengetahui bahwa saat ini banyak digaungkan gerakan sustainable living?

Untuk meminimalisir kerusakan bumi yang semakin parah, banyak masyarakat di berbagai negara dan kalangan mencoba untuk hidup berkelanjutan. Artinya, kita disarankan untuk menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan dan menghemat penggunaan energi.

Namun, Anda tidak perlu bingung dan khawatir untuk memulai gerakan hidup berkelanjutan ini. Pada dasarnya gerakan ini dapat Anda lakukan bahkan dari dalam rumah Anda sendiri. Bagaimana caranya dan apa saja yang dapat Anda lakukan dari dalam rumah? Simak ulasan artikel berikut ini!

Baca juga: Tips Membuat Rumah Hijau Ramah Lingkungan

Pengertian Sustainable Living

sustainable living
Foto: Freepik

Istilah sustainable living awalnya diadopsi dari bahasa inggris yang memiliki arti hidup berkelanjutan. Dengan begitu maka sustainable living lebih menitikberatkan pada gaya hidup berkelanjutan yang berusaha mengurangi penggunaan sumber daya bumi dan produk-produk yang dapat merusak bumi.

Konsep dari gerakan hidup berkelanjutkan ini tentunya bertujuan untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan yang semakin parah. Sehingga, manusia diharapkan dapat hidup dan tinggal di bumi jauh lebih lama. Hal ini karena hidup secara berkelanjutan dapat diterapkan di berbagai bidang sehari-hari.

Meskipun demikian, Anda tidak perlu terlalu khawatir untuk menghentikan seluruh aktivitas yang dinilai dapat merusak bumi. Anda dapat berkontribusi cukup dengan melakukan hal-hal kecil yang dimulai dari dalam rumah seperti menghemat pemakaian air dan listrik.

Namun tidak hanya menghemat pemakaian air dan listrik saja, Anda juga dapat melakukan beberapa hal lain yang dapat menjadikan Anda hidup berkelanjutan lainnya dari dalam rumah.

Penerapan Sustainable Living dari Rumah

Rumah menjadi salah satu lingkungan yang paling banyak menyumbang kerusakan alam paling banyak. Seperti halnya limbah deterjen, minyak, dan penggunaan plastik dan listrik setiap harinya yang terus-menerus meningkat.

Padahal, mulai dari rumahlah kita dapat menerapkan hidup berkelanjutan untuk mendukung pemeliharan bumi. Caranya pun tergolong sangat mudah dimana Anda dapat melakukan beberapa hal seperti berkut ini:

1. Mengonsumsi Makanan Organik

makanan organik
Foto: Freepik

Memakan makanan organik tentunya membuat tubuh jauh lebih sehat dibandingkan dengan mengonsumsi makanan cepat saji. Makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran juag memiliki jejak karbon yang sedikit sehingga ramah lingkungan.

Selain tubuh Anda menjadi sehat ketika mengonsumsi makanan organik, Anda juga dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan yang sehat.

2. Gunakan Produk Rumah Tangga Ramah Lingkungan

sikat gigi bambu sustainable living
Foto: Freepik

Langkah selanjutnya dalam menerapkan hidup yang berkelanjutan adalah dengan beralih kkepada produk rumah tangga ramah lingkungan. Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir dengan melakukannya sekaligus. Anda dapat beralih secara bertahap dengan mengganti peralatan yang sudah usang dengan produk yang ramah lingkungan.

Baca juga: Hunian Sehat Dengan Konsep Green Living

3. Pilah Sampah Rumah Tangga

sampah plastik
Foto: Freepik

Memilah-milah sampah rumah tangga merupakan salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan sustainable living dari rumah. Anda dapat memanfaatkan kembali sampah-sampah plastik seperti botol untuk digunakan kembali (reuse).

Jika Anda memiliki taman minimalis di depan rumah, Anda juga dapat manfaatkan sampah organik seperti dari sayuran dan buah-buahan untuk dijadikan pupuk kompos. Sehingga Anda tidak mencemari lingkungan dengan membuang sampah yang merusak.

4. Jangan Buang Limbah Sembarangan

limbah plastik
Foto: Freepik

Limbah rumah tangga merupakan salah satu aspek yang paling merusak lingkungan. Pasalnya, limbah seperti minyak bekas pakai yang dibuang ke saluran air dapat mencemari lingkungan sekitar.

5. Tidak Menggunakan Kantong Belanja Plastik

kantong plastik sustainable living
Foto: Freepik

Kantong belanja plastik saat ini semakin dikurangi penggunaannya. Sementara itu dengan membawa kantong belanja pribadi Anda sudah ikut menerapkan hidup berkelanjutan sebagai upaya mengurangi kerusakan lingkungan akibat plastik.

Hal ini dikarenakan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mengurai sampah plastik hingga 100 tahun. Jadi, tidak ada salahnya jika Anda membawa kanting belanja sendiri dari rumah yang tentunya bukan berbahan plastik.

6. Menanam Tumbuhan di Sekitar Rumah

menanam tumbuhan untuk sustainable living
Foto: Freepik

Kita tahu bahwa tumbuh-tumbuhan menghasilkan oksigen yang bersih yang baik untuk kesehatan manusia. Selain itu, tumbuhan juga dapat menyerap karbon dioksida yang dikeluarkan baik oleh manusia maupun peralatan rumah tangga yang dapat mengurangi polusi udara.

Tentunya rumah yang menerapkan hidup berkelanjutan memiliki sebidang tanah yang dapat Anda manfaatkan untuk menanam tumbuhan yang berfungsi menyaring polutan di udara. Dengan begitu Anda dapat berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan mengurangi kerusakan lingkungan yang semakin parah.

7. Memperbaiki Peralatan yang Rusak

broken fixed
Foto: Freepik

Pastinya setiap rumah tangga memiliki peralatan atau perabotan yang rusak suatu waktu. Untuk melengkapi hal tersebut biasanya seseorang akan segera menggantinya dengan peralatan baru. Padahal, cara ini tidak sesuai dengan konsep sustainable living yang perlu diterapkan.

Anda dapat memulai dengan memperbaiki peralatan-peralatan yang rusak sehingga tidak membeli barang yang baru. Cara ini selain dapat menghemat uang Anda juga dapat mengurangi penggunaan limbah bekas peralatan lebih banyak.

Nah, itulah beberapa cara menerapkan sustainable living yang dapat Anda mulai dari dalam rumah. Tentunya dengan menerapkan hidup yang berkelanjutan, Anda dapat menikmati hidup yang jauh lebih sehat dan nyaman.

Bagi Anda yang mengidamkan hunian milenial yang menerapkan sustainable living, Gardens at Candi Sawangan punya jawabannya. Perumahan di Gardens at Canding Sawangan dibangun dengan memperhatikan konsep berkelanjutan untuk menciptakan kehidupan yang berkualitas.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya, Anda dapat akses halaman berikut. Segera dapatkan hunian berbasis smart home terbaik hanya di Gardens at Candi Sawangan.

5 Ide Desain Rumah Tahun 2022

Tahukah Anda, tren desain rumah selalu mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Meskipun mungkin saja ada beberapa hal yang sama dari tren sebelumnya atau bahkan terjadi pengulangan tren.

Di tahun 2022, ini konsep rumah menjadi lebih global, lebih erat dengan sentuhan unsur alam serta lebih inklusif. Tren tersebut juga identik dengan tata ruang lebih terbuka, fungsional dan efisien namun tetap mengutamakan kenyaman para penghuninya. 

Berikut ini 5 ide desain rumah tahun 2022 yang bisa menjadi inspirasi untuk mempercantik rumah Anda:

Baca juga: 23 Rekomendasi Warna Rumah Minimalis untuk Hunianmu

Ide Desain Rumah Tahun 2022

1. Elemen Alam

Seperti tren dua tahun sebelumnya, tren desain rumah di tahun 2022 ini juga masih erat dengan memasukkan elemen alam ke dalam rumah. Kondisi pandemi di tahun 2020-2021 menjadi salah satu alasan mengapa desain dengan nuansa alam menjadi populer. Hadirnya elemen alam seperti ruang terbuka hijau atau tanaman hijau, dianggap baik untuk menjaga kesehatan penghuninya.

Selain itu, desain di tahun 2022 juga identik dengan sentuhan warna-warna alam seperti hijau dan cokelat, yang dianggap mampu memberikan efek psikologis berupa ketenangan dan kenyamanan. 

desain elemen alam pada rumah

Foto: Unsplash

2. Open Space

desain rumah open space
Foto: Freepik

Tren di tahun 2022 juga banyak menggunakan konsep open space, yaitu rumah dengan ruangan yang terbuka atau tanpa sekat. Konsep ruang terbuka ini biasanya diterapkan pada ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan area makan.

Selain menciptakan nuansa hangat di rumah, konsep ini juga membuat rumah terkesan lebih luas, lega, serta nyaman. Rumah dengan konsep open space juga berkaitan dengan konsep sustainable development. Selain itu, konsep ini juga dianggap lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan sehat. 

3. Rumah dengan Jendela yang Lebar

Berkaitan dengan poin konsep open space, tren desain di tahun 2022 juga identik dengan penggunaan jendela yang lebar. Penggunaan jendela yang lebar di dalam rumah ini berguna untuk membuat rumah terlihat lebih luas.

Di sisi lain, jendela juga menjadi jalur utama masuknya cahaya dan udara ke dalam rumah. Dengan begitu, penggunaan jendela yang lebar, dapat memperbaiki sirkulasi udara serta memanfaatkan pencahayaan alami di dalam rumah.

rumah dengan jendela lebar

Foto: Freepik 

4. Home Office

desain rumah home office
Foto: Freepik

Meski pembatasan kegiatan masyarakat di luar rumah mulai dilonggarkan, ternyata masih ada banyak perusahaan yang menerapkan WFH (work from home). Maka dari itu, rumah dengan home office masih menjadi tren di tahun 2022. Menyediakan ruangan kerja khusus, dianggap dapat membuat penghuni rumah lebih nyaman dan fokus dalam bekerja. 

5. Desain Rumah Smart Home

Seiring dengan perkembangan inovasi teknologi, tak bisa dipungkiri kini kehidupan semakin erat dengan penggunaan perangkat digital dan internet. Konsep rumah pintar atau smart home juga menjadi tren di tahun 2022.

Sebenarnya konsep smart home ini sudah lama dikenalkan, namun baru mulai banyak diterapkan akhir-akhir ini. Kecanggihan teknologi yang ada pada konsep smart home ini, memungkinkan penghuni untuk mengendalikan berbagai perangkat yang ada di rumah dalam satu genggaman. 

desain rumah smart home

Foto: Freepik

Sama hal nya dengan kluster terbaru dari Gardens yaitu kluster Evergreen Smart Living yang sudah dilengkapi dengan teknologi Smart Home 2.0. Fitur-fitur yang ditawarkan yaitu: CCTV Outdoor Camera, Smoke Sensor, Smart CCTV Monitoring, Smart Contact Sensor, Alexa Voice Assistant, Door Bell, Motion Sensor, Smart Door Lock, Smart Universal IR Remote, Smart Wall Outlet, Smart Light Switch. Seluruh fitur dari Smart Sync System ini dapat dioperasikan hanya dengan dalam satu genggaman melalui aplikasi pada smartphone.

Itulah 5 ide yang bisa menjadi inspirasi untuk mempercantik rumah. Wujudkan rumah impian  Anda dan keluarga bersama Gardens at Candi Sawangan; rumah pilihan para keluarga milenial. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya modern kontemporer yang mengkombinasikan fungsi dan estetika.

Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, bisa kunjungi official website Gardens. Dengan cluster Evergreen, dapatkan hunian dengan desain rumah Smart Home terbaik.

9 Tips Menjaga Kebersihan Rumah

Menjaga kebersihan rumah menjadi salah satu cara untuk membuatmu nyaman untuk tinggal di dalam rumah. Tempat tinggal yang terjaga kebersihannya tentu saja akan membuat rumah terasa lebih sehat dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.

Kondisi rumah yang kotor dapat menjadi tempat bagi virus, kuman, ataupun bakteri penyebab berbagai jenis penyakit. Untuk itu kegiatan membersihkan rumah harus dilakukan secara rutin oleh semua anggota keluarga agar tetap terjaga kebersihan, kesehatan serta kenyamanannya.

Berikut ini tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan rumah.

Baca juga: 5 Tips Membersihkan dan Merawat Rumah di Musim Hujan

Foto: Pexels

Tips Mudah Menjaga Kebersihan Rumah

Pepatah mengatakan kebersihan adalah sebagian dari iman, untuk itu menjaga kebersihan rumah merupakan hal yang wajib kamu lakukan. Berikut tips agar rumahmu selalu terjaga kebersihannya:

1. Bersihkan Tempat Tidur Setiap Pagi

Hal pertama untuk menjaga kebersihan rumah yang bisa kamu lakukan pada pagi hari adalah membersihkan tempat tidur. Kamar tidur menjadi tempat terdekat yang sering sekali kita tempati setiap harinya. Bersihkan tempat tidur setelah bangun setiap pagi dan lakukan secara konsisten.

Dan untuk menjaga kamar tidurmu tetap bersih, kamu wajib mengganti sprei kasur dan bantal minimal dua minggu sekali, kemudian biasakan untuk membuka jendela kamar tidur pada pagi hari. Membuka jendela kamar setiap pagi sangat penting, ini bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara dikamar tetap baik serta menjaga agar kamarmu tidak lembap.

Kamar tidur yang terjaga kelembapannya akan terhindar dari perkembangbiakan tungau, atau mencegah pertumbuhan jamur. Selain itu melihat kamar tidur yang bersih juga dapat menaikkan moodmu pada pagi hari lho. Jadi jangan lupa bersihkan kamarmu setiap hari ya!

Foto: Freepik

2. Menyapu dan Mengepel Lantai Setiap Hari

Untuk tetap menjaga kebersihan rumah setiap harinya, kamu bisa menyapu dan mengepel lantai rumah. Menyapu dan mengepel lantai setiap hari berfungsi untuk menghilangkan debu dalam rumah. Kemudian agar lantai rumah semakin bersih dari kuman, bakteri, dan virus, kamu bisa menambahkan disinfektan pada cairan pembersih lantai. Rajin menyapu dan mengepel, akan membuat rumah menjadi lebih bersih serta wangi setiap hari.

Rumah yang terlihat bersih akan membuat kamu nyaman untuk tinggal di dalamnya.

3. Bersihkan Dapur Setelah Memasak

Dapur merupakan tempat yang rentan kotor, maka dari itu harus dijaga kebersihannya. Usahakan untuk selalu langsung membersihkan dapur setelah kamu selesai memasak. Jangan tinggalkan dapur kotor dengan tumpahan minyak ataupun sisa bahan makanan lainnya setelah memasak.

Tak hanya itu, biasakan juga untuk segera mencuci piring serta alat makan begitu kamu dan keluarga selesai memakainya. Membiarkan bekas piring yang kotor menumpuk, di tempat cucian piring bisa mengundang kuman pembawa penyakit hingga aroma yang kurang enak. Hal ini dapat membuat kamu dan keluarga merasa tidak nyaman.

Foto: Freepik

4. Cuci Pakaian yang Telah Dipakai

Cara untuk menjaga kebersihan rumah yang selanjutnya adalah mengubah kebiasaan menumpuk pakaian-pakaian yang kotor. Daripada menumpuk pakaian kotor hingga akhir pekan, akan lebih baik jika kamu mencucinya setiap hari. Selain lebih meringankan bebanmu, berbagai kotoran yang ada pada pakaian lebih mudah dibersihkan saat dicuci langsung daripada dibiarkan berhari-hari.

Membiarkan baju kotor menumpuk juga dapat menyebabkan bajumu rusak karena kotoran yang berkerak akan mengundang tikus untuk memakan kotoran pada bajumu. Selain itu baju kotor yang menumpuk juga dapat menyebabkan bau.

5. Menjaga Kebersihan Rumah dengan Kebersihan Kamar Mandi yang Terjaga

Di samping kamar tidur dan dapur, tempat lainnya yang wajib mendapat perhatian lebih untuk dibersihkan adalah kamar mandi. Tentunya kamu dan keluarga menggunakan kamar mandi setiap hari untuk buang air ataupun mandi, maka kebersihannya harus selalu dijaga.

Terlebih jika ada tamu yang ikut menggunakannya. Pastikan untuk membersihkan kamar mandi secara rutin agar tidak menjadi sarang penyakit. Mulai dengan menyikat lantai serta kloset menggunakan cairan pembersih, yang mengandung disinfektan. Lalu akhiri dengan menguras bak mandi. Menguras bak mandi dengan rutin juga dapat menghindari jentik nyamuk bersarang pada bak mandi tersebut.

Foto: Freepik

6. Menjaga Kebersihan Rumah dengan Buang Sampah Pada Tempatnya

Sampah seringkali dianggap sepele namun hal inilah yang bisa membuat rumah menjadi kotor. Selalu biasakan diri dan ajak keluarga untuk membuang sampah pada tempatnya. Sampah bisa menjadi sumber penyakit jika dibiarkan menumpuk di rumah. Agar rumah semakin bersih dan rapi, sebaiknya pisahkan antara sampah basah dengan sampah kering.

7. Membiasakan Lepas Sepatu Sebelum Masuk Rumah

Ketika kamu berada di luar rumah, pastinya kamu pergi ke berbagai tempat dan tanpa kamu sadari alas kaki yang kamu gunakan telah banyak menginjak berbagai hal. Dan hal ini sangat memungkinkan adanya berbagai kuman, bakteri dari kotoran yang menempel pada sepatumu.

Jika selama ini kamu terbiasa tidak melepas alas kaki saat memasuki area rumah, mulai saat ini biasakanlah untuk melepas sepatu atau sandalmu sebelum masuk ke dalam rumah. Ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga rumahmu agar selalu bersih serta menghindari rumahmu dari virus dan kuman.

8. Buat Jadwal Menjaga Kebersihan Rumah

Foto: Pexels

Selanjutnya untuk menjaga kebersihan rumahmu, mulailah membuat jadwal rutin untuk membersihkan rumah. Kamu dapat melibatkan seluruh anggota keluargamu dalam kegiatan bebersih ini, sehingga banyak ruangan yang akan lebih banyak dijangkau untuk dibersihkan. Buatlah jadwal kegiatan ini pada akhir pekan.

Kamu bisa membersihkan bagian rumah yang mungkin selama ini jarang tersentuh untuk dibersihkan seperti sudut ruangan, posisi lemari dibagian belakang, gudang ataupun tempat lain yang jarang dibersihkan pada hari weekday.

Selain memiliki manfaat untuk membersihkan rumah, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kebersamaan antar anggota keluarga.

9. Sortir Barang yang Tidak Terpakai

Bagi sebagian orang punya kebiasaan menyimpan banyak barang yang mungkin sudah tidak terpakai. Ini saatnya kamu mulai sortir barang – barang tersebut. Pisahkan barang mana yang masih ingin kamu pakai, lalu singkirkan juga untuk barang – barang yang sudah tidak bisa dipakai kembali.

Kegiatan ini bisa menjadi salah satu cara untuk bersih – bersih rumahmu. Dengan membuang barang yang sudah tidak terpakai, maka rumahmu akan memiliki ruang lebih yang dapat kamu manfaatkan kembali.

Itulah beberapa tips mudah untuk menjaga kebersihan rumah. Kebersihan rumah wajib dijaga agar bisa menjadi tempat yang nyaman dan sehat untuk beristirahat maupun beraktivitas.

Wujudkan rumah pertamamu dan keluarga bersama Gardens at Candi Sawangan; rumah pilihan para keluarga milenial. Ada berbagai pilihan tipe rumah dengan gaya modern kontemporer yang mengkombinasikan fungsi dan estetika.

Tak hanya dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai, Gardens at Candi Sawangan juga bertempat di lokasi yang strategis, akses dan mobilitas yang mudah, serta dikelilingi lingkungan yang asri dan nyaman.

Untuk informasi selengkapnya, hubungi nomor berikut ini (021) 7470 7959 maupun 0812 9360 6612 (WA) atau kamu juga bisa kunjungi official website Gardens di sini.